Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Prototype Sistem Monitoring Pendeteksi dan Penyaringan Udara pada Ruangan Berbasis Internet of Things (IoT) Muhammad Fajar B; Fitriyanty Dwi Lestary; Akmal Hidayat; Della Fadhilatunisa; Azzahra Eka
Jurnal MediaTIK Volume 6 Issue 2, Mei (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah sistem pemantauan kualitas udara dalam ruangan menggunakan sensor MQ-2 dan MQ-135. Sistem ini dirancang dengan menggunakan Arduino Uno sebagai mikrokontroler, dan dilengkapi dengan LCD dan modul WiFi untuk mengirimkan data ke aplikasi. Data yang dikumpulkan meliputi kadar asap, kadar gas, suhu, dan kelembaban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat dan sistem yang dibangun mampu memberikan hasil yang sesuai dengan yang diharapkan sehingga jika terdapat kondisi ruangan yang berubah secara tiba-tiba, maka dengan adanya aplikasi yang dapat memonitoring keadaan kondisi udara secara realtime, dapat dilakukan penanganan yang lebih cepat untuk menjamin agar kondisi udara dalam suatu ruangan tetap aman dan nyaman. Dengan sistem ini, diharapkan dapat memberikan informasi yang akurat mengenai kualitas udara dalam ruangan sehingga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kualitas udara dalam ruangan.
Penerapan Metode Pembelajaran Two-Stay Two-Stray Pada Mata Pelajaran Tik di SMPN 2 Segeri Kab. Pangkep Akmal Hidayat; M. Miftach Fakhri; Muh. Bhilal Halim; Della Fadhilatunisa; Muhammad Haristo Rahman
Jurnal MediaTIK Volume 5 Issue 2, Mei (2022)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan menerapkan metode pembelajaran Two-Stay Two-Stray (Dua Tinggal Dua Tamu) kelas VIII pada mata pelajaran TIK di SMPN 2 Segeri Kab. Pangkep. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 44 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan ada dua yaitu pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum menerapkan metode ini persentase hasil belajar siswa kelas VIII dibawah kategori tuntas (belum mencapai nilai KKM) dan setelah penerapan metode pembelajaran TSTS peningkatan hasil belajar siswa kelas VIII diatas kategori tuntas (telah mencapai nilai KKM). Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran Two-Stay Two-Stray (Dua Tinggal Dua Tamu) pada mata pelajaran TIK dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII di SMPN 2 Segeri, Kab. Pangkep
Rancang Bangun Sistem Informasi Apotek Manajemen dan Penjualan Obat Berbasis Web Akmal Hidayat; Azzahra Kusumanigtyas; Irmayana Irmayana; Lisah Febrianti; Nurfadilah Istiqamah; Hisdal Sikma Putra
Journal of Security, Computer, Information, Embedded, Network, and Intelligence System Vol. 1, No. 1 (Juni 2023)
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/scientist.v1i1.231

Abstract

This research aims to design and develop a web-based pharmacy information system to enhance efficiency and effectiveness of services in pharmacies. This web-based pharmacy information system has the potential to provide significant benefits in medication management, including accurate information about medications, improved inventory management, and enhanced patient care. The development method used in this research is the waterfall model, which includes stages such as requirements analysis, system design, coding, implementation, and testing. By using this method, the pharmacy information system was successfully designed and implemented, incorporating essential features such as medication data management, purchase and sales transactions, and reports that support efficient pharmacy management. The results of system testing show that the pharmacy information system functions well and meets expectations. This system facilitates users in managing medication data and transactions in the pharmacy. With this information system, pharmacy managers can operate their businesses more efficiently and provide better service to customers.
SISTEM INFORMASI PERMINTAAN BARANG ATK (ALAT TULIS KANTOR) PADA PENGADILAN NEGERI MAKASSAR KELAS IA KHUSUS Akmal Hidayat; Faisal Faisal; Kelvianto Pratama Harum; M. Miftach Fakhri
Jurnal Media Elektrik Vol. 20 No. 2 (2023): MEDIA ELEKTRIK
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/metrik.v20i2.5500

Abstract

Dalam melakukan pengajuan permintaan ATK, hakim serta staf harus menghubungi atau datang ke Sub Bagian Tata Usaha dan Keuangan dan tidak jarang hakim atau staf datang lalu barang ATK yang diinginkan tidak tersedia karena tidak ada sarana yang menyediakan informasi tentang ketersediaan barang ATK pada Pengadilan Negeri Makassar terkhusus di Sub Bagian Tata Usaha dan Keuangan. Dalam proses permintaan dan pemberian barang ATK masih menggunakan lembar form yang diisi secara manual yang menjadi laporan monitoring Tujuan pengembangan ini adalah sistem informasi yang melakukan pengajuan permintaan barang ATK yang berisi informasi ketersediaan barang ATK pada bagian Sub Tata Usaha dan Keuangan. Dan juga dapat memudahkan Sub Bagian Tata Usaha dan Keuangan dalam melakukan pelaporan terkait barang yang keluar dan barang yang masuk juga dapat menghemat penggunaan kertas. Metode waterfall digunakan untuk pengembangan sistem Informasi permintaan barang ATK. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Pengujian perangkat lunak menggunakan black box testing menunjukkan bahwa seluruh komponen memenuhi kriteria baik. Sistem Informasi Permintaan ATK Pengadilan Negeri Makassar Kelas IA Khusus berbasis website yang dapat membantu pegawai terutama pada Sub Bagian Tata Usaha dan Keuangan dalam melakukan pendataan barang ATK pada kantor Pengadilan Negeri Makassar. Serta memudahkan dalam melakukan pelaporan terkait pemasukan dan pengeluaran jumlah ATK.
Penyusunan Modul Ajar Kurikulum Merdeka Untuk Tingkat SMK: Id Amiruddin; Muhammad Hasim; Aminuddin; Akmal Hidayat; Nurlaela
V-MACHINE: Vocational and Mechanical Community Service Journal Vol. 1 No. 2 (2024): November
Publisher : Program Studi Sarjana Terapan PTM FT UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69712/machine.v1i2.4735

Abstract

The development of teaching modules aligned with the Merdeka curriculum for junior and senior high schools is essential to improving the quality of education. Several studies have highlighted the importance of supporting teachers in creating teaching modules based on the Merdeka curriculum to address the challenges faced by educators who may not fully understand the concepts and techniques required. These studies emphasize the importance of training sessions and workshops to equip teachers with the skills needed to develop effective teaching modules that are aligned with the principles of the Merdeka curriculum. In addition, integrating 21st-century skills into teaching modules is essential to prepare students for the challenges of the modern era. The Merdeka curriculum emphasizes the freedom to design learning experiences that are tailored to students' needs and encourage deeper understanding of the material. It also encourages the use of innovative approaches, such as problem-based learning, to enhance the effectiveness of teaching modules. In addition, mathematics teachers' readiness to implement the Merdeka curriculum was assessed as positive, indicating a willingness to embrace a new educational paradigm. However, challenges remain, such as the need for further support in developing instructional materials that are aligned with the thematic nature of the Merdeka curriculum. The development of teaching modules that are aligned with the Merdeka curriculum is an important aspect of modern education. By providing teachers with the necessary training and resources, schools can ensure that students receive high-quality education that is aligned with the principles of the Merdeka curriculum.