Claim Missing Document
Check
Articles

GAMBARAN SIKAP TENTANG MENOPAUSE PADA WANITA PREMENOPAUSE DI DESA LEDUG KECAMATAN KEMBARAN KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2014 Tin Utami
Viva Medika Vol 7 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.574 KB) | DOI: 10.35960/vm.v7i2.269

Abstract

Sindarom menopause experienced by many women nearly all the world at the ageof 47-51 years of physical and psychological changes that affect demeanor.Interest to know the description of knowledge and attitudes about menopausepremenopausal women in the village Ledug Kembaran subdistrict, Banyumasregency of 2014.This research method is quantitative descriptive cross-sectional approach,instrument used was a questionnaire given to 83 respondents using purposivesampling technique that will be analyzed by univariate analysis.The results showed that attitudes about menopause in premenopausal women inthe village Ledug mostly in the category of positive attitude that as many as 47people (56.6%).It is concluded that the description of the attitude in women 47-51 years ofmenopause mostly have a positive attitude.Keywords: Menopause, Attitude.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TABLET FE DI KELURAHAN SOKANEGARA KECAMATAN PURWOKERTO TIMUR KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2014 Tin Utami
Viva Medika Vol 8 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.001 KB) | DOI: 10.35960/vm.v8i1.281

Abstract

The prevalence of anemia in Indonesia reached 50.9% and anemia in pregnancyprevelensia in Central Java stood at 57.7%. Iron deficiency anemia in pregnantwomen can lead to harmful effects for both mother and fetus. Precautions againstanemia by consuming Fe tablet routinely and regularly. The purpose of this studyto determine the level of knowledge about the tablet Fe pregnant women inKelurahan Sokanegara Kecamatan Purwokerto Timur Banyumas in 2014. This research method is quantitative descriptive cross-sectional approach,instrument used was a questionnaire given to 57 respondents using purposivesampling technique that will be analyzed by univariate analysis.The results showed that most respondents had a good knowledge of 30respondents (52.6%).It is concluded that the description of the level of knowledge about the tablet Fepregnant women in Sub Sokanegara Eastern District of Purwokerto, Banyumasregency in 2014 was good. Keywords: Knowledge, Tablet Fe, Pregnancy
ENGARUH KONSELING TENTANG KEPUTIHAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN KEPUTIHAN PADA PEREMPUAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS II BATURADEN Anggraeni Dwi Pamulatsih; Tin Utami
Viva Medika Vol 8 No 2 (2015)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.25 KB) | DOI: 10.35960/vm.v9i2.290

Abstract

Health problems are common genital area in women is vaginal discharge. Asmany as 75% of women in the world have suffered from pathological vaginaldischarge. Indonesian women are more prone to reproductive tract infections(RTI) such as flour albus (white) in Indonesia picucuaca moist. Based on theresults of preliminary studies conducted by researchers, the results obtained in2013 the number of cases of pathological vaginal discharge as many as 953 cases,consisting of as many as 458 cases BV, trichomoniasis as 6 cases and 489 cases ofcandidiasis.This research method is pre exsperimental design using the approach of one grouppretest - posttest. Data collection techniques using primary data obtained fromrespondents directly, secondary data in the study include the initials ofrespondents, data on the number of women who mengalamikeputihan. Thesampling technique used purposive sampling 91sampel.The results showed that the results of the univariate analysis showed that priorknowledge of counseling average of 91 respondents was as much as 59.9 wherethe score is included in a sufficient knowledge. While after counseling the averageamount of knowledge amounted to 71.7 is included in the score range sufficientknowledge.Bivariate analysis results showed that there was an effect of counseling ondischarge thitung (-10.424) <- ttable (-1.6620) and Sig value 0.000 <0.1 it can beconcluded that Ho is rejected, meaning that the average knowledge before andafter counseling is different (no influence).The conclusion of this study that there was an effect of counseling on dischargegiven to women to the level of knowledge that increased scores but are stillincluded in the knowledge enough.Keywords: Counseling, Whitish, Knowledge Level, Woman
GAMBARAN USIA DAN PARITAS IBU YANG MENGALAMI KANKER SERVIK DI RSUD Prof. Dr. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO TAHUN 2013 Tin Utami
Viva Medika Vol 9 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.62 KB) | DOI: 10.35960/vm.v10i1.302

Abstract

Kanker serviks adalah kanker yang tumbuh pada serviks, dilapisan luarpermukaan serviks yang disebabkan oleh infeksi virus HPV. Menurut data dariorganisasi kesehatan dunia World Health Organization (WHO), kanker serviksmerupakan penyebab kematian nomor dua diantara kanker pada wanita. Sampaisaat ini kanker serviks masih merupakan masalah kesehatan perempuan diIndonesia sehubungan dengan angka kejadian dan angka kematiannya masihtinggi. Kasus kanker serviks di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokertotahun 2013 yaitu 382 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaranusia dan paritas ibu yang mengalami kanker serviks di RSUD Prof. Dr. MargonoSoekarjo Purwokerto tahun 2013.Metode penelitian : jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan retrospektif.Pengambilan sampel dengan tehnik Quota Sampling. Populasinya adalah seluruhdata ibu yang mengalami kanker servik. Sampelnya adalah data rekam medis ibudengan kanker servik yang tercatat lengkap sebanyak 100 orang.Hasil penelitian ini adalah bahwa dari 100 data penderita kanker servik yangmemiliki usia > 35 tahun sebanyak 56 orang dan usia ≤ 35 tahun sebanyak 44orang, sementara untuk paritas > 3 sebanyak 54 orang dan ≤ 3 sebanyak 46 orang. Kesimpulan penelitian ini bahwa jumlah kasus kanker servik sebagian besarmemiliki usia dan paritas yang beresiko. Kata Kunci : Usia, Paritas, Kanker Serviks.
HUBUNGAN RIWAYAT HIPERTENSI DAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA PADA IBU HAMIL: LITERATURE REVIEW Bekti Sri Utami; Tin Utami; Adiratna Sekar Siwi
Jurnal Ilmu Keperawatan Maternitas Vol. 3 No. 2 (2020): November 2020
Publisher : Indonesian National Nurses Association (INNA) of Central Java

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jikm.v3i2.703

Abstract

Pendahuluan: Data AKI di Indonesia tahun 2015 berdasarkan dari Survey Angka Sensus (SUPAS) yaitu sebanyak 305 per 100.000 kelahiran hidup, dimana Angka Kematian Ibu masih cukup tinggi padahal target AKI Indonesia pada tahun 2015 adalah 102 per 100.000 kelahiran. Berdasarkan jumlah tersebut Indonesia menepati peringkat kedua sebagai Negara dengan kematian ibu tertinggi di Asia Tenggara. Penyebab AKI salah satunya preeklampsia. Preeklampsia adalah penyebab utama maternal dan perinatal mordibitas dan mortalitas terbesar di seluruh dunia. Preeklampsia adalah peristiwa timbulnya hipertensi disertai dengan proteinuria akibat kehamilan, setelah usia kehamilan 20 minggu atau segera setelah persalinan.Tujuan: Telaah literature ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan riwayat hipertensi dan status gizi dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil. Jenis penelitian ini menggunakan studi kepustakaan atau literature review dengan metode penelitian desriptif.Metode: Kajian pustaka ini untuk mengetahui hubungan riwayat hipertensi dan status gizi dengan kasus Preeklamsia pada ibu hamil. Kajian pustaka ini untuk mengetahui hubungan riwayat hipertensi dan status gizi dengan kasus Preeklamsia pada ibu hamil. Jenis penelitian menggunakan studi pustaka dengan metode deskriptif. Metode pencarian artikel atau jurnal menggunakan kata kunci dan operator boolean (AND, OR NOT or AND NOT). Kriteria inklusi yang digunakan adalah jurnal riwayat hubungan hipertensi dan status gizi dengan kasus preeklamsia pada ibu hamil yang dapat diakses secara full text. Tahun jurnal yang digunakan dibatasi pada 2016-2020.Hasil Berdasarkan tinjauan pustaka terhadap 10 jurnal, ditemukan bahwa riwayat hipertensi yang diderita wanita sebelum hamil dapat memperburuk kehamilan sehingga menyebabkan preelampsia dan ibu obesitas berisiko tinggi mengalami preeklamsia.Kesimpulan: Ada hubungan riwayat hipertensi dan status gizi dengan kejadian preeklamsia pada ibu hamil.
Hubungan Riwayat Penggunaan KB dengan Kejadian Unmet Need Pada Pasangan Usia Subur di Desa Widarapayung Kulon Indria Sri Utari; Siti Haniyah; Tin Utami
Viva Medika Vol 15 No 2 (2022): VOLUME 15 / Nomor 02 /MARET/ 2022
Publisher : Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.967 KB) | DOI: 10.35960/vm.v15i2.861

Abstract

Keberhasilan program KB dapat dilihat dari kepatuhan PUS dalam pelaksanaan KB. Pelaksanaan Kontrasepsi tidak seutuhnya berjalan dengan lancar, hal ini dibuktikan dengan masih banyak kejadian unmet need. Unmet need merupakan suatu kejadian dimana pasangan usia subur tidak memakai alat kontrasepsi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan riwayat penggunan KB dengan kejadian unmet need pada pasangan usia subur di Desa Widarapayung Kulon. Metode penelitian ini menggunakan metode survei dengan jenis studi korelasional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 79 untuk masing-masing kontrol dan kasus menggunakan teknik purposive sampling. Data diambil menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian di dapatkan sebanyak 79 PUS yang unmet need dan sebanyak 90 responden memiliki riwayat penggunaan KB, Hasil analisis uji statistik Chi Square diperoleh nilai p=0,002 (p<0,05) dengan nilai OR (Odds Ratio) sebesar 2,88. Kesimpulan : ada hubungan yang signifikan antara riwayat penggunaan KB dengan kejadian unmet need, PUS dengan riwayat penggunaan KB sebelumnya memiliki resiko 2,88 kali terhadap kejadian unmet need
DETEKSI DINI HIPERTENSI DALAM KEHAMILAN MELALUI PENGUKURAN TEKANAN DARAH DAN AKTIVITAS FISIK Ikit Netra Wirakhmi; Tin Utami; Pramesti Dewi
Abdimas Galuh Vol 4, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v4i2.8568

Abstract

Hasil SUPAS (Survei Penduduk Antar Sensus) tahun 2015 menunjukkan bahwa AKI (Angka Kematian Ibu) di Indonesia sebesar 305 per 100.000 kelahiran hidup dan salah satu penyebabnya adalah HDK (Hipertensi dalam Kehamilan). Aktivitas fisik pada ibu hamil merupakan salah satu cara pencegahan terjadinya peningkatan tekanan darah yang merupakan salah satu gejala pre eklampsia. Edukasi kesehatan tentang deteksi dini hipertensi dalam kehamilan melalui pengukuran tekanan darah dan aktivitas fisik pada ibu hamil masih sangat diperlukan. Edukasi kesehatan dilakukan pada ibu hamil di RW 4 dan RW 5 kelurahan Sumampir, pada tanggal 20 Agustus 2022. Kegiatan terdiri atas 4 tahap yaitu: (1) pembukaan dan pengukuran tekanan darah, (2) pengisian kuesioner pre-test, (3) penyampaian materi, (4) pengisian kuesioner post-test dan aktivitas fisik ibu hamil (5) penutup. Hasil pengukuran pengetahuan berdasarkan nilai pre test dan post test pengetahuan ibu hamil mengenai hipertensi dalam kehamilan tidak mengalami peningkatan. Hasil pengukuran tekanan darah menunjukkan tekanan darah responden dalam keadaan normal (< 140/90 mmHg). Hasil pengukuran aktivitas fisik ibu hamil didapatkan hasil aktivitas fisik responden dalam kategori aktivitas sedang  dengan nilai PAL 5.6 – 7.9. Kata Kunci: ibu hamil, pengetahuan, tekanan darah, aktivitas fisik ABSTRACTThe results of SUPAS (Inter-Census Population Survey) in 2015 showed that the MMR (Maternal Mortality Rate) in Indonesia was 305 per 100,000 live births and one of the causes was HDK (Hypertension in Pregnancy). Physical activity in pregnant women is one way to prevent an increase in blood pressure which is one of the symptoms of pre-eclampsia. Health education about early detection of hypertension in pregnancy through measurement of blood pressure and physical activity in pregnant women is still very much needed. Health education was conducted for pregnant women in RW 4 and RW 5, Sumampir sub-district, on August 20, 2022. The activity consisted of 4 stages, namely: (1) opening and measuring blood pressure, (2) filling out pre-test questionnaires, (3) submitting material, (4) filling out the post-test questionnaire and physical activity of pregnant women (5) closing. The results of the measurement of knowledge based on the value of the pre-test and post-test knowledge of pregnant women about hypertension in pregnancy did not increase. The results of blood pressure measurements show that the respondent's blood pressure is normal (< 140/90 mmHg). The results of measuring the physical activity of pregnant women showed that the respondents' physical activity was in the moderate activity category with PAL values of 5.6 – 7.9. Keywords: pregnancy, knowledge, blood pressure, physical activity
Determinan Kejadian Hipertensi pada Ibu Hamil Di Puskesmas Purwokerto Utara II Ikit Netra Wirakhmi; Tin Utami; Dwi Agus Yulianto
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 23, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v23i1.3215

Abstract

The Maternal Mortality Rate (MMR) is an indicator to see the success of maternal health efforts. MMR in Banyumas Regency in 2019 was 38 per 100,000 live births and in 2020 it was 41.55 per 100,000 live births. The most common causes of MMR in Banyumas Regency are preeclampsia, bleeding during pregnancy, childbirth and the puerperium accompanied by complications from comorbidities. Maternal deaths usually occur because of the high cases of pregnant women with high risk. Factors that influence the incidence of preeclampsia can be interrelated and influence one another. Knowing the risk factors for hypertension in pregnancy is useful for the health care system for pregnant women to monitor risk groups from early pregnancy to the second trimester. The purpose of this study was to determine the determinants of the incidence of hypertension in pregnant women at the North Purwokerto II Health Center. The research design is a cross sectional study. Respondents in this study were pregnant women at the Purwokerto Utara 2 Public Health Center, Banyumas Regency. Data was taken in August - September 2022 using a questionnaire and direct blood pressure measurements. Samples were taken using total sampling technique with a total of 67 respondents. Statistical tests used univariate analysis (frequency distribution) and bivariate analysis using the fisher's exact formula (p <0.5). The results of this study were that there were no factors related to the incidence of hypertension in pregnant women at the Purwokerto Utara II Health Center with a p value > 0.05. There is no relationship between maternal age, gestational age, parity, occupation, education level, socioeconomic status, family history of hypertension, overweight and use of contraceptives with hypertension in pregnant women at the Purwokerto Utara II Health Center.
Gambaran ADL (Activities Daily Living) Lansia dengan Hipertensi di Rojinhome Ai Wai Kai Nishihara Okinawa Jepang Friska Ambarwati; Tin Utami; Adiratna Sekar Siwi
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.211 KB)

Abstract

Lansia adalah periode dimana organisme telah mencapai kematangan dalam ukuran, fungsi dan telah menunjukkan kemunduran sejalan dengan waktu, semakin lanjut usia seseorang maka kemampuan fisiknya akan semakin menurun dan mengalami peningkatan tekanan darah atau hipertensi, dengan adanya hal ini menyebabkan lansia mengalami penurunan dalam melakukan ADL (Activities Daily Living) secara mandiri meliputi mandi, makan, toileting, kontimen, berpakaian, dan berpindah dan lain-lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Activities Daily Living (ADL) lansia dengan hipertensi di Rojinhome Ai Wai Kai Nishihara Okinawa Jepang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling dengan 44 responden. Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis univariat dengan total sampling yaitu semua responden sebanyak 44 responden. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi index barthel. Hasil penelitian ini menunjukkan Gambaran ADL (Activity Daily Living) lansia dengan hipertensi di Rojinhome Ai Wai Kai Nishihara Okinawa Jepang pada tahun 2020 sebagian besar mempunyai usia 75-90 tahun sebesar 41 orang (93,2%), dan sebagian besar mempunyai jenis kelamin perempuan dengan total 28 orang (63,6%). Dan sebagian besar mengalami gangguan ketergantungan sebagian dengan jumlah 37 orang (84,1%). Kata Kunci : Lansia , ADL (Activity Daily Living), Hipertensi.
Hubungan Pengetahuan Ibu dan Dukungan Tenaga Kesehatan dengan Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini di Puskesmas Wangon 1 Eni Latifah; Tin Utami; Siti Haniyah
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.791 KB)

Abstract

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DAN DUKUNGAN TENAGA KESEHATAN DENGAN PELAKSANAAN INISIASI MENYUSU DINI DI PUSKESMAS WANGON 1 Oleh: Eni Latifah1, Tin Utami2, Siti Haniyah3 1, 2, 3 Prodi Keperawatan, Universitas Harapan Bangsa Purwokerto Email: puantifa@gmail.com ABSTRAK Pengetahuan ibu dan dukungan tenaga kesehatan merupakan peranan penting bagi proses kelangsungan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) guna menyelamatkan nyawa bayi dan menurunkan angka kematian bayi baru lahir dalam bulan pertama kelahiran. Telah terbukti bahwa pengetahuan ibu dan dukungan tenaga kesehatan merupakan faktor yang menentukan dalam pelaksanaan IMD. Peneliti belum menemukan penelitian yang mengungkapkan tentang seberapa kuat hubungan antara pengetahuan ibu dan dukungan tenaga kesehatan yang dirasakan oleh ibu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang melibatkan 40 responden ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Wangon 1. Kriteria inklusi yang telah ditetapkan yaitu ibu pasca persalinan normal, mampu membaca dan menulis sedangkan kriteria eksklusi adalah ibu pasca persalinan normal yang sedang sakit keras atau bayi lahir dengan asfiksia. Teknik pengumpulan sampel yang digunakan menggunakan total sampling. Instrumen pengetahuan ibu dan dukungan tenaga kesehatan dikembangkan berdasarkan teori L. Green. Kedua kuisioner tersebut telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Berdasarkan analisis statistik menggunakan Uji Spearman, terdapat hubungan antara pengetahuan ibu dengan pelaksanaan IMD (p value 0,002 < p 0,05) dengan kekuatan korelasi 0,466 termasuk kategori kekuatan sedang, demikan juga terdapat hubungan antara dukungan tenaga kesehatan dengan pelaksanaan IMD (p value 0.006 < p 0,05) dengan kekuatan korelasi 0,424 termasuk kategori kekuatan sedang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi tenaga kesehatan dalam memberikan pendidikan kesehatan dan dukungan pada ibu hamil untuk melakukan IMD. Tenaga kesehatan terutama perawat juga dapat mengambil bagian dalam upaya meningkatkan dukungan tenaga kesehatan kepada ibu hamil tentang pelaksanaan IMD dengan berbagai cara yang kreatif. Kata Kunci : Dukungan Tenaga Kesehatan, Pengetahuan Ibu, Inisasi Menyusu Dini