Claim Missing Document
Check
Articles

Asuhan Keperawatan pada Ny. S dengan Masalah Risiko Infeksi Post- Operasi Sectio Caesarea di Ruang Bougenvile RSUD Dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga Puji Lestari; Siti Haniah; Tin Utami
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.359 KB)

Abstract

Sectio caesarea atau operasi sesar merupakan pengeluaran janin lewat pembedahan dinding perut. Ancaman bagi ibu yang menjalani sectio caesarea yang berasal dari tindakan anastesi salah satunya adalah infeksi pada luka post operasi. Risiko infeksi ialah suatu kondisi dimana organisme patogenik lebih berisiko mengalami pertumbuhan, perkembangan dan memperbanyak diri sehingga mengakibatkan terganggunya masalah kesehatan. Tujuan dari studi kasus ini untuk mendeskripsikan pelaksanaan asuhan keperawatandengan masalah risiko infeksi pada pasien post- operasi sectio caesarea. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil studi kasus yang dilakukan menunjukan bahwa pasien post operasi sectio caesarea dengan risiko infeksi memiliki gejalaProsedur invasif (Usia pasien saat dilakukan tindakan SC 39 tahun > 34 tahun), Penyakit kronis, Ketidak adekuatan pertahanan tubuh sekunder: Penurunan hemoglobi, Kurang pengetahuan untuk menghindari pemajanan patogen. Kesimpulan yang didapat yaitu implementasi asuhan keperawatan pada pasien post- operasi sectio caesareamemantau tanda dan gejala infeksi, melakukan perawatan luka, memberikan pendidikan kesehatan, menganjurkan untuk menjaga kebersihan, istirahat cukup dan makanan bergizi, kolaborasi dengan tim medis lain dalam pemberian terapi obat dan diet.
Gambaran Kerusakan Integritas Jaringan pada Ny. S dengan Post Operasi Kanker Payudara di RSUD Dr.R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga Suryani Amelia; Siti Haniyah; Tin Utami
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.873 KB)

Abstract

Kanker yang sering terjadi pada wanita adalah kanker corerektal, paru-paru, serviks, tiroid, dan kanker payudara. Kanker payudara merupakan keganasan yang berasal dari sel kelenjar, saluran kelenjar, dan jaringan penunjang, Kanker payudara merupakan kanker yang menyebabkan angka mortalitas tertinggi pada wanita di antara kanker yang lain. Di Rsud dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga pada tahun 2020 terdapat 35 kasus (1.37%) kankerpayudaradari 2.550 wanita usia 30-50 tahun. Di jawa tengah terdapat 11.55 kasus kanker payudara pada perempuan usia lebih dari 20 tahun. Penyebab terjadinya kanker payudara antara lain usia, genetik, penggunaan hormon, penggunaan pil KB, obesitas, dan gaya hidup tidak sehat, dari faktor penyebab tersebut menyebabkan hiperplasia pada sel mamae yang mendesak jaringan sekitar, dan menekan jaringan pada mamae. peningkatan konsistensi mammae akan terjadi sehingga mamae menjadi bengkak. Massa tumor membengkak ke jaringan luar, yang mengakibatkan jaringan terganggu dan terbentuk ulkus. Ulkus yang terbentuk akan menimbulkan kerusakan integritas jaringan, kerusakan integritas jaringan merupakan cedera pada membran mukosa, kornea, sistem integumen, fascia muskular, otot, tendon, tulang, kartilago, kapsul, sendi, dan ligamen.
Hubungan Pengetahuan tentang Diare pada Anak Usia 3-5 Tahun dengan Tingkat Pendidikan Ibu di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Rawalo Kabupaten Banyumas Zaeni Nur Khozin; Tin Utami; Ikit Netra Wirakhmi
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.679 KB)

Abstract

Diare adalah buang air besar (defekasi) dengan feses yang berbentuk cair atau setengah cair (setengah padat), dengan demikian kandungan air pada feses lebih banyak daripada biasanya. Terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya diare pada anak yaitu kesadaran dan pengetahuan ibu, ketersedian sumber air bersih dan ketersediaan jamban keluarga, Faktor hygine, lingkungan, serta pemberian ASI menjadi faktor yang penting dalam menurunkan angka kesakitan diare pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang diare pada anak usia 3-5 tahun dengan tingkat pendidikan ibu di wilayah kerja UPTD Puskesmas Rawalo Kabupaten Banyumas. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian adalah semua ibu dari anak anak yang berobat di Puskesmas Rawalo sebanyak 56 orang dengan metode purposive sampling. Analisa yang digunakan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukan mayoritas responden memiliki pengetahuan kurang sebanyak 26 orang (46,4%), dengan tingkat pendidikan rata-rata berpendidikan dasar (SD-SMP) sebanyak 36 orang (64,3%). Hasil perhitungan didapatkan nilai p value = 0,007 dan nilai α = 0,05. Nilai p lebih kecil dari pada nilai α. Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang diare pada anak usia 3-5 tahun dengan tingkat pendidikan ibu di wilayah kerja UPTD Puskesmas Rawalo Kabupaten Banyumas Kata Kunci : Pengetahuan, diare, pendidikan.
Hubungan Lama Operasi dengan Kejadian Shivering pada Pasien Post Operasi dengan Teknik Regional Anestesi di RSUD dr. R.M. Pratomo Muhammad Def; Wilis Sukmaningtyas; Tin Utami
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2022: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2022)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.854 KB) | DOI: 10.35960/snppkm.v2i1.1092

Abstract

Shivering merupakan masalah yang sering dijumpai sehubungan dengan tindakan anestesi, baik anestesi regional maupun anestesi umum. Setelah pemberian anestesi spinal, shivering biasanya terjadi pada periode intra operasi sampai dengan masa pasca operasi. Penelitian bertujuan untuk untuk mengetahui hubungan lama operasi dengan kejadian shivering pada pasien post operasi dengan teknik regional anestesi di RSUD dr. R.M. Pratomo. Peneliti memilih objek penelitian di rumah sakit ini karena Rumah Sakit dr. R.M Pratomo belum pernah dilakukan penelitian mengenai hubungan lama operasi dengan kejadian shivering. Metode Penelitian ini menggunakan jenis survey analytic yang bersifat cross-sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling sebanyak 75 responden. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi pasien mengenai lama operasi dan kejadian shivering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar menjalani operasi dengan lama ≤2 jam sebanyak 38 responden (50,7%) dan sebagian besar yang tidak mengalami kejadian shivering sebanyak 26 responden (34,7%). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan lama operasi dengan kejadian shivering pada pasien dengan teknik regional anestesi dengan p-value 0,000 (p<0,05). Berdasarkan hal tersebut maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan lama operasi dengan kejadian shivering pada pasien post operasi dengan teknik regional anestesi si RSUD dr. R.M. Pratomo.
HUBUNGAN PENGETAHUAN WUS TENTANG KANKER PAYUDARA DENGAN PERILAKU SADARI Nisfi Laeli Auliana; Tin Utami; Siti Haniyah
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 2 (2023): April 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i02.p09

Abstract

Kanker payudara termasuk keganasan yang ditemukan di jaringan payudara pada sel-sel yang asalnya dari komponen kelenjar yaitu lobulus serta epitelnya serta komponen selain bagian kelenjar yaitu persyarafan jaringan payudara, pembuluh darah, serta jaringan lemak. Menurut WHO, pada tahun 2020 secara global terdapat 2,3 juta perempuan yang didiagnosa mengidap kanker payudara serta 685.000 kematian. Suatu usaha pencegahan serta pengendalian kanker payudara yaitu dengan melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan WUS tentang kanker payudara dengan perilaku SADARI di Desa Karangpucung. Metode penelitian ini ialah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional dengan teknik purposive sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 97 responden. Analisis data menggunakan uji Spearman-Rank. Data diambil dengan menggunakan kuesioner pengetahuan kanker payudara serta perilaku SADARI. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan WUS mengenai kanker payudara dengan perilaku SADARI dengan p-value = 0,000 (p<0,05) serta nilai koefisien korelasi = 0,574.
Edukasi Kesehatan Persiapan Menopause pada Ibu Dasawisma di Perumahan Tegalsari Banyumas: Health Education Regarding Menopause on Dasawisma Mothers in Tegalsari Banyumas Siti Haniyah; Noor Yunida Triana; Tin Utami
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Notokusumo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:Menopause merupakan berhentinya masa kesuburan dan masa reproduksi wanita yang ditandai dengan berhentinya masa menstruasi atau siklus bulanan seiring bertambahnya usia dan penurunan hormon.  Selama masa transisi ini, ovarium mulai melemah sehingga tingkat gairah seksual semakin menurun secara alami dari hormon esterogen dan progesteron. Tanda dan gejala menopause seperti perubahan penampilan fisik, ketidakteraturan siklus haid, kekeringan liang senggama (vagina), perubahan kulit, perubahan payudara, perubahan – perubahan seksual, perubahan emosi, daya ingat menurun dan mudah tersinggung. Media yang paling diminati yaitu buku saku dan leaflet. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan masih terdapat ibu yang belum tahu tentang menopause. Berdasarkan hasil wawancara dengan 5 ibu didapatkan data bahwa 80% ibu memberikan mengalami keletihan dan kecemasan yang berujung pada gangguan tidur, perubahan mood dan rasa sering berdebar-debar. Maka perlu diberikan pemberian informasi melalui pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan ibu mengenai menopause. Kegiatan dilaksanakan pada hari Sabtu, 21 Juli 2023 dengan dihadiri 13 ibu-ibu Dasawisma Perumahan Tegalsari Kembaran. Dari hasil T test (p-value) 0,001 yang artinya terdapat perbedaan tingkat pengetahuan yang signifikan antara sebalum dan sesudah pemberian pendidikan kesehatan tentang menopause.   Abstract:Menopause is the cessation of a woman's fertility and reproductive period which is marked by the cessation of the menstrual period or monthly cycle as she ages and hormones decline. During this transition period, the ovaries begin to weaken so that the level of sexual desire naturally decreases from the hormones estrogen and progesterone. Signs and symptoms of menopause include changes in physical appearance, irregular menstrual cycles, vaginal dryness, skin changes, breast changes, sexual changes, emotional changes, decreased memory and easy seizures. There are various kinds of outreach media such as television, graphic videos, and print media. The most popular media are pocket books and leaflets. Based on observations made, there are still mothers who do not know about menopause. Based on the results of interviews with 5 mothers, data was obtained that 80% of mothers experienced fatigue and anxiety which led to sleep disturbances, changes in mood and frequent feelings of palpitations. So it is necessary to provide information through health education methods to increase mothers' knowledge about menopause. The activity was held on Saturday, July 21 2023 at the Tegalsari Kembaran Housing complex, attended by 13 mothers. From the results of the T test (p-value) 0.001, which means there is a significant difference in the level of knowledge between before and after providing health education about menopause.
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWI SARJANA KEPERAWATAN DI UNIVERSITAS HARAPAN BANGSA Sokhifah, Sokhifah; Utami, Tin; Hikmanti, Arlyana
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 15 No 1 (2024): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v15i1.1862

Abstract

According to WHO, more than 75% of women experience menstrual disorders and on average occur at the age of 17-29 years. One of the factors that influence the occurrence of irregular menstrual cycles is poor sleep quality. This study aims to determine the relationship between sleep quality and menstrual cycle in undergraduate nursing students at Harapan Bangsa University. This type of research is an analytic survey with a cross sectional design. The population in this study were 316 undergraduate nursing students and a sample of 174 students with Proportional random sampling method. Instruments used Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) and menstrual cycle questionnaire. Data analysis used bivariate analysis for frequency distribution and univariate data analysis with chi square to determine the relationship. The results of this study obtained the frequency distribution of sleep quality obtained the highest results (79.3%) in the bad category and the menstrual cycle obtained results (67.8%) in the normal menstrual cycle category, with a p value = 0.151 (p> 0.05). The conclusion is that there is no significant relationship between sleep quality and menstrual cycle in Nursing Study Program Undergraduate Students at Harapan Bangsa University.
PREVALENSI ANEMIA DAN KEK PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS BAWANG 1 BANJARNEGARA Aldiansyah, Aldiansyah; Utami, Tin; Surtiningsih, Surtiningsih
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 15 No 1 (2024): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v15i1.1933

Abstract

Anemia and CED are more common in pregnant women because of significant changes in their bodies. In this study, all pregnant women at the Bawang 1 Banjarnegara Community Health Center will have their prevalence of anemia and Chronic Energy Deficiency (KEK) assessed. We shall employ a quantitative descriptive research design. The sampling strategy employed in this study is complete sampling, which uses the 80 respondents the entire population as a sample. Secondary data was gathered for this study using KIA books, medical records, and chronological books. This study employed uvariate analysis, which included the mother's anemia, CED status, birth age, and pregnancy status. The study's findings demonstrate that the pregnant women at the Bawang 1 Banjarnegara Community Health Center are known to be between the ages of 20 and 35, with the majority of their parities falling into the Multigravida group. At the Bawang 1 Banjarnegara Community Health Center, the majority of expectant mothers do not have anemia or CED. Anemic pregnant women with Primigravida parity typically fall within the 20–35 age range. Conversely, primigravida parity pregnant women with CED fall within the age range of 20 to 35.
Implementasi Massage Aromaterapi Terhadap Penurunan Nyeri Post Sectio Caesarea Di Rsud Kardinah Tegal Krisnanto, Bambang Yuli; Utami, Tin
JKM : Jurnal Keperawatan Merdeka Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan Merdeka
Publisher : Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkm.v3i2.1917

Abstract

Latar Belakang : Pasien pasca sectio caesarea akan muncul dampak fisik atau fisiologis yaitu nyeri, kejadian ini muncul pasca sectio caesarea karena diakibatkan adanya torehan jaringan saat pembedahan. Saat kontinuitas jaringan terputus akan menimbulkan rasa ketidaknyamanan (nyeri) yang mengakibatkan pasien merasa sangat kesakitan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat jari dengan aromaterapi dalam penurunan nyeri post sectio caesarea. Metode : Penelitian ini menggunakan metode studi kasus deskriptif untuk menganalisis asuhan keperawatan nyeri akut pada pasien post Sectio Caesarea menggunakan pijat jari dengan aromaterapi lavender. Subjek pada penelitian ini adalah Ny.F dengan post section caesarea di Ruang Mawar RSUD Kardinah Tegal yang dilakukan pada tanggal 30 Januari 2023 sampai 1 Februari 2023. Hasil : Pengkajian pada pasien Ny. F dengan P : Nyeri bertambah jika bergerak dan beraktivitas, Q: nyeri seperti tersayat-sayat, R : Terpusat pada area luka, S : Skala nyeri 7, T : Hilang timbul. Fokus intervensi dengan pemberian terapi pijat jari dan aroma terapi lavender. Kesimpulan : Pemberian intervensi dengan pijat jari dan aromaterapi lavender dapat menurunkan skala nyeri 7 (nyeri berat) menjadi skala nyeri 3 (nyeri ringan) pada pasien post sectio caesarea.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Preeklampsia Dewi, Isna Nurul Selviana; Siwi, Adiratna Sekar; Utami, Tin
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 14 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v14i4.2200

Abstract

Preeklamsia merupakan penyakit rumit yang berhubungan dengan gangguan kesehatan dan kematian pada ibu dan janin. Preeklamsia terdiri dari tiga serangkai gejala antara lain tekanan darah tinggi yang mencapai 140/90 mmHg, proteinuria (kandungan protein tinggi dalam urin), dan dengan atau tanpa edema. Banyak faktor yang berhubungan dengan preeklamsia, antara lain paritas, usia, pendidikan, pekerjaan, riwayat hipertensi, kehamilan ganda, riwayat diabetes melitus, dan penyakit ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian preeklampsia pada pasien yang sedang hamil atau melahirkan di RSUD Cilacap. Metode penelitian ini adalah deskriptif analitik, dengan pendekatan case control. Teknik pengambilan sampel dengan Accidental Sampling sebanyak 132 responden yang terdiri dari 66 kelompok kasus dan 66 kelompok kontrol. Data diambil dengan menggunakan data sekunder yaitu rekam medis ibu preeklampsia. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara paritas dengan kejadian preeklamsia dengan p-value 0,001 (Sig.<0,05), ada hubungan antara pekerjaan dengan kejadian preeklamsia dengan p-value 0,001 (Sig. <0,05), terdapat hubungan antara riwayat hipertensi dengan kejadian preeklampsia dengan nilai p-value 0,000 (Sig.<0,05), dan terdapat hubungan antara riwayat penyakit diabetes melitus dan penyakit ginjal dengan kejadian preeklampsia. preeklampsia dengan p-value 0,042 (Sig. <0,05) di RSUD Cilacap.