Claim Missing Document
Check
Articles

Gambaran Konsumsi Makanan Tidak Sehat Pada Remaja Di Asrama Green Dormitory Universitas Malahayati Bandar Lampung Tahun 2025 Adi Sutiyoko; Aryanti Wardiyah; Riska Wandini
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1140

Abstract

Pendahuluan: Masa remaja merupakan fase transisi yang rentan terhadap perubahan perilaku gaya hidup, terutama pola konsumsi makanan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena peningkatan konsumsi makanan cepat saji dan minuman tinggi gula di kalangan remaja yang berdampak pada risiko penyakit tidak menular. Data pra-survei di Asrama Green Dormitory menunjukkan prevalensi konsumsi ayam goreng olahan sebesar 86,7%, kentang goreng 63,3%, mi instan 56,7%, serta minuman manis kemasan mencapai 70%. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran konsumsi makanan tidak sehat pada remaja di Asrama Green Dormitory Universitas Malahayati Bandar Lampung tahun 2025, meliputi indikator jenis, frekuensi, dan kategori tingkat konsumsi. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional terhadap 214 responden yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui instrumen kuesioner frekuensi makanan (Food Frequency Questionnaire) yang divalidasi untuk mengukur empat indikator utama: konsumsi makanan ultra-olahan, minuman tinggi gula, daging olahan, serta makanan tinggi lemak dan lemak jenuh. Hasil: Hasil analisa statistik deskriptif menunjukkan bahwa konsumsi makanan tidak sehat didominasi oleh makanan ultra-olahan dengan nilai rata-rata tertinggi (mean=9,94), diikuti daging olahan (mean=9,57), dan minuman tinggi gula (mean=9,38). Secara keseluruhan, mayoritas responden berada pada kategori konsumsi sedang sebanyak 92 orang (43,0%), diikuti kategori tinggi sebanyak 80 orang (37,4%), dan kategori rendah sebanyak 42 orang (19,6%). Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagian besar remaja di asrama memiliki ketergantungan yang signifikan pada makanan praktis dengan densitas energi tinggi namun sangat rendah nutrisi esensial. Hal ini mengindikasikan bahwa lingkungan asrama berisiko menjadi lingkungan obesogenik. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya intervensi berupa edukasi gizi secara masif dan kebijakan penyediaan akses makanan sehat di lingkungan asrama guna meminimalisir risiko akumulasi penyakit tidak menular bagi mahasiswa di masa depan.
Hubungan Dukungan Lingkungan Sosial Asrama Dengan Tingkat Kesepian Pada Mahasiswi Di Green Dormitory Universitas Malahayati Bandar Lampung Ida Pepbriati; Aryanti Wardiyah; Prima Dian Furqoni
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1231

Abstract

Pendahuluan: Kesepian merupakan salah satu masalah psikososial yang sering dialami oleh mahasiswa yang tinggal di asrama. Hasil pra-survei di Green Dormitory Universitas Malahayati menunjukkan bahwa 95% mahasiswi mengalami kesepian, meskipun sudah ada kegiatan bersama seperti membaca Al-Qur'an di lorong dan melakukan senam. Hal ini menandakan bahwa dukungan lingkungan sosial di asrama berperan penting dalam menurunkan tingkat kesepian. Tujuan: Mengetahui hubungan antara dukungan lingkungan sosial asrama dan tingkat kesepian pada mahasiswi di Green Dormitory Universitas Malahayati, Bandar Lampung, tahun 2025. Metode: Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan rancangan analitik menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini merupakan mahasiswi angkatan 2023 dan 2024 yang tinggal di Green Dormitory Universitas Malahayati, dengan jumlah 286 orang. Sampel yang didapatkan melalui perhitungan menggunakan rumus Slovin berjumlah 166. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah non-probability sampling dengan menggunakan model accidental sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan lingkungan sosial asrama dan tingkat kesepian pada mahasiswi di Green Dormitory Universitas Malahayati Bandar Lampung (p-value = 0,000). Mahasiswi dengan dukungan lingkungan sosial rendah memiliki peluang lebih besar mengalami kesepian dibandingkan dengan mahasiswi dengan dukungan lingkungan sosial tinggi.
Hubungan Bullying Dengan Tingkat Kepercayaan Diri Pada Remaja Kelas IX Di SMP Negeri 1 Bandar Lampung Tahun 2025 Mellen Aprilliani; Aryanti Wardiyah; Triyoso
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1236

Abstract

Pendahuluan: Kasus bullying masih menjadi permasalahan besar di Indonesia, khususnya di lingkungan sekolah. Data International Center for Research on Women (2018) menunjukkan angka kejadian bullying mencapai 70% di lima negara Asia, termasuk Indonesia. Di Bandar Lampung, kasus bullying paling banyak terjadi pada tingkat SMP. Pra-survei di SMP Negeri 1 Bandar Lampung menunjukkan 70% siswa mengalami bullying berat dan mayoritas memiliki kepercayaan diri rendah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara bullying dan tingkat kepercayaan diri pada remaja kelas IX di SMP Negeri 1 Bandar Lampung. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei analitik dan pendekatan cross-sectional. Populasi berjumlah 352 siswa dengan sampel 187 responden yang dipilih menggunakan proportionate stratified random sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (63,6%) dan berusia 14 tahun (57,8%). Tingkat bullying sebagian besar berada pada kategori ringan (50,8%), sedangkan tingkat kepercayaan diri mayoritas berada pada kategori baik (49,2%). Dan terdapat hubungan yang signifikan antara bullying dan tingkat kepercayaan diri (p-value 0,000 < 0,05). Kesimpulan: Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara bullying dan tingkat kepercayaan diri, di mana semakin tinggi tingkat bullying, semakin rendah kepercayaan diri siswa. Kemudian, sekolah diharapkan meningkatkan pengawasan, memberikan penyuluhan, konseling, serta pembinaan karakter untuk mencegah bullying dan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta mendukung kepercayaan diri siswa.
Gambaran Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Bendungan ASI Di Wilayah Kerja Puskesmas Panjang Kota Bandar Lampung Tahun 2026 Meliyana; Aryanti Wardiyah; Riska Wandini
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1297

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung, proporsi ASI eksklusif bayi umur 0-5 bulan di Provinsi Lampung pada 2023 adalah 76,20 % (Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung, 2023). Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung menjelaskan bahwa Cakupan bayi < 6 bulan mendapatkan ASI Ekslusif di Provinsi Lampung tahun 2024 sebesar 81,4%, dimana angka ini sudah mencapai target yang diharapkan yaitu 70% (Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, 2025). Data presurvey yang dilakukan di Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, didapat 3 Puskesmas yang memiliki jumlah ibu nifas tertinggi yaitu: Puskesmas Panjang dengan jumlah ibu nifas sebnayak 752 orang, Puskesmas Pasar Ambon sebanyak 556 orang, dan Puskesmas Satelit sebanyak 543 orang (Data Kota Bandar Lampung, 2025). Tujuan: Untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu nifas tentang bendungan ASI di Wilayah Kerja Puskesmas Panjang, Kota Bandar Lampung, tahun 2026. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan strategi penelitian deskriptif. Besar populasi adalah ibu nifas pada bulan Maret s.d. April tahun 2026 sebanyak 139 orang. Pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin sehingga didapat sampel sebesar 104 responden. Teknik sampling menggunakan random sampling. Analisis data menggunakan univariat. Hasil : Karakteristik ibu yang baru bersalin dengan persentase terbanyak adalah usia produktif (20-35 tahun) sebanyak 53 responden (51,0%), pendidikan SMA sebanyak 63 responden (60,6%), pekerjaan dengan status tidak bekerja (IRT) sebanyak 63 responden (60,6%) dan jumlah anak 2 sebanyak 53 responden (51,0%). Kesimpulan: Distribusi frekuensi pengetahuan ibu yang baru melahirkan tentang bendungan ASI di Area Kerja Puskesmas Panjang, Kota Bandar Lampung, pada tahun 2025 menunjukkan persentase tertinggi pada kategori pengetahuan baik sebanyak 72 responden (69,2%). Saran bagi responden hendaknya lebih aktif dalam mencari informasi terkait masalah bendungan ASI yang muncul pada saat nifas, sehingga permasalahan bendungan ASI dapat teratasi dan pengetahuan ibu meningkat.
Hubungan Kecanduan Game Online Dengan Tingkat Kualitas Tidur Pada Remaja Di SMA Negeri 14 Bandar Lampung Tahun 2026 Lidia; Aryanti Wardiyah; Triyoso
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1299

Abstract

Latar Belakang: Fenomena Internet Gaming Disorder (IGD) semakin banyak menjadi sorotan karena dampaknya yang luas terhadap kesehatan remaja, baik dari sisi fisik, psikologis, maupun sosial. Hasil survey yang telah dilakukan di SMA N 14 Bandar Lampung, menyebutkan 7 dari 10 anak (70%) mengalami kecanduan game online. Dengan durasi tidur 2 sampai 5 jam sehari. Sementara itu, waktu bermain game online 4 sampai 8 jam per hari. Fenomena kecanduan game online dan tingkat kualitas tidur yang buruk pada remaja merupakan masalah yang serius yang dapat mempengaruhi status kesehatan mental remaja. Tujuan: Diketahui hubungan antara kecanduan game online dengan tingkat kualitas tidur pada anak remaja di SMA N 14 Bandar Lampung Tahun 2026. Metode: jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Rancangan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah kela XI dan kelas X remaja SMA N 14 Bandar Lampung dengan jumlah populasi 645 siswa, sehingga sampel diambil dengan menggunakan rumus slovin sebanyak 247 responden, dibagi menjadi 2 bagian, kelas X 138 siswa dan kelas XI 109 siswa sebagai sampel. Teknik pengambilan data dengan teknik proportionate stratified random sampling. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian, sebanyak 140 (97,2%) remaja yang mengalami kecanduan, dan sebagian besar memiliki kualitas tidur yang buruk sebanyak 81 (78,6%) remaja. Kesimpulan: Berdasarkan uji statistik chi-square, didapatkan p-value 0,000 (p < 0,005) yang artinya terdapat hubungan antara kecanduan game online dengan tingkat kualitas tidur pada remaja di SMA N 14 Bandar Lampung Tahun 2026.
Pengaruh Edukasi Terhadap Pengetahuan Tentang Perawatan Payudara Pada Ibu Hamil Trimester III Di Wilayah Puskesmas Panjang Kota Bandar Lampung Tahun 2025 Lulu Setia Wijaya; Aryanti Wardiyah; Riska Wandini
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1300

Abstract

Latar Belakang: Perawatan payudara selama masa kehamilan bermanfaat untuk mempersiapkan ASI saat melahirkan sehingga memberikan keyakinan bahwa mereka dapat menyusui bayinya dengan baik. Puskesmas Panjang menduduki peringkat pertama dengan jumlah ibu hamil sebanyak 759 orang (0,09%), disusul Puskesmas Sukaraja dengan jumlah ibu hamil sebanyak 592 orang (0,07%). Puskesmas Satelit menduduki peringkat ketiga dengan jumlah ibu hamil sebanyak 532 orang (0,06%). Tujuan: Untuk mengetahui Pengaruh Pengetahuan Terhadap Praktek Perawatan Payudara Pada Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Panjang Kota Bandar Lampung. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one-group pre-test and post-test. Populasi penelitian ini berjumlah 300 responden, dan jumlah sampel penelitian ini adalah 171 responden ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Panjang, Kota Bandar Lampung. Hasil: Hasil analisis uji bivariat menggunakan uji t-dependen menunjukkan nilai p-value 0,000 < 0,05. Kesimpulan: Terdapat pengaruh edukasi kesehatan terhadap pengetahuan tentang perawatan payudara pada ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Panjang, Kota Bandar Lampung, pada tahun 2025.
Gambaran Pengetahuan Ibu Dalam Penanganan Balita Yang Tersedak Di Kelurahan Bumi Waras Kota Bandar Lampung Tahun 2026 Meiliana Septiana; Aryanti Wardiyah; Setiawati
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1302

Abstract

Latar Belakang: Tersedak merupakan keadaan gawat darurat yang sering terjadi pada anak balita akibat masuknya makanan atau benda asing ke saluran napas. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat menyebabkan kematian. Hasil pra-survei di Puskesmas Sukaraja menunjukkan 75% ibu belum mengetahui cara penanganan tersedak yang benar, sehingga diperlukan penelitian untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu dalam penanganan balita yang tersedak di Kelurahan Bumi Waras Bandar Lampung tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survey analitik. Populasi sebanyak 1.389 ibu yang memiliki balita, dengan sampel 311 responden yang diambil menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Instrumen berupa kuesioner dengan 18 pertanyaan, dan data dianalisis secara univariat untuk melihat distribusi frekuensi serta persentase tingkat pengetahuan ibu. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki tingkat pengetahuan baik, yaitu sebanyak 262 responden (84,2%), sedangkan 49 responden (15,8%) memiliki tingkat pengetahuan kurang baik. Karakteristik responden mayoritas berusia 20–35 tahun (85,5%), berpendidikan SMA (87,1%), dan tidak bekerja (94,9%).
Hubungan Pengetahuan Dengan Keterampilan Ibu Heimlich Manuver Pada Orang Tua Yang Anaknya Sekolah Di TK Baitul Ilmi Pesawaran Muhammad Dirham Maqhfuri; Rilyani Rilyani; Aryanti Wardiyah; Anita Anita
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1316

Abstract

Latar Belakang: Tersedak (choking) merupakan kegawatdaruratan pernapasan yang mengancam nyawa anak akibat hipoksia. Fase oral dan rasa ingin tahu yang tinggi membuat balita serta anak prasekolah sangat rentan tersedak makanan atau benda asing. Keterlambatan penanganan >6 menit berisiko memicu kerusakan otak permanen hingga kematian. Kurangnya pengetahuan membuat orang tua panik dan salah bertindak. Heimlich Manuver merupakan teknik pertolongan pertama yang efektif, namun belum pernah disosialisasikan di TK Baitul Ilmi, di mana 25% 17 orang tua belum mengetahui cara penanganannya. Tujuan: Mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan keterampilan ibu dalam melakukan Heimlich Manuver pada orang tua di TK Baitul Ilmi Pesawaran tahun 2025. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain korelasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, kuesioner, dan observasi keterampilan penanganan tersedak. Analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil: Uji Chi-Square menunjukkan nilai Pearson Chi-Square sebesar 11,429 dengan p-value 0,002 (p < 0,05). Hasil ini membuktikan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu tentang tersedak dengan keterampilan melakukan Heimlich Manuver. Kesimpulan: Semakin baik pengetahuan ibu, maka semakin baik pula keterampilan dalam melakukan Heimlich Manuver. Sebaliknya, pengetahuan yang kurang memicu tindakan yang tidak sempurna. Edukasi berkala sangat diperlukan untuk meningkatkan kesiapan orang tua.
Hubungan Toxic Relationship Dengan Resiko Kekerasan Psikologis Pada Remaja Di SMK Budi Karya Natar Tahun 2026 Sela Puja Wati; Aryanti Wardiyah; Triyoso Triyoso
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1329

Abstract

Pendahuluan: Toxic relationship menjadi perhatian di kalangan remaja karena sering melibatkan pola hubungan yang tidak sehat dan dapat memicu terjadinya kekerasan psikologis. Kondisi ini berpotensi memberikan dampak serius terhadap kesehatan mental remaja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara toxic relationship dengan risiko kekerasan psikologis pada remaja di SMK Budi Karya Natar tahun 2026. Metode: Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sebanyak 155 responden dipilih melalui teknik random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Spearman Rank (rho). Hasil: Sebagian besar responden berada pada kategori toxic relationship sedang (71,0%) dan mengalami kekerasan psikologis tingkat sedang (60,6%). Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara toxic relationship dengan kekerasan psikologis (p-value < 0,001; p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara toxic relationship dengan risiko kekerasan psikologis pada remaja. Semakin tinggi tingkat toxic relationship, semakin besar risiko terjadinya kekerasan psikologis. Upaya pencegahan perlu dilakukan melalui edukasi hubungan sehat, penguatan pengelolaan emosi, serta dukungan keluarga dan sekolah.
Gambaran Kemampuan Ibu Dalam Penanganan Pertama Kejang Demam Di Puskesmas Sukaraja Kota Bandar Lampung Tahun 2026 Yulya Reva; Aryanti Wardiyah; Setiawati Setiawati
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1461

Abstract

Latar Belakang: Kejang demam merupakan kondisi kegawatdaruratan yang sering terjadi pada anak dan memerlukan penanganan yang tepat oleh ibu sebagai pengasuh utama. Ketidaktepatan dalam penanganan dapat meningkatkan risiko komplikasi. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui gambaran kemampuan ibu dalam menangani kejang demam yang meliputi aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Tujuan: Mengetahui gambaran kemampuan ibu dalam penanganan pertama kejang demam pada anak di Puskesmas Sukaraja, Bandar Lampung, tahun 2026. Metode: Jenis penelitian kuantitatif, desain deskriptif, populasi sebanyak 100 ibu yang memiliki balita, dengan sampel 80 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang sebanyak 44 responden (55,0%), sikap kurang sebanyak 41 responden (51,3%), dan keterampilan kurang sebanyak 47 responden (58,8%). Karakteristik responden didominasi oleh ibu dengan usia dewasa muda, tingkat pendidikan SMA, dan pekerjaan sebagai ibu rumah tangga. Kesimpulan: Kemampuan ibu dalam penanganan pertama kejang demam pada anak di Puskesmas Sukaraja, Kota Bandar Lampung, tahun 2026 masih tergolong rendah, terutama pada aspek keterampilan. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan edukasi kesehatan yang komprehensif, tidak hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan sikap dan keterampilan melalui metode pelatihan praktik secara langsung agar ibu mampu melakukan penanganan kejang demam secara tepat dan mandiri.
Co-Authors Adi Sutiyoko Agung Budi Setiyawan Andoko Andoko Andoko Andoko Andoko Andoko Angga Crista Anisa Cahyanti Anita Anita Bustami Annisa Ramadhanti Ariyansyah Ariyansyah Budi Setia Utomo Chrisanto, Eka Yudha Dahlia Aprillia Destiana Rosa Dewi Kusumaningsih Dewi Sartika Dika Amelia Putri Dina Martiani Dwi Gustiani Eka Trismiyana Elliya, Rahma Emir Fajar Hizrian Epilasari Epilasari Eva Listiyo Putri Fara Millinia Suwares Fitri Julianti Gita Ramadhani Gunawan, M. Ricko Hanisa Aprilia Hartati Hartati Hermawan, Dessy Ida Pepbriati Isnainy, Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Keswara, Umi Romayati Kiki Erlita Ananda Lidia Lidya Ariyanti Lidya Aryanti Lidya Aryanti Lidya Aryanti Linawati Novitasari Linda Warzati Lisa Yuliana Sari Liyana Khairunnisa Lulu Setia Wijaya M. Ricko Gunawan Mahda Rizka Maida Saputri Marliyana Marliyana Meiliana Septiana Meliyana Mellen Aprilliani Monica Bela Dwi Sintia Muhammad Dirham Maqhfuri Muhammad Irgi Muhammad Irgi Muhammad Johan Bastomi Mutia Ade Dea Nima Nurfadila Novikasari, Linawati Novindri Ryalita Nur Hidaya Tulaisyah Oktaliana Oktaliana Oktaliana Oktaliana Okva Hikma Parid Khoirudin Prima Dian Furqoni Prima Dian Furqoni Ragil Riyadi Rahma Ellya Ratih Purnama Reka Putri Rahmawati Ria Mualifah Ria Mu’alifah Rilyani Rilyani Rilyani Rilyani Rilyani Rilyani Riri Anjeli Riska Wandini Riska Wandini Riska Wandini Riska Wandini, Riska Rudi Winarno Sela Puja Wati Setiawati Setiawati Setiawati Siska Widiyastika Sri Haryani Sumini Setiawati Taufik Sofa Teguh Pribadi Tri Widiyanti Tri Yusefi Triyoso Triyoso Triyoso Triyoso Triyoso Tuwi Yuhono Umi Romayati Umi Romayati Veni Andriyani Wahid Tri Wahyudi Wayan Dane Wijaya Yenni Marina Yulya Reva