Yudiwanti Wahyu E. Kusumo
Departemen Agronomi Dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor (Bogor Agricultural Universtity), Jl Meranti, Kampus IPB Darmaga, Bogor 16680, Indonesia

Published : 45 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Buletin Agrohorti

Adaptabilitas Genotipe Gandum Introduksi di Dataran Rendah Yudiwanti Wahyu; Aditya Permana Samosir; Sri Gajatri Budiarti
Buletin Agrohorti Vol. 1 No. 1 (2013): Januari 2013
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.729 KB) | DOI: 10.29244/agrob.1.1.1-6

Abstract

The experiment was conducted to study the adaptability of ten introduced wheat genotypes in Bogor, held at SEAMEO BIOTROP Experimental Field, Tajur, Bogor in March-July 2011. Experiments using Randomized Completely Block Design, single factor and three replications. The factor was genotype consisting of wheat genotypes introduced from India (OASIS / SKAUZ / / 4 * BCN-Var 28, HP 1744, LAJ/MO88, RABE/MO88), Turkey (Basribey, Alibey and Menemen), CIMMYT (G-21, G-18 and H-21), as well as two national varieties (Dewata and Selayar) as a control. The results showed that the varieties significantly affect the overall character except number of tillers and number of productive tillers. Menemen is introduced genotype that showed better or no different performance for almost all the characters than Dewata and Selayar as controls.Key words: Dewata, low altitute, Menemen, Selayar
Daya Hasil Galur-Galur Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Tahan Penyakit Bercak Daun di Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat Yudiwanti Wahyu; Dede Rosyana Budiman
Buletin Agrohorti Vol. 1 No. 1 (2013): Januari 2013
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.371 KB) | DOI: 10.29244/agrob.1.1.45-53

Abstract

This research was aimed to evaluate the yield of 16 peanut leafspot resistant lines derived from cross between Gajah variety and GPNC-WS 4 line with four check varieties of peanut. The four check varieties of peanut consist of Gajah, Jerapah, Zebra Putih, and Sima. The experiment was carried out at Ciranjang District, Cianjur Regency, West Java, from February to May 2011. This research was arranged in randomized complete block design with three replications. Result showed that GWS 39 D, GWS 110 D, GWS 18 A1, GWS 79 A, and GWS 110 A2 were identified as lines with high yield. GWS 74 D, GWS 39 B, GWS 79 A, GWS 73 D, GWS 18 A1, GWS 134 A1, and GWS 110 A1 were identified as lines with high resistant level to leafspot of peanut. Two of sixteen lines had high yield and high resistant level to leafspot, they were GWS 79 A and GWS 18 A1.Key words : peanut, yield evaluation, leaf spot resistant
Perluasan Indeks Seleksi Nilai Fenotipe Untuk Indeks Seleksi Nilai Pemuliaan Edizon Jambormias; Surjono Hadi Sutjahjo; Ahmad Ansori Mattjik; Yudiwanti Wahyu; Desta Wirnas
Buletin Agrohorti Vol. 2 No. 1 (2014): Januari 2014
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.997 KB) | DOI: 10.29244/agrob.2.1.115-124

Abstract

Indeks seleksi merupakan salah satu prosedur seleksi sifat berganda yang penting dalam prog­ram pemuliaan tanaman. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsi dan menduga parameter-parameter skor indeks dari metode-metode indeks seleksi nilai fenotipe, dan kemungkinan perluasannya bagi metode indeks seleksi nilai pemuliaan BLUP. Peragam fenotipe dan genotipe dari indeks basis dan Smith-Hazel digunakan sebagai landasan statistik untuk pendugaan parameter dan perluasan pengguna­an indeks. Penurunan rumus menghasilkan peragam aditif dan fenotipe bagi indeks seleksi berbasis nilai eigen, dan memperoleh parameter indeks seperti heritabilitas, koefisien deter­minasi, respons seleksi, respons seleksi tak langsung dan respons komponen sifat-sifat kuantitatif bagi semua metode indeks nilai fenotipe. Parameter peragam nilai pemuliaan sebenarnya dapat diduga dari analisis eigen dan keakuratan nilai pemuliaan BLUP yang memungkinkan metode indeks seleksi nilai fenotipe dapat diterapkan dengan prosedur yang sama pada nilai pemuliaan BLUP. Terakhir, heritabilitas dan koefisien determinasi indeks dapat digunakan dalam simulasi pembobot ekonomis untuk menghasilkan indeks terbaik.
Penetapan Umur Panen Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Berdasarkan Metode Akumulasi Satuan Panas dan Kematangan Polong Sasmoyo Adi Nugroho; Heni Purnamawati; Yudiwanti Wahyu
Buletin Agrohorti Vol. 4 No. 1 (2016): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.333 KB) | DOI: 10.29244/agrob.v4i1.14995

Abstract

Percobaan ini bertujuan untuk menentukan umur panen tiga varietas kacang tanah (Arachis hypogea L.) berdasarkan akumulasi satuan panas. Percobaan ini dilakukan di Kebun Percobaan Leuwikopo Institut Pertanian Bogor dan Laboratorium Pascapanen Departemen Agronomi dan Hortikultura IPB pada bulan Maret hingga Juni 2014. Percobaan terdiri atas dua faktor, yaitu varietas (sebagai petak utama) dan waktu panen (sebagai anak petak) yang disusun petak terbagi (split plot) dengan tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Varietas Domba, Badak, dan Panther mulai berbunga pada 24 HST. Varietas Badak dan Panther mencapai 50% populasi tanaman berbunga dengan akumulasi satuan panas 528.2 0Cd pada umur panen 30 HST, sedangkan varietas Domba mencapai 50% populasi tanaman berbunga dengan akumulasi satuan panas 562.7 0Cd pada saat 32 HST. Varietas Domba dan Panther dengan akumulasi panas 1764.2 0Cd pada umur panen 100 HST, sedangkan varietas Badak di panen pada akumulasi satuan panas 1851.4°Cd dengan umur panen 105 HST.
Respon Pertumbuhan dan Produksi Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) terhadap Sistem Tanam Alur dan Pemberian Jenis Pupuk Rizal Mahdi Kurniawan; Heni Purnamawati; Yudiwanti Wahyu E. K
Buletin Agrohorti Vol. 5 No. 3 (2017): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.803 KB) | DOI: 10.29244/agrob.v5i3.16472

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh sistem tanam alur dan pemberian jenis pupuk terhadap pertumbuhan dan produksi kacang tanah (Arachis hypogaea L.). Penelitian dilaksanakan di KP Leuwikopo IPB Dramaga, Bogor pada bulan Februari - Juni 2013. Percobaan menggunakan rancangan petak terbagi (Split Plot Design) dengan perlakuan terdiri dari dua faktor, yaitu sistem tanam alur sebagai petak utama dan jenis pupuk sebagai anak petak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan sistem tanam alur meningkatkan daya hasil pada produktivitas biji kering, produktivitas polong kering, dan bobot kering biji per tanaman lebih baik dibandingkan sistem tanam konvensional. Hal tersebut ditunjukkan dengan perlakuan sistem tanam alur yang memiliki produktivitas 2.93 ton/ha polong kering, sedangkan sistem tanam konvensional sebesar 2.55 ton/ha polong kering. Sistem budidaya kacang tanah pada sistem tanam alur dapat meningkatkan efisiensi tanaman dalam memanfaatkan unsur hara yang telah diberikan baik pupuk organik maupun anorganik, sehingga pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah menjadi lebih baik. Pemberian jenis pupuk kandang ayam + Dolomit + NPK memberikan respon terhadap pertumbuhan dan  daya hasil rata-rata tanaman yang lebih baik dibandingkan jenis pupuk lainnya.
Daya Hasil 18 Galur Kacang Tanah (Arachis Hypogaea L.) Hasil Seleksi IPB Indriani Nurul Fitri; Yudiwanti Wahyu Endro Kusumo; Trikoesoemaningtyas
Buletin Agrohorti Vol. 10 No. 3 (2022): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v10i3.46490

Abstract

Perakitan varietas unggul diperlukan sebagai upaya meningkatkan produksi nasional kacang tanah. Tahapan penting dalam perakitan varietas baru adalah pengujian daya hasil galur terseleksi. Penelitian ini bertujuan menguji daya hasil 18 galur kacang tanah (Arachis hypogaea L.) hasil seleksi segregan transgresif untuk memperoleh galur-galur yang memiliki potensi produksi tinggi. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Cikabayan, Departemen Agronomi dan Hortikultura, Institut Pertanian Bogor pada bulan Februari hingga Mei 2020. Rancangan lingkungan yang digunakan berupa Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) faktor tunggal terdiri atas 18 galur uji dan 3 varietas pembanding. Hasil uji F menunjukan bahwa respon semua karakter berbeda nyata terhadap perlakuan kecuali pada karakter bobot polong per m2. Hasil uji lanjut menunjukkan tidak ada perbedaan nyata antar galur untuk semua karakter agronomi yang diamati kecuali karakter hasil bobot 100 biji. Analisis korelasi menunjukan nilai koefisien korelasi positif yang tinggi antara karakter daya hasil bobot biji per tanaman dengan jumlah polong total, jumlah polong isi, bobot polong total, dan bobot polong isi. Karakter-karakter tersebut dapat dipertimbangkan untuk dijadikan karakter seleksi dalam perakitan varietas unggul. Berdasarkan karakter daya hasil bobot biji didapatkan galur-galur terpilih yang memiliki daya hasil paling tinggi yaitu G21, G41, G53, G76, G84, G99, G100, G144, G199, dan G209. Kata kunci: heritabilitas, karakter agronomi, koefisien korelasi, KKG, ragam genetik
Uji Daya Hasil 18 Galur Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Hasil Seleksi IPB Di Cianjur, Jawa Barat Safitri Nuraina; Yudiwanti Wahyu Endro Kusumo; Heni Purnamawati
Buletin Agrohorti Vol. 11 No. 1 (2023): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v11i1.46579

Abstract

Pengujian daya hasil galur-galur hasil seleksi merupakan salah satu tahap dalam perakitan varietas unggul. Penelitian bertujuan mempelajari daya hasil 18 galur kacang tanah (Arachis hypogaea L.) generasi F8 hasil seleksi IPB. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2019 sampai April 2020 di lahan pertanian Desa Sukamanah, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada ketinggian 600 m dpl. Penelitian ini menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak faktor tunggal dengan 18 galur uji dan 3 varietas pembanding. Berdasarkan hasil penelitian, daya hasil 18 galur kacang tanah generasi F8 hasil seleksi IPB menunjukkan terdapat beberapa karakter yang memiliki daya hasil nyata lebih tinggi dari varietas pembanding. Hasil uji lanjut menunjukkan bahwa ada perbedaan nyata antar galur pada beberapa karakter percobaan. Galur yang memiliki daya hasil tinggi yaitu G33, G41, G53, G99, G100, G133, G142, G205, G209, dan G234. Kata kunci: galur, karakter, koefisien, seleksi
Pengaruh Penggunaan Mulsa Plastik Bawah Tanah terhadap Pertumbuhan dan Produksi Empat Varietas Kedelai Ajmilatunnisa; Eko Sulistyono; Yudiwanti Wahyu Endro Kusumo
Buletin Agrohorti Vol. 11 No. 2 (2023): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v11i2.46807

Abstract

Kedelai merupakan salah satu komoditas pangan penting yang dapat diolah menjadi tahu, tempe, susu kedelai, dan kecap. Peningkatan produksi kedelai dapat dilakukan dengan perluasan areal tanam dan peningkatan produktivitas. Peningkatan produktivitas dapat dilakukan dengan pemberian air yang cukup bagi tanaman. Penelitian ini bertujuan mendapatkan informasi mengenai pengaruh mulsa plastik bawah yang dipasang dibawah permukaan tanah terhadap pertumbuhan dan produksi empat varietas kedelai. Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan IPB Sawah Baru dari bulan Januari hingga Mei 2021. Percobaan menggunakan rancangan petak terbagi dengan tiga ulangan. Petak utama yaitu perlakuan mulsa plastik bawah tanah dan tanpa mulsa plastik bawah tanah dan anak petak yaitu kedelai varietas Detam-1, Gepak Kuning, Grobogan, dan Anjasmoro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan mulsa plastik bawah tanah dapat meningkatkan kelembapan tanah, tinggi tanaman, jumlah daun trifoliate, jumlah cabang, dan indeks luas daun. Gepak Kuning merupakan varietas yang menghasilkan jumlah polong, jumlah polong isi, jumlah biji, jumlah biji per polong, dan produksi riil (3,43 ton ha-1) yang lebih tinggi dibandingkan varietas lainnya yaitu 2.53; 2.74; 2.58 ton ha-1 masing-masing untuk Detam-1, Grobogan and Anjasmoro. Detam-1 memiliki jumlah polong hampa, persen polong hampa, bobot basah polong hampa, dan evapotranspirasi yang lebih tinggi dibandingkan varietas lainnya. Anjasmoro dan Gepak Kuning memiliki nilai efisiensi pemakaian air yang lebih tinggi dibandingkan dua varietas lain. Tidak ada pengaruh pemberian mulsa terhadap produktivitas kedelai yang dicoba. Pemberian mulsa di bawah tanah hanya memperbaiki pertumbuhan vegetaif tanaman saja. Kata kunci: gepak kuning, indeks luas daun, kelembapan
Keragaan Galur-galur Kacang Bambara (Vigna subterranea L.) Asal Lanras Sumedang Nisa, Febianti Khoirun; Ilyas, Satriyas; Wahyu, Yudiwanti
Buletin Agrohorti Vol. 13 No. 2 (2025): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v13i2.65578

Abstract

Kacang bambara merupakan salah satu jenis legum yang dibudidayakan di Indonesia dan telah dikembangkan untuk mendapatkan genotipe unggul melalui seleksi galur murni. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi keragaan karakter kuantitatif dan kualitatif galur-galur kacang bambara asal lanras Sumedang serta untuk memperoleh korelasi antar karakter pada galur-galur tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Cikarawang pada Januari–Juli 2022. Rancangan penelitian ini adalah RKLT dua ulangan dengan 14 galur asal lanras Sumedang, satu galur asal lanras Sukabumi dan satu populasi Sumedang yang belum diseleksi. Satu galur asal Sukabumi telah diseleksi galur murni dan digunakan sebagai pembanding. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tinggi tanaman, umur berbunga, bobot 100 biji berbeda nyata antar galur yang diamati. Bobot 100 biji memiliki nilai duga heritabilitas arti luas kategori tinggi. Koefisien keragaman genetik seluruh karakter berada pada kategori rendah–sedang. Karakter-karakter pada komponen hasil saling berkorelasi positif. Umur berbunga berkorelasi negatif terhadap karakter tinggi tanaman, jumlah daun dan lebar kanopi pengukuran pertama, bobot polong total, bobot polong bernas, dan bobot 100 biji. Tipe kanopi, bentuk daun, bentuk polong, warna polong, tekstur polong serta warna dan corak biji menunjukkan keragaman antara galur uji dengan galur pembanding. Kata kunci : aksesi, heritabilitas, korelasi, polong
Co-Authors , Rosita Abdul Hakim Achmad Achmad Aditya Permana Samosir Aditya Permana Samosir Ahmad Ansori Mattjik Ahmad Ansori Mattjik Ajmilatunnisa Amin Nur AMIN NUR Ani Kurniawati Arifah Rahayu Asep Setiawan Awang Maharijaya Baiq Arriyadul Badi'ah Cut Tia Mardi Daniel Happy Putra Dede Rosyana Budiman Dede Rosyana Budiman Desta Wirnas Diyah Martanti, Diyah Edison Jambormias Eka Bobby Febrianto, Eka Bobby Eka Fatmawati Tihurua Ekasari Putri, Nurwanita Eko Sulistyono Eni Sumarni Erniati Erniati Eti Rohaeti Fani Fauziah Faqih Udin fatimah Fatimah Febjislami, Shalati Firmansah, Habibi Firmansyah, Efrin Folkes Laumal H. M.H. Bintoro Djoefrie H.M.H. BINTORO DJOEFRIE Hapshoh, Siti Herdhani, Mira Herry Suhardiyanto Ika Roostika Indriani Nurul Fitri Ireng Darwati Irmanida Batubara Junaedi, Wahyu Jundi Aiman Abdullah Kurniawan, Rizal Mahdi Liana, Devi Linda Novita Mahat Magandhi Mahrup Mahrup, Mahrup Matra, Deden Derajat Mattjik, Ahmad A Maya Melati Memen Surahman Mohamad Solahudin Muhamad Syukur Muhammad Ridha Alfarabi Istiqlal Muhammad Syukur Muhammad Yusuf Pulungan Nadirman Haska Nailan Nabila NFN Sudarsono Nisa, Febianti Khoirun Nugroho, Sasmoyo Adi Nurul Afiyah Otih Rostiana Patty, Jacob R Prawestri, Apriliana Dyah Punjung Medaraji Suwarno Qadir, Abdul Rizal Mahdi Kurniawan Safitri Nuraina Safitri, Vika Ayu Sasmoyo Adi Nugroho Shadila Fira Asoka Sintho Wahyuning Ardie Siti Marwiyah Siti Nurhalimah Siti Nurhidayah Slamet Widodo Sobir Sobir Sofyan Zaman Sri Gajatri Budiarti Sri Gajatri Budiarti Sri Soenarsih DAS SRI WARDANI Sudarmono Sudarsono SUDARSONO SUDARSONO Supriyanto Supriyanto Surjono H Sutjahjo, Surjono H Surjono Hadi Sutjahjo Susi Purwiyanti Toruan-Mathius, dan Nurita Tri Handayani Trikoesoemaningtyas Trikoesoemaningtyas Undang Undang Vicente, Tobias Moniz Widodo, dan Willy Bayuardi Suwarno Witjaksono Yono, Dwi Yuliawati