Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : DIKSI

DESKRIPSI DAN PENYAJIAN TOKOH PADA WACANA BERITA KASUS e-KTP DALAM PERSPEKTIF PERS NASIONAL Zamzani, Zamzani; Wahyudin, Ahmad; Rahayu, Yayuk Eny
Diksi Vol. 29 No. 1: DIKSI MARET 2021
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diksi.v29i1.33796

Abstract

(Title: Description and Presentation of Characters in The News in The Case of e-KTP in National Press Perspective). This study aims to describe the presentation of figures in the e-KTP case news discourse involving Setya Novanto. The research design used is a qualitative descriptive study with a critical discourse analysis perspective, especially the Fairclough model (1995: 58). The data source of this research is the news about the e-KTP case involving Setya Novanto in Kompas, Republika, and Media Indonesia. The data collection technique was done by observing and taking notes. The validity of the data used in this study were content validity and pragmatic semantics. The reliability of this study uses an intrarater and discussions with peers. Based on the results of the analysis, several things were found related to the description of the characters in the e-KTP case. The representation of the identity of the actors in the e-KTP case is presented in different ways in each media. In these three media, only Republika tends to be more detailed and complete in representing the character (the identity of the perpetrator). The depiction of identity begins with the mention of the perpetrator's name, position, wife, children, nephews, and religion. Kompas puts more emphasis on facts relating to the perpetrators. Not everything related to the perpetrator is revealed. Meanwhile, Media Indonesia is more focused on the involvement of other actors.Keywords: the e-KTP case, Setya Novanto, national press perspective
KEKERASAN SIMBOLIK PADA RUBRIK MODE DAN CANTIK MAJALAH FEMINA Wahyudin, Ahmad
Diksi Vol. 23 No. 1: DIKSI MARET 2015
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diksi.v23i1.6620

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan wacana yang berpotensi menjadi kekerasan simbolik pada rubrik mode dan cantik majalah Femina. Subjek penelitian ini adalah semua peristiwa bahasa yang terdapat pada rubrik mode dan cantik majalah Femina edisi Juli 2014. Data diperoleh dengan teknik baca dan catat. Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Sebuah wacana hadir tidak secara alamiah, ada kepentingan-kepentingan tertentu di dalamnya. Ada wacana yang sengaja diciptakan oleh kelopok kelas atas untuk mempengaruhi kelompok kelas bawah. Berbagai kebiasaan kelompok kelas atas diperkenalkan untuk mempengaruhi kelompok kelas bawah. Kekerasan simbolik akan terjadi ketika kelompok kelas bawah mengikuti kebiasaan kelas atas. Beikut ini wacana-wacana yang berpotensi menjadi kekerasan simbolik pada rubrik mode dan cantik majalah Femina: 1) wacana gaya hidup konsumtif, 2) wacana pemakaian barang-barang bermerek, 3) wacana tentang penampilan: kecantikan wajah dan gaya bepakaian (fashion), 4) wacana kecantikan yang berorientasi pada model internasional. Kata kunci: kekerasan simbolik, rubrik mode dan cantik, majalah Femina
PENINGKATAN KUALITAS PERKULIAHAN PADA MATA KULIAH PENGANTAR ILMU SASTRA DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK Hartono, -; Wahyudin, Ahmad; Nurhidayah, -; Rahayu, Dwi Hanti
Diksi Vol. 24 No. 1: DIKSI MARET 2016
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.021 KB) | DOI: 10.21831/diksi.v24i1.11505

Abstract

Implementasi lesson study pada perkuliahan Pengantar Ilmu Sastra bertujuan untukmeningkatkan kualitas perkuliahan dengan menggunakan pendekatan saintifik. Sumber dataadalah 46 orang mahasiswa kelas B peserta mata kuliah Pengantar Ilmu Sastra 2014/2015di Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni UniversitasNegeri Yogyakarta. Implementasi dilaksanakan dalam empat siklus, masing-masing siklusterdiri atas tahapan plan, do, dan see. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalahpengamatan dengan instrumen lembar pengamatan dan dokumentasi berupa foto danvideo. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil implementasi menunjukkan bahwapendekatan saintifik dalam lesson study dapat meningkatkan kualitas perkuliahan padamata kuliah Pengantar Ilmu Sastra di kelas B 2014/2015. Dalam perkuliahan, mahasiswamenjadi lebih aktif, suasana perkuliahan menjadi lebih kondusif, diskusi kelompok dalampendekatan saintifik menjadi lebih hidup karena semua anggota kelompok mempersiapkanmateri diskusi dengan baik. Tahapan lima M dalam pendekatan saintifik secara keseluruhandapat meningkatkan peran aktif setiap mahasiswa dalam proses perkuliahan. Mereka jugamenjadi lebih antusias dan aktif dalam setiap pembelajaran. Perkuliahan yang dilakukanjuga dapat meningkatkan karakter jujur, tanggung jawab, disiplin, kerja keras, dan kreatif.Dengan kualitas perkuliahan yang lebih baik, pemahaman mahasiswa terhadap prosesperkuliahan di perguruan tinggi menjadi baik dan pemahaman materi perkuliahan jugamenjadi lebih baik.Kata kunci: pendekatan saintifik, lesson study, kualitas perkuliahan