Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

The Application of Blended Learning Model in Leadership Training at the Puslatbang KHAN LAN Wahyuni, Nelly; Rizky Al Ayyubi, Muhammad
Jurnal Transformasi Administrasi Vol 13 No 01 (2023): JURNAL TRANSFORMASI ADMINISTRASI
Publisher : Puslatbang KHAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56196/jta.v13i01.248

Abstract

The National Institute of Public Administration has updated its curriculum and learning strategy by applying a blended learning model to the implementation of Leadership Training to adapt the needs and policy dynamics. This study aims to explore how the Puslatbang KHAN LAN implements the new curriculum by referring to the theory of Jared M. Carman (2005) which states that there are five keys to success in implementing blended learning. The five keys to success are believed to be able to provide an overview of how to be successful in using blended learning in order to improve the quality of learning. This research was conducted qualitatively by conducting direct observations, interviewing organizers and facilitators involved in the process of organizing the training. Review of regulatory documents governing the implementation of structural leadership training was also carried out to support the research results. The results show that the Puslatbang KHAN LAN has succeeded in implementing blended learning in Leadership Training in accordance with the theory of the five keys to successful implementation of blended learning declared by Jared M. Carman by creating various efforts so that the learning process runs smoothly and the training objectives can be achieved.
PELARUTAN SILIKA PADA FRAKSI KUARSA KAOLIN MENGGUNAKAN Burkholderia cenocepacia Azhar, Annisa Sylvania; Wahyuni, Nelly; Sayekti, Endah
Indonesian Journal of Pure and Applied Chemistry Vol 7, No 3 (2024)
Publisher : Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/indonesian.v7i3.91962

Abstract

Dissolution of silica (SiOâ‚‚) from its insoluble form to a soluble form is crucial for enhancing its availability as precursor material. This study aimed to compare the effectiveness of silica dissolution by the bacterium Burkholderia cenocepacia producing organic acids (citrate, oxalate, acetate) and potassium hydroxide (KOH). Variations in incubation times using Burkholderia cenocepacia at 24, 96, and 192 hours were applied to samples of quartz-kaolin fractions and silica sand. The concentration of dissolved silica was measured using ICP-OES. The results showed maximum dissolution by B. cenocepacia in quartz-kaolin at 0.8493 mg/L (96 hours) and silica sand at 0.8638 mg/L (24 h). The dissolved silica from this procedure can be further processed for applications in agriculture as a nutrient for plants to overcome biotic and abiotic stress.
PROCESSING NIPAH LEAVES INTO DIETARY JELLY CANDY USING FERMENTATION TECHNOLOGY WITH FAMILY WELFARE DEVELOPMENT Wahyuni, Nelly; Simamora, Cico Jhon Karunia; Jumiati, Jumiati; Pramulya, Muhammad; Utomo, Kiki Prio
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2025): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v9i3.2806

Abstract

This service activity is aimed at optimizing the potential of Lactobacillus plantarum fermented palm leaves to become low-calorie diet jelly candy. This activity took place in Jeruju Besar Village, Kubu Raya, Pontianak, with PKK women. Local communities are expected to become entrepreneurs in order to improve family welfare. The results of the community service program, specifically in the aspect of applying appropriate science and technology for processing food products based on local potential, namely the nipa plant, are seen as very effective in building community independence. In terms of benefits, it is also quite substantial, namely increasing the added value of nipa leaves, raising people's awareness, knowledge, and skills in utilizing and processing nipa leaves into jelly candy.
Fotodegradasi Metilen Biru Menggunakan Campuran Pasir Puya/TiO2 Amanda, Ferdian Rizki; Silalahi, Imelda Hotmarisi; Zaharah, Titin Anita; Wahyuni, Nelly
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 13 No. 2 (2024): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v13i2.81388

Abstract

Pasir puya merupakan istilah yang dikenal untuk pasir yang bersumber dari sisa pertambangan emas yang dilakukan khususnya oleh masyarakat lokal Kalimantan, telah diketahui memiliki kandungan mineral yang berharga seperti ZrSiO4, FeTiO3, dan TiO2 yang belum dimanfaatkan. Target penelitian ini adalah memanfaatkan pasir puya sebagai matriks fotokatalis TiO2 yang dapat  memperbaiki efisiensi katalitik TiO2. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik serta aktivitas campuran pasir puya/TiO2 terhadap degradasi metilen biru dalam larutan berair. Campuran pasir puya/TiO2 disintesis melalui metode sol-gel kemudian dikarakterisasi menggunakan X-Ray Diffraction (XRD), analisis sorpsi gas (BET) dan Scanning Electron Microscope-Energy Dispersive X-Ray (SEM-EDX). Konsentrasi metilen biru diukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil analisis XRD mengkonfirmasi bahwa fase kristal TiO2 dalam campuran pasir puya/TiO2 yang telah disintesis adalah fase anatase pada 2θ 25,32o, 37,78o, 48,04o, 54o, 55,09o, dan 62,78o bersama dengan kristal zirkonium silikat pada 2θ 26,97o, 52,19o, dan 55,57o yang berasal dari pasir puya. Hasil analisa EDX menunjukkan bahwa campuran pasir puya/TiO2 mengandung unsur dominan O, Ti, dan Zr. Analisis gas sorpsi BET menunjukkan peningkatan luas permukaan pada campuran pasir puya/TiO2 lebih dari 10 kali lipat dibandingkan pasir puya. Kemampuan fotokatalitik optimum dalam mengurangi kadar metilen biru dalam larutan berair berdasarkan analisis statistik adalah campuran pasir puya/TiO2 5%, yang tidak berbeda signifikan dari campuran TiO2 dengan pasir puya 3% dan 1% namun berbeda dengan campuran dengan pasir puya 10%.
Sintesis Fotokatalis TiO2 untuk Degradasi Zat Warna Sintetis Metilen Biru dengan Bantuan Sinar Tampak Hikmah, Miftachul; Wahyuni, Nelly
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 11, No 3 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v11i3.70903

Abstract

Penelitian mengenai TiO2 sebagai fotokatalis telah banyak menarik perhatian para peneliti, khususnya pada sifat optik dan kereaktifannya yang baik sehingga umum digunakan dalam pengolahan limbah maupun sebagai material dalam proses degradasi limbah organik di perairan. Karakteristik fotokatalis TiO2 berkaitan pada kemampuan material tersebut dalam meningkatkan laju reaksi kimia dengan bantuan cahaya. Sintesis TiO2 menggunakan metode sol-gel pada penelitian ini menghasilkan padatan yang memiliki fase anatase berukuran 18,25 nm dengan puncak difraksi yang khas, yakni 2θ = 25,3; 37,8; 48; 53,8; dan 62,7 ° berdasarkan karakterisasi XRD. Hasil analisis dengan instrumen DRS UV-Vis menunjukkan bahwa TiO2 memiliki energi celah pita sebesar 3,08 eV yakni setara dengan panjang gelombang 402 nm. Aktivitas fotokatalitik TiO2 diketahui berdasarkan prosedur degradasi dengan bantuan sinar tampak menggunakan zat warna metilen biru sebagai larutan uji. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa fotokatalis TiO2 dapat menurunkan konsentrasi metilen biru dengan efisiensi degradasi mencapai 9% selama 125 menit.
Pelatihan Pembuatan Tas Berbahan Dasar Sampah Plastik Sebagai Upaya Penerapan 3R pada Kelompok Sadar Wisata Teluk Majantu, Kelurahan Sedau, Singkawang Zahara, Titin Anita; Shofiyani, Anis; Sayekti, Endah; Gusrizal, Gusrizal; Alimuddin, Andi Hairil; Sapar, Ajuk; Rudiyansyah, Rudiyansyah; Wibowo, Muhamad Agus; Usman, Thamrin; Wahyuni, Nelly; Nofiani, Risa; Widiyantoro, Ari; Rahmalia, Winda; Rahayu, Warsi Kurnia
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.12701

Abstract

Kegiatan pelatihan pembuatan tas goodie bags pada Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) di Desa Teluk Makjantu bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada POKDARWIS untuk menjaga lingkungan dengan melakukan pengelolaan sampah 3R. Sampah pelastik dipilih karena pemakaian kantong pelastik yang sudah menjadi barang yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia serta memiliki sifat yang sulit terdegradasi (nonbiodegradable) di lingkungan. Goodie bags berbahan dasar limbah pelastik diharapkan dapat menjadi wadah penyimpanan souvenir bagi POKDARWIS Desa Makjantu dalam melayani wisatawan. Pelatihan ini dilakukan dengan menyajikan teori dan praktek pembuatan goodie bags secara langsung, diharapkan masyarakat POKDARWIS dapat melakukan pengelolaan sampah dengan konsep 3R dan dapat membuat goodie bags dari limbah pelastik sebagai upaya pelestarian dan pengelolaan lingkungan. Pelatihan ini juga memberikan dampak terhadap keterampilan peserta dalam mengelola limbah pelastik menjadi barang yang dapat dimanfaatkan. Dengan demikian, program mengelolaan sampah dengan metode 3R dapat diterapkan. Melihat kondisi dan antusias peserta dapat dikatakan bahwa kegiatan ini sangat memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Teluk Majantu untuk  mendukung kegiatan pariwisata dalam hal pengelolaan sampah pelastik dengan tingkat kebermanfaatan dan keberlangsungannya sebesar 90%
PELATIHAN PEMBUATAN KOMPOS DARI LIMBAH DAUN KERING PADA ANGGOTA KOPERASI KONSUMEN PADAIDI SIPATUO KHATULISTIWA Alimuddin, Andi Hairil; Sayekti, Endah; Shofiyani, Anis; Sapar, Ajuk; Rudiyansyah, Rudiyansyah; Gusrizal, Gusrizal; Zahara, Titin Anita; Wahyuni, Nelly
Abdimas Galuh Vol 5, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i2.11055

Abstract

Koperasi Konsumen Padaidi Sipatuo Khatulistiwa merupakan koperasi skala mikro yang bergerak di bidang  perdagangan eceran. Sebagai suatu koperasi yang baru berkembang dan merintis unit usaha, tentunya diperlukan suatu jenis usaha yang mudah, biaya murah dan dapat digunakan oleh berbagai lapisan masyarakat. Salah satu prospek usaha yang dapat dikembangkan adalah pembuatan pupuk kompos dari daun kering. Berdasarkan orientasi yang telah dilakukan oleh tim pengabdi dan konsultasi dengan pengurus koperasi, diperoleh informasi bahwa (1) kegiatan koperasi masih dalam bentuk usaha perdagangan, dan  (2) mayoritas anggota koperasi gemar bercocok tanam dan memiliki pekarangan untuk tanaman bunga dan buah-buahan. Solusi terhadap permasalahan koperasi yang ditawarkan tim pengabdi agar dapat menjadi unit usaha ataupun kegiatan usaha dari koperasi serta anggotanya yaitu pengolahan sampah daun kering menjadi pupuk kompos. Ketersediaan bahan baku yang mudah didapat, pengerjaan yang sangat sederhana, serta produk pupuk yang dihasilkan dapat digunakan sendiri atau dapat dijual melalui layanan koperasi. Dalam rangka transfer teknologi tepat guna dalam pembuatan pupuk kompos bagi anggota Koperasi Konsumen Padaidi Sipatuo Khatulistiwa maka metode pelaksanaan yang akan diterapkan dalam bentuk pelatihan yang diawali dengan (1) penyuluhan dan sosialisasi pemanfaatan dan pembuatan pupuk kompos, kemudian dilanjutkan dengan (2) praktek kompos dari daun kering. Tahapan kegiatan diawali dengan penyampaian materi dilanjutkan dengan praktek pembuatan kompos dari daun kering. Peserta pelatihan sangat antusias mengikuti kegiatan ini yang dapat dilihat dari banyaknya pertanyaan dan tingginya perhatian peserta dalam memperhatikan pemaparan tim pengabdi dan praktek pembuatan kompos.
Pemberdayaan Ibu-Ibu Pesisir di Mempawah Mangrove Center (MMC) Melalui Pengolahan Daun Mangrove Menjadi Brownies Kukus Simamora, Cico Jhon Karunia; Jumiati, Jumiati; Pramulya, Muhammad; Utomo, Kiki Prio; Wahyuni, Nelly
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.13077

Abstract

Rhizophora merupakan salah satu jenis tumbuhan mangrove yang termasuk dalam famili Rhizophorazceae dan termasuk dalam kelompok tumbuhan tropis bersifat halofitik atau toleran garam yang dapat ditemukan di Mempawah Mangrove Center (MMC) yang terletak di Desa Pasir, Kabupaten Mempawah. Jenis mangrove ini juga memberikan manfaat bagi lingkungan, antara lain mampu melindungi pemukiman dari angin laut dan ombak. Daun bakau mengandung senyawa bioaktif seperti alkaloid, saponin, flavonoid dan tanin yang merupakan antioksidan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Oleh karena itu daun mangrove mempunyai potensi untuk diolah menjadi makanan olahan berupa brownies kukus sehingga dapat meningkatkan nilai gizi produk, meningkatkan pendapatan masyarakat setempat dan juga meningkatkan nilai ekonomi dari daun mangrove itu sendiri. Pelatihan pembuatan brownies kukus dari daun mangrove ini diharapkan sejalan dengan upaya konservasi dan rehabilitasi mangrove sebagaimana misi utama MMC dengan melibatkan pengelola MMC. 
GREEN INNOVATION: OPTIMIZING THE POTENTIAL OF PLASTIC WASTE AS AN ALTERNATIVE TO FOSSIL FUELS Alfiyani, Hani; Gusmayanti, Evi; Wahyuni, Nelly
Journal of Environmental Science and Sustainable Development Vol. 8, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plastic bag waste has the potential to be converted into alternative fuel oil through the pyrolysis method. This study applies the principle of thermal pyrolysis, conducted without oxygen, at the Edelweis Integrated Waste Management Site. The purpose is to analyze the characteristics of fuel oil derived from plastic bag waste based on parameters such as density, viscosity, calorific value, and acid number, as well as to estimate the potential fuel oil yield from plastic bag waste in Pontianak City. The results show that the density, viscosity, and calorific value of the produced fuel oil meet or closely approach standard requirements. However, the acid number measurements exceed the acceptable limits, 0.75 mg KOH/g for gasoline, 0.94 mg KOH/g for kerosene), and 0.50 mg KOH/g for diesel. This is likely due to high levels of chlorine (Cl) and silicon (Si) detected through X-Ray Fluorescence (XRF), which may originate from the plastic materials and red soil used as an adsorbent. Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS) analysis confirms that the fuel oil contains hydrocarbon compounds similar to those found in commercial fuels, though in different proportions. Before the implementation of Circular Letter (CL) Number 43 of 2024, which prohibits businesses from providing plastic bags, the potential fuel oil production is estimated at 1,048,923.59 liters in 2024 and 1,259,375.52 liters in 2045. If this policy is fully implemented, fuel oil production is expected to decrease by approximately 16.52 percent in 2025 and 22.68 percent in 2045, due to the reduced use of plastic bags. This approach could be an effective way to reduce dependence on fossil fuels an estimated by 1 to 1.5 percent in 2025 and 0.8 to 1.7 percent in 2045. Although the results are promising, further testing is necessary to ensure full compliance with fuel standards.