Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : INVOLUSI

Evaluasi Kesehatan Ibu pada Kehamilan Risiko Tinggi di Desa Buntalan, Klaten Hartati, Lilik; Wahyuningsih, Endang; Wahyuningsih, Astri; Ambarsari, Lusiana
INVOLUSI: Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 15 No 2 (2025): Vol. 15, No. 2, Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/involusi.v15i2.1664

Abstract

High-risk pregnancies, which pose significant threats to maternal and fetal health. The maternal mortality rate in Indonesia remains high, caused by both direct and indirect factors occurring during pregnancy and childbirth, particularly the history of previous pregnancies and childbirths. The aim of this study is to evaluate the maternal health of high-risk pregnant women by focusing on their pregnancy and childbirth history in Buntalan Village. This study is a quantitative research with a descriptive research type. The sample for this study consisted of 14 high-risk pregnant women, using a total sampling technique. The research instrument used in this study is a questionnaire. Data analysis was performed to obtain an overview of the frequency distribution and percentage of previous pregnancy and childbirth history. Most mothers (64.0%) consulted healthcare providers for their pregnancies, with the majority (57.1%) having their first check-up in the first trimester, which is essential for early detection and management of conditions. Although many mothers attended at least two antenatal visits and took iron supplements to prevent anemia. The majority of previous deliveries were assisted by obstetricians (64.3%), with most mothers experiencing spontaneous delivery (50%) and a smaller proportion undergoing Caesarean sections (14.2%). While only 7.1% of mothers faced complications during delivery, a significant number of babies (64.3%) had low birth weights and experienced complications at birth. The need for greater attention to maternal nutrition during pregnancy and improvements in the quality of prenatal and intranatal care. Education on monitoring newborn health is also crucial.
Implementasi Triad Sehat Kehamilan Pada Kelas Ibu Hamil: Deskripsi Pola Gizi-PHBS-Aktivitas Fisik Ibu Hamil Wahyuningsih, Endang; Uswatun Qoyyimah, Ana; Wahyuningsih, Astri; Apriadi Farkhati Nafi'ah, Eka
INVOLUSI: Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 16 No 1 (2026): Vol. 16, No. 1 Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/involusi.v16i1.2223

Abstract

Kehamilan sehat sangat dipengaruhi oleh pemenuhan gizi seimbang, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta aktivitas fisik yang adekuat, yang dirumuskan dalam konsep Triad Sehat Kehamilan dan diadopsi dalam kelas ibu hamil sebagai upaya pencegahan primer risiko maternal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi Triad Sehat Kehamilan yang meliputi pola gizi, PHBS, dan aktivitas fisik pada ibu hamil peserta kelas ibu hamil di Desa Buntalan, Klaten Tengah. Desain penelitian menggunakan kuantitatif deskriptif dengan teknik total sampling, melibatkan 14 ibu hamil yang mengisi kuesioner Triad Sehat Kehamilan; data dianalisis secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil menunjukkan seluruh ibu hamil mengonsumsi gizi seimbang, seluruhnya menerima suplementasi kalsium dan hampir seluruhnya mendapat TTD, membatasi konsumsi kafein, serta sebagian besar membatasi asupan garam dan memperhatikan hidrasi, meski masih terdapat ibu dengan lingkar lengan atas <23,5 cm yang mengindikasikan risiko gizi. PHBS umumnya sangat baik, ditunjukkan dengan praktik cuci tangan pakai sabun, penggunaan air bersih, sanitasi dan kebersihan diri yang terjaga, tidak merokok maupun terpapar asap rokok, serta tidak mengonsumsi alkohol dan jamu. Aktivitas fisik harian sebagian besar cukup, didukung bantuan suami dan keterlibatan dalam aktivitas rumah tangga dan aktivitas ringan, meskipun partisipasi senam hamil masih rendah. Penelitian ini menegaskan bahwa implementasi Triad Sehat Kehamilan di kelas ibu hamil sudah relatif baik, namun tetap diperlukan penguatan edukasi gizi, pemantauan status gizi, promosi senam hamil, dan penguatan PHBS tertentu untuk mendukung pencapaian target SDG 3 terkait kesehatan maternal.