Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Peran Edukasi dan PMO dalam Meningkatkan Hemoglobin Ibu Hamil Anemia Dewi Fransisca; Melia Pebrina; Fenny Fernando; Ramah Hayu; Sandra Hardini
Jurnal Bidan Komunitas Vol 9, No 1 (2026): EDISI JANUARI
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jbk.v9i1.6639

Abstract

Pendahuluan: Anemia memberikan kontribusi hingga 20% terhadap semua kematian pada kehamilan. Salah satu penyebab tingginya prevalensi anemia adalah rendahnya asupan zat besi, Dimana salah satu sumber asupan zat besi berasal dari tablet tambah darah (TTD). Tujuan: Untuk mengetahui Efektivitas Edukasi dan Pendamping Minum Obat dalam Konsumsi Tablet Tambah Darah Terhadap Kenaikan Hemoglobin Ibu Hamil Anemia di wilayah Kerja Puskesmas Pondok Tinggi Kota Sungai Penuh Tahun 2024. Metode: Jenis penelitian ini adalah pre-eksperiment dengan desain One Group pre-post test. Intervensi yang dilakukan berupa pemberian edukasi dan PMO, edukasi dilakukan sekali sebelum PMO mendampingi ibu hamil, PMO mendampingi selama 30 hari. Populasi dalam penelitian ini semua ibu hamil anemia trimester I dan III diwilayah kerja Puskesmas Pondok Tinggi dari bulan januari sampai agustus 2024 berjumlah 45 orang. Sampel berjumlah 45 orang diambil dengan cara Teknik total sampling. Data dianalisis dengan menggunakan t-test. Hasil: Didapatkan Rerata kadar hemoglobin ibu hamil anemia sebelum (pre test) adalah 10,10. Rerata kadar hemoglobin ibu hamil anemia setelah (post-test) adalah 12,03. Hasil analisis bivariat didapatkan p-value 0,001. Kesimpulan : Terdapat pengaruh edukasi dan pendamping minum obat dalam konsumsi tablet tambah darah terhadap kenaikan hemoglobin ibu hamil anemia.
Efektivitas Kombinasi Rebusan Jahe Merah (Zingiber Officinale Var Rubrum Rhizome) dan Campuran Madu Habbat HNI terhadap Penurunan Emesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester I Melia Pebrina; Dewi Fransisca; Masdalena Masdalena; Fenny Fernando; Ramah Hayu
Jurnal Bidan Komunitas Vol 9, No 2 (2026): EDISI MEI
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jbk.v9i2.6734

Abstract

Pendahuluan: Mual dan muntah dalam kehamilan yang dikenal sebagai emesis gravidarum adalah kondisiumum yang dialami oleh sekitar 70–80% wanita hamil, terutama pada trimester pertama kehamilan. Gejala ini muncul pada usia kehamilan 4–8 minggu berlanjut hingga minggu ke-14 atau ke-16, bahkan sekitar 12% wanita hamil masih mengalami mual muntah hingga trimester akhir.Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui efektivitas kombinasi rebusan jahe merah (zingiber officinale var rubrum rhizome) dan campuran madu habbat HNI terhadap penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I. Metode: Penelitian ini adalah pre-eksperiment dengan desain One Group pre-post test. Populasi pada penelitian ini adalah ibu hamil trimester I yang mengalami mual muntah yang ada di Wilayah kerja Puskesmas Nanggalo pada bulan Juni sampai Agustus 2025 sebanyak 42 orang. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling berjumlah 16 orang. Data dianalisis dengan menggunakan t-test. Hasil: Didapatkan  rata-rata emesis gravidarum sebelum diberikan intervensi rebusan jahe merah dan madu habbat sebesar 9,06 dan setelah diberikan intervensi sebesar 4,33. Terdapat pengaruh rebusan jahe merah dan campuran madu terhadap emesis gravidarum dengan nilai ρ=0,000 (ρ0,05). Kesimpulan: Ada efektifitas yang signifikan antara jumlah mual muntah ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan minuman rebusan jahe merah dan campuran madu habbat HNI terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil Trimester 1.
Peran Dukungan Keluarga terhadap Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri Anemia di SMP Negeri 2 Sasak: Penelitian Sandra Ilona; Ramah Hayu; Nirmala Sari; Mimi Aria
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5685

Abstract

Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan yang memerlukan perhatian serius karena dapat berdampak pada prestasi belajar dan kesehatan reproduksi di masa depan. Program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) telah dilaksanakan sebagai upaya pencegahan anemia, namun kepatuhan konsumsi masih rendah. Salah satu faktor yang diduga berperan adalah dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dukungan keluarga terhadap kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri anemia di SMP Negeri 2 Sasak. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh remaja putri yang mengalami anemia sebanyak 39 orang dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan 53,8% responden tidak patuh mengonsumsi TTD dan 64,1% tidak memperoleh dukungan keluarga. Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan kepatuhan konsumsi TTD (p = 0,007). Disimpulkan bahwa dukungan keluarga berperan dalam meningkatkan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah pada remaja putri anemia. Keterlibatan keluarga perlu ditingkatkan dalam program pencegahan anemia di sekolah.
The effect of giving papaya fruit on the sufficiency of breast milk in post-post mothers Fenny Fernando; Melia Pebrina; Dewi Fransisca; Ramah Hayu
Science Midwifery Vol 14 No 3 (2026): August: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v14i3.2398

Abstract

Exclusive breastfeeding coverage in the Lubuk Buaya Community Health Center, Padang, remains low at 53.2%. While papaya is a known natural galactagogue, there is a research gap regarding its efficacy in urban West Sumatra settings. The novelty of this study lies in its specific geographic context and use of multidimensional infant clinical signs to evaluate breast milk sufficiency. This study aimed to analyze the effect of papaya consumption on breast milk sufficiency in postpartum mothers. Using a pre-experimental one-group pretest–posttest design, 16 postpartum mothers (aged 20–35 years, nursing infants 0–6 months) were selected via purposive sampling. They consumed 200g of ripe papaya three times daily for seven days. Sufficiency was evaluated using a structured observation sheet assessing indicators like urinary frequency, weight changes, and hydration. Analyzed via the Wilcoxon Signed Rank test, inadequate sufficiency dropped from 56.2% to 0%. The average score increased from 3.44 to 4.69, reflecting a mean increase of 1.25 points (p=0.001, large effect size r=0.62). Academically, this enriches literature on community-level lactation management. Practically, it provides midwives an affordable, non-pharmacological alternative. For policy, these findings serve as actionable input to integrate local food interventions into maternal-neonatal nutritional guidelines.
PENGARUH EDUKASI KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN SISWA TENTANG JAJANAN SEHAT ANAK SEKOLAH DASAR DI SDN 26 JATI UTARA KOTA PADANG Indah Komala Sari; Rahma Kurnia; Weni Sartiwi; Andika Herlina MP; Ramah Hayu; Eliza Arman; Ade Nurhasanah Amir; Silvie Permata Sari
Jurnal Abdimas Saintika Vol 8, No 1 (2026): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v8i1.31076

Abstract

Konsumsi jajanan yang tidak sehat masih menjadi permasalahan pada anak sekolah dasarkarena kurangnya pengetahuan dalam memilih makanan yang aman dan bergizi. Datamenunjukkan bahwa sekitar 40–45% jajanan yang dikonsumsi anak sekolah belummemenuhi standar keamanan pangan. Sebagian anak juga cenderung membeli jajananmemilih jajanan berdasarkan rasa, warna, dan harga, tanpa memperhatikan aspek kebersihandan kandungan gizi, sehingga berisiko menimbulkan gangguan kesehatan seperti diare dankeracunan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatanterhadap pengetahuan siswa tentang jajanan seha di SDN 26 Jati Utara Kota Padang tahun2026. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pra-eksperimental onegroup pretest-posttest pada satu kelompok yang sama menggunakan data dependent. Sampelpenelitian berjumlah 23 siswa dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukanmenggunakan kuesioner sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) diberikan edukasikesehatan. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan siswa sebelum diberikan edukasi kesehatanadalah 6,87 dan meningkat menjadi 9,43 setelah diberikan edukasi. Hasil uji statistikdiperoleh nilai p-value = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan edukasikesehatan terhadap pengetahuan siswa tentang jajanan sehat. Disarankan kepada pihaksekolah untuk bekerja sama dengan tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi tentangjajanan sehat serta meningkatkan pengawasan terhadap jajanan yang dijual di lingkungansekolah agar siswa dapat memilih makanan yang aman dan bergizi..Kata Kunci: Edukasi Kesehatan, Pengetahuan, Jajanan Sehat, Anak sekolah.
Design of a Contextual Visual Storybook for Early Detection of Malnutrition Risk in Pregnant Women Sandra Ilona; Ramah Hayu; Mimi Aria; Novi Maya Sari; Erin Desweni
Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius Vol. 4 No. 1 (2026): Desember 2026
Publisher : CV. CENDIKIA JENIUS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70920/jenius.v4i1.471

Abstract

Background : Malnutrition issues among pregnant women, such as Chronic Energy Deficiency (CED) and anemia, remain a serious challenge in efforts to reduce stunting rates in Indonesia. The limitation of interactive Communication, Information, and Education (CIE) media in primary health services results in low self-awareness for early risk detection among pregnant women.Objective : This study aims to design and develop a visual-based storybook with a contextual approach as an educational media for early detection of malnutrition risk in pregnant women at Public Health Centers (Puskesmas).Methods : The research method uses a Research and Development (R&D) approach with a modified ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The stages include analyzing nutritional literacy needs, designing storylines and local visual illustrations, developing print and digital prototypes, expert validation (content and media), and limited trials involving 35 respondents in the Pregnant Women Class at a Puskesmas in Padang City. Result :Expert validation results showed that the storybook media is highly feasible. Trial results indicated a significant increase in knowledge scores before and after the intervention (p < 0.05). Conclusion:The contextual visual storybook media proved to be effective, communicative, and can serve as an alternative upstream CIE media to improve independent nutritional literacy in pregnant women.