Claim Missing Document
Check
Articles

Making Hand Craft Carnival Costumes from Used Materials as a Business Opportunity for the Excitement of August Hikmawati, Hanifah; Al-Kawakib, Ahmad Aqib
Ihsanniat: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2024): Ihsanniat
Publisher : LP3M STAI At-Tahdzib Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61181/ihsanniat.v1i1.432

Abstract

In the context of celebrating the Independence Day of the Republic of Indonesia, carnival costumes are often the center of attention. However, processing of plastic waste as basic material for costumes is still minimal, especially in the Islamic boarding school community. This research aims to explore the potential for using plastic waste in making carnival costume hand crafts as part of creative and educational activities for students at the Banu Saudah Islamic Boarding School. This approach not only offers a creative alternative to recycling plastic waste, but also teaches students about the importance of sustainability and practical skills. The research results show that the use of plastic waste not only produces unique and attractive carnival costumes, but also provides an opportunity for students to understand and apply the concept of recycling. This activity also increases environmental awareness and practical skills among students. It is hoped that the implementation of this program can become a model for similar initiatives in other communities, as well as encourage creative use of plastic waste in festive and educational contexts.
Empowerment of Students of al-Qur’an Education Park al-Munawarah Pandanan Hadiluwih in Efforts to Memorize Asmaul Husna Using the Singing Method Hikmawati, Hanifah; Khasanah, Siti Nur
Ihsanniat: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2024): Ihsanniat
Publisher : LP3M STAI At-Tahdzib Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61181/ihsanniat.v1i1.433

Abstract

At Taman Pendidikan al-Qur’an al-Munawarah, Pandanan Hadiluwih Village, one of the challenges faced is improving the students’ ability to memorize Asmaul Husna, the 99 names of Allah which have special meaning and priority in Islam. To overcome this challenge, the singing method is used as an innovative approach to the memorization process. The singing method is a real learning approach that is able to make the female students of Taman Pendidikan al-Qur’an al-Munawarah Pandanan happy and happy, so that they are enthusiastic about reciting the al-Qur’an at Taman Pendidikan al-Qur’an. Children are guided in a psychological state to build a happy soul through tonal and rhythmic expressions which make the learning atmosphere more enjoyable. Learning will be easier to instill through songs because the lyrics are often repeated, so that when singing, children without realizing it train their memory. This method not only improves memorization skills but also motivates students and enriches their learning experience. Memorizing Asmaul Husna can also stimulate students’ love for Allah Swt, so that they can become a generation of believers, pious, Islamic and Qur’anic.
Multiculturalism, Politics Identity, and Lifestyle of Today's Youth Clothing Hikmawati, Hanifah; Salamah, Sholihatus
International Journal on Higher Education Issues Vol. 1 No. 1 (2025): JANUARY
Publisher : CV Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/d5s67471

Abstract

This study aims to explain multiculturalism which reflects diversity culture in a society that enables the occurrence interaction as well as assimilation values and style life . Politics identity emphasize How individuals or groups use identity culture as a tool for shaping position social and political them . In the context of youth, this phenomenon is reflected in election style dressing that is not only influenced by global trends , but also by values local and specific group identities . Today's youth utilise clothing as a medium of expression self , symbol resistance , or even form affirmation to identity his group . With the existence of the influence of social media and culture popular , development style These clothes are increasingly dynamic and reflective complexity interaction between multiculturalism , politics identity , as well as current globalization . Therefore that , research about connection third This aspect is important to understand how young people interpret identity and diversity in modern life . Changes have an impact on the lifestyle of young people in terms of clothing. Young people tend to choose clothing styles based on what they see on social media sites, for example fashion trends for cewek kue, cewek bumi, and cewek mamba . This study uses method qualitative descriptive approach studies bibliography , which is based on the collection and analysis designed to produce appropriate ideas. The results of this study explain that there is an influence between lifestyle in dressing and identity politics for young people to appear modern.
PEMBERDAYAAN SANTRI MELALUI BUDIDAYA TANAMAN CABAI Hikmawati, Hanifah; Muflihan, Muhammad Najib
EL-KHIDMAH: Jurnal Diseminasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2025): DESEMBER: EL-KHIDMAH
Publisher : P3M STAI KH. MUHAMMAD ALI SHODIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66187/el-khidmah.v3i1.255

Abstract

Pemberdayaan santri melalui budidaya tanaman cabai di Pondok Pesantren Sunan Kalijogo Gulan, Jati, Sumberlawang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi, keterampilan praktis, dan kontribusi sosial santri. Program ini memfokuskan pada pelatihan intensif mengenai teknik budidaya cabai, pengelolaan usaha, dan kewirausahaan. Melalui penyediaan fasilitas, pendampingan, dan pengelolaan usaha yang efektif, santri dilibatkan dalam seluruh proses dari penanaman hingga pemasaran cabai. Inisiatif ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi dengan peningkatan pendapatan dari penjualan cabai, tetapi juga meningkatkan kualitas nutrisi dan kesehatan masyarakat. Selain itu, penerapan praktik pertanian berkelanjutan mendukung keberlanjutan lingkungan. Program ini mengedepankan pengembangan keterampilan, memberdayakan santri untuk berkontribusi pada komunitas, serta membuka peluang kewirausahaan. Evaluasi rutin dan umpan balik dari santri memastikan keberhasilan program dan perbaikan berkelanjutan. Secara keseluruhan, pemberdayaan santri melalui budidaya tanaman cabai di pesantren ini menciptakan dampak positif yang signifikan, menjadikannya model yang potensial untuk inisiatif pemberdayaan di masa depan Kata kunci: Pemberdayaan santri, budidaya cabai, kesejahteraan ekonomi, pertanian berkelanjutan, kewirausahaan.
PELATIHAN PEMBUATAN KERIPIK BAYAM SEBAGAI ALTERNATIF USAHA RUMAH TANGGA Hikmawati, Hanifah; Lestari, Puji
EL-KHIDMAH: Jurnal Diseminasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2024): DESEMBER: EL-KHIDMAH
Publisher : P3M STAI KH. MUHAMMAD ALI SHODIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66187/el-khidmah.v2i1.254

Abstract

Pelatihan pembuatan keripik bayam di Dusun Gulan, Desa Jati, bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan keterampilan masyarakat setempat melalui pemanfaatan sumber daya lokal. Pelatihan ini melibatkan transfer keterampilan dalam pengolahan bayam menjadi keripik, teknik pengemasan, serta strategi pemasaran. Hasil dari pelatihan ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkenalkan alternatif camilan sehat. Selain itu, pelatihan ini mendukung pemberdayaan komunitas dengan memperkuat kolaborasi sosial dan meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam kegiatan ekonomi lokal. Dengan memanfaatkan bayam sebagai produk lokal yang melimpah, pelatihan ini berpotensi mengurangi limbah pertanian, mendukung pertanian lokal, dan memperkenalkan produk unggulan yang dapat menembus pasar yang lebih luas. Secara keseluruhan, pelatihan ini diharapkan dapat memberikan manfaat signifikan dalam hal ekonomi, kesehatan, dan pengembangan keterampilan, serta mempromosikan Dusun Gulan sebagai pusat inovasi produk lokal. Kata Kunci: keripik, bayam, usaha, rumah tangga
Pendampingan Pembuatan Ikan Petek Krispi Untuk Meningkatkan Pendapatan Ekonomi Masyarakat Ngandul Sumberlawang Hikmawati, Hanifah; Handayani, Tri
Matano: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Tahun 2025
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/matano.v1i3.4050

Abstract

Masyarakat Ngandul Sumberlawang memiliki potensi besar dalam pengolahan ikan lokal, namun sering menghadapi kendala dalam meningkatkan pendapatan ekonomi melalui usaha mikro. Ikan Petek krispi, sebagai produk olahan ikan yang memiliki nilai tambah tinggi, dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Program pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat Ngandul Sumberlawang dengan memberikan pelatihan dan bimbingan dalam pembuatan ikan Petek krispi. Program ini diharapkan dapat memperbaiki keterampilan produksi, meningkatkan kualitas produk, serta mengembangkan strategi pemasaran yang efektif. Program ini berhasil meningkatkan keterampilan produksi masyarakat dalam pembuatan ikan Petek krispi, dengan produk akhir yang memenuhi standar kualitas. Masyarakat juga memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam manajemen usaha dan pemasaran, yang berdampak positif pada peningkatan penjualan dan pendapatan. Pembentukan kelompok usaha memberikan landasan yang kuat untuk keberlanjutan usaha. Selain itu, adanya olahan ikan Petek krispi ini sekaligus mendukung program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia yang dikenal sebagai Gemarikan, atau Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan. Kandungan gizi vitamin, mineral, kalsium, dan protein yang terdapat pada ikan Petek  sangat bermanfaat bagi manusia.
Pemanfaatan Sampah Organik Rumah Tangga Menjadi Ekoenzim Ramah Lingkungan Azizah, Luthfiana; Muasomah, Luluk; Hikmawati, Hanifah; Muzaini, Muhammad
Matano: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Tahun 2025
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/matano.v1i3.4369

Abstract

Rumah tangga merupakan penyumbang utama sampah organik yang berasal dari sisa dapur, kulit buah, dan sayuran, sehingga diperlukan upaya pengelolaan yang berkelanjutan untuk mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus menghasilkan nilai tambah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan sampah organik rumah tangga menjadi ekoenzim serta mengkaji bentuk pengaplikasiannya dalam aspek kebersihan dan kesehatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi proses pembuatan ekoenzim, wawancara dengan narasumber yang berpengalaman, dokumentasi kegiatan, serta telaah literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembuatan ekoenzim dari sisa sayur dan buah dapat dilakukan dengan bahan dan prosedur yang sederhana, mudah diterapkan oleh masyarakat, serta berpotensi mengurangi volume sampah organik rumah tangga. Cairan ekoenzim yang dihasilkan dimanfaatkan sebagai alternatif bahan pembersih dan perawatan kesehatan dengan memperhatikan dosis dan cara penggunaan yang aman. Temuan ini mengindikasikan bahwa ekoenzim dapat menjadi solusi berbasis masyarakat dalam pengelolaan sampah organik yang ramah lingkungan dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.
Rolasan : Program to Improve The Quality of Memorization Santri Hafizhat Al-Qur’an Hanifah Hikmawati; Zuhriana Widya Rahayu Ning Tyas; Luluk Muasomah; Umi Choiriyah
Attanwir : Jurnal Keislaman dan Pendidikan Vol. 16 No. 01 (2025): Maret
Publisher : Institut Attanwir Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53915/attanwir.v16i01.124

Abstract

This study aims to reveal the  rolasan   as a program to improve the quality of santri s' memorization. To achieve good quality of memorization of the Qur'an, good management is needed to manage from planning, organizing, implementing, and supervising in order to achieve the goals made. Research This use approach qualitative with method descriptive . The data in study qualitative This in the form of primary and secondary data obtained with method interviews , observations and documentation . The data that has been collected Then analyzed with method analysis qualitative descriptive . Research results This show quality memorizing the Qur'an by santri s at the pondok pesantren Baitul Akbar is growing maximum because in the cottage pondok pesantren the more prioritize murojaah than adding​ memorization. Besides that is , rolasan program management  can increase quality memorization santri  that is with how the memorizers of the Qur'an interact with each other listen and pay attention a assembly in a way alternate read volume by listening​ without mushaf Al-Qur’an by his friend .
Religious and Social Dimensions of The Nyadran Tradition In Watualang Village: A Study of Pluralism and National Identity Hikmawati, Hanifah
Empirisma: Jurnal Pemikiran dan Kebudayaan Islam Vol. 35 No. 1 (2026): Empirisma: Jurnal Pemikiran dan Kebudayaan Islam
Publisher : Prodi Studi Agama-agama Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/empirisma.v35i1.2890

Abstract

This study examines the Nyadran tradition in Watualang Village, Ngawi District, East Java, as an arena of tradition contestation in the modern era, reflecting the dynamics of pluralism and nationalism. Employing an interpretative descriptive qualitative approach through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis, the study is analyzed through the lens of Richard Rorty's pragmatism. The findings reveal that Nyadran in Watualang Village is an annual ritual performed Jumat Pahing in the month of Dzulhijjah at the Gupito Sari grave, with the latest innovation being a procession of two gunungan (cone-shaped offerings) symbolizing gratitude for the earth's yield. The ritual brings together the santri and abangan in a shared space representing social harmony amid differences in religious belief and practice. Although the community continues to embrace metaphysical aspects such as the existence of the danyang (village spirit guardian) and the threat of pamali (taboo) as justification for the tradition (metaphysical correspondence), the Nyadran practice also demonstrates pragmatic functions in strengthening social solidarity, community cohesion, and nationalism. This tension between metaphysical justification and pragmatic function is precisely what lends the Nyadran tradition its vitality, where in the sacred dimension and social solidarity operate in tandem. This study contributes to the debate in Javanese Islam studies by shifting the focus from the question of 'whether Nyadran is Islamic or not' toward an understanding of how local rituals function socially and politically as resources for social cohesion in Indonesia's plural society.
AT-TASHAWWURUL-ISLĀMIY: INTEGRASI SASTRA ARAB DAN ISLAM Hanifah Hikmawati
CMES (Center of Middle Eastern Studies) Vol 11, No 1 (2018)
Publisher : Arabic Literature Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/cmes.11.1.26000

Abstract

Hubungan antara sastra arab dan Islam sangat dekat. Hal ini ditandai dengan adanya peradaban khazanah sastra Arab sejak periode Al-Ja<hiliy hingga Islam tersebar. Sejak itu, kegiatan bersastra bagi bangsa Arab menjadi sarana adat dan kebiasaan sehari-hari. Lalu ketika Islam datang menjadi penyeru agama kebenaran, sastra Arab menjadi semakin meluas dengan munculnya syair-syair bernafas Islami sebagai sarana dakwah. Kehadiran sastra Arab dalam kehidupan umat Islam telah merubah pola pikir dan perilaku masa jahiliy menuju perilaku yang lebih baik dengan menerapkan akhlaqul-karimah. Salah satunya adalah pemikiran sastra Islam yang dipelopori Abdurrahman Ra’fat Al-Basya dengan konsep at-tashawwurul Isla<miy. Artikel ini menggunakan metode analisis deskripsi untuk memaparkan wilayah objek sastra Arab dan Islam sebagai corak esensi pada wilayah objek seni dan kehidupan yang diungkap dari jiwa yang penuh iman dan mengeksploirasi dengan penuh keimanan. Pemikiran Al-Basya dijadikan teori sebagai pisau analisis dalam mengurai pemaparan sastra Arab dalam keterkaitannya dengan Islam. Beberapa puisi dari tokoh-tokoh sufi menjadi potret kekayaan sastra Islam dalam masyarakat Arab. Artikel ini sekaligus menjadi tambahan wawasan terkait kedudukan sastra Islam di era globalisasi.