Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBERDAYAAN SANTRI MELALUI BUDIDAYA TANAMAN CABAI Hikmawati, Hanifah; Muflihan, Muhammad Najib
EL-KHIDMAH: Jurnal Diseminasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2025): DESEMBER: EL-KHIDMAH
Publisher : P3M STAI KH. MUHAMMAD ALI SHODIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66187/el-khidmah.v3i1.255

Abstract

Pemberdayaan santri melalui budidaya tanaman cabai di Pondok Pesantren Sunan Kalijogo Gulan, Jati, Sumberlawang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi, keterampilan praktis, dan kontribusi sosial santri. Program ini memfokuskan pada pelatihan intensif mengenai teknik budidaya cabai, pengelolaan usaha, dan kewirausahaan. Melalui penyediaan fasilitas, pendampingan, dan pengelolaan usaha yang efektif, santri dilibatkan dalam seluruh proses dari penanaman hingga pemasaran cabai. Inisiatif ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi dengan peningkatan pendapatan dari penjualan cabai, tetapi juga meningkatkan kualitas nutrisi dan kesehatan masyarakat. Selain itu, penerapan praktik pertanian berkelanjutan mendukung keberlanjutan lingkungan. Program ini mengedepankan pengembangan keterampilan, memberdayakan santri untuk berkontribusi pada komunitas, serta membuka peluang kewirausahaan. Evaluasi rutin dan umpan balik dari santri memastikan keberhasilan program dan perbaikan berkelanjutan. Secara keseluruhan, pemberdayaan santri melalui budidaya tanaman cabai di pesantren ini menciptakan dampak positif yang signifikan, menjadikannya model yang potensial untuk inisiatif pemberdayaan di masa depan Kata kunci: Pemberdayaan santri, budidaya cabai, kesejahteraan ekonomi, pertanian berkelanjutan, kewirausahaan.
PELATIHAN PEMBUATAN KERIPIK BAYAM SEBAGAI ALTERNATIF USAHA RUMAH TANGGA Hikmawati, Hanifah; Lestari, Puji
EL-KHIDMAH: Jurnal Diseminasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2024): DESEMBER: EL-KHIDMAH
Publisher : P3M STAI KH. MUHAMMAD ALI SHODIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66187/el-khidmah.v2i1.254

Abstract

Pelatihan pembuatan keripik bayam di Dusun Gulan, Desa Jati, bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan keterampilan masyarakat setempat melalui pemanfaatan sumber daya lokal. Pelatihan ini melibatkan transfer keterampilan dalam pengolahan bayam menjadi keripik, teknik pengemasan, serta strategi pemasaran. Hasil dari pelatihan ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkenalkan alternatif camilan sehat. Selain itu, pelatihan ini mendukung pemberdayaan komunitas dengan memperkuat kolaborasi sosial dan meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam kegiatan ekonomi lokal. Dengan memanfaatkan bayam sebagai produk lokal yang melimpah, pelatihan ini berpotensi mengurangi limbah pertanian, mendukung pertanian lokal, dan memperkenalkan produk unggulan yang dapat menembus pasar yang lebih luas. Secara keseluruhan, pelatihan ini diharapkan dapat memberikan manfaat signifikan dalam hal ekonomi, kesehatan, dan pengembangan keterampilan, serta mempromosikan Dusun Gulan sebagai pusat inovasi produk lokal. Kata Kunci: keripik, bayam, usaha, rumah tangga
Pendampingan Pembuatan Ikan Petek Krispi Untuk Meningkatkan Pendapatan Ekonomi Masyarakat Ngandul Sumberlawang Hikmawati, Hanifah; Handayani, Tri
Matano: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Tahun 2025
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/matano.v1i3.4050

Abstract

Masyarakat Ngandul Sumberlawang memiliki potensi besar dalam pengolahan ikan lokal, namun sering menghadapi kendala dalam meningkatkan pendapatan ekonomi melalui usaha mikro. Ikan Petek krispi, sebagai produk olahan ikan yang memiliki nilai tambah tinggi, dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Program pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat Ngandul Sumberlawang dengan memberikan pelatihan dan bimbingan dalam pembuatan ikan Petek krispi. Program ini diharapkan dapat memperbaiki keterampilan produksi, meningkatkan kualitas produk, serta mengembangkan strategi pemasaran yang efektif. Program ini berhasil meningkatkan keterampilan produksi masyarakat dalam pembuatan ikan Petek krispi, dengan produk akhir yang memenuhi standar kualitas. Masyarakat juga memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam manajemen usaha dan pemasaran, yang berdampak positif pada peningkatan penjualan dan pendapatan. Pembentukan kelompok usaha memberikan landasan yang kuat untuk keberlanjutan usaha. Selain itu, adanya olahan ikan Petek krispi ini sekaligus mendukung program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia yang dikenal sebagai Gemarikan, atau Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan. Kandungan gizi vitamin, mineral, kalsium, dan protein yang terdapat pada ikan Petek  sangat bermanfaat bagi manusia.
Pemanfaatan Sampah Organik Rumah Tangga Menjadi Ekoenzim Ramah Lingkungan Azizah, Luthfiana; Muasomah, Luluk; Hikmawati, Hanifah; Muzaini, Muhammad
Matano: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Tahun 2025
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/matano.v1i3.4369

Abstract

Rumah tangga merupakan penyumbang utama sampah organik yang berasal dari sisa dapur, kulit buah, dan sayuran, sehingga diperlukan upaya pengelolaan yang berkelanjutan untuk mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus menghasilkan nilai tambah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan sampah organik rumah tangga menjadi ekoenzim serta mengkaji bentuk pengaplikasiannya dalam aspek kebersihan dan kesehatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi proses pembuatan ekoenzim, wawancara dengan narasumber yang berpengalaman, dokumentasi kegiatan, serta telaah literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembuatan ekoenzim dari sisa sayur dan buah dapat dilakukan dengan bahan dan prosedur yang sederhana, mudah diterapkan oleh masyarakat, serta berpotensi mengurangi volume sampah organik rumah tangga. Cairan ekoenzim yang dihasilkan dimanfaatkan sebagai alternatif bahan pembersih dan perawatan kesehatan dengan memperhatikan dosis dan cara penggunaan yang aman. Temuan ini mengindikasikan bahwa ekoenzim dapat menjadi solusi berbasis masyarakat dalam pengelolaan sampah organik yang ramah lingkungan dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.
Rolasan : Program to Improve The Quality of Memorization Santri Hafizhat Al-Qur’an Hanifah Hikmawati; Zuhriana Widya Rahayu Ning Tyas; Luluk Muasomah; Umi Choiriyah
Attanwir : Jurnal Keislaman dan Pendidikan Vol. 16 No. 01 (2025): Maret
Publisher : Institut Attanwir Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53915/attanwir.v16i01.124

Abstract

This study aims to reveal the  rolasan   as a program to improve the quality of santri s' memorization. To achieve good quality of memorization of the Qur'an, good management is needed to manage from planning, organizing, implementing, and supervising in order to achieve the goals made. Research This use approach qualitative with method descriptive . The data in study qualitative This in the form of primary and secondary data obtained with method interviews , observations and documentation . The data that has been collected Then analyzed with method analysis qualitative descriptive . Research results This show quality memorizing the Qur'an by santri s at the pondok pesantren Baitul Akbar is growing maximum because in the cottage pondok pesantren the more prioritize murojaah than adding​ memorization. Besides that is , rolasan program management  can increase quality memorization santri  that is with how the memorizers of the Qur'an interact with each other listen and pay attention a assembly in a way alternate read volume by listening​ without mushaf Al-Qur’an by his friend .
AT-TASHAWWURUL-ISLĀMIY: INTEGRASI SASTRA ARAB DAN ISLAM Hanifah Hikmawati
CMES (Center of Middle Eastern Studies) Vol 11, No 1 (2018)
Publisher : Arabic Literature Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/cmes.11.1.26000

Abstract

Hubungan antara sastra arab dan Islam sangat dekat. Hal ini ditandai dengan adanya peradaban khazanah sastra Arab sejak periode Al-Ja<hiliy hingga Islam tersebar. Sejak itu, kegiatan bersastra bagi bangsa Arab menjadi sarana adat dan kebiasaan sehari-hari. Lalu ketika Islam datang menjadi penyeru agama kebenaran, sastra Arab menjadi semakin meluas dengan munculnya syair-syair bernafas Islami sebagai sarana dakwah. Kehadiran sastra Arab dalam kehidupan umat Islam telah merubah pola pikir dan perilaku masa jahiliy menuju perilaku yang lebih baik dengan menerapkan akhlaqul-karimah. Salah satunya adalah pemikiran sastra Islam yang dipelopori Abdurrahman Ra’fat Al-Basya dengan konsep at-tashawwurul Isla<miy. Artikel ini menggunakan metode analisis deskripsi untuk memaparkan wilayah objek sastra Arab dan Islam sebagai corak esensi pada wilayah objek seni dan kehidupan yang diungkap dari jiwa yang penuh iman dan mengeksploirasi dengan penuh keimanan. Pemikiran Al-Basya dijadikan teori sebagai pisau analisis dalam mengurai pemaparan sastra Arab dalam keterkaitannya dengan Islam. Beberapa puisi dari tokoh-tokoh sufi menjadi potret kekayaan sastra Islam dalam masyarakat Arab. Artikel ini sekaligus menjadi tambahan wawasan terkait kedudukan sastra Islam di era globalisasi. 
KARAKTERISTIK DAN KONFLIK TOKOH INVESTIGATOR (ALMUCHAQIQ) DALAM NASKAH DRAMA LUZŪMU MĀ LĀ YALZAMU KARYA TAUFĪQ AL-CHAKĪM (Pendekatan Psikologi Sastra Sigmund Freud) Hanifah Hikmawati
CMES (Center of Middle Eastern Studies) Vol 7, No 1 (2014)
Publisher : Arabic Literature Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/cmes.7.1.15332

Abstract

The discussions in this examination are : (1) How the structure of literature builds the story  with prominent character in drama manuscript ‚Luzūmu Mā Lā Yalzamu‛ based on theory of structural Abdul-Bāsith Abdur-Razāq Badr, (2)How characteristic and conflict prominent character in drama manuscript ‚Luzūmu Mā Lā Yalzamu‛  based on the theory of psychoanalysis from SigmundFreud. The Method used in this examination is descriptive qualitative. The purposes of this examination are: (1) Describing the structure which builds the story with prominent character in drama manuscript Luzūmu Mā Lā Yalzamu‛ based on theory of structural „Abdul-Bāsith „Abdur-Razāq Badr, (2)Describing characteristic and conflict prominent character in drama manuscript ‚Luzūmu Mā Lā Yalzamu‛ based on theory of psychoanalysis Sigmund Freud. From the analysis can be concluded some cases, they are : First, the condition and spirit of development cannot separated from external influence, that is psychology influence appeared from positive or negative outside thestrength. In addition it cannot be separated again from internal influence of  eachself. Internal influence defined as psychological strength appeared from threesystems of personality, they are id, ego, superego. Second, in drama manuscript Luzūmu Mā Lā Yalzamu‛ part of characteristic and conflict cover prominentcharacter springed by external push. These of mistakes and deviations done byother characters make prominent character, investigator, experienced the conflictand get classification of emotion. These matters make investigator doesmechanism of defense towards the conflicts he faced.
THE IMPORTANCE OF MEANING IN ARABIC TEXTBOOK TRANSLATION Hanifah Hikmawati
CMES (Center of Middle Eastern Studies) Vol 14, No 2 (2021)
Publisher : Arabic Literature Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/cmes.14.2.50832

Abstract

The translation process includes transferring the source language into the target language with the intention of knowing the meaning. When meaning is expressed  to the reader, then all information, insight, and knowledge can also be understood. As in textbooks, knowledge conveyed through texts in it of course have references from foreign languages, including Arabic. Therefore, in this article there are several objectives; (1) becoming one of the references for writers and translators in understanding the importance of the translation process to find out the meaning of writing textbooks, (2) helping students and students learn to understand science through printed books. In particular, the discussion in this article is focused on understanding, strategies and the urgency of meaning in Arabic translation which is applied to writing lesson texts. This article uses a qualitative descriptive method. The data obtained are sourced from observations, findings, and literature reviews from various sources. The results of the analysis of this article are in the form of emphasizing the importance of the translation process as language transfer and messages from the source text which includes the source language into the target text which includes the target language. The translation process must refer to the understanding of both languages, and involve the sensitivity and feelings of the translator. This translation strengthens the position of language and cultural differences that are no longer a barrier in the development of science. Thus, by using a good and correct translation process, the meaning of textbooks can be fully grasped
Character Formation and Moral Development in Children Through Mosque Engagement Programs Hanifah Hikmawati; Yasin Asyhari
Communautaire: Journal of Community Service Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Al-Qalam Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/communautaire.v3i2.467

Abstract

The formation of akhlakul karimah (noble character) is an important aspect of children's education in Islamic teachings, which includes good moral and ethical values. This study is based on the aim to explore the effectiveness of mosque-centered activities in fostering these values among children. The background of this study highlights the important role of mosques in guiding children towards good morals through various religious activities. The methodology of this paper is based on Participatory Action Research (PAR) which involves active collaboration with community members in the planning, implementation, and evaluation of the program. This approach includes counseling and training on akhlakul karimah values, organizing religious activities such as calligraphy, hadrah, qiro'ah, and Qur'an reading, increasing parental and community involvement, and conducting ongoing evaluations to assess the impact of the program. The findings of the study revealed that the mosque-centered approach plays an effective role in fostering positive attitudes and behaviors among children. Mosque-centered activities can also provide a positive impression to the community about the importance of prospering the mosque. The results of this study are expected to provide an understanding of how religious institutions such as mosques can play an important role in the moral and ethical development of children through community involvement and active participation.
Empowering Communities through Culinary Innovation: Enhancing Nutritional Status in Toddlers with Tempe-Based Supplementary Foods Hanifah Hikmawati; Sutami Sutami
Communautaire: Journal of Community Service Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Al-Qalam Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/communautaire.v3i1.468

Abstract

This study focuses on evaluating the effectiveness of tempe-based culinary training programs in improving the nutritional status of toddlers and empowering the local economy in Jati Sumberlawang village, Indonesia. The main objective of this research is to identify how tempe, a locally available and nutritious food, can be optimized as a supplementary food (PMT) to address malnutrition among toddlers while also providing economic benefits to the community. A qualitative research method with a case study approach was employed, involving in-depth interviews, participant observations, and documentation analysis. Data were collected from 20 mothers who participated in the training and were analyzed using thematic analysis to identify key patterns and outcomes. The results indicate a significant improvement in the mothers' knowledge and skills in processing tempe into various child-friendly dishes, which led to increased acceptance and consumption among toddlers. Additionally, some participants began commercializing tempe-based products, leading to increased household income. The implications of this study suggest that community-based culinary training can serve as an effective model for improving child nutrition and promoting local economic development. This research highlights the potential for replicating similar programs in other rural communities facing similar nutritional challenges.