Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS SETTING RENEWABLE FRACTION PADA DESAIN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA HIBRID (BAYU-SURYA) - STUDI KASUS DI DESA NGIJO KABUPATEN MALANG Mardotillah, Nanda Azizah; Wibawa, Unggul; Hasanah, Rini Nur
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 12 No. 4 (2024)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Electrical energy is essential in modern life, with per capita electricity consumption in Indonesia continuing to rise as the economy and urbanization grow. While reflecting positive economic development, this also puts pressure on electricity infrastructure, demanding sustainable electricity generation alternatives. Indonesia has great potential for wind and solar energy, yetutilization is still limited. Ngijo Village in Malang Regency is an example of hybrid power plant implementation, but its success depends on settings such as Renewable Fraction (RF). This study evaluates the potential of renewable energy in Ngijo Village in 2023 using HOMER simulation. Data on solar radiation, wind speed, system component costs, and the number of families usingelectricity were used to determine the RF setting. Results show Ngijo Village has a large solar radiation potential, with the highest average of 6.26 kWh/m²/day, and wind speeds of 1-2 m/s. Higher RF increases production from the Hybrid Power Plant (PLTH) and decreases production from the public grid. RF also affects the economics of the plant, with net present cost and annualized cost increasing as RF increases, while cost of energy decrease. However, at 60% RF, the cost of energy increase again. Keywords: Setting Renewable Fraction, PLTH, Wind, Solar, HOMER, Ngijo Village
Implementasi Metode Health Index dalam Penilaian Kondisi dan Sisa Umur Transformator Daya 30MVA Gardu Induk Blimbing Siregar, Josua Hatorangan; Dhofir, Moch.; Wibawa, Unggul
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformator daya merupakan salah satu elemenutama dalam sistem kelistrikan yang berfungsi untuk mentransferenergi listrik antara dua rangkaian dengan mengubah tingkattegangan tanpa mengubah frekuensinya. Umumnya, transformatordirancang untuk beroperasi dengan aman selama 20 hingga 30tahun. Namun, seiring waktu, transformator rentan mengalamianomali kegagalan yang dapat mempercepat penurunan umurnya.Oleh karena itu, penelitian terkait prediksi sisa umur dan kondisiisolasi transformator di masa depan sangat penting untukmendukung perencanaan peremajaan aset berdasarkan kondisi danriwayat operasionalnya. Dalam penelitian ini, transformator 2Gardu Induk Blimbing dijadikan objek analisis untuk memprediksikondisi isolasi dan sisa umur menggunakan metode health index(HI). Metode HI mengombinasikan berbagai parameter yangmencerminkan kondisi dan riwayat transformator. Faktor historismencakup enam parameter, yaitu masa operasi, tingkatpembebanan, inspeksi pemeliharaan, gangguan internal, kelas aset,dan merek. Sementara itu, faktor kondisi meliputi pengujiantegangan tembus, kadar air, gas terlarut, nilai tan δ, indekspolaritas, dan rasio lilitan (turn ratio). Berdasarkan pendekatanhealth index, nilai akhir yang diperoleh untuk transformator 2Gardu Induk Blimbing adalah 2.72 . Berdasarkan kriteria healthindex, nilai ini menunjukkan bahwa transformator berada dalamkondisi baik dan diperkirakan masih dapat beroperasi 5-10 tahunkedepan.Kata Kunci ̶ Health Index, Faktor Historis, Faktor Kondisi,Prediksi Umur, Transformator Daya.
Pengaruh Pemasangan Sistem PLTS On-Grid Terhadap Pencapaian Carbon Neutral pada Kantor Bank BRI Cabang Soehat Malang Rachendra, Bima Denatta; Utomo, Teguh; Wibawa, Unggul
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisiskelayakan teknis, ekonomi, dan lingkungan dari penerapan sistemPembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) on-grid di Kantor BankBRI Cabang Soehat Malang dalam mendukung pencapaian targetcarbon neutral. Pengumpulan data dilakukan melalui observasilangsung dan wawancara, serta didukung oleh data sekunderseperti intensitas radiasi matahari dan suhu lingkungan. Simulasisistem dilakukan menggunakan perangkat lunak PVsyst untukmenentukan konfigurasi optimal serta estimasi produksi energitahunan dan performance ratio (PR). Hasil simulasi menunjukkanbahwa sistem PLTS berkapasitas 26,4 kWp dengan 48 unit modulTrina Solar TSM-DEG19C.20 dan inverter Growatt MID25KTL3-X mampu menghasilkan 41.899 kWh per tahun denganPR rata-rata sebesar 84,8%. Secara ekonomi, proyek ini layakdilaksanakan dengan NPV sebesar Rp204.307.651, IRR sebesar13,73%, Payback Period selama 6,6 tahun, dan Cost of Energy(CoE) sebesar Rp503,94/kWh, yang lebih rendah dari tarif listrikPLN. Dari aspek lingkungan, sistem ini mampu mereduksi emisikarbon sebesar 916,13 ton CO₂ selama 30 tahun masa operasional.Berdasarkan hasil tersebut, pemasangan sistem PLTS on-gridterbukti layak secara teknis, ekonomis, dan ramah lingkungan,serta berkontribusi pada pengurangan emisi karbon di sektorperkantoran.Kata Kunci ̶ PLTS on-grid, carbon neutral, analisis teknis,analisis ekonomi, emisi karbon.
Pengujian Dissolved Gas Analysis (DGA) dengan Empat Metode Berbeda Pada Transformator Daya di PT. Pertamina RU V Balikpapan Maulidina, Nabila Vida; Utomo, Teguh; Wibawa, Unggul
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformator daya merupakan komponen vitaldalam sistem kelistrikan industri, khususnya di sektorpengolahan minyak seperti PT. Pertamina RU V Balikpapan.Untuk memastikan keandalan operasional, diperlukan metodediagnosis yang akurat guna mendeteksi potensi kerusakaninternal secara dini. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis kondisi transformator daya berdasarkan hasilpengujian Dissolved Gas Analysis (DGA) menggunakan empatmetode analisis, yaitu Total Dissolved Combustible Gas (TDCG),Key Gas (KG), Rasio IEC, dan Four Gases Square (FGS).Penelitian ini dilakukan pada transformator daya (P-30-TR61C) pada substation 61 (SS 61) di PT. Pertamina RU VBalikpapan. Data gas terlarut diperoleh dari hasil ujilaboratorium terhadap sampel minyak isolasi transformator.Hasil analisis menunjukkan adanya indikasi kegagalan arcingin oil, overheated cellulose, discharges, dan kegagalan termal.Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, didapatkanindikasi-indikasi kegagalan transformator yang terjadi,sehingga perlu dilakukan tindakan pemeliharaan sepertimemaksimalkan sistem pendingin transformator daya,memeriksa sistem grounding, dan melakukan pengujian PowerPartial Discharge (PowerPD) Akustik. Hasil penelitian inidiharapkan menjadi acuan dalam pemeliharaan prediktiftransformator daya guna meningkatkan keandalan danefisiensi sistem kelistrikan di PT Pertamina RU V Balikpapan.Kata Kunci — Transformator, Dissolved Gas Analysis(DGA), Total Dissolved Combustible Gas (TDCG), Key Gas(KG), Rasio IEC, Four Gases Square (FGS).
Analisis Kerugian Ekonomis Jaringan Distribusi 20 kV Akibat Gangguan Hubung Singkat pada Sistem Penyulang Kandat PT. PLN (Persero) ULP Ngadiluwih Adinata, Dwi Andhika Valent; Wijono, n/a; Wibawa, Unggul
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 4 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem distribusi listrik pada PT. PLN ULP Ngadiluwihberfungsi menyalurkan energi listrik dari Gardu Induk Banaran kepelanggan di wilayah Kota Kediri. Namun, sistem ini seringmengalami gangguan sehingga menyebabkan pemadaman.Gangguan ini akan menyebabkan adanya energi yang tidaktersalurkan, sehingga berdampak pada kerugian ekonomis yangdialami oleh ULP Ngadiluwih. Penelitian ini bertujuan untukmemperoleh indeks keandalan (SAIFI, SAIDI, CAIDI)menggunakan metode FMEA dan membandingkannya denganstandar SPLN 59 tahun 1985, mendapatkan nilai arus gangguanhubung singkat serta menentukan besarnya kerugian ekonomispada Penyulang Kandat PT PLN ULP Ngadiluwih. Analisis indekskeandalan dan kerugian ekonomis dilakukan dengan perhitunganindeks keandalan menggunakan metode FMEA, melakukansimulasi gangguan hubung singkat menggunakan software ETAP16.0.0, dan menghitung kerugian ekonomis akibat gangguanhubung singkat. Berdasarkan hasil yang diperoleh, perbedaanselisih nilai indeks keandalan antara metode perhiutngan FMEAdan ketetapan SPLN No. 59 Tahun 1985 yaitu SAIFI sebesar6,1666, SAIDI sebesar 7,6308, dan CAIDI sebesar 3,50842. Arusgangguan hubung singkat terbesar terjadi pada percabangan 1 danterkecil pada percabangan 5. Pada titik beban, arus gangguanterbesar terjadi pada EM 608 dan yang terkecil pada EM 624. Arusgangguan hubung singkat pada percabangan 5 menyebabkankerugian ekonomis terbesar dan yang terkecil terjadi padapercabangan 3. Pada titik beban, kerugian ekonomis terbesar terjadipada EM 173 dan yang terkecil pada EM 130. Dengan demikian,nilai kerugian ekonomis dipengaruhi oleh titik lokasi gangguanterjadi, jumlah dan jenis pelanggan yang padam akibat gangguanhubung singkat.Kata Kunci ̶ Indeks Keandalan, Metode FMEA, GangguanHubung Singkat, Kerugian Ekonomis, ETAP.
STUDI POTENSI PEMANFAATAN PERGERAKAN AIR LAUT SEBAGAI SUMBER ENERGI BARU TERBARUKAN PADA PERAIRAN PESISIR CAMPLONG SELAT JAWA-MADURA Pradhana, Raka Radithya; Wibawa, Unggul; Utomo, Teguh
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 4 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isu pemanasan global dan pencemaran lingkungan menjadi topik yang cukup mencuri perhatian negara-negara di dunia selamasatu dekade terakhir. Menurut laporan perubahan iklim oleh IPCC, suhu rerata dunia meningkat sejauh 1.5 derajat celsius apabiladibandingkan dengan tahun 1850 sampai 1900. Dalam upaya transisi menuju energi bersih, salah satu sumber energi yangmenjanjikan adalah energi pergerakan air, yang menyimpan kepadatan energi per meter yang lebih baik dibandingkan energiangin dan matahari. Untuk memanen energi tersebut, metode panen hidrokinetik yang memanfaatkan pergerakan sebuah aruslaut dipergunakan. Begitu pula dengan pergerakan ombak yang didasarkan periode dan perbedaan ketinggian ombak untukmenghasilkan energi listrik. Objek penelitian berupa pesisir Camplong yang terletak pada selat madura dijadikan fokus atas dasartingginya kecepatan arus laut pada lokasi tersebut apabila dibandingkan dengan selat sekitar pulau jawa lainnya. Sebagai alatuntuk mengkonversi energi mekanik pada air menjadi energi listrik, dipergunakan tiga jenis turbin dan satu jenis wave energyconverter(WEC), diantaranya adalah turbin Darrieus, Gorlov, turbin horizontal berbasis turbin RITE Verdant, dan alat pointabsorber. Metode penelitian yang akan digunakan yakni berupa kalkulasi berdasarkan data mutlak, dengan parameter-parameterturbin yang telah ditentukan. Data yang digunakan merupakan data kecepatan arus laut dan pergerakan ombak yang direratakansetiap bulannya, selama periode bulan Januari tahun 2023 hingga bulan Juli tahun 2024. Berdasarkan hasil perhitungan, padatahun 2023, estimasi daya terbangkitkan tertinggi dipuncaki oleh turbin vertikal tipe Darrieus-H dengan estimasi energi sebesar0,36 kW per-unit turbin, dan 0,28 kW per meter ombak. Pada tahun 2024, daya terbangkitkan tertinggi mencapai 0,24 kW olehturbin Darrieus-H. Sementara energi ombak menghasilkan energi yang lebih dominan, yaitu pada 0,707 kW. Ditemukan pulabahwa keluaran energi listrik antara ombak dan arus laut berbanding terbalik. Hal ini mebuktikan bahwa baik ombak dan aruslaut dapat mengkomplemen satu sama lain.Kata Kunci— PLTAL, arus laut, ombak, turbin, energi alternatif.
Analisis Korelasi antara Penghematan Energi dan Reduksi CO2 pada Perancangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya On-Grid di Atap Ruko PT Inti Digital Grafika Bekasi Shufinah, Syahla; Wibawa, Unggul; Hasanah, Rini Nur
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 4 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan konsumsi listrik yang masihbergantung pada sumber energi fosil berdampak terhadaptingginya emisi CO2 dan menurunnya kualitas lingkungan. Untukmengatasi hal tersebut, energi surya menjadi alternatif yangmemiliki potensi besar, yaitu pada Pembangkit Listrik TenagaSurya (PLTS) atap karena dinilai efisien dan tidak memerlukanlahan tambahan. Penelitian ini bertujuan untuk merancangsistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di atapbangunan PT Inti Digital Grafika di Bekasi sebagai upayameningkatkan penghematan energi dan menurunkan emisi CO2.Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data konsumsienergi, data radiasi dan suhu dari web NASA, serta simulasimenggunakan perangkat lunak HelioScope. Penelitian dilakukandengan membandingkan lima variasi kapasitas panel dari limaprodusen berbeda. Hasil simulasi menunjukkan bahwakonfigurasi dengan kapasitas total 9 kWp mampu menghasilkanenergi yang dihemat antara 13.082,5–13.131,6 kWh. Sistemmenunjukkan nilai performance ratio 81,2%–83,4% dan yieldfactor 1.428,6–1.467,1 kWh/kWp, mencerminkan efisiensi yangtinggi. Secara ekonomi, sistem ini menghasilkan nilai keuntunganbersih saat ini net present value yang positif, nilai profibility indexlebih dari 1, dan periode pengembalian modal tercepat sebesar5,91 tahun. Selain itu, sistem mampu menurunkan emisi CO2sebesar 11,42 ton per. Berdasarkan hasil tersebut, sistempembangkit tenaga surya pada atap ruko dinilai layak diterapkansecara teknis dan ekonomis serta dapat meningkatkanpenghematan energi dan reduksi emisi CO2.Kata Kunci— Pembangkit Listrik Tenaga Surya, Helioscope,Penghematan Energi, Reduksi Emisi CO2
Pengaruh Perbedaan Jenis Material Sel Surya terhadap Produksi Energi dan Kelayakan Ekonomis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Mandiri Armeyelia, Bulan; Wibawa, Unggul; Hasanah, Rini Nur
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 5 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)mandiri merupakan salah satu solusi penyediaan energialternatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubunganantara intensitas cahaya matahari dengan produksi energi,pengaruh perbedaan jenis material sel surya terhadapefisiensi panel surya, serta aspek kelayakan ekonomis PLTSmandiri. Tiga jenis panel yang dibandingkan adalahmonocrystalline, polycrystalline, dan Heterojunction withIntrinsic Thin-layer (HIT) dengan lokasi penelitian yangditetapkan pada dua titik koordinat simulasi di KotaMalang dan Kota Probolinggo. Simulasi dilakukanmenggunakan software PVsyst 8.0.6. Parameter kelayakanekonomis yang diteliti, yaitu Net Present Value (NPV),Profitability Index (PI), Discounted Payback Period (DPP),dan Internal Rate of Return (IRR). Hasil menunjukkanbahwa panel surya jenis HIT secara konsisten dalammenghasilkan energi tahunan tertinggi, memiliki efisiensikonversi paling optimal, serta memberikan hasil kelayakanekonomis terbaik di kedua lokasi. Penelitian inimenunjukkan bahwa pemilihan jenis panel surya harusdisesuaikan dengan karakteristik lokasi dan tujuanpenerapan sistem PLTS mandiri.Kata Kunci - PLTS Off-grid, Monocrystalline,Polycrystalline, HIT, PVsyst, Kelayakan Ekonomis.
Analisis Kinerja dan Potensi Penghematan Biaya Listrik pada PLTS 234 kWp Rooftop On-Grid di Permanent Operator Housing (POH) 1 Paiton Energi Irvan, Muh. Zulvi; Hasanah, Rini Nur; Wibawa, Unggul
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 5 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permintaan pada sektor energi terus terjadipeningkatan seiring dengan peningkatan aktivitas ekonomidan industri, salah satunya kebutuhan terhadap energilistrik. Saat ini sebagian besar energi listrik di Indonesiamenggunakan sumber daya fosil yaitu batubara, dimanabatubara sendiri merupakan sumber daya yang tidakdapat diperbaharui ketersediaannya. Mencari sumberenergi alternatif merupakan hal yang mutlak dilakukanuntuk menjamin sustainibiltas energi dan pembangunan.Salah satu energi alternatif yang bisa dimanfaatkan diIndonesia saat ini salah satunya yaitu energi surya. Saat inidi Permanen Operator Housing (POH) 1 terpasangpembangkit listrik tenaga surya (PLTS) rooftop dengankapasitasi 234 kWp dengan sistem on-grid. Tujuandiadakannya penelitian ini adalah untuk mengkaji kinerjadan efesiensi panel surya yang terpasang secara aktual danmembandingkannya dengan hasil simulasi, sertamendapatkan nilai kelayakan pemasangan PLTS on gridpada aspek ekonomi di gedung Permanent OperatorHousing (POH) 1. Berdasarkan hasil perhitungan aktualdiperoleh nilai rata-rata performance ratio pada tanggal 1juni – 10 juni adalah 64,98% dan efisiensi panel suryasebesar 11,029%. Pada simulasi menggunakan softwarePVsyst 8.0.7, dengan menambahkan parameter bayangandiperoleh nilai performance ratio 78,87%. Dimana terjadipenurunan nilai energi sebesar 8,12 MWh/tahun dan1,96% PR. Berdasarkan aspek ekonomi, pemasanganPLTS ini layak dilanjutkan.Kata Kunci – PLTS, Performa, Bayangan, Penghematan
Analisis Three-Phase dan Single-Phase Auto Reclosing pada Pergantian Pemutus Tenaga (PMT) 70 kV Bay Penghantar Trenggalek Gardu Induk Tulungagung Utomo, Muhamad Afiq Nur; Wibawa, Unggul; Utomo, Teguh
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 6 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saluran transmisi terhubung interkoneksi antar garduinduk untuk menyalurkan daya listrik menuju beban sekundermasing-masing gardu induk. Kegagalan open-close pada three polePMT pada gangguan 1 fasa ke tanah saluran transmisimenyebabkan ketidakseimbangan sistem antar gardu induk.Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh analisis pengaruhimpedansi total dan arus hubung singkat terhadap titik lokasigangguan, arus secondary arc, setting dead time SPAR, danpengaruh setting rele OCR dan Overload Shedding terhadap settingdead time TPAR. Analisis perhitungan nilai setting dead timeautorecloser dengan standar SPLN Tahun 2021 dan SPLN UITJBTB Tahun 2020 serta melakukan simulasi secondary arcmenggunakan software Digsilent PF 24. Berdasarkan hasil yangdiperoleh, nilai impedansi total pada ujung saluran transmisibernilai besar sehingga menyebabkan nilai arus hubung singkatberbanding terbalik dengan titik lokasi gangguan saluran. Arussecondary arc bernilai 5,6 A padam pada waktu 0,204 detik dengansetting dead time SPAR 1 detik. Setting dead time TPAR ditetapkan1,5 detik dengan mempertimbangkan setting rele OCR dan OLS.Kata Kunci ̶Dead Time, Gangguan Hubung Singkat, Secondaryarc, SPAR, TPAR
Co-Authors Adhi Purbo Putranto Adinata, Dwi Andhika Valent Afwega Bagas Kena Pranata Ahmad Zaki Ramadhani Akbar, Muhammad Yoga Rochmanu Akiyat, Muhammad Haekal Aldian Eka Fitranto Aldo Julian Hastono Alfarizy, Muhammad Mahdiy Alfian Sakti Pamungkas Ali Ridho Alief Nasruddin Ananda, Redzko Andre Prasetya Andy Darmawan Angela Sembiring Anshar Affandy Arbi Ramadhan Arief Y., Primanda Ariella, Syafika Safa Arifin Surya Winarto Arizqun Anwar Fatcha Armeyelia, Bulan Asmungi, Gaguk Asyhari, Ahmad Rizky Ayyub Setiyoso Bobby Pratama Bryan Malvin Budi Agung Raharjo Darryl Octaviyanto Kusputra Dhofir, Mochammad Dhofir, Mochammad Ditto Adi Permana Ditza Pasca Irwangsa E. Wakama, Tamunonengi Eka Citra Agustini Eka Mardiana Engga Kusumayoga Fakhruddin Ar Rozi Faza Azmi Hidayat Firly Azka Nurhidayah Frandicahya P., Akhmad Gita Andrika Sari Gitawan Dimas Prakoso Hadi Suyono Hafidh, Muhammad Yusril Haidar, Achmad Hari Santoso Harry Soekotjo Dachlan Hery Purnomo Hidayat, n/a Imam Suwandi Imtiyaz, Kholis Irvan, Muh. Zulvi Ismail Abdan Syakuro Firmansyah Ismail Musirin Jawoto Tri Prabowo Jayadiyuda, I Wayan Angga Kemal Pasha Pramudianto Khairil Anwar Khalid, Farhan Firzatullah Khatijah Sofia Surya Putri Suharyanto Kosa Shantia Kurniawan, Ferryo Lenz Lavelia Permata C. Lukmanul Hakim Lunde Ardhenta Maharani, Bella Fathia Mahfudz Shidiq Malamansyah, Triamelia Salsabila Mardotillah, Nanda Azizah Maulidina, Nabila Vida Miranda Christine Moch Dhofir Moch. Dhofir Moch. Dhofir Mochamad Azwar Anas Mochamad Shofwan Rizqulloh Mochammad Abdul Ghofur Mohammad Fahririjal Mokhammad Wildan Dahlan Muhammad Alaudin Tri Kurnia Muhammad Daniyal Muhammad Haekal Akiyat Muhammad Rigadho Suprayogi n/a Hariyono n/a Soeprapto n/a Wijono n/a Wijono Nainggolan, William Sutan Nisa, Rizqa Ulya Fakhrun Nur Rahma Dona Nur Subhan Nurhakiki, Mauludiya Annisa Pradana Anoraga Tinto Pradhana, Raka Radithya Pratama, Muhammad Pashya Rifky Putra, Ade Mahendra Darma Rachendra, Bima Denatta Ramadhan, Muhammad Indrata Ramadhani, Ahmad Zaki Rendy Previanto Retno Puji Lestari Reza Sufi Al Kamil Reza, Dana Ammar Rifdillah Zulafa Rini Nur Hasanah Rizki, Fahrina Novia Rizky Hamid Robbyansyah Rizqi Wahyu Rahmariadi Rohman, Deny Fatkhur Rosi David Rosihan Arby Harahap Rosihan Arby Harahap Ruditta Devianti Rusli, Mochammad Satrio Wicaksono Shiddiq, Muhammad Fatihul Shufinah, Syahla Siregar, Josua Hatorangan Suyono, Hadi Syarif, Habib Teguh Utomo Titis Aridanti Pratiwi Tri Nurwati Triyoga, Joseph Kristian Ullin Dwi Fajri A. Utomo, Muhamad Afiq Nur Warda Islamiyah Wijono, n/a Wiwin Wahyuni Yudhistira Rizal Firmansyah Yulistiono, Irwan Zainuri, Akhmad Zulfikar Subagio