Claim Missing Document
Check
Articles

Karakteristik Perubahaan Pola Tegangan dan Arus Pembebanan Modul Surya dengan Empat Reflektor Cermin pada Sudut Inklinasi yang Bervariasi Shiddiq, Muhammad Fatihul; Wibawa, Unggul; Utomo, Teguh
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 6 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi listrik memegang peranan krusial dalamkehidupan manusia dengan peningkatan kebutuhan yangberkelanjutan setiap tahunnya, di mana Indonesia masih sangatbergantung pada pembangkit listrik berbasis bahan bakar fosil.Dalam upaya diversifikasi energi dan pemanfaatan sumberterbarukan, energi surya menjadi alternatif yang menjanjikan,terutama mengingat potensi insolasi surya yang tinggi di Indonesia.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi sudutinklinasi dan penambahan reflektor cermin terhadap karakteristiktegangan dan arus modul surya pada tingkat pembebanan yangberbeda, serta untuk mengidentifikasi daya keluaran maksimalyang dapat dicapai. Metode penelitian yang digunakan melibatkanpengujian modul surya dengan empat reflektor cermin pada sudutinklinasi yang bervariasi (30°, 45°, 60°, 75°, dan 90°) danpembebanan yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwapenambahan reflektor cermin dan variasi sudut inklinasi secarasignifikan mempengaruhi kinerja modul surya. Peningkatan sudutinklinasi dan penggunaan reflektor dapat meningkatkan tegangan,arus, dan daya keluaran modul surya hingga mencapai nilaioptimal pada sudut tertentu. Sudut inklinasi 60° dengan reflektorcermin memberikan daya keluaran optimal tertinggi, menunjukkanpeningkatan efisiensi dibandingkan tanpa reflektor. Kesimpulandari penelitian ini adalah bahwa variasi sudut inklinasi danpenggunaan reflektor cermin terbukti efektif dalammengoptimalkan daya keluaran modul surya, memberikankontribusi signifikan terhadap efisiensi pemanfaatan energi surya.Kata Kunci: Energi Surya, Modul Surya, Sudut Inklinasi, ReflektorCermin, Tegangan, Arus, Daya Keluaran
Perancangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap Kapal 3GT (Gross Tonnage) PT.Gempacs Sebagai Upaya Menuju Net Zero Emission (NZE) Khalid, Farhan Firzatullah; Wibawa, Unggul; Suyono, Hadi
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 6 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis kelayakan teknis,ekonomi, dan lingkungan dari penerapan sistem PembangkitListrik Tenaga Surya (PLTS) atap kapal 3GT PT. Gempacsuntuk mencapai Net Zero Emission (NZE). Sistem inimenggunakan panel surya monocrystalline S-FLEX 6(350W), inverter Luxpower 3000W, baterai LiFePO4, danMPPT MY-MPPT 30A. Simulasi dengan PVsystmenghasilkan produksi energi tahunan 3.145,10 kWh denganPerformance Ratio (PR) 83,4%. Investasi awal sebesar Rp141.317.500 dengan biaya operasional tahunan 1,5% dariinvestasi. Return on Investment (RoI) tercatat 19,8% dan Costof Energy (CoE) sebesar Rp 4.071/kWh. Sistem inimengurangi emisi karbon sebanyak 120.274.800 ton CO2selama 25 tahun dan menghemat biaya pajak karbon Rp144.329,76 per tahun, atau total Rp 3.608.244 selama 25tahun. Penerapan PLTS atap kapal ini layak secara teknis,ekonomis, dan ramah lingkungan, serta mendukungpencapaian NZE.Kata Kunci — PLTS atap, kapal nelayan, Net ZeroEmission, energi surya, analisis teknis, analisis ekonomis.
Aplikasi Solar Tracker System Berbasis Arduino Uno untuk Sistem Photovoltaic pada Penerangan Jalan Umum Wibawa, Unggul; Purnomo, Hery; Ramadhani, Ahmad Zaki
Jurnal EECCIS (Electrics, Electronics, Communications, Controls, Informatics, Systems) Vol. 15 No. 2 (2021)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jeeccis.v15i2.1542

Abstract

Penelitian ini membahas tentang perbandingan keluaran daya antara panel surya konvensional dengan panel surya yang menggunakan sistem  pelacak sinar matahari (solar tracker system). Pada penelitian ini juga membahas bagaimana rancangan sistem fotovoltaik yang akan digunakan untuk mencatu lampu penerangan jalan umum dengan menggunakan lampu LED DC sebesar 5 watt dan rancangan sistem alat pelacak sinar matahari yang berbasis Arduino uno. Perbandingan yang dilakukan adalah dengan mengukur arus dan tegangan keluaran kedua buah panel surya dimana satu panel surya konvensional dan satu panel surya menggunakan sistem pelacak sinar matahari. Pengujian dilakukan dalam dua kondisi yaitu pada kondisi cuaca cerah dan pada kondisi cuaca mendung. Pada cuaca cerah rata- rata selisih efisiensi antara panel surya yang menggunakan sistem pelacak sinar matahari dengan panel surya konvensional adalah sebesar 1,12% dan pada kondisi cuaca mendung adalah sebesar 1,94%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa panel surya yang menggunakan sistem pelacak sinar matahari memiliki tingkat efisiensi daya yang lebih tinggi dari pada panel surya konvensional.
Enhancing Speed Control of BLDC Motors Using Zeta Converter for Small Electric Vehicles Hafidh, Muhammad Yusril; Wibawa, Unggul; Nurwati, Tri; E. Wakama, Tamunonengi
Jurnal EECCIS (Electrics, Electronics, Communications, Controls, Informatics, Systems) Vol. 17 No. 1 (2023)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jeeccis.v17i1.1648

Abstract

The movement to reduce emissions can be done by developing renewable energy and electric vehicles derived from renewable fuels. This electric vehicle will use batteries and motors so that BLDC motor was chosen in this study. BLDC motors use electronic commutation so a controller is needed. The controller used is a PI controller assisted by the hysteresis current controller. The output of the hysteresis current controller needs to be converted to a DC voltage using a DC-DC converter. One of the DC-DC converters is a zeta converter which can increase or decrease the voltage so that it can be used when the load voltage varies as will be used in this study. The results showed that the BLDC motor connected to the zeta converter with the controller can be used when the load torque varies. If the applied varying load torque does not exceed the rated torque, the actual speed will return to the reference speed without exceeding a 10% error. On the other hand, the actual speed will return to the reference speed by exceeding the 10% error, if the applied varying load torque exceeds the rated torque.
The Analysis of thermal efficiency in Star Energy Gothermal Darajat Pratama, Muhammad Pashya Rifky; Utomo, Teguh; Wibawa, Unggul
Jurnal EECCIS (Electrics, Electronics, Communications, Controls, Informatics, Systems) Vol. 17 No. 3 (2023)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jeeccis.v17i3.1662

Abstract

After years of operation, the plant will no longer operate optimally according to its design. The practice of the work cycle shows that the original value of thermal efficiency will always be below 100%, this is because during the cycle process of creating work, the energy received by the system by heat transfer will not be fully received and will be absorbed by the environment. In this research, thermal efficiency analysis was carried out in accordance with the first and second laws of thermodynamic efficiency and thermoeconomic calculations to calculate losses. Based on calculations that have been carried out, the thermal efficiency of the Star Energy Geothermal Darajat unit-3 geothermal power plant system is 21.72% with the largest exergy loss being in the condenser component of 62,219,418 kW with an exergy loss cost of 252,766,682.24 Rp/ days and the smallest is in the cooling tower of 599,362 kW with exergy loss costs of 23,655,907.11. Rp/day from the following results it can be seen that this efficiency value depends on the performance of each component.
Rooftop Solar Power Plant (PLTS) Design of Cita Buana School as a Nearly Zero Energy Building (nZEB) Development Ariella, Syafika Safa; Dhofir, Mochammad; Wibawa, Unggul
Jurnal EECCIS (Electrics, Electronics, Communications, Controls, Informatics, Systems) Vol. 18 No. 1 (2024)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jeeccis.v18i1.1673

Abstract

The development of EBT in Indonesia is still far from the target of the National Energy Policy (KEN), the EBT mix of 23% in 2025 and 31% in 2050. One form of EBT development is utilizing solar energy in building technology that has high energy efficiency so that the number of electrical energy consumption is close to zero or called nearly Zero Energy Building (nZEB). Therefore, it is necessary to design the most optimal rooftop solar power plant (PLTS) so that it has good energy production and economic feasibility. To get a good energy production, simulation is carried out using HelioScope software by inputting data on the mechanical and electrical segments so that the amount of energy that can be produced by the rooftop solar power plant is obtained in detail. The results of the simulation of the rooftop solar power plant system that is installed on-grid in HelioScope are composed of 96 monocrystalline solar panels of Trina Solar TSM-DE20-605W (605W) and 3 3-phase inverters of Growatt MID 17KTL-X. The rooftop solar power plant produces an annual production of 84,08 MWh with a performance ratio of 82,1%. Thus, the average percentage of energy supply from rooftop solar power plants is 39,82% or can be said to be good in supplying the electrical energy needs of buildings so that the nZEB can be developed. From the simulation results, the economic feasibility is known, with the Break Even Point (BEP) reached in 12,4 years of the 25 years project period, and the Net Present Value (NPV) and Return on Investment (RoI) are positive, indicating that the rooftop solar power plant is profitable and feasible to develop.
Pengaruh Hasil Shutdown Measurement Terhadap Kerugian Energi dan Kelayakan Operasional Vacuum Circuit Breaker pada Kubikel 20 kV PT. PLN (Persero) UP2D Jatim Ramadhan, Muhammad Indrata; Wibawa, Unggul; Nurwati, Tri
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 6 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keandalan sistem distribusi tenaga listrik sangatbergantung pada kinerja optimal dari setiap peralatannya,termasuk Vacuum Circuit Breaker (VCB). Pemeliharaanrutin melalui shutdown measurement menjadi salah satukunci untuk memastikan VCB beroperasi sesuai standar danmencegah kerugian energi. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis hasil shutdown measurement pada delapan VCB20 kV yang terhubung dengan transformator 3 di GarduInduk GIS 150 kV Krembangan milik PT. PLN (Persero)UP2D Jatim, mengevaluasi kelayakan operasionalnya, danmenghitung dampak ekonomi dari kerugian energi yangtimbul akibat tahanan kontak. Metode penelitian mencakupempat pengujian utama: tahanan isolasi, tahanan kontak,kevakuman, dan kecepatan & keserempakan kontak. Datahasil pengujian selama tiga periode (2021, 2023, dan 2025)dianalisis dan dibandingkan dengan standar yang berlaku(seperti SPLN, VDE, dan IEC). Selain itu, dilakukan simulasimenggunakan ETAP (Electrical Transient and AnalysisProgram) untuk memodelkan rugi daya maksimum sesuasistandar sebagai pembanding. Hasil penelitian menunjukkanbahwa seluruh VCB yang diuji dinyatakan layak beroperasi.Pengujian tahanan isolasi secara konsisten menunjukkannilai >400.000 MΩ, jauh di atas standar minimum 20 MΩ.Pengujian kevakuman juga menunjukkan hasil "PASS"dengan arus bocor sangat rendah. Hasil uji kecepatan dankeserempakan kontak pada tahun 2025 memenuhi standar,dengan opening / breaking time < 50 ms, closing time < 60 ms,dan Δt < 10 ms. Meskipun nilai tahanan kontak seluruh VCBberada di bawah batas maksimum 100 µΩ, analisismenunjukkan adanya potensi kerugian ekonomi yangsignifikan. Total kerugian ekonomi bulanan dari delapanpenyulang akibat tahanan kontak aktual mencapaiRp12.347,80 pada tahun 2025. Jika tahanan kontak mencapaibatas maksimum standar, kerugian dapat meningkat hinggaRp26.165,20 per bulan. Penelitian ini menegaskanpentingnya menjaga nilai tahanan kontak serendah mungkinuntuk efisiensi energi dan operasional sistem distribusi.Kata Kunci - Shutdown Measurement, Vacuum CircuitBreaker, Kerugian Energi, Kelayakan Operasional, ETAP. 
Perbaikan Rugi-Rugi Daya dan Jatuh Tegangan pada Penyulang Sudan PT PLN ULP Sukorejo Melalui Uprating Kapasitas Transformator Maharani, Bella Fathia; Utomo, Teguh; Wibawa, Unggul
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 6 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman,kebutuhan akan energi listrik terus meningkat. Meningkatnyakebutuhan listrik juga harus diimbangi dengan kapasitassupply yang sesuai dengan kebutuhan tersebut. Kondisipembebanan transformator distribusi yang melebihi kapasitaspada sistem distribusi listrik dapat menyebabkan peningkatanrugi daya dan jatuh tegangan, sehingga menurunkan kualitaspelayanan listrik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisdampak pembebanan berlebih pada transformator sertamengevaluasi solusi perbaikan melalui dua pendekatan, yaituUprating kapasitas transformator dan penyisipantransformator. Penelitian dilakukan pada Penyulang SudanPT PLN ULP Sukorejo menggunakan simulasi load flowanalysis berbasis software ETAP, serta proyeksi pembebananhingga tahun 2030 dengan metode peramalan eksponensial.Hasil simulasi menunjukkan bahwa saat ini terdapat 9transformator dalam kondisi Overload, di antaranya DJ453(81%), DJ131 (85%), DJ314 (87%), DJ370 (90%), DJ295(92%), DJ050 (95%), DJ472 (107,5%), DJ079 (112%), danDJ077 (135%). Setelah dilakukan Uprating kapasitas, rugidaya aktif menurun dari 53,7 kW menjadi 42,5 kW, rugi dayareaktif dari 80,6 kVAR menjadi 63,7 kVAR, dan jatuhtegangan maksimum dari 3,9% menjadi 1,6%. Sementara itu,penyisipan transformator menghasilkan penurunan rugi dayaaktif dari 53,7 kW menjadi 42,7 kW, rugi daya reaktif dari80,6 kVAR menjadi 64,1 kVAR, dan jatuh tegangan membaikhingga 1,2%. Estimasi pembebanan tahun 2030 menunjukkanadanya 11 transformator yang diperkirakan akan mengalamiOverload. Temuan ini menjadi dasar pertimbangan teknisdalam perencanaan pemeliharaan dan pengembangan sistemdistribusi.Kata Kunci — Transformator Distribusi, TransformatorOverload, Uprating Kapasitas Transformator, SisipTransformator, Peramalan Beban.
PERENCANAAN PLTS ON-GRID BERDASARKAN PROFIL KONSUMSI ENERGI BERBASIS PVSYST PADA RUMAH KOS SEMBILAN KAMAR DI KOTA MALANG Kurniawan, Ferryo Lenz; Wibawa, Unggul; Wijono, n/a
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 12 No. 6 (2024)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The adoption of solar power plants (SPP) has shown an increasing trend in recent years. However, earlier this year, the exportimport mechanism, which had been an attraction for solar power plants installation, was abolished through the Minister of Energy and Mineral Resources Regulation No. 2 of 2024. This means that any excess electricity production generated will no longer be counted as a deduction from electricity bills. With this regulatory change, the sizing of the designed solar power plants capacity needs to be adjusted to avoid excess energy production. Previously, the determination of installed solar power plant capacity was based on the available area or the maximum capacity of the installed customer class. However, now, the determination of installed SPP capacity must be based on electricity consumption during the solar radiation period, where in Malang City, solar radiation intensity is recorded from 6:00 AM to 5:00 PM WIB. The research method involves designing a solar power plant based on the site conditions and electricity needs. The research object is a boarding house located in Lowokwaru, Malang, with nine rooms. There are three potential locations for module installation: a flat roof facing northwest, a sloped roof facing southwest, and a sloped roof facing northeast. One location will be selected based on the highest solar radiation exposure with minimal shading to maximize electricity production. Shading simulation will be conducted using PVsyst 7.4 software. Additionally, the electrical installation for each room will be determined based on load profile derived from the load usage characteristic of each room. Based on simulations and calculations, it was determined that 5 Longi Solar LR5-66HPH-500M G2 500 Wp solar modules and 5 TSUN MS400 Microinverters with a DC/AC ratio of 1.25 will provide a performance ratio of 81.97%, supplying an average of 4,162 kWh annually. The initial capital expenditure for this solar power plant installation is IDR 43,738,989, with a return rate of 13.43% and a break even point achieved after 7 years and 11 months. Based on the feasibility study, the installation of this SPP system is deemed viable and profitable. Keywords— On-grid solar power plant, shading, load profile, economics.
Analisis Keandalan Sistem Distribusi 20kV pada Penyulang CMK PT. PLN (Persero) ULP Prima Priangan dengan Metode RIA (Reliability Index Assessment) Malamansyah, Triamelia Salsabila; Wibawa, Unggul; Utomo, Teguh
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 12 No. 6 (2024)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan zaman membawa masyarakat ke era modern di mana listrik berperan penting dalam mendukung produktivitas karena sifatnya yang fleksibel dan mudah ditransmisikan. Ketergantungan yang tinggi pada listrik meningkatkan tantangan menjaga keandalan sistem distribusi. Kota Bandung, dengan luas 167,31 km² dan kepadatan penduduk tinggi, memiliki kebutuhan distribusi listrik yang kompleks. Penelitian ini fokus pada Penyulang Cigereleng Mahameru Kuning (CMK) PT. PLN (Persero) ULP Prima Priangan, dengan panjang 3,901 kms dan 10 pelanggan industri besar, karena tingginya pemakaian daya dan gangguan yang berpotensi merugikan. Tujuan penelitian adalah menghitung indeks keandalan (SAIFI dan SAIDI) Penyulang CMK menggunakan metode RIA (Reliability Index Assessment) dan simulasi ETAP 19.0.1, menentukan ENS (Energy Not Supplied), serta menghitung kerugian ekonomi untuk dibandingkan dengan standar SPLN 59 tahun 1985. Hasil menunjukkan nilai SAIFI 2,342851 gangguan/tahun dan SAIDI 7,4028 jam/tahun (metode RIA), serta SAIFI 2,4233 gangguan/tahun dan SAIDI 7,6043 jam/tahun (simulasi ETAP). ENS tercatat sebesar 57.826,7661 kWh dengan kerugian ekonomi mencapai Rp80.890.611,12. Selisih indeks keandalan SAIFI dan SAIDI antara kedua metode adalah 6,71% dan 4,68%. Penelitian menyimpulkan bahwa indeks keandalan Penyulang CMK belum memenuhi standar SPLN 59 Tahun1985. Kata Kunci— Indeks keandalan, Energy Not Supplied (ENS), RIA (Reliability Index Assessment), ETAP 19.0.1.
Co-Authors Adhi Purbo Putranto Adinata, Dwi Andhika Valent Afwega Bagas Kena Pranata Ahmad Zaki Ramadhani Akbar, Muhammad Yoga Rochmanu Akiyat, Muhammad Haekal Aldian Eka Fitranto Aldo Julian Hastono Alfarizy, Muhammad Mahdiy Alfian Sakti Pamungkas Ali Ridho Alief Nasruddin Ananda, Redzko Andre Prasetya Andy Darmawan Angela Sembiring Anshar Affandy Arbi Ramadhan Arief Y., Primanda Ariella, Syafika Safa Arifin Surya Winarto Arizqun Anwar Fatcha Armeyelia, Bulan Asmungi, Gaguk Asyhari, Ahmad Rizky Ayyub Setiyoso Bobby Pratama Bryan Malvin Budi Agung Raharjo Darryl Octaviyanto Kusputra Dhofir, Mochammad Dhofir, Mochammad Ditto Adi Permana Ditza Pasca Irwangsa E. Wakama, Tamunonengi Eka Citra Agustini Eka Mardiana Engga Kusumayoga Fakhruddin Ar Rozi Faza Azmi Hidayat Firly Azka Nurhidayah Frandicahya P., Akhmad Gita Andrika Sari Gitawan Dimas Prakoso Hadi Suyono Hafidh, Muhammad Yusril Haidar, Achmad Hari Santoso Harry Soekotjo Dachlan Hery Purnomo Hidayat, n/a Imam Suwandi Imtiyaz, Kholis Irvan, Muh. Zulvi Ismail Abdan Syakuro Firmansyah Ismail Musirin Jawoto Tri Prabowo Jayadiyuda, I Wayan Angga Kemal Pasha Pramudianto Khairil Anwar Khalid, Farhan Firzatullah Khatijah Sofia Surya Putri Suharyanto Kosa Shantia Kurniawan, Ferryo Lenz Lavelia Permata C. Lukmanul Hakim Lunde Ardhenta Maharani, Bella Fathia Mahfudz Shidiq Malamansyah, Triamelia Salsabila Mardotillah, Nanda Azizah Maulidina, Nabila Vida Miranda Christine Moch Dhofir Moch. Dhofir Moch. Dhofir Mochamad Azwar Anas Mochamad Shofwan Rizqulloh Mochammad Abdul Ghofur Mohammad Fahririjal Mokhammad Wildan Dahlan Muhammad Alaudin Tri Kurnia Muhammad Daniyal Muhammad Haekal Akiyat Muhammad Rigadho Suprayogi n/a Hariyono n/a Soeprapto n/a Wijono n/a Wijono Nainggolan, William Sutan Nisa, Rizqa Ulya Fakhrun Nur Rahma Dona Nur Subhan Nurhakiki, Mauludiya Annisa Pradana Anoraga Tinto Pradhana, Raka Radithya Pratama, Muhammad Pashya Rifky Putra, Ade Mahendra Darma Rachendra, Bima Denatta Ramadhan, Muhammad Indrata Ramadhani, Ahmad Zaki Rendy Previanto Retno Puji Lestari Reza Sufi Al Kamil Reza, Dana Ammar Rifdillah Zulafa Rini Nur Hasanah Rizki, Fahrina Novia Rizky Hamid Robbyansyah Rizqi Wahyu Rahmariadi Rohman, Deny Fatkhur Rosi David Rosihan Arby Harahap Rosihan Arby Harahap Ruditta Devianti Rusli, Mochammad Satrio Wicaksono Shiddiq, Muhammad Fatihul Shufinah, Syahla Siregar, Josua Hatorangan Suyono, Hadi Syarif, Habib Teguh Utomo Titis Aridanti Pratiwi Tri Nurwati Triyoga, Joseph Kristian Ullin Dwi Fajri A. Utomo, Muhamad Afiq Nur Warda Islamiyah Wijono, n/a Wiwin Wahyuni Yudhistira Rizal Firmansyah Yulistiono, Irwan Zainuri, Akhmad Zulfikar Subagio