Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

EDUKASI MANAJEMEN SAMPAH RUMAH TANGGA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN HANDICRAFT BERBASIS SAMPAH ANORGANIK PADA KELOMPOK PKK DRIEN RAMPAK ACEH BARAT Agustinur Agustinur; Dewi Junita; Sumeinika Fitria Lizmah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 11 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i11.4009-4015

Abstract

Desa Drien Rampak merupakan salah satu desa di Kecamaan Johan Pahlawan yang terletak di wilayah pusat pemerintahan dan perekonomian kabupaten Aceh Barat. Keberadaan desa ini yang terletak di pusat pemerintahan dan perekonomian menyebabkan jumlah konsumsi rumah tangga semakin banyak dengan berbagai macam aktivitas sehingga berdampak terhadap penumpukan sampah rumah tangga yang banyak pula. Namun pengelolaan sampah di desa Drien Rampak belum optimal dilakukan, sehingga perlu dilakukan pemberdayaan terkait manajemen sampah rumah tangga serta praktik pemanfaatan sampah rumah tangga khususnya pada Kelompok PKK  desa Drien Rampak.  Kegiatan pemberdayaan di lakukan di kantor Keuchik desa Drien Rampak Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat yang dilaksanakan dari juni sampai dengan September 2023. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri atas dua tahapan yaitu tahap persiapan yatu koordinasi dengan mitra, tahapan pelaksanaan edukasi dan praktik pembuatan handicraft berbahan dasar sampah anorganik rumah tangga. Keberhasilan kegiatan akan diukur dengan metode survey menggunakan instrumen kuesioner, data hasil survey disajikan dalam bentuk kuantitatif deskriptif. Kegiatan edukasi manajemen sampah rumah tangga dan pelatihan pembuatan handicraft pada kelompok PKK desa Drien Rampak berlangsung dengan baik, berdasarkan hasil evaluasi menunjukkan bahwa dengan terlaksananya kegiatan pemberdayaan terjadi peningkatan nilai rata-rata pada peserta kegiatan baik dari aspek sikap, pengetahuam maupun keterampilan
Implementasi Pelatihan Diagnosa Penyakit Nilam untuk Meningkatkan Produktivitas Petani di Kecamatan Arongan, Aceh Barat: Implementasi Pelatihan Diagnosa Penyakit Nilam untuk Meningkatkan Produktivitas Petani di Kecamatan Arongan, Aceh Barat Vina Maulidia; Faizal Faizal; Cut Eriana; Safrizal Safrizal; Maulidil Fajri; Irvan Subandar; Agustinur Agustinur; Siti Aminah; Afrizal Afrizal
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2768

Abstract

Program pelatihan untuk mendiagnosis penyakit pada tanaman nilam diselenggarakan sebagai tanggapan atas masih rendahnya kemampuan petani dalam mengenali berbagai penyakit yang sering menyerang tanaman tersebut dan pengaruhnya terhadap penurunan hasil panen di Kecamatan Arongan, Kabupaten Aceh Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan serta meningkatkan kemampuan petani dalam mengamati tanda-tanda penyakit dan menerapkan teknik pengendalian yang tepat di lahan mereka. Proses pelaksanaan mencakup kegiatan penyuluhan, observasi langsung di lapangan, serta diskusi kelompok agar peserta dapat memahami setiap langkah secara aplikatif dalam pengendalian penyakit, peserta atau petani nilam berjumlah 25 orang. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa seluruh peserta mampu mengenali penyakit utama pada tanaman nilam seperti serangan budok, layu bakteri, dan busuk akar, serta memahami cara pengendaliannya. Petani juga melaporkan adanya peningkatan kemampuan dalam mengidentifikasi gejala awal penyakit dan adanya perbaikan kondisi tanaman setelah menerapkan teknik yang dipelajari. Kegiatan ini memberikan manfaat konkret berupa peningkatan kemampuan diagnostik petani dan penguatan peran kelompok tani dalam menjaga kesehatan tanaman terutama setelah kunnjungan kebun. Secara keseluruhan, pelatihan ini berhasil mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam pengendalian penyakit tanaman dan memberikan dampak positif bagi praktik budidaya nilam di Kecamatan Arongan, Kabupaten Aceh Barat.
Inventarisasi Dan Identifikasi Penyakit Pada Tanaman Cabai (Capsicum annum L.) Di Desa Ujong Tanjong Kabupaten Aceh Barat Agustinur Agustinur; Marwiah Marwiah; Chairudin Chairudin; Vina Maulidia; Siti Aminah
Jurnal Agrotek Lestari Vol 12, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jal.v12i1.15125

Abstract

Red chili (Capsicum annuum L.) is a strategic commodity whose productivity is often hindered by pathogen attacks. This study aims to inventory the types of diseases and characterize the pathogens based on morphology and damage symptoms in Ujong Tanjong Village, West Aceh Regency. The research was conducted using a survey method with a purposive sampling technique for field observations, followed by laboratory characterization including pathogen isolation on Potato Dextrose Agar (PDA) and confirmation via Koch’s Postulates. The results identified four major diseases: Fusarium wilt, leaf spot (Cercospora sp.), fruit rot (anthracnose), and chili leaf curl virus (CLCV). Fusarium wilt was found to be the most dominant threat, with the highest disease incidence of 34.13% and a severity index of 12.23%. Morphological characterization of the isolates showed distinct features consistent with field symptoms, including the presence of pink conidial masses in the anthracnose isolates. Koch’s Postulates validated all isolates as the causal agents with high virulence, where clinical symptoms emerged within 14–21 days post-inoculation. In conclusion, soil-borne pathogens are the primary biotic constraint in the coastal areas of West Aceh, exacerbated by microclimatic conditions with high humidity. The implications of this study highlight the urgency of implementing integrated disease management, particularly the use of biological control agents and farmer education on field sanitation techniques, to prevent further yield loss and maintain regional chili production stability.Keywords: West Aceh, Red Chili, Disease Inventory, Fusarium Wilt, Koch’s Postulates.