Claim Missing Document
Check
Articles

PENYULUHAN INSERSI NILAI-NILAI KARAKTER MELALUI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM BAGI MAJLIS GURU PP.AS-SALAM AL-MUBAROKAH A Mualif; Bustanur Bustanur; Alhairi Alhairi; Ikrima Mailani; Sopiatun Nahwiyah; Zulhaini Zulhaini; Helbi Akbar; Andrizal Andrizal; Fitra Wahyuni
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 1 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i1.4290

Abstract

Pendidikan karakter merupakan aspek fundamental dalam pembangunan manusia seutuhnya, khususnya dalam konteks pendidikan Islam. Pembelajaran bahasa Arab, sebagai bahasa Al-Qur’an dan sumber utama ajaran Islam, memiliki potensi besar dalam menanamkan nilai-nilai karakter yang luhur. Penyuluhan ini bertujuan untuk mengintegrasikan nilai-nilai karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, toleransi, dan kerja sama ke dalam proses pembelajaran bahasa Arab. Dengan pendekatan edukatif yang terintegrasi, pembelajaran tidak hanya berfokus pada aspek linguistik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai spiritual dan moral. Metode penyuluhan ini mencakup ceramah interaktif, diskusi kelompok, serta simulasi pembelajaran yang menekankan penerapan nilai-nilai karakter dalam konteks keseharian siswa. Hasil penyuluhan menunjukkan bahwa insersi nilai-nilai karakter dalam pembelajaran bahasa Arab dapat meningkatkan kesadaran peserta didik terhadap pentingnya akhlak dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus memperkuat pemahaman mereka terhadap bahasa Arab sebagai sarana pembentukan kepribadian Islami.
Pola Penggunaan ChatGPT dan Dampaknya Terhadap Kemampuan Berfikir Kritis Mahasiswa dalam Proses Pembelajaran Sopiatun Nahwiyah; Zulhaini Zulhaini; Ikrima Mailani; A. Mualif A. Mualif
Baitul Hikmah: Jurnal Ilmiah Keislaman Vol. 3 No. 2 (2025): Baitul Hikmah: Jurnal Ilmiah Keislaman
Publisher : Pascasarjana IAI Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola penggunaan ChatGPT dan dampaknya terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Universitas Islam Kuantan Singingi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penggunaan ChatGPT oleh mahasiswa sangat tinggi, namun didominasi oleh pola penggunaan yang pasif dan instan. Mahasiswa menggunakan ChatGPT untuk menyusun makalah, menjawab pertanyaan diskusi, serta memahami materi kuliah, tetapi mayoritas hanya menyalin jawaban tanpa melakukan proses analisis, evaluasi, maupun verifikasi dengan sumber lain seperti buku atau jurnal ilmiah. ChatGPT lebih berfungsi sebagai penyedia jawaban cepat daripada sebagai sarana pembelajaran reflektif. Temuan lain menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis mahasiswa masih tergolong rendah meskipun mereka menggunakan teknologi AI. Hal ini tampak dari lemahnya kemampuan menganalisis informasi, mengevaluasi argumen, serta menyusun argumentasi yang logis. Mahasiswa cenderung menerima jawaban dari ChatGPT secara utuh tanpa mempertanyakan validitas maupun relevansinya, sehingga tidak terjadi pengolahan informasi menjadi pemahaman yang lebih mendalam. Minimnya pemanfaatan kritis terhadap ChatGPT disebabkan oleh rendahnya literasi digital kritis, motivasi belajar yang kurang, serta terbatasnya arahan dari dosen mengenai penggunaan AI secara bijak dan bertanggung jawab. Mahasiswa lebih berorientasi pada penyelesaian tugas ketimbang proses berpikir mendalam. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa kehadiran ChatGPT belum mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa secara otomatis. 
SOSIALISASI PENCEGAHAN TOXIC PARENTING MELALUI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI DESA SUNGAI SIRIH A. Mualif; Sinta Agustina; Ikrima Mailani; Vista Indah Purnama; Sopiatun Nahwiyah; Zulhaini Zulhaini
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.61603

Abstract

Toxic parenting merupakan pola asuh salah arah yang dapat memberikan dampak negatif terhadap perkembangan psikologis, emosional, dan sosial anak. Minimnya pemahaman masyarakat mengenai bentuk dan dampak toxic parenting mendorong dilaksanakannya kegiatan sosialisasi di Desa Sungai Sirih, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para orang tua mengenai pentingnya menerapkan pola asuh yang sehat. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, diskusi bersama perangkat desa dan kader PKK, penyuluhan melalui ceramah dan presentasi, diskusi interaktif, serta pembagian buku panduan pengasuhan sehat. Kegiatan ini dihadiri dan diikuti oleh 34 orang peserta dari kalangan ibu-ibu di Desa Sungai Sirih. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta sebelumnya belum memahami konsep toxic parenting dan masih menganggap beberapa bentuk pola asuh yang keliru sebagai hal yang wajar dalam mendidik anak. Setelah mengikuti sosialisasi, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan, ditandai dengan antusiasme tinggi dalam sesi tanya jawab, kemampuan mengidentifikasi perilaku toxic parenting, serta komitmen untuk menerapkan pola asuh yang lebih positif. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi ini efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola asuh sehat guna mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.