Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PENGARUH INFLUENCER KECANTIKAN, CITRA MEREK, DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK WARDAH DI SIDOARJO Amanda, Monica Cindy; Hariasih, Misti; Sudarso, Satrio
MANAJEMEN DEWANTARA Vol 10 No 2 (2026): MANAJEMEN DEWANTARA
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/md.v10i1.21701

Abstract

This reseach was conducted to determine whether there is an influence of beauty influencers, brand image, and product quality on purchasing decisions for wardah products in Sidoarjo. This research method uses a type of quantitative approach with a population consisting of Wardah product users in Sidoarjo. The sampling technique used a non-probability sampling method through a purposive sampling approach with a total of 100 respondents. The data collection method is through distributing questionnaires and the answers are measured using a Likert scale. Data analysis was carried out with the Partial Least Square - Structural Equation Modeling (PLS-SEM) approach using the SmartPLS 3.0 software analysis tool. The results of this study prove that Beauty Influencers influence Purchasing Decisions for Wardah products in Sidoarjo, Brand Image influences Purchasing Decisions for Wardah products in Sidoarjo, and Product Quality influences Purchasing Decisions for Wardah products in Sidoarjo.
The Transformasi Limbah Herbal Menjadi Produk Ekonomis melalui Teknologi Upcycling dan Digital Marketing : Peran Green Human Resource dalam Mendukung Upcycling Limbah Herbal Firdaus, Vera; Wulandari, Indah Apriliana Sari; Sudarso, Satrio; Maulidah, Ummul; Mutawakki, Rizky
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.771

Abstract

Penumpukan limbah industri herbal menjadi permasalahan karena berdampak pada pencemaran lingkungan, keterbatasan gudang penyimpanan, menyebabkan pembusukan, mengundang hama dan menimbulkan bau tidak sedap. Pendekatan Green Human Resource dengan circular economy dan penerapan teknologi menjadi solusi guna mengatasi permasalahan mitra. Kegiatan abdimas ini kerja sama dengan mitra yaitu Sahabat Mitra Khallaz yang berlokasi di Jalan Al Hidayah, Dusun Pagotan, Keplaksari, Peterongan, Jombang, Jawa Timur. Tim pengabdi memperkenalkan teknologi mesin roasting biji kurma untuk mengolah limbah menjadi produk baru berupa kopi kurma dengan kemasan orisinil yang lebih menarik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan membawa pesan kesadaran akan green human resource dengan memadukan teknologi. Tujuan kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan tentang makna circular ekonomi dengan pemanfaatan limbah biji kurma menjadi kopi kurma, kesadaran dalam melestarikan lingkungan, menerapkan, serta pengembangan pemasaran dengan digital marketing dan partnership. Metode kegiatan dilakukan dengan 5 tahapan meliputi Sosialisasi Dan Kampanye Internal Green Human Resource; Penerapan Teknologi Upcycle Limbah; Membuat Kemasan Premium; Pelatihan Strategi Marketing; Pelatihan Digital Marketing.  Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 95% anggota komunitas memberikan respon positif terhadap peningkatan kesadaran Green Human Resource. Penerapan teknologi upcycle limbah biji kurma berhasil mengalihkan sekitar 80% limbah menjadi produk bernilai ekonomis. Pada aspek pemasaran, 80% peserta menyatakan memahami dan siap memanfaatkan digital marketing, serta 60% menunjukkan kesiapan membangun kemitraan usaha.
Optimization of Digital Marketing Training for Bazaf Supermarket to Empower Productive Waqf Bulan, Rachima Annisa; Ninda Ardiani; Ruslianor Maika; Satrio Sudarso; Raisha Salisa
Amaluna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/amaluna.v4i2.5173

Abstract

The shift from conventional to digital marketing presents significant opportunities for small business development, including productive waqf-based enterprises. However, limited digital literacy remains a major barrier for effective implementation. This community service program aimed to strengthen the digital marketing capacity of productive waqf business units under the Bina Peradaban Islam Indonesia Foundation, with a particular focus on Bazaf Supermarket. The program employed a descriptive qualitative approach through four stages: problem identification, socialization, training, and mentoring. Data were collected using observations, interviews, documentation, and pre- and post-tests to assess changes in participants’ understanding and skills. The results indicate a notable improvement in participants’ digital marketing knowledge and practical abilities, particularly in utilizing WhatsApp Business for product promotion and customer engagement. Following the intervention, Bazaf Supermarket successfully implemented digital marketing strategies, which contributed to increased customer inquiries and sales performance. These findings demonstrate that structured digital marketing training and mentoring can effectively enhance the operational capacity of productive waqf business units. This program provides practical implications for community-based economic empowerment initiatives, highlighting digital marketing as a strategic tool to strengthen the sustainability and social impact of productive waqf enterprises
Keputusan Pembelian Ulang McDonald’s pada Boikot Produk Israel: Peran Religiusitas, Loyalitas Merek, Konformitas, dan Media Sosial Aprilia, Rizka Wahyu; Indayani, Lilik; Sudarso, Satrio
Jurnal Disrupsi Bisnis Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Disrupsi Bisnis
Publisher : Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/drb.v9i1.56097

Abstract

Fenomena boikot terhadap produk-produk yang terkait dengan Israel, termasuk McDonald's, telah membawa perubahan dalam perilaku konsumen, terutama terkait dengan keputusan pembelian ulang. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh religiusitas, loyalitas merek, konformitas, dan media sosial terhadap keputusan pembelian ulang produk McDonald's selama gerakan boikot produk Israel. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data diperoleh melalui kuesioner menggunakan skala Likert yang didistribusikan secara online kepada 100 responden di Provinsi Jawa Timur yang mengetahui dan/atau terlibat dalam gerakan boikot McDonald's menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics 25. Hasil menunjukkan bahwa religiusitas dan konformitas tidak secara signifikan mempengaruhi keputusan pembelian ulang. Sebaliknya, loyalitas merek dan media sosial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian ulang terhadap boikot produk Israel McDonald's. Temuan ini menunjukkan bahwa keputusan pembelian ulang konsumen lebih dipengaruhi oleh faktor pemasaran dan komunikasi merek daripada keyakinan pribadi dan tekanan sosial. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya memperkuat strategi loyalitas merek dan manajemen komunikasi media sosial yang efektif dalam menangani isu boikot. Secara ilmiah, studi ini berkontribusi pada pengembangan literatur perilaku konsumen dengan mengonfirmasi bahwa dalam konteks boikot berbasis isu geopolitik, faktor pemasaran dan komunikasi merek memainkan peran yang lebih dominan daripada religiusitas dan tekanan sosial dalam mempengaruhi keputusan pembelian ulang.
KEWIRAUSAHAAN SOSIAL: JALUR BISNIS DIGITAL UNTUK PEMBERDAYAAN PEMUDA PANTI ASUHAN Satrio Sudarso; Istian Kriya Almanfaluti; Johan Ageng Prasetyo; Indah Dwi Lestari; Nasywa Aulia
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 9 No. 02 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program RISETMU Batch VIII, yang diselenggarakan oleh Mitra Pengabdian Masyarakat dan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Muhammadiyah Surabaya, berfokus pada analisis situasi yang menemukan tiga masalah utama yang dihadapi oleh pemuda panti asuhan. Masalah pertama adalah kekurangan akses ke pendidikan formal dan pelatihan digital; masalah kedua adalah ketergantungan pada produk tradisional seperti kopi "KOPITA", ayam geprek "Syuuqi", dan parfum "WangiMu”. Metode sociopreneurship digunakan untuk meningkatkan kemampuan manajemen bisnis digital, memperluas jaringan pemasaran, dan mendorong kemandirian ekonomi. Bentuk metode yang digunakan adalah kursus pelatihan gabungan yang berlangsung selama sekitar dua belas minggu. Modul-modul tersebut mencakup akuntansi dasar, produksi, branding, fotografi produk, dan pemasaran digital (SEO, media sosial, dan pasar), serta strategi harga dan layanan pelanggan. Setiap modul diakhiri dengan proyek mini berbasis produk usaha kecil dan menengah. Proses evaluasi terdiri dari survei kepuasan, observasi mentor, dan pre-test dan post-test. Standar kinerja termasuk tingkat kehadiran setidaknya 90%, skor praktikum setidaknya 80%, dan peningkatan penjualan produk setidaknya 30% dalam enam bulan setelah pelatihan. Hasil awal menunjukkan pembentukan tiga kolaborasi baru dengan platform perdagangan elektronik, peningkatan tajam dalam kemampuan analisis keuangan (rata-rata skor naik 25 poin), dan peningkatan audiens media sosial (jumlah follower meningkat 12 persen per bulan). Penemuan penelitian menunjukkan bahwa analisis situasi yang menyeluruh—menggabungkan penemuan masalah struktural, kebutuhan kompetensi, dan potensi sumber daya lokal—merupakan syarat penting untuk menciptakan program pelatihan yang berhasil. Model tersebut dapat diterapkan pada lembaga sosial lain untuk meningkatkan keberlanjutan dengan melatih pemuda panti untuk menjadi wirausaha digital. Ini dapat dicapai melalui pembentukan komunitas bisnis digital, kolaborasi dengan institusi, dan reinvestasi keuntungan dari penjualan produk ke dalam pemeliharaan infrastruktur digital.
THE INFLUENCE OF VIRTUAL TRY ON, PRODUCT QUALITY, AND COUNTRY OF ORIGIN ON CONSUMER PURCHASING DECISIONS ON MAYBELLINE PRODUCTS Septanaya, Erneisha Adiesti; Pebrianggara , Alshaf; Indayani, Lilik; Sudarso, Satrio
International Journal of Artificial Intelligence for Digital Marketing Vol. 2 No. 12 (2025): International Journal of Artificial Intelligence for Digital Marketing
Publisher : PT ANTIS INTERNATIONAL PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61796/ijaifd.v2i12.464

Abstract

Objective: The purpose of this study is to examine how consumers' decisions to buy Maybelline goods are influenced by Virtual Try On (VTO), product quality, and location of origin. With the advancement of digital technology, Virtual Try On has emerged as an innovation that facilitates customers' ability to virtually test things before making a purchase. Furthermore, the place of origin and product quality are regarded as significant variables that impact consumer choices. Method: The research method used is quantitative by distributing questionnaires to 100 respondents who have purchased Maybelline products with SPSS version 26 data processing media. This study utilizes non-probability sampling through a purposive sampling approach. Results: The results show that Virtual Try On has a positive and significant effect on purchasing decisions with a T-value of 5.323 and a significance value of 0.001, while product quality does not show a significant effect with a T-value of 1.577 and a significance value of 0.118, and the Country of Origin variable has a positive and significant effect with a T-value of 10.879 and a significance value of 0.001. Novelty: With the advancement of digital technology, Virtual Try On has emerged as an innovation that facilitates customers' ability to virtually test things before making a purchase.
Analisis Flash Sale Promotion, Online Customer Review, dan Celebrity Endorser Terhadap Purchase Interest pada E-Commerce: Studi pada Aplikasi Shopee Eka Oktaviani; Satrio Sudarso; Misti Hariasih
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 7 No. 4 (2025): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v7i4.7328

Abstract

This research was carried out to analyze how much influence the Flash Sale Promotion, Online Customer Review, and Celebrity Endorser variables have on Purchase Interest in E-Commerce, namely the Shopee application. The method used is a quantitative method, and the technique used for research is nonprobability sampling using a purposive sampling technique and the number of respondents is 100 people. The test model used by researchers in processing research data is the multiple regression analysis test, including Validity Test and Reliability Test, Normality Test, Multicollinearity Test, Autocorrelation Test, Autocorrelation Test, Heteroscedasticity Test, Multiple Linear Regression Analysis, Partial Significance Test (T Test), Simultaneous Significance Test (F Test), Coefficient of Determination Test (R2). And the data was processed using the IBM SPSS version 29 application. The results of this research show that the flash sale promotion variable partially has no effect on buying interest, while the online customer review and celebrity endorser variables partially have a positive and significant influence on buying interest. Simultaneously, the flash sale promotion, online customer review, and celebrity endorser variables have an influence on the purchase interest variable.