Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Implemetasi Pendidikan Karakter Melalui Media Dongeng Berbasis Visual Pada Anak Usia 4-6 Tahun Aprilia Triaristina; Hamid Mukhlis
Journal of Psychological Perspective Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/jopp.1162019

Abstract

Pendidikan Karakter merupakan suatu cara untuk menghasilkan seseorang atau siswa yang mempunyai kecerdasan akademik dan moral. Sampai saat ini pendidikan karakter masih sangat diperlukan karena untuk mengatasi rendahnya nilai moral yang selalu mengalami peningkatan. Lembaga pendidikan yang berbasis formal maupun informal harus saling bersinergi untuk membiasakan pendidikan karakter pada anak. Penerepan pendidikan karakter sebaiknya dilakukan sejak  dini  karena  merupakan  langkah  yang  tepat,  masa  ini  disebut  masa  keemasan  untuk meletakan nilai dasar karakter yang berguna untuk masa depannya. Dibutuhkan sebuah media untuk megaplikasikan pendidika karakter pada anak usia 4-6 tahun. Dongeng merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang relevan dan menyenangkan karena anak masih suka berimajinasi dalam menilai pendidikan moral. Penanaman pendidikan karakter bisa ditanamkan kepada anak amelalui cerita atau dongeng dengan mempelajari karakter atau sifat yang ada pada dongeng tersebut. Pendongeng bisa menggunakan media visual serta bahasa yang disampaikan tentunya telah dipilih atau diciptakan untuk dapat tampilan dalam bentuk menarik sederhana, jelas, ekonomis, dan inovatif untuk menghindari kesalahan persepsi oleh anak terhadap materi atau pesan yang ingin disampaikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif (qualitative research) dengan menggunakan pendekatan studi kasus penelitian menggunakan teknik “snowball sampling terhadap pendidik, anak, kepala lembaga,orang tua. Tujuan jangka panjang penelitian ini adalah untuk menanamkan pendidikan karakter pada siswa usia pra sekolah melalui dongeng berbasis visul, dengan cara memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada terhadap pendidik, anak, kepala lembaga,orang tua.
Manajemen Waktu dengan Prokrastinasi Akademik Pada Mahasiswa Keperawatan Nur Khoirun Nisa; Hamid Mukhlis; Dian Arif Wahyudi; Riska Hediya Putri
Journal of Psychological Perspective Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/jopp.1172019

Abstract

Prokrastinasi akademik dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya manajemen waktu, ketidakmampuan untuk berkonsentrasi dan kesadaran yang rendah, ketakutan dan kecemasan terkait dengan kegagalan seseorang, dan kurang yakin terhadap kemampuan. Faktor yang sangat mempengaruhi prokrastinasi akademik adalah manajemen waktu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara manajemen waktu dengan prokrastinsi akademik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Rancangan yang diganakan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret tahun 2019 di Unversitas Aisyah Pringsewu Lampung. Populasi adalah 73 mahasiswa semester IV dan VI, sampel yang diambil dengan tekhnik total sampling. Alat ukur berupa kuesioner yang dianalisa secara univariat dan bivariat dengan uji gamma. Hasil penelitian diperoleh nilai probabilitas sebesar 0,001 (kurang dari 0,005) artinya ada hubungan anatara manajemen waktu dengan prokrastinasi akademik. Responden dengan manajemen waktu rendah terdapat 50,7persesn (37 responden) dengan prokrstinasi akademik rendah 1,36 persen (1 responden), prokrastinasi akademik sedang 10,95 persen (8 responden) dan prokrastinasi tinggi 38,35 persen (28 responden). Berdasarkan hasil tersebut bahwa manajemen waktu sangat berpengaruh terhadap prokrastinasi akademik. Jadi semakin tinggi manajemen waktu maka semakin rendah prokrastinasi akademik dan semakin rendah manajemen waktu maka semakin tinggi prokrastinasi akademik. Abstract. academic procrastination is influenced by various factors including time management, inability to concentrate and low awareness, fear and anxiety associated with someone’s failure, and not confident. The factors that influence academic procrastination is time management. The objective is research to determine the correlation between time management with academic procrastination. The type of the research is quantitative research. The research design used cross sectional. This research was conducted on March 2019 in Aisyah University of Pringsewu Lampung. The population is 73 students semester IV and VI, the sample taken with total sampling technique. The measurement is in the form of questionnaiers by analyzing univariate and bivariate with gamma analysis. The results of the research p-value 0,001 (more than 0,005) which mean there is a correlation between time management with academic procrastination. Responden with low time management 50,7 percent (37 responden) with low academic procrastination 1,36 percent (1 respondent), moderate academic procrastination 10,9 percent (8 respondent), and high academic procrastination 38,35 percent (28 respondent). Based on these results, time management is very influental on the academic procrastination. So, the higher time management, the academic procrastination is low and the lower time management, the academic procrastination is high.
Pengalaman Koping Religius Caregiver Pasangan Pada Wanita Penderita Kanker Payudara Rully Afrita Harlianty; Fixi Intansari; Bayu Sekar Larasati; Hamid Mukhlis; Rismawati Rismawati; Galuh Pradnya Farmasita
Journal of Psychological Perspective Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/jopp.412462022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana koping religius pada caregiver kanker payudara mampu membantu caregiver menghadapi permasalahan psikologis yang berkaitan dengan pengasuhan keluarga yang menderita kanker payudara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi interpretif. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan wawancara semi-terstruktur dan observasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa koping religius subjek berupa: menilai permasalahan sebagai hukuman dari Tuhan, memperoleh ketenangan batin dengan cara mendekatkan diri dengan Tuhan, berserah diri pada Tuhan atas cobaan yang dialami, mengalami perubahan hidup yang ditunjukkan dengan ketaatan yang lebih dalam melakukan ritual agama; dan terakhir dan memperoleh dukungan dari komunitas keagamaan (jemaah) berupa dukungan spiritual. Meskipun strategi koping religius dapat membantu S dalam menghadapi permasalahannya, S tetap membutuhkan bantuan berupa dukungan material agar semakin kuat dalam menghadapi permasalahan yang berkaitan dengan pengasuhan.
Teknik Peer Editing dan Peer Feedback Dalam Menulis Narasi Teks Pada Mahasiswa Universitas PGRI Palembang Yuniarti Yuniarti; Jumadi Walajro; Hamid Mukhlis
Nusantara Journal of Behavioral and Social Science Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/202326

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan yang signifikan antara siswa yang diajar dengan menggunakan teknik Peer Editing dan Peer Feedback. Masalah dalam penelitian ini “Apakah ada perbedaan yang signifikan antara mereka yang diajar dengan PET dan PFT dan apakah efektif menggunakan PET dan PFT dalam menulis teks naratif?”. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode quasy-experimental. Sampel yang digunakan adalah total quota sampling. Sampel penelitian adalah dua kelas mahasiswa FKIP Universitas PGRI Palembang tahun akademik 2015/2016 dan 2016/2017 yang terdiri dari 100 mahasiswa. Untuk mengumpulkan data, penulis memberikan tes kepada kelompok eksperimen dan kontrol dan hasilnya diukur oleh para rater. Dalam menganalisis data, penulis menggunakan uji-t sampel berpasangan untuk membandingkan rata-rata kedua variabel dalam satu kelompok dan uji-t Independen digunakan untuk membandingkan post-test antara kedua kelompok. Hasil uji-t sampel berpasangan pada kelompok eksperimen dan kontrol menunjukkan bahwa nilai P-value adalah 0,000. Pada taraf signifikansi p > 0,05 untuk uji dua sisi. Artinya, penggunaan teknik Peer Editing dan Peer Feedback dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks naratif.
Co-Authors Afrita Harlianty, Rully Agustriyani, Feri Andi Susanto Anggi Kusuma ANGGRAINI, RENI Ani Kristianingsih Annida Dahrul Ardinata Ardinata Ardinata, Ardinata Bayu Sekar Larasati Briyan Priyono Wisnu Mukti Cintya Sukma Widita Dahrul, Annida Desi Kumalasari Dewi Karisma Dian Arif Wahyudi Dian Arif Wahyudi Dwi Oktarosada Eka Nurzanah Ermawati, Ely Eva Yunitasari Feri Agustriyani Feri Kameliawati Firdausi, Nadya Fixi Intansari Galuh Pradnya Farmasita Hellen Febriyanti Herno Setiawan Ikhwan Amirudin Jumadi Walajro Juwita Desri Ayu Karisma, Dewi Koentjoro Koentjoro Kristanti, Dian Ayu Kusuma, Anggi Lestari, Sastri Ayu Linda Puspita M Marini MARTHALENA, YENNY Maulia Isnaini Muhammad Masrur Muhammad Nur Nisa, Nur Khoirun Nur Izam Zamzami Nur Khoirun Nisa Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nuria Audrin Melani Nuriyanti, Okta Nurzanah, Eka Oktavianti, Rizky Palupi, Rini Pratami, Rifani Psiari Kusuma Wardani Purwanty, Sulistya Rahmad Purnama Rehan Dauly Putra Reni Anggraini Rika Damayanti Rika Damayanti Rini Palupi Rini Wahyuni Rini Wahyuni Riona Sanjaya Riska Agi Sawitri Riska Hediya Putri Riska Wandini, Riska Rismawati Rismawati Sanjaya, Riona Sawitri, Riska Agi Selly Puspita Sari Septika Yani Veronica Setiyoningrum, Shanty Siti Maesaroh Siti Rohani Siti Rohani Sugiyanto - Sugiyanto Sugiyanto Sunarmi Sunarmi Sunarmi Suwarni Suwarni Triaristina, Aprilia Vivi Imelda Wahyudi, Dian Arif Widita, Cintya Sukma Widyastuti, Fenti Wilantika, Rima Yuliani Fitria Yuniarti Yuniarti Yunitasari, Eva Yusuf Tirta Pamungkas Zenni Puspitarini