p-Index From 2021 - 2026
7.198
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Indonesian Journal of Dialectics JKMS : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Komunikasi Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Menara Riau: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Pengembangan Masyarakat Islam Jurnal Kajian Komunikasi Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Studi Komunikasi JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study PRofesi Humas Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Jurnal ASPIKOM Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Prosiding Magister Ilmu Komunikasi Jurnal Keperawatan Abdurrab Jurnal Riset Komunikasi Jurnal Manajemen Komunikasi Jurnal Pendidikan dan Konseling Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi (JRMDK) Coverage: Journal of Strategic Communication Jurnal Komunikasi Nusantara Jurnal Komunikasi Nusantara Medium : Jurnal Ilmiah Fakultas Ilmu Komunikasi Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Madaniya Idarotuna: Jurnal Kajian Manajemen Dakwah Komitmen : Jurnal Ilmiah Manajemen KomunikA PARAHITA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat International Journal of Media and Communication Research ETAM: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Research and Development on Public Policy Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Komunikasi Innovative: Journal Of Social Science Research Indonesian Journal of Digital Public Relations Harmoni: Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal The Indonesian Journal of Computer Science Indonesian Journal of Social Sciences, Policy and Politics (IJSSPP)
Claim Missing Document
Check
Articles

Dimensi Konsep Diri Aktivis Perempuan Penyintas Cybermisogyny Di Instagram Annisa Muasrani; Welly Wirman; Ringgo Eldapi Yozani
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Yayasan Pondok Pesantren Sunan Bonang Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61231/3v82jq75

Abstract

This study aims to analyze the self-concept of cybermisogyny survivors among female activists of the HMI-Wati Corps (KOHATI) in Pekanbaru, focusing on the dimensions of self-image, ideal self, and self-esteem. This study used a qualitative approach with a participatory and phenomenological Community-Based Research (CBR) method. Data were collected through in-depth interviews with six informants selected using snowball sampling. The results show that cybermisogyny causes a shift in self-image from positive to negative through the internalization of external assessments such as body shaming and objectification. In the ideal self dimension, there is a shift from an orientation towards freedom of expression to a more defensive orientation, emphasizing mental resilience and self-protection. Meanwhile, self-esteem decreases due to social pressure, but can be recovered through social support, emotional validation, and involvement in a supportive organizational environment. This study confirms that cybermisogyny not only impacts digital communication but also women's psychological structure, as well as the importance of social support and safe spaces in the process of women's recovery and empowerment in the digital space
Diam dan Luka: Pengalaman Komunikasi Remaja Pelaku Self-Harm di Kota Pekanbaru Aidil Fitrian; Welly Wirman; Ringgo Eldapi Yozani
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Yayasan Pondok Pesantren Sunan Bonang Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61231/jx9dhf73

Abstract

This study aims to explore the communication experiences of adolescents engaging in self-harm in Pekanbaru City using a qualitative phenomenological approach. Data were collected through in-depth interviews with six participants selected using a snowball technique. The findings reveal that communication experiences are formed within four main contexts: family, peers, romantic partners, and community. Supportive, open, and empathetic communication both verbal and nonverbal, emerges as a protective factor that enhances emotional stability and reduces self-harm tendencies. In contrast, negative communication such as verbal abuse, emotional neglect, social exclusion, and abusive relationships intensifies feelings of isolation, low self-worth, and psychological vulnerability. Additionally, communities serve as alternative spaces that can support recovery, although they may also present risks of social rejection. Thus, the quality of interpersonal communication plays a crucial role in shaping relational experiences and the dynamics of self-harm among adolescents.
Dimensi Konsep Diri Remaja Penyintas Kanker di Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia Riau Rika Zahara; Welly Wirman; Nurjanah Nurjanah
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): August 2026
Publisher : Yayasan Pondok Pesantren Sunan Bonang Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61231/ty3rf659

Abstract

This study aims to analyze the dimensions of self-concept among adolescent cancer patients at the Indonesian Childhood Cancer Foundation (Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia/YKAKI) Riau Branch based on the physical, psychological, and social dimensions through their lived experiences during the treatment process. This study employed a qualitative approach using the participatory and phenomenological Community-Based Research (CBR) method. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation, and were analyzed using descriptive-interpretative analysis with source triangulation to ensure data validity. The results show that the self-concept of adolescent cancer patients was formed through physical, psychological, and social dimensions. Physically, changes in appearance caused by cancer and chemotherapy led to feelings of being different, embarrassment, and decreased self-confidence. Psychologically, the adolescents experienced denial, anxiety, sadness, and fear, but gradually developed self-acceptance through the adaptation process. Socially, support from family, peers, and the surrounding environment played an important role in enhancing self-acceptance, self-confidence, and positive social interactions. 
STRATEGI KOMUNIKASI UPT PENGELOLAAN PENDAPATAN SIMPANG TIGA DALAM MENINGKATKAN KESADARAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR Nofisa Firna; Welly Wirman
Indonesian Journal of Digital Public Relations (IJDPR) Vol 4 No 2 (2026): Januari
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijdpr.v4i2.10172

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kesadaran masyarakat dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kota Pekanbaru yang berdampak pada belum optimalnya pendapatan daerah. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi yang dilakukan UPT Pengelolaan Pendapatan Simpang Tiga berdasarkan lima tahapan model Hafied Cangara (2013), yaitu research, planning, implementation, evaluation, dan reporting. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari pejabat struktural, petugas pelayanan, pegawai penagihan dan pemeriksaan, serta wajib pajak yang berinteraksi langsung dengan layanan UPT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap research berperan penting dalam mengidentifikasi penyebab rendahnya kesadaran wajib pajak, terutama kurangnya informasi dan literasi digital. Tahap perencanaan dirancang secara sistematis melalui penetapan sasaran, pesan, dan media yang tepat, menghasilkan peningkatan wajib pajak yang membayar tepat waktu sebesar 11,1% dan peserta sosialisasi sebesar 45,4% pada tahun 2024. Tahap implementation dilaksanakan melalui pendekatan informatif, persuasif, dan edukatif dengan memadukan media konvensional dan digital. Evaluasi dilakukan secara reflektif untuk menilai faktor pendukung dan penghambat strategi komunikasi. Pada tahap pelaporan, UPT melaksanakan pelaporan internal dan publikasi eksternal sebagai bentuk akuntabilitas publik. Secara keseluruhan, strategi komunikasi UPT dinilai cukup efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di Kota Pekanbaru.
Strategi Komunikasi Lingkungan PT Pertamina Hulu Rokan dalam Implementasi TJSL Taman Kehati dan Ekoriparian Fadhila Sri Pertiwi; Muhammad Firdaus; Welly Wirman
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v8i1.2525

Abstract

Environmental conservation issues have become a global challenge that demands cross-sector collaboration and active community involvement. Effective environmental communication plays a crucial role in raising awareness, changing behavior, and encouraging public participation in various sustainability initiatives. This study analyzes the environmental communication strategies implemented by PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) in its Corporate Social and Environmental Responsibility (TJSL) program, specifically the Biodiversity Park (Taman Kehati) and Ecoriparian initiatives at Lancang Kuning University (Unilak), Riau. A descriptive qualitative method was employed, with data collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed using the interactive model of Miles and Huberman. The findings reveal that PHR applies adaptive, participatory, and multi-stakeholder communication strategies, utilizing social media, interpersonal communication, and visual channels to deliver educational and persuasive messages. The evaluation indicates that the program has successfully increased environmental awareness, fostered community participation, and enhanced the educational and recreational functions of the conservation area. However, challenges remain in instilling disciplined waste disposal behavior and expanding public understanding of the area’s long-term goals. Therefore, it is recommended to strengthen digital content, engage local communities as agents of change, and broaden media collaborations. This study contributes to the development of an environmental communication model based on conservation and community empowerment in Indonesia. Abstrak Isu pelestarian lingkungan menjadi tantangan global yang menuntut kolaborasi lintas sektor dan peran aktif masyarakat. Komunikasi lingkungan yang efektif berperan penting dalam membangun kesadaran, mengubah perilaku, dan mendorong partisipasi publik dalam berbagai inisiatif keberlanjutan. Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi lingkungan yang diterapkan oleh PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) dan Ekoriparian di Universitas Lancang Kuning (Unilak), Riau. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta analisis data model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PHR menerapkan strategi komunikasi yang adaptif, partisipatif, dan multi-pihak, dengan media sosial, interpersonal, dan visual sebagai saluran utama penyampaian pesan edukatif dan persuasif. Evaluasi menunjukkan keberhasilan program dalam meningkatkan kesadaran lingkungan, membangun partisipasi komunitas, dan memperkuat fungsi edukatif serta rekreatif kawasan konservasi. Namun, masih terdapat tantangan dalam membentuk budaya membuang sampah yang tertib dan memperluas pemahaman publik mengenai tujuan jangka panjang kawasan. Oleh karena itu, direkomendasikan penguatan konten digital, pelibatan komunitas lokal sebagai agen perubahan, dan perluasan kolaborasi media. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan model komunikasi lingkungan berbasis konservasi dan pemberdayaan masyarakat di Indonesia.
Strategi Komunikasi Lingkungan PT Pertamina Hulu Rokan dalam Implementasi TJSL Taman Kehati dan Ekoriparian Fadhila Sri Pertiwi; Muhammad Firdaus; Welly Wirman
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v8i1.2525

Abstract

Environmental conservation issues have become a global challenge that demands cross-sector collaboration and active community involvement. Effective environmental communication plays a crucial role in raising awareness, changing behavior, and encouraging public participation in various sustainability initiatives. This study analyzes the environmental communication strategies implemented by PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) in its Corporate Social and Environmental Responsibility (TJSL) program, specifically the Biodiversity Park (Taman Kehati) and Ecoriparian initiatives at Lancang Kuning University (Unilak), Riau. A descriptive qualitative method was employed, with data collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed using the interactive model of Miles and Huberman. The findings reveal that PHR applies adaptive, participatory, and multi-stakeholder communication strategies, utilizing social media, interpersonal communication, and visual channels to deliver educational and persuasive messages. The evaluation indicates that the program has successfully increased environmental awareness, fostered community participation, and enhanced the educational and recreational functions of the conservation area. However, challenges remain in instilling disciplined waste disposal behavior and expanding public understanding of the area’s long-term goals. Therefore, it is recommended to strengthen digital content, engage local communities as agents of change, and broaden media collaborations. This study contributes to the development of an environmental communication model based on conservation and community empowerment in Indonesia. Abstrak Isu pelestarian lingkungan menjadi tantangan global yang menuntut kolaborasi lintas sektor dan peran aktif masyarakat. Komunikasi lingkungan yang efektif berperan penting dalam membangun kesadaran, mengubah perilaku, dan mendorong partisipasi publik dalam berbagai inisiatif keberlanjutan. Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi lingkungan yang diterapkan oleh PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) dan Ekoriparian di Universitas Lancang Kuning (Unilak), Riau. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta analisis data model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PHR menerapkan strategi komunikasi yang adaptif, partisipatif, dan multi-pihak, dengan media sosial, interpersonal, dan visual sebagai saluran utama penyampaian pesan edukatif dan persuasif. Evaluasi menunjukkan keberhasilan program dalam meningkatkan kesadaran lingkungan, membangun partisipasi komunitas, dan memperkuat fungsi edukatif serta rekreatif kawasan konservasi. Namun, masih terdapat tantangan dalam membentuk budaya membuang sampah yang tertib dan memperluas pemahaman publik mengenai tujuan jangka panjang kawasan. Oleh karena itu, direkomendasikan penguatan konten digital, pelibatan komunitas lokal sebagai agen perubahan, dan perluasan kolaborasi media. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan model komunikasi lingkungan berbasis konservasi dan pemberdayaan masyarakat di Indonesia.
Construction of Reading Meaning for Application User Wattpad Indonesia Genny Gustina Sari; Welly Wirman; Vindriana Adios
Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 5 No. 2 (2020): December 2020 - Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jkiski.v5i2.414

Abstract

Wattpad is an application for reading mobile comes to help people to read and share their story by reading. This study aims to determine how the user of Wattpad makes sense about reading activity and how the meaning of Wattpad for them to use Wattpad as media. This research uses qualitative descriptive methods with a phenomenology-virtual approach. The subject of the research consisted of three Wattpad ambassadors in Indonesia selected by the purposive technique. The results of this research are the meaning of reading by the user is (1) Habit, this explains about reading as an activity they have started since the child until now and that becomes activity as habitually for the informants. (2) Necessary, that means the informants need to read every time (3) Addictive, that's the information means addict to read and find some books that they like. Meanwhile, the meaning of Wattpad as media, find two means there are (1) Second After Books, that's mean Wattpad only alternative media for reading. (2) Jumping Stone, it means Wattpad as the platform to meet the user masterpiece to the readers and make them be a real writer.
Fenomena Komunikasi Imigran Ilegal Afghanistan di Rumah Detensi Imigrasi Kota Pekanbaru Ringgo Eldapi Yozani; Welly Wirman; Tito Handoko
Communicatus: Jurnal Ilmu komunikasi Vol. 5 No. 1. June (2021): Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/cjik.v5i1.12713

Abstract

This study aims to explore the conscious experience of illegal immigrants from Afghanistan who are in Rudenim Pekanbaru City. This research uses Qualitative method by using Phenomenology Approach. While the theory used in this research is Phenomenology Theory. This is because the author wants to explore the conscious experience of the informant. In this case is the conscious experience of illegal immigrants and want to know the motives possessed by illegal immigrants in illegal immigration. The results showed that there are some motives owned by Illegal Immigrants in conducting immigration seacar illegal. Motive of the past (because motive) is the motive condition of the State is not conducive or the occurrence of war, the motive of disappointment against the State. While the motive will come (in order to motive) is the economic motive, better livelihood motives and motives want to be recognized as someone who has a skill that had never they get in the country of origin.Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengalaman sadar para imigran gelap asal Afghanistan yang berada di Kota Pekanbaru. Penulis ingin menggali pengalaman sadar para imigran gelap dan ingin mengetahui motif-motif yang dimiliki oleh para imigran ilegal tersebut dalam melakukan imigrasi ilegal. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode fenomenologi dengan pendekatan kualitatif. Sedangkan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Fenomenologi.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa motif yang dimiliki oleh para Imigran Ilegal dalam melakukan imigrasi seacar ilegal. Motif masa lalu (karena motif) adalah kondisi motif Negara tidak kondusif atau terjadinya perang, motif kekecewaan terhadap Negara. Sedangkan motif yang akan datang (in order to motive) adalah motif ekonomi, lebih baik motif penghidupan dan motif ingin diakui sebagai seseorang yang memiliki keahlian yang belum pernah mereka dapatkan di negara asalnya.
Aktivitas Government Public Relations dalam Mengelola Diseminasi Informasi City Branding Kota Pekanbaru Fadmi Nanda Putri; Welly Wirman; Muhammad Firdaus
Jurnal Riset Komunikasi (JURKOM) Vol. 4 No. 1 (2021): Februari 2021
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komuniasi (ASPIKOM) Wilayah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38194/jurkom.v4i1.192

Abstract

The implementation of government public relations in the Pekanbaru City Government is carried out by the Public Relations of the Regional Secretariat and the Information Division of Public Communication, Diskominfosantik, in which two different divisions carry out the same task and function, namely government public relations activities. However, the Pekanbaru City Government has succeeded in maximizing its efforts to disseminate information on city branding with one of the most active media centers in Indonesia. This research uses descriptive qualitative research methods, with interview and observation techniques, and uses data analysis techniques Huberman Miles. The results of this study explain that government public relations activities at City Government Public Relations are applied to the management of information dissemination through media relations, to build Regional Head personal branding based on mediascape analysis of Pekanbaru City, while the IKP Division conducts information dissemination through the media center to build Regional Head personal branding and OPD corporate branding through actively published live news release content. The management of the two communication channels refers to setting the intermedia agenda.
Co-Authors ", Irwandis Abednego Tumei Abram, Abednego Tumei Adhitya Nugraha Adinda Tasya Asova Afifah Ramlah Agustian Maulana Ahmad, Hafizal Ahsanul Furqan Aidil Fitrian Aldita Khairunnisa Alfiah Isti Yani, Alfiah Isti Amarrahmi, Adilla Andella Dekrin Andi Meirizal Andri Wiranata Annisa Muasrani Anuar Rasyid Ariga Martianov Atika Hersa Febriasistari Ayu Melda Rina Ayudyasari, Dara Azahari, Helmi Belli Nasution Chicilia Christi Dang Syaras Ahmad, Dang Syaras Darmayuni Bestari, Darmayuni Della Oktavinoarti Dinata, Yhudi Juliandra DINI ULFAH Elvina " Erviandy Setia Dharma Fadhila Sri Pertiwi Fadmi Nanda Putri Fadrial, Rudy Fahira, T. Salwa Fauzi " Febi Yadani. S Felcilya Anggia Mirantisa Fitri Hardianti Futry Ramadhani, Futry Gasela Hardianti Genny Gustina Sari Gita Adias Putri Gradini Iradati Putri, Gradini Iradati Habsari, Yashinta Wulan Hadisty, Hadisty Handoko, Tito Harliantara Harliantara Harun Al Rasyid Hesti Asriwandari Hevi Susanti HOTMAULINA MARIA BR. HALOHO Ikhma Zurani Ikhsan Nofriansyah Ilham Havifi Ilhamdi Prayadi Putra Iman, Mhd. Afdhalul Indah Kus Pratiwi Irfan Pratama Ismandianto Karim Suryadi lestari, Suci Shinta Lintang Arum Bagasati Mandasari, Kaheta Marisando Simarmata Marta, Rustono Maryam " Mawaddah, Nursalis Meizar Fatahillah Mery Handasari Purba Monica Pricilla Muhammad Firdaus Muhammad Firdaus Muhammad Firdaus Muhammad Nanda Saputra Mulyadi, Rizki Nada Perdana, Nada NI Putu G Widhi A Nirma Redisa Nofisa Firna Nofra Nilta Nova Rafika Putri Novelda Riyanti Nurazizah Rahma Nurjanah Nurjanah Nurjanah Nurjanah Nurul Ardilla Nurul Mustaqimmah, Nurul Olyvia, Rahma Perdana, Tegar Satria Pius Ady Sinaga Putri, Widya Ramalia Raja Zulkarnain Ramadhan, Ayudha Prakasa Ramadhani Alberni Ramahwati Saputri Resty Amalia Reyzakhalis Rika Juliana Rika Zahara Ringgo Eldapi Y Ringgo Eldapi Yozani Ringgo Eldapy Yozani Rini Restia, Rini Riska Mardhatillah Rizka Nofitri Rizki Mulyadi Roryn Astri Panggabean Roza, Elisa Rumyeni Rumyeni, Rumyeni Sahrul Amal Salsabila Salsabila Salwa Fahira Samosir, Elda Sandro, Sandro Sesdia Angela Sidabutar Sidabutar Silvani Wulandari, Silvani Simanjuntak, Harapan Tua Ricky Freddy Stefy Adelia Azhar, Stefy Adelia Suci Adhiani Suhra Gerti Ugina Sujianto Sumiati Sumiati Sundari, Dini Tamira Dwi Andini, Tamira Dwi Tantri Puspita Yazid Tantri Yazid Tegar Pangestu Roberto Tessa Julien Julien Mahessa, Tessa Julien Julien Tri Suci Ramadhani Triyani Merdeka Wati Tutut Ismi Wahidar Ulfa Erfendy Vindriana Adios Vinsensia Krismardiana Ayuningtyas Wahyudi ", Wahyudi Widya Ramalia Putri Windiyana Sari Yasir Yasir Yasir Yasir Yesicha, Chelsy Yulaika, Rahma Zahara, Rizka Nanda