p-Index From 2021 - 2026
6.079
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Indonesian Journal of Dialectics JKMS : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Komunikasi Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Menara Riau: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Pengembangan Masyarakat Islam Jurnal Kajian Komunikasi Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Studi Komunikasi JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study PRofesi Humas Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Jurnal ASPIKOM Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Prosiding Magister Ilmu Komunikasi Jurnal Keperawatan Abdurrab Jurnal Riset Komunikasi Jurnal Manajemen Komunikasi Jurnal Pendidikan dan Konseling Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi (JRMDK) Coverage: Journal of Strategic Communication Medium : Jurnal Ilmiah Fakultas Ilmu Komunikasi Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Madaniya Idarotuna: Jurnal Kajian Manajemen Dakwah Komitmen : Jurnal Ilmiah Manajemen KomunikA PARAHITA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat International Journal of Media and Communication Research ETAM: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Research and Development on Public Policy Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Komunikasi Innovative: Journal Of Social Science Research Harmoni: Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal The Indonesian Journal of Computer Science Indonesian Journal of Social Sciences, Policy and Politics (IJSSPP)
Claim Missing Document
Check
Articles

Dimensi konsep diri korban cyber sexual harassment di Kota Pekanbaru Welly Wirman; Genny Gustina Sari; Fitri Hardianti; Tegar Pangestu Roberto
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 9, No 1 (2021): June 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.853 KB) | DOI: 10.24198/jkk.v9i1.27363

Abstract

Kasus pelecehan seksual cyber kerap terjadi di Kota Pekanbaru, hal ini dapat dilihat  dari pemberitaannya di beberapa media massa. Tidak adanya data akurat di P2TP2A Kota Pekanbaru  tentang pelecehan seksual dunia maya menunjukkan bahwa kurangnya pengetahuan dan kepedulian publik tentang cyberbullying terhadap remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dimensi internal dan dimensi eksternal konsep diri serta pengalaman komunikasi dari remaja korban cyber sexual harrassment. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, teknik pengumpulan data terdiri dari wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik Snowball, dan jumlah informan dalam penelitian ini berjumlah enam orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah Miles dan Huberman. Sementara teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan perpanjangan keikutsertaan dan triangulasi. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa dimensi internal konsep diri pada remaja terdiri dari identitas diri negatif. Perilaku mereka pesimistis, tidak mampu mengendalikan emosi, dan remaja cenderung mendapatkan penilaian negatif dalam bentuk label seksual dari teman-teman mereka seperti “menggairahkan”, “pelacur” dan sebagainya. Kemudian dimensi eksternal yang terdiri dari fisik di mana remaja merasa bentuk fisik atau wajah yang dimiliki dapat memprovokasi pelecehan,  merasa kurang baik dalam hal moral-etika karena mereka tidak mengikuti ajaran yang diajarkan oleh agama, selain itu jika dilihat dari  pribadi adanya kecemasan, berpikir negatif, dan skeptis tentang pujian. Pengalaman komunikasi yang menyenangkan diperoleh dalam bentuk motivasi, perhatian, dan konseling, pengalaman komunikasi yang tid
Konsep Diri Penyintas Covid 19 di Pekan Baru Tantri Puspita Yazid; Welly Wirman; Karim Suryadi; Tutut Ismi Wahidar
JURNAL SIMBOLIKA Research and Learning in Communication Study Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL SIMBOLIKA Oktober
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbolika.v8i2.5907

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat dan mengetahui bagaimana konsep diri seorang penyintas COVID-19 yang mana belum banyak diteliti oleh peneliti lain terutama di Pekanbaru. Lokasi penelitian dilakukan di Pekanbaru dengan alasan karena kota Pekanbaru sebagai salah satu wilayah Provinsi Riau dengan jumlah kasus terbesar yakni sebanyak 15.359 kasus selama bulan Maret 2020 – Maret 2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi yakni menjelaskan fenomena perilaku manusia yang dialami dalam kesadaran, dalam kognitif dan dalam tindakan-tindakan perseptual. Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik wawancara sebagai instrumen utama penelitian. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Pengalaman komunikasi para penyintas COVID 19 di Kota Pekanbaru dipengaruhi oleh tahun mereka dinyatakan positif COVID 19. Penyintas yang dinyatakan positif COVID 19 pada tahun 2020 mendapatkan pengalaman komunikasi cenderung kurang menyenangkan dibandingkan dengan penyintas yang dinyatakan positif pada tahun 2021. Konsep diri para penyintas COVID 19 di Kota Pekanbaru juga dipengaruhi oleh masa dinyatakan sebagai positif COVID itu sendiri. penyintas yang dinyatakan postif pada tahun 2020 memiliki konsep diri cenderung lebih negatif dibandingkan dengan para penyintas di tahun 2021. Selain itu komponen jenis kelamin, umur, strategi pengobatan, dan status dalam keluarga juga mempengaruhi konsep diri para penyintas COVID 19 di Kota Pekanbaru.
PERENCANAAN KOMUNIKASI PROGRAM PASAR AMAN DARI BAHAN BERBAHAYA OLEH BALAI BESAR PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN (BBPOM) DI PEKANBARU (STUDI PADA PASAR LIMA PULUH) Rika Juliana; Welly Wirman
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 10: Edisi I Januari - Juni 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Control of the abuse of hazardous substances in food should be carried out in all existing traditional markets. However, there needs to be a priority scale so that control can be carried out in stages. Market identification needs to be done to select target markets where these target markets generally meet the criteria for a healthy market in accordance with Decree of the Minister of Health No. 519/Menkes/SK/VI/2008 concerning Guidelines for Organizing Healthy Markets. Communication planning carried out by the Center for Drug and Food Control (BBPOM) in Pekanbaru is to carry out a safe market program for hazardous materials and then determine who the target audience is, channels and media selection, message design, and monitoring and evaluation selection. This study aims to determine the communication planning for the safe market program for hazardous materials by the BBPOM Drug and Food Supervisory Agency in Pekanbaru 2020. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. There are ten informants taken through the techniquepurvosive. Types and sources of data were obtained through primary data and secondary data. Data collection was carried out by interviews, observation and documentation. Data analysis techniques by reducing data, presenting data and drawing conclusions. Furthermore, checking the validity of the data was carried out by extending participation and triangulation. The results of this study indicate that the communication planning used by the Food and Drug Supervisory Agency (BBPOM) in Pekanbaru in carrying out the safe market program for hazardous materials is quite effective using the Assifi and Franch communication planning model where the Food and Drug Supervisory Agency determines from the stage the target audience is the market manager, the target fifty market traders, the target fifty market consumers, the goal of the safe market program from hazardous materials is to make the fifty market a market free of hazardous materials. Second, in terms of channel selection and media, BBPOM in Pekanbaru uses interpersonal communication channels, group communication, public communication and small format media where this media selection is felt to be very effective in conveying the objectives of the safe market program for hazardous materials. Third, the messages conveyed in the safe market program for hazardous materials consist of verbal and nonverbal messages while the nature of the messages consists of informative, persuasive, and educative where the message invites the target to keep the market protected from hazardous materials. Fourth, in terms of monitoring and evaluation, there are two stages in determining the success of the program.
Identity discourse and phenomenon of reunion on West Sumatran student Wirman, Welly; Marta, Rustono; Sari, Genny Gustina; Azahari, Helmi; Hadisty, Hadisty
Jurnal Studi Komunikasi Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Faculty of Communications Science, Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/jsk.v6i3.5174

Abstract

This study aims to determine the goals, motives, and discourses on the identity of the West Sumatra overseas student reunion participants in Pekanbaru. Reunions have become popular and seem to be a way of life in our society. Communicative Action Theory will be used to identify a reunion between a school in Pekanbaru. This study uses a qualitative research method with a phenomenological approach. The results showed that the meaning of reunion was divided into three, namely the meaning of the purpose of silaturrahmi, the The motives are divided into the Bacarito Lamak motive, the fierce motive, and the Kepo motive. Furthermore, in the context of motifs consisting of motifs while diving, drinking water motives and motives provide greater benefits in the form of discussion motives and social motives. Identity discourse consists of appearance, self-actualisation, and connectivity rather than a show-off.
AKOMODASI KOMUNIKASI DALAM INTERAKSI ANTAR BUDAYA ETNIS TIONGHOA DAN MELAYU (STUDI DI DESA PANIPAHAN KECAMATAN PASIR LIMAU KAPAS KABUPATEN ROKAN HILIR PROVINSI RIAU) Ahsanul Furqan; Welly Wirman
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 10: Edisi I Januari - Juni 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Panipahan Village is one of the villages in Pasir Limau Kapas District, Rokan Hilir Regency. The original inhabitants of Panipahan village are ethnic Malays. In addition, Panipahan village is also inhabited by immigrants, one of the most immigrants is ethnic Chinese. The ethnic Chinese in Panipahan Village live in groups and have difficulties in interacting with the ethnic Malay community. Thus, the interaction between the two is still very limited. This study aims to determine the strategies for convergence, divergence and over-accommodation between ethnic Chinese and Malay ethnic cultures in Panipahan Village, Pasir Limau Kapas District, Rokan Hilir Regency, Riau Province. This research is a type of qualitative descriptive research that focuses on communication accommodation. The research data were obtained through a process of observation, in-depth interviews and documentation with 6 informants who were selected using a purposive technique with the criteria of having lived more than 5 years, aged over 25 years and willing to become informants in this study. The analysis technique used is to follow the concept given by Miles and Huberman with the stages namely data reduction, presenting data, verification and drawing conclusions. The technique of checking the validity of the data used is in the form of triangulation and extension of participation. The results of the study are that Chinese ethnicity mixes Malay with Indonesian when interacting with Malay ethnic groups. Later, many Chinese ethnic traditions have been adapted to Malay culture, such as wedding customs, funerals, buildings and also the tradition of burning barges (convergence). The Chinese ethnic use Indonesian when interacting with the Malays and still show their original cultural identity (divergence). In communicating, it is precisely the Malay people who use a distinctive greeting when interacting with ethnic Chinese (excessive accommodation).
Kampanye Lingkungan pada Program Restorasi Ekosistem Riau (RER) Hutan oleh Grup APRIL di Semenanjung Kampar Raja Zulkarnain; Muhammad Firdaus; Welly Wirman
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 4 No. 2 (2023): Edisi Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v4i2.39

Abstract

Restorasi Ekosistem Riau (RER) merupakan kegiatan kolaborasi dunia usaha dengan berbagai lembaga yang berpengalaman dibidang restorasi hutan dan pemberdayaan masyarakat yang bertujuan untuk memulihkan fungsi hutan yang mengalami kerusakan dan menjaga keanekaragaman hayati di hutan semenanjung Kampar Kabupaten Pelalawan Propinsi Riau. RER memastikan bahwa kegiatan ekonomi masyarakat yang berada di sekitar kegiatan RER berjalan atau selaras dengan alam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan kampanye lingkungan pada kegiatan restorasi ekosistem RER.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian pelaksanaan kampanye lingkungan dimulai pada saat melakukan sosialisasi bersama khalayak sasaran kampanye, pada saat kunjungan tamu ke lapangan, kampanye ikut aktif partisipasi pada kegiatan eksternal yang bertemakan lingkungan, Kampanye melalui eco camp sebagai pusat kajian hutan gambut. Kampanye lingkungan kegiatan RER dilakukan melalui saluran komunikasi media social seperti Facebook, Instagram, LinkIn, Twitter dan YouTube, kampanye pada saat kegiatan ekspo, kampanye lingkungan Restorasi Ekosistem Riau (RER) juga dilakukan melalui film dokumenter
BADUT JALANAN: FENOMENA PERGESERAN MOTIF DAN MAKNA MENGEMIS PADA MASYARAKAT PERKOTAAN Nofra Nilta; Welly Wirman; Ringgo Eldapi Yozani
Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Vol 5, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jrmdk.v5i1.22918

Abstract

Badut jalanan merupakan fenomena sosial perubahan praktik mengemis dari cara konvensional yang mengkapitalisasi kesedihan dengan pergeseran menggunakan kostum badut. Tujuan penelitian adalah mengungkap fenomena badut jalanan dan problematikanya yang tentu mengganggu aktivitas masyarakat serta membahayakan pelaku badut itu sendiri. Studi ini menggunakan pendekatan fenomenologi sebagai pisau analisis untuk membahas komunikasi badut jalanan, sedangkan metode penelitian menggunakan metode kualitatif dan dilaksanakan di kota Pekanbaru sebagai kota metropolitan dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi sehingga menjadi magnet orang untuk datang ke kota Pekanbaru. Studi ini menemukan fenomena motif menjadi badut jalanan dari aspek motif karena dan motif masa depan, motif karena menjadi badut jalanan disebabkan himpitan ekonomi dan keterbatasan kemampuan (skill), sementara motif masa depan menjadi badut jalanan hanya sebatas bertahan hidup, mencari modal untuk usaha atau pulang kampung dan menjaga asa/harapan. Sedangkan makna menjadi badut jalanan sebagai bentuk ekspresi dan mengejar setoran.
PERENCANAAN PROGRAM KOMUNIKASI SUBSIDI PERUMAHAN OLEH TPP (TENAGA PENDUKUNG PENYALURAN) DI PROVINSI RIAU Rizki Mulyadi; Welly Wirman; Yasir Yasir
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35967/jkms.v9i2.7438

Abstract

IMPLEMENTASI PROGRAM COORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) DALAM MENINGKATKAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PROVINSI RIAU Nurjanah Nurjanah; Welly Wirman; Tantri Puspita Yazid
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35967/jkms.v6i2.4750

Abstract

Kebijakan pemerintah mewajibkan perusahaan untuk melaksanakan program CSR di lingkungansekitar perusahaan, tujuanya masyarakat ikut memperoleh manfaat dari adanya perusahaan di wilayahtersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bentuk Implementasi ProgramCoorporate Social Responsibility (CSR) Chevron dalam meningkatkan Pemberdayaan Masyarakat. Metodepenelitian yang digunakan adalah Deskriptif Kualitatif dengan menggunakan teknik observasi, wawancaradan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk implementasi program CSR atau investasisosial Chevron saat ini adalah Program Investasi Sosial bidang Kesehatan dalam bentuk Program PengembanganKapasitas untuk Peningkatan Pelayanan Posyandu (CAPS), Program peningkatan akses air bersihdan sanitasi (IAC). Program Investasi Sosial bidang Pendidikan dan pelatihan kejuruan dalam bentuk Memberikanbeasiswa, University Relationship Program (URP), Pelatihan kejuruan untuk tenaga kerja dan wirausahawan(VOTEE). Program investasi bidang ekonomi dalam bentuk program dukungan pertanian terpaduberkelanjutan khusus mikro kecil dan akses keuangan (PRISMA), Local Busness Development (LBD)atau pengembangan usaha tempatan. Program Investasi Sosial Bidang Lingkungan seperti Bank sampah,Program Kampung Iklim (Proklim), Konservasi harimau dan gajah sumatera/ kerjasama internasional konservation,Program Adiwiyata. Penerapan program CSR tersebut merupakan bentuk implementasi darikonsep tata kelola perusahaan yang baik. Program CSR merupakan investasi bagi perusahaan demi pertumbuhandan keberlanjutan perusahaan.
FENOMENA KOMUNIKASI PENARI STRIPTIS DI KOTA BATAM – KEPULAUAN RIAU Suhra Gerti Ugina; Welly Wirman; Nurjanah Nurjanah
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35967/jkms.v8i2.7350

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motif, pemaknaan diri, pemaknaan profesidan pengalaman komunikasi penari striptis. Penelitian ini menggunakan metode penelitiankualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian terdiri dari tiga orang penaristriptis di Kota Batam. Hasil penelitian menunjukkan pertama, motif penari striptis di KotaBatam terdiri dari motif karena yakni ekonomi, rasa cinta dan kasih sayang, rasa kecewa danpendidikan. Sedangkan motif masa kini yaitu agar kebutuhan hidup sehari-hari terpenuhi danmotif harapan yakni tetap eksis, mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dan menikah. Kedua,pemaknaan diri yang diberikan oleh penari striptis yaitu diri yang lemah, diri yang menyesal,diri yang tidak berdaya serta diri yang cantik dan seksi. Ketiga, pemaknaan profesi sebagaipenari striptis yaitu berupa life style, profesionalitas pekerjaan dan ekspresi diri. Keempat,pengalaman komunikasi dikategorikan menjadi dua yakni pengalaman komunikasi yangmenyenangkan berupa penerimaan dari keluarga yang telah mengetahui, support dari temandan juga sikap cuek dari lingkungan sedangkan pengalaman komunikasi yang tidakmenyenangkan berupa adanya introgasi dari keluarga,cacian dan hinaan dari lingkunganumum dan juga pelanggan yang kerap bersikap arogan.
Co-Authors ", Irwandis Abednego Tumei Abram, Abednego Tumei Adhitya Nugraha Adinda Tasya Asova Afifah Ramlah Agustian Maulana Ahmad, Hafizal Ahsanul Furqan Aldita Khairunnisa Alfiah Isti Yani, Alfiah Isti Amarrahmi, Adilla Andella Dekrin Andi Meirizal Andri Wiranata Anuar Rasyid Ariga Martianov Atika Hersa Febriasistari Ayu Melda Rina Ayudyasari, Dara Azahari, Helmi Belli Nasution Chicilia Christi Dang Syaras Ahmad, Dang Syaras Darmayuni Bestari, Darmayuni Della Oktavinoarti Dinata, Yhudi Juliandra DINI ULFAH Elvina " Erviandy Setia Dharma Fadmi Nanda Putri Fadrial, Rudy Fauzi " Febi Yadani. S Felcilya Anggia Mirantisa Fitri Hardianti Futry Ramadhani, Futry Gasela Hardianti Genny Gustina Sari Genny Gustina Sari Gita Adias Putri Gradini Iradati Putri, Gradini Iradati Habsari, Yashinta Wulan Hadisty, Hadisty Handoko, Tito Harliantara Harun Al Rasyid Hesti Asriwandari Hevi Susanti HOTMAULINA MARIA BR. HALOHO Ikhma Zurani Ikhsan Nofriansyah Ilham Havifi Ilhamdi Prayadi Putra Iman, Mhd. Afdhalul Indah Kus Pratiwi Irfan Pratama Ismandianto Karim Suryadi lestari, Suci Shinta Lintang Arum Bagasati Mandasari, Kaheta Marisando Simarmata Marta, Rustono Maryam " Mawaddah, Nursalis Meizar Fatahillah Mery Handasari Purba Monica Pricilla Muhammad Firdaus Muhammad Firdaus Muhammad Firdaus Muhammad Nanda Saputra Mulyadi, Rizki N. Nurjanah Nada Perdana, Nada NI Putu G Widhi A Nirma Redisa Nofra Nilta Nova Rafika Putri Novelda Riyanti Nurjanah Nurjanah Nurjanah Nurjanah Nurul Ardilla Nurul Mustaqimmah, Nurul Olyvia, Rahma Perdana, Tegar Satria Pius Ady Sinaga Putri, Widya Ramalia Rahma , Nurazizah Raja Zulkarnain Ramadhan, Ayudha Prakasa Ramadhani Alberni Ramahwati Saputri Resty Amalia Reyzakhalis Rika Juliana Ringgo Eldapi Y Ringgo Eldapi Yozani Ringgo Eldapy Yozani Rini Restia, Rini Riska Mardhatillah Rizka Nofitri Rizki Mulyadi Roryn Astri Panggabean Roza, Elisa Rumyeni Rumyeni, Rumyeni Sahrul Amal Salsabila Salsabila Salwa Fahira Samosir, Elda Sandro, Sandro Sesdia Angela Sidabutar Sidabutar Silvani Wulandari, Silvani Simanjuntak, Harapan Tua Ricky Freddy Stefy Adelia Azhar, Stefy Adelia Suci Adhiani Suhra Gerti Ugina Sujianto Sumiati Sumiati Sundari, Dini T. Salwa Fahira Tamira Dwi Andini, Tamira Dwi Tantri Puspita Yazid Tegar Pangestu Roberto Tessa Julien Julien Mahessa, Tessa Julien Julien Tri Suci Ramadhani Triyani Merdeka Wati Tutut Ismi Wahidar Ulfa Erfendy Vindriana Adios Vinsensia Krismardiana Ayuningtyas Wahyudi ", Wahyudi Widya Ramalia Putri Windiyana Sari Yasir Yasir Yasir Yasir Yazid, Tantri Yesicha, Chelsy Yulaika, Rahma Zahara, Rizka Nanda