Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Pengelolaan Keuangan bagi Nelayan Pesisir di Desa Bolaang 1 Kecamatan Bolaang Timur Kabupaten Bolaang Mongondow Mohammad Reza Mandagi; Sjeddie Rianne Watung; Edwin Wantah
Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi Vol. 1 No. 4 (2025): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/7kh5j215

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatann kualitatiif dengan jenis penelitian field research (penelitian lapangan). Dalam penentuan subjek penelitian menggunakan purposive serta mengggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah (1) Pendapatan rata – rata nelayan pesisir di Desa Bolaang 1 Kecamatan Bolaang Timur Kabupaten Bolaang Mongondow dikategorikan ke dalam dua status yaitu juragan nelayan dan buruh nelayan. Juragan nelayan mampu mendapatkan penghasilan Rp.10.000.000 – Rp.15.000.000 dalam sekali berlayar, dan itu ketika musim ikan. Dan apabila sedang musim paceklik mereka hanya bisa dapat Rp.6.000.000 – Rp.9.000.000 itu masih pendapatan kotorrnya. Berbeda halnya dengan buruh nelayan, mereka hanya dapat penghasilan Rp.100.000 – Rp.300.000 dalam sekali ikut berlayar ke orang dan itupun kalau sedang musim ikan. Sedangkan jika lagi musim paceklik mereka hanya dapat Rp.50.000 – Rp.100.000 dan bahkan terkadang sampai tidak dapat sama sekali. (2) Strategi pengelolaan keuangan nelayan pesisir di Desa Bolaang 1 Kecamatan Bolaang Timur Kabupaten Bolaang Mongondow ada pada dua musim yaitu musim ikan dan musim paceklik. Ketika musim ikan penghasilannya mereka gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari - harinya seperti beli beras, pendidikan anak, belanja istri, ditabung dan bahkan investasi. Ketika musim paceklik mereka ada beberapa hal yang mereka lakukan yaitu jika mereka membutuhkan dana kecil mereka akan berhutang ketetangganya, tetapi kalau mereka membutuhkan dana besar atau banyak mereka akan menjual tabungannya seperti emas dan bahkan menjual investasinya jika memang diperlukan.
PENGEMBANGAN MATERI PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN BAGI PELAKU UMKM DI KECAMATAN KOTAMOBAGU SELATAN KOTA KOTAMOBAGU Lapasisi, Andika Putra; Wantah, Edwin; Palangda, Listriyanti
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i2.8410

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini Mengidentifikasi permasalahan permasalahan yang di hadapi Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (UMKM) di Kotamobagu Selatan Kota Kotamobagu. Menyusun Materi Pelatihan Kewiirausahaan bagi pelaku Usaha Kecil Menengah dan Koperasi Di Kecamatan Kotamobagu Selatan Kota Kotamobagu. Spesifikasi produk yang di harapkan Konten Materi Pelatihan Kewirausahaan UMKM Di Kotamobagu Selatan Kota Kotamobagu. Panduan Materi Pelatihan Kewirausahaan UMKM Di Kecamatan Kotamobagu Selatan Kota Kotamobagu. Produk materi pelatihan kewirausahaan UMKM berhasil disusun dengan proses pengembangan Four D, dengan tahapan identifikasi masalah dan analisis kebutuhan pengembangan, desain prototipe dan materi pelatihan kewirausahaan UMKM, uji coba produk serta revisi produk materi pelatihan kewirausahaan UMKM. Materi yang di kembangkan yaitu materi pelatihan kewirausahaan UMKM dengan garis besar materi Ciri-Ciri, Karakteristik Dan Prinsip-Prinsip Kewirausahaan; Kreativitas Dan Inovasi Berwirausaha; Bagaimana Mendapatkan Modal Usaha; Pengelolaan Keuangan Keluarga dan Pemasaran online. Uji coba materi pelatihan kewirausahaan UMKM ini di katakan sangat efektif karena bisa dapat dengan mudah di pahami oleh subjek Uji coba yaitu Pelaku UMKM di Kotamobagu Selatan Kota Kotamobagu dengan di lihat dari pelaksanaan siklus Uji Coba Produk Pengembangan Materi Kewirausahaan UMKM yang hanya di laksanakan 1 kali siklus Action Reseaarch sudah menghasilkan pemahaman dan literasi materi pelatihan kewirausahaan bagi pelaku UMKM. Produk materi pelatihan kewirausahaan UMKM di Kecamatan Kotamobagu Selatan Kota Kotamobagu ini belum sempurna, sangat di perlukan perbaikan-perbaikan yang di sesuaikan dengan kondisi objek dan subjek yang lainnya. Kata Kunci : Identifikasi Masalah Pemberdayaan Ekonomi UMKM dan Materi Pemberdayaan Ekonomi UMKM ABSTRACT The aim of this research is to identify existing problems in the field of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in South Kotamobagu, Kotamobagu City. Preparing Entrepreneurship Training Materials for Small and Medium Enterprises and Cooperatives in South Kotamobagu District, Kotamobagu City. Expected product specifications Content of MSME Entrepreneurship Training Materials in South Kotamobagu, Kotamobagu City. Guide to MSME Entrepreneurship Training Materials in South Kotamobagu District, Kotamobagu City. MSME entrepreneurship training material products were successfully prepared using the Four D development process, with stages of problem identification and development needs analysis, prototype design and MSME entrepreneurship training materials, product trials and product revisions of MSME entrepreneurship training materials. The material developed is MSME entrepreneurship training material with material outlining the Characteristics, Characteristics and Principles of Entrepreneurship; Entrepreneurial Creativity and Innovation; How to Get Business Capital; Family Financial Management and Online Marketing. This trial of MSME entrepreneurship training material is said to be very effective because it can be easily understood by the trial subjects, namely MSME actors in South Kotamobagu, Kotamobagu City, seen from the implementation of the MSME Entrepreneurship Material Development Product Trial cycle which is only carried out once in the Action cycle. Research has produced understanding and literacy of entrepreneurship training materials for MSMEs. The MSME entrepreneurship training material product in South Kotamobagu District, Kotamobagu City is not yet perfect, it really needs improvements that are adapted to the conditions of other objects and subjects. Keywords : Identification of MSME Economic Empowerment Problem, MSME Economic Empowerment Material.
PENGEMBANGAN MATERI PEMBERDAYAAN EKONOMI PETANI SALAK DI DESA PANGU KACAMATAN RATAHAN TIMUR Sualang, Nadia; Wantah, Edwin; Dolonseda, Herman; Ranti, Devyano
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i1.9355

Abstract

  Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan dan melakukan analisis kebutuhan model pemberdayaan ekonomi petani salak. Pada tahap awal pengembangan model Four D yaitu Define diawali dengan mengidentifikasi permasalahan dan menganalisis kebutuhan petani yang dilakukan peneliti untuk menilai kebutuhan Petani Salak yang menjadi subjek penelitian dengan tujuan untuk mengetahui hal tersebut. Model pemberdayaan ekonomi Petani Salak sangat dibutuhkan. Definisi yang akan dilakukan dalam penelitian ini adalah pemetaan kebutuhan petani. Dalam hal ini peneliti akan melakukan studi pendahuluan melalui wawancara dan penyebaran kuesioner. Hasil dari identifikasi masalah dan analisis kebutuhan adalah untuk memahami kebutuhan petani untuk meningkatkan pendapatan Petani Salak di Desa Pangu Kecamatan Ratahan Timur. Peneliti membagikan produk akhir berupa Modul Pemberdayaan Ekonomi Perani Salak di Desa Pangu Kecamatan Ratahan Timur kepada Petani yang menjadi subjek penelitian. Kata Kunci: Pembelajaran Ekonomi, Model Pemberdayaan Ekonomi, Petani Salak.           Abstract This research aims to identify problems and conduct a needs analysis for a model of economic empowerment for salak farmers. In the initial stage of developing the Four D model, namely Define, it began with identifying problems and analyzing farmers' needs, which was carried out by researchers to assess the needs of Salak Farmers who were the research subjects with the aim of finding out this. A model of economic empowerment for Salak Farmers is really needed. The definition that will be used in this research is mapping farmers' needs. In this case the researcher will conduct a preliminary study through interviews and distributing questionnaires. The result of problem identification and needs analysis is to understand the needs of farmers to increase the income of Salak Farmers in Pangu Village, East Ratahan District. Researchers distributed the final product in the form of the Perani Salak Economic Empowerment Module in Pangu Village, East Ratahan District to Farmers who were research subjects. Keywords: Economic Learning, Economic Empowerment Model, Salak Farmers.  
PENGEMBANGAN KONTEN PEMBELAJARAN ADMINISTRASI PERKANTORAN BERBASIS MEDIA TIKTOK PADA SISWA DI SMK Wungow, Oktavia J. A.; Wantah, Edwin; Rooroh, Agnes; Wuisang, Jerry Rommy Herter
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v5i4.7738

Abstract

ABSTRACT Students’ learning interest in office administration subjects at SMK Negeri 1 Tatapaan remains low due to the predominantly conventional delivery of the material. The use of social media platforms such as TikTok, which are highly popular among teenagers, is expected to serve as an effective tool to enhance student engagement and understanding of the subject matter. This study aims to develop TikTok-based instructional content for office administration as an innovation in the learning process. The research employed a Research and Development (R&D) approach using the 4-D model, consisting of Define, Design, Develop, and Disseminate. The participants were twelfth-grade students of the Office Administration Department, and data were collected using student needs questionnaires, expert validation sheets for material and media, and limited trials. The results indicate that the developed TikTok-based learning content for office administration is highly feasible in terms of material quality and media presentation, and it received very positive responses from students. Therefore, TikTok can be used as an innovative alternative medium for delivering office administration material in a more engaging, interactive manner that aligns with the characteristics of digital-generation learners. ABSTRAK Minat belajar siswa terhadap materi administrasi perkantoran di SMK Negeri 1 Tatapaan masih rendah karena kesesuaian materi yang cenderung konvensional. Penggunaan media sosial seperti TikTok yang populer di kalangan remaja diharapkan dapat menjadi sarana efektif untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan konten pembelajaran administrasi perkantoran berbasis media TikTok sebagai inovasi dalam proses pembelajaran. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4-D yang meliputi Define, Design, Develop, dan Disseminate. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII Jurusan Administrasi Perkantoran, dengan instrumen berupa angket kebutuhan siswa, validasi ahli materi dan media, serta uji coba terbatas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten pembelajaran administrasi perkantoran berbasis TikTok yang dikembangkan tergolong sangat layak dari segi isi materi dan media penyajian, serta mendapatkan respon yang sangat positif dari siswa. Oleh karena itu, media TikTok dapat menciptakan alternatif inovatif untuk menyampaikan materi administrasi perkantoran secara lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik siswa generasi digital.
Co-Authors Adji, Putri Nadia Anjelia Agnes Rooroh Alen Ch Manongko Allen A. CH. Manongko Andika Putra Lapasisi Anggraeni Kindangen Arie Frits Kawulur Arie Kawulur Cecilia Kewo Cecilia Kewo Cecilia Lelly Kewo Christian D.D. Ondang Christian EM Pelealu Cleimen M. Gerungan Dolonseda, Herman Feki. F. Poluan Freddy .S Kawatu Freddy Kawatu Freddy Kawatu Freddy S. Kawatu Gaghana, Lidia Gloria Wariki Harkinal Mikly Hasan, Sri Wahyuni Herman Philips Dolonseda Iwan Kandori Jackson Joshua Bawole Jefri Tumimomor Jently F. Tamailang Jerrry Wuisang Jerry Rommy Herter Wuisang Jodi Stenly Tangkau Johny Taroreh Johny Taroreh Joubert Dame Julius Octavianus Elean Kambey, Joseph Karundeng, Feibe Langi, Jessy Lapasisi, Andika Putra Lihard S. Lumampow Lihart Lumapow Listriyanti Palangda Lombogia, Winda Makaliwe, Niny Mandang, Andreas S Meike B Mamentu Meike Mamentu Mikly, Harkinal Milka Najoan Mohammad Reza Mandagi Mona Pratiwi Silvi Movita O. Deeng Nikolas Fajar Wuryaningrat Novalyna Vera Trisnawaty Hutabarat Olivia Lalamentik Olvie Lalamentik Patricia Rakian Pietra Hadibrata Ranti, Devyano V.F. Regina Pakasi Riedel Tumilantouw Risye Pangkey Salam, Aneke Serlita Unya Sheeren.T E Tendur Siane Diana Sahari Sinoritha, Julia Sinta Kusmawati Kusnady Sjeddie Watung Steber Kantu Sualang, Nadia Susana A.P Sumuweng Synthia Lolaen Tamboto, Henry Jeheskiel Daniel Tani, Jonathan P. S. Taroreh, Johny Tesalonika Zaveria Supit Tineke M Sumual Tinneke Evie Meggy Sumual Tirtania Sasea Tiwow, Nona Valentino G. Kodoatie Winda Lombogia Windi Sompotan Wungow, Oktavia J. A. Yanny JG Wowor Yati Feisy Mogea Yossi Christian Korah