Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Analisis Pembentukan Karakter Melalui Lingkungan Sekolah SDN Tanjung Pura Kabupaten Tasikmalaya Yulianti, Eva; Nurfirdaus, Nunu; Ropiah , Opah
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 5 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i5.1866

Abstract

The purpose of this study is to find out the implementation of character formation, the role of the school environment in the formation, and the efforts made by teachers and principals in the formation of the character of SDN Tanjung Pura, Tasikmalaya Regency. This study uses a qualitative method using 13 research subjects. Data analysis is carried out by the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Research results were obtained through observation, interviews and documentation. Observations were carried out by making direct observations at the research location regarding character formation through the school environment of lower class students at SD Negeri Tanjung Pura. The implementation of character education at SDN Tanjung Pura includes routine activities such as Dhuha prayers, reciting the Yasin Koran, and mutual cooperation. Spontaneous activities such as reprimands and non-physical punishment are also carried out to increase students' vigilance. School principals play a role in creating policies and facilities that support character education and become role models in discipline. Apart from teaching, teachers guide students in carrying out worship and instill discipline through example and direct guidance. A good school environment also supports the process of forming student character
Pembentukan Karakter di SDN Kertaungaran Melalui Konsep Pembelajaran Ki Hajar Dewantara Azmi, Muhammad Fahmi Ulul; Nurfirdaus, Nunu; Nuraeni, Leni
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 5 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i5.1999

Abstract

This research aims to find out the formation of character in SDN Kertaungaran through the learning concept of Ki Hajar Dewantara. This study uses a qualitative approach with a case study method of 13 research subjects who were selected using the purposive sampling technique. The data analysis technique uses the miles and huberman model. Data analysis is carried out with the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawn.  Data collection is carried out through observation, interviews, and documentation. Interviews were conducted with school principals, lower grade teachers and higher-grade teachers and lower grade students and high-grade students at SD Negeri Kertaungaran. The results of the analysis show that the character at SDN Kertungaran through the learning concept of Ki Hajar Dewantara has been well embedded. Just as the teacher has set a good example for the students, it also gives encouragement to the students. The roles of family, school, and community all synergize to shape the character of students. Other activities such as religious activities, learning evaluations and integration of local culture can also shape students' character. Learning sports, sports, and sports play a role in improving the character of discipline, cooperation, and responsibility. Schools must stick to the learning concept of Ki Hajar Dewantara and practice it gradually and consistently.  
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL-INQUIRI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI Febby Febriyanti; Nunu Nurfirdaus
Jurnal Lensa Pendas Vol 1 No 1 (2016): September 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran kontekstual-inquiri merupakan konsep guru mengajar dengan mengaitkan tema puisi dengan kenyataannya dan inquiri sebagai proses mencari dan menemukan kata atau diksi dari tema puisi. Mayoritas guru sudah menggunakan model pembelajaran kontekstual-inquiri dalam pembelajaran menulis puisi, akan tetapi pemahaman guru terhadap model pembelajaran kontekstual-inquiri. Sehingga dalam kemampuan siswa menulis puisi siswa menemui kesulitan dalam mencari dan menemukan kata untuk dirangkai dalam puisi. Tujuan penelitian ini mengkaji tentang penggunaan model pembelajaran kontekstual-inquiri dalam meningkatkan kemampuan menulis puisi (studi kasus di SDN Salakadomas) dalam proses pembelajaran menulis puisi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini digunakan untuk memahami peristiwa, kejadian, pelaku dalam situasi tertentu yang bersifat ilmiah dan natural. Penelitian kualitatif selalu bersifat deskriptif artinya data yang dianalisis berbentuk deskriptif fenomena, tidak berupa angka-angka. Data yang terkumpul berbentuk kata-kata tulisan yang mencakup catatan, laporan dan foto. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan model pembelajaran kontekstual-inquiri sudah digunakan oleh guru di SDN Salakadomas dalam proses pembelajaran menulis puisi, akan tetapi dalam pemahaman terhadap model pembelajaran tersebut guru kurang memahaminya. Dimana guru hanya mengaitkan tema puisi dengan kenyataannya dan inquiri sebagai proses mencari dan menemukan kata dari tema tersebut, ada beberapa langkah dalam proses pembelajaran yang belum dilakukan atau terlewati oleh guru dalam menggunakan model pembelajaran kontekstual-inquiri. Sehingga dalam kemampuan menulis puisi siswa terdapat kekurangan atau belum maksimal dalam menulis puisi termasuk dari cara penulisan puisinya. Namun dari hasil kemampuan menulis puisi siswa dengan menggunakan model pembelajaran kontekstualinquiri sejauh ini sudah meningkat dari hasil kemampuan menulis puisi siswa sebelum menggunakan model pembelajaran kontekstual-inquiri. Sarannya adalah guru diharapkan dalam menggunakan model pembelajaran kontekstual-inquiri dalam proses pembelajaran menulis puisi dengan baik, dimana langkah-langkah yang terdapat dalam model pembelajaran tersebut dapat dilakukan dengan berurut atau melakukannya dengan baik.
ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DALAM HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL SISWA Nunu Nurfirdaus; Muhamad Husen
Jurnal Lensa Pendas Vol 3 No 1 (2018): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan dan pemahaman guru terhadap model pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Penelitian ini digunakan untuk memahami peristiwa, kejadian, pelaku dalam situasi tertentu yang bersifat ilmiah dan natural. Penelitian kualitatif selalu bersifat deskriptif artinya data yang dianalisis berbentuk deskriptif fenomena, tidak berupa angkaangka. Data yang terkumpul berbentuk kata-kata tulisan mencakup catatan, laporan dan foto. Hasil penelitian menunjukan penerapan model pembelajaran Student Teams AchievementDivision (STAD) di SD Negeri II Garajati dilakukan dengan cara yang lain, yaitu dengan cara guru menerangkan materi lalu siswa dibagi menjadi beberapa kelompok, kemudian tiap kelompok diberi soal-soal lalu dibacakan hasilnya secara perwakilan kelompok. Pemahaman guru terhadap model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) mempengaruhi hasil belajar siswa khususnya pada mata pelajaran IPS. Hasil belajar siswa akan meningkat jika guru lebih memahami suatu model pembelajaran dan menerapkan sesuai dengan langkah-langkah yang seharusnya.
ANALISIS MEDIA KOMIK STRIP DALAM HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL SISWA Nunu Nurfirdaus; Eva Rizqi Nurfauzi
Jurnal Lensa Pendas Vol 2 No 2 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis media dalam prestasi hasil belajar siswa (studi kasus di SDN 1 Kadugede). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini digunakan untuk memahami peristiwa, pelaku dalam situasi tertentu yang bersifat ilmiah dan natural. Data yang terkumpul berbentuk kata-kata tulisan yang mencakup catatan, laporan dan foto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru SDN 1 Kadugede menerapkan media pembelajaran komik strip, walaupun ada beberapa langkah yang tidak dilakukan diantaranya adalah apersepsi, pembagian kelompok dan penekanan materi diakhir pembelajaran. Setelah diterapkan media pembelajaran komik strip siswa dapat memahami materi yang disampaikan guru, hal tersebut dibuktikan ketika ulangan harian siswa menjawab soal dengan benar, sehingga berdampak pada prestasi hasil belajar. Saran bagi guru, diharapkan ketika pembelajaran menerapkan media komik strip sebelumnya guru harus sudah paham betul bagaimana menerapkannya supaya dalam pelaksanakan proses belajar mengajar berlangsung secara efektif dan siswa dapat lebih paham mengenai materi yang disampaikan oleh guru.
PENERAPAN MODEL TIME TOKEN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) KELAS V SD NEGERI PAJAMBON Nunu Nurfirdaus; Hidayatuloh Munandar
Jurnal Lensa Pendas Vol 3 No 2 (2018): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/lensa pendas.v3i2.271

Abstract

Penerapan Model Time Token Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Kelas V SD Negeri Pajambon, 2017. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi dan wawancara dengan guru kelas V di SD Negeri Pajambon pada mata pelajaran IPS hasil belajar siswarendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model time token terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) siswa kelas V di SD Negeri Pajambon. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Negeri Pajambon yangberjumlah 21 siswa dan siswa kelas IV di SD Negeri Sukamukti yang berjumlah 21 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling dimana penulis menetapkan populasi menjadi sampel penelitian. Jadi sampel penelitian yang digunakan adalah siswa kelas V di SD NegeriPajambon yang berjumlah 21 siswa dan siswa kelas IV di SD Negeri Sukamukti yang berjumlah 21 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes pilihan ganda. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis (uji t) yang digunakan untukpengaruh model time token terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) siswa kelas V di SD Negeri Pajambon. Berdasarkan perhitungan uji hipotesis diperoleh t hit (4,974) > t daf (1,68), maka Hi diterima artinya bahwa terdapat pengaruh model time token terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) siswa kelas V di SD Negeri Pajambon. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh model time token terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) siswa kelas V di SD Negeri Pajambon.
STUDI TENTANG PEMBENTUKAN KEBIASAAN DAN PERILAKU SOSIAL SISWA (STUDI KASUS DI SDN 1 WINDUJANTEN) Nunu Nurfirdaus; Risnawati Risnawati
Jurnal Lensa Pendas Vol 4 No 1 (2019): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v4i1.486

Abstract

The purpose of this study was to find out about the social habits and behavior of Windujanten 1 Elementary School students. The method used in this study is descriptive qualitative with the method of determining resource persons using purposive sampling technique. The main resource persons in this study were 3 class IV students, 3 grade V students, 3 grade VI students, 5 teachers and the principal of Windujanten Elementary School 1. Data collection techniques are observation, interview and documentation. The results showed that the formation of habits and social behavior of students in the school environment was very good. This is supported by the habits and values ​​applied by the teacher to students. The recommendations that can be given regarding this research are that the collaboration between parents of students and the school is more intense in terms of applying good habits in forming and applying good values ​​to students. Because after all the collaboration between the school and parents of students is needed in educating students.
Application of the Cooperative Model Snowball Throwing to Improve Social Studies Learning Outcomes Nunu Nurfirdaus; Asep Usamah; Atang Sutisna
Jurnal Lensa Pendas Vol 4 No 2 (2019): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v4i2.612

Abstract

Latar belakang dalam penelitian ini adalah kemampuan siswa pada ranah kognitif mata pelajaran IPS masih banyak siswa memperoleh hasil belajar yang dibawah KKM. Tujuan umum dalam penelitian ini adalah guru dapat menerapkan model pembelajaran yang efektif untuk menyampaikan materi pembelajaran khususnya pelajaran IPS di Siswa serta dapat meningkatkan hasil belajar IPS.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, bentuk desain eksperimen One Group Pretest-Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 20 orang siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis dan uji N-Gain yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe Snowball Throwing terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS Siswa SDN 3 Cisantana. Berdasarkan perhitungan statistik diperoleh thitung (6,34) ˃ ttabel (2,71) artinya Hi diterima artinya peningkatan hasil belajar IPS dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing dalam pembelajaran IPS Siswa SDN 3 Cisantana.
Implementasi Permainan Tradisional dalam Mengembangkan Kecerdasan Emosional (Studi Kasus di SD Negeri 2 Kalapagunung) Widia Indah Lestari; Nunu Nurfirdaus
Jurnal Lensa Pendas Vol 5 No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v5i2.1636

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang implementasi permainan tradisional dalam mengembangkan kecerdasan emosional siswa di SD Negeri 2 Kalapagunung Kecamatan Kramatmulya Kabupaten Kuningan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan metode purposive sampling. Narasumber pokok dalam penelitian ini adalah siswa 1 orang kelas I, 1 orang kelas II, 2 orang kelas III, 3 orang kelas IV, 2 orang kelas V, 1 orang kelas VI, 7 orang guru dan 1 kepala sekolah SD Negeri 2 Kalapagunung. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional sudah di terpakan di sekolah ini. Hal ini di dukung oleh program dan kebijakan kepala sekolah serta peran guruguru yang memperkenalkan permainan tradisional kepada siswa. Dalam memperkenalkan permainan tradisional kepada siswa, para guru menerapkan permainan tradisional dalam pembelajaran, selain itu saat jam istirahat atau dalam kegiatan ekstrakurikuler serta dalam kegiatan non formal. Secara garis besar, permainan tradisional yang sering di terapkan di sekolah tersebut seperti gobang sodor, egrang, bakiak, parengket-rengket jengkol memiliki dampak yang baik kepada siswa, dimana permainan tradisional mampu mengembangkan kecerdasan emosional siswa.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN RADEC (READ, ANSWER, DISCUSS, EXPLAIN AND CREATE) BERBASIS GAMES TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOLABORASI SISWA KELAS V SD NEGERI 1 SUKAMULYA Ilma Sita Febrianti febrianti; Nunu Nurfirdaus; Dudung Abdu Salam
Jurnal Lensa Pendas Vol 9 No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v9i2.3995

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan kolaborasi siswa kelas V SDN 1 Sukamulya, dengan melalui pengembangan model pembelajaran Radec berbasis Games Tournament. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan (Research and Developent). Metode penelitian dan pengembangan digunakan untuk menghasilkakn rancangan produk baru. Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan model pembelajaran radec yang mana sintaks dari model radec terdahulu dirubah menjadi sintaks terbaru dengan games tournament. Penulis menggunakan model penelitian ADDIE (analysis, design, development, implementation dan evaluation) yang mana terdapat lima langkah atau tahapan. Produk yang dihasilkan yaitu keterbaruan sintaks dari model pembelajaran radec berbasis games tournament. Produk ini, diiplementasikan kepada siswa kelas V SDN 1 Sukamulya yang berjumlah 21 siswa, 12 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan. Setelah penerapan terdapat hasil sebelum dan sesudah penerpan yang mana hasilnya menunjukan bahwa kemampuan kolaborasi siswa pada hasil Preetest memiliki rata-rata (mean) sebesar 8,38 dan pada hasil preetest memiliki nilai rata-rata atau (mean) sebesar 11,14 setelah diberikan perlakuan (treatment) dan hasil dari (2-tailed) dengan nilai 0,000. Maka dari itu, apabila nilai signifikansi lebih kecil dari rumus dasar pengambilan keputusan (0,000 < 0,05) maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh dan terdapat peningkatan.