Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analisis Tingkat Pengetahuan Pola Konsumsi Bayi dan Kejadian Stunting di Desa Sindangsari Pabuaran Serang Banten tahun 2022 Selvester Thadeus, Maria; Tiwuk Susantiningsih; Kristina Simanjuntak; Irmarahayu Agneta; Muktamiroh Hikmah; Abdullah Rukman; Perdana Fachruddin
Segara : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2023): Vol. 1 No. 2 (2023): SEGARA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Kedokteran UPN "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33533/segara.v1i2.7055

Abstract

Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang pelatihan pola konsumsi bayi pada kader posyandu Desa Sindangsari Pabuaran Serang Banten pada tahun 2022 terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan responden terhadap keterampilan pola konsumsi bayi 0-24 bulan dalam kategori pengetahuan baik yaitu terjadi peningkatan sebesar 19% dari 63,79% menjadi 82,79% (31 responden), namun analisis dari tingkat pengetahuan dan pola konsumsi bayi pada kejadian stunting di Desa Sindangsari Pabuaran Serang Banten tahun 2022 belum dilakukan. Metode: Artikel ini merupakan analisis deskriptif korelatif terhadap hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat FK UPN Veteran Jakarta bekerjasama dengan Tim Pengabdian Kepada Masyarakat FK UNTIRTA Serang Banten untuk melihat faktor risiko dari tingkat pengetahuan dan pola konsumsi bayi terhadap kejadian stunting di Desa Sindangsari Pabuaran Serang Banten tahun 2022. Hasil: Analis tingkat pengetahuan peserta di lakukan terhadap kejadian stunting di Desa Sindangsari. Jumlah responden dalam kegiatan pengabdian yaitu 31 responden yang terdiri dari kader posyandu di Desa Sindangsari serta ibu yang memiliki balita yang melakukan kunjungan ke Posyandu. Terdapat hubungan yang bermakna antara riwayat penyakit infeksi dengan kejadian stunting pada balita di Desa Sindangsari. Hasil anaslis antara penyuluhan dan pelatihan pola konsumsi bayi dan balita yang sudah bagus tetapi masih terdapat 2 balita stunting dapat dikarenakan riwayat penyakit infeksi mempengaruhi penyerapan nutrisi pada proses pencernaan pada balita stunting dan tidak berhubungan dengan tingkat pengetahuan kader posyandu Sindangsari mengenai pola konsumsi. Kesimpulan: Analisis tingkat pengetahuan pola konsumsi bayi dan kejadian stunting di Desa Sindangsari Pabuaran Serang Banten tahun 2022 didapatkan hasil bahwa tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan kader posyandu Desa Sindangsari dengan kejadian 2 balita stunting di Desa Sindangsari Pabuaran Serang Banten.
Pelatihan dan Pendampingan Kader Dalam Asupan Vitamin E, Zinc, Fe dan Asam Folat Pada Masa Pertumbuhan Sri Wahyuningsih; Tiwuk Susantiningsih; Rukman Abdullah; Fachruddin Perdana; Mila Citrawati
Segara : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2023): Vol. 1 No. 2 (2023): SEGARA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Kedokteran UPN "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33533/segara.v1i2.7295

Abstract

Stunting merupakan bentuk kegagalan tumbuh kembang yang menyebabkan gangguan pertumbuhan linear pada balita akibat dari akumulasi ketidak cukupan nutrisi yang berlangsung lama, mulai dari masa kehamilan sampai usia 24 bulan. Propinsi Banten menduduki peringkat kelima angka stunting terbanyak di Indonesia, yaitu 294.862 balita pada tahun 2021. Asupan energi dan zat gizi yang tidak memadai, antara lain vitamin E, Zinc, Fe dan Asam Folat merupakan faktor yang berperan terhadap masalah pertumbuhan. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan kesehatan tentang pentingnya pemenuhan zat gizi dalam upaya menunjang pertumbiuhan anak dan pencegahan stunting. Metode kegiatan yang dilakukan pada pengabdian kepada masyarakat ini adalah penyuluhan dengan menggunakan metode ceramah dengan menggunakan media slide power point yang berisi penjelasan mengenai pentingnya asupan vitamin E, Zinc, Fe dan Asam Folat pada balita. Kesimpulan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah ibu-ibu kader yang mengikuti penyuluhan menjadi paham tentang pentingnya pemenuhan zat gizi untuk pertumbuhan anak.
Pengembangan media edukasi gizi berbasis android dan website serta pengaruhnya terhadap perilaku tentang gizi seimbang siswa sekolah dasar Perdana, Fachruddin; Madanijah, Siti; Ekayanti, Ikeu
Jurnal Gizi dan Pangan Vol. 12 No. 3 (2017)
Publisher : The Food and Nutrition Society of Indonesia in collaboration with the Department of Community Nutrition, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.889 KB) | DOI: 10.25182/jgp.2017.12.3.169-178

Abstract

The objective of this study were to analyze the effect of nutrition education media based on android and website to behavior and their relationships with balanced nutrition in primary school students. The design of this study was quasy experimental. A pre-post intervention study was conducted in Tuban City, East Java-Indonesia and involved 144 grades 5 primary school students. The intervention was conducted at the school by applying nutrition education media such as poster, powerpoint presentation, android, and website. A self-administered measurement with a validated questionnaire was applied to assess balanced nutrition behavior before and after the program. The result showed that a total of 72.9% school children had good knowledge, 78.5% positive attitude, 54.9% good practices on balanced nutrition before intervention. After the education program, the good knowledge, the positive attitude, and the good practices on balanced nutrition increased by 11.8%, 5.5%, and 15.9%, respectively. The media of nutrition education based on android was better than the others. In conclusion, the balanced nutrition behavior could be improved by the nutrition education program.
EDUKASI MANAJEMEN KELUARGA YANG BERFOKUS PADA ”KESEHATAN KEUANGAN” BAGI KADER POSYANDU DESA SINDANGSARI PABUARAN SERANG BANTEN Hidayati, Siti; Rahayu, Agneta Irma; Fauziah, Cut; Muktamiroh, Hikmah; Wahyuningsih, Sri; Perdana, Fachruddin; Abdullah, Rukman
Batara Wisnu : Indonesian Journal of Community Services Vol. 5 No. 1 (2025): Batara Wisnu | Januari - April 2025
Publisher : Gapenas Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53363/bw.v5i1.327

Abstract

This Community Service Program aims to provide education about family management that focuses on "financial health" to cadres of the Posyandu village of Sindangsari Pabuaran, Banten. A participatory approach is applied to encourage participants to be able to understand and master basic knowledge of family management, financial literacy and increase their insight into traditional myths that are irrelevant to the conditions of the times and can be improved. This community service activity involved 23 posyandu cadres, the PkM team and students. Education begins with a pre-test and ends with a post test, to measure the increase in participants' knowledge before and after education. The results of the post test showed that some participants already had basic knowledge of financial management, but they still needed to be given more knowledge about family management. Social media still has a great influence on the lives of participants, so financial literacy is very important to be applied. Related to traditional myths that are irrelevant to today's conditions, this education succeeded in changing the understanding of participants so that they no longer believe in these myths
Hubungan Asupan Energi, Asupan Protein, dan Status Gizi Terhadap Kelelahan Kerja Guru di SMA Negeri 1 Kota Serang Umi Hasanah; Annisa Nuradhiani; Fachruddin Perdana
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 5, No 2 (2024): November
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v5i2.29610

Abstract

Kelelahan merupakan salah satu permasalahan yang sering dialami oleh pekerja.  Menurut data dari International Labour Organization (ILO), sekitar 32% pekerja di dunia mengalami kelelahan di tempat kerja. Pada sektor pendidikan, pendidik lebih banyak menyebabkan stres dan kelelahan kerja. Beberapa faktor penyebab dari kelelahan kerja yaitu jenis kelamin, usia, lingkungan, asupan zat gizi, pola makan, status gizi, dan status kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara asupan energi, protein, dan status gizi terhadap kelelahan kerja pada guru di SMA Negeri 1 Kota Serang. Metode penelitian ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 42 guru di SMA Negeri 1 Kota Serang.  Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner kualitas tidur dan kelelahan kerja, wawancara langsung menggunakan form food recall 2x24 hours, dan pengukuran langsung tinggi badan serta berat badan. Data selanjutnya dianalisis menggunakan uji Pearson Chi-Square dan Fisher Exact . Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar asupan energi cukup (76,2%), asupan protein dengan kategori cukup dan lebih (50%), status gizi guru lebih (57,1%) dan guru mengalami kelelahan kerja tingkat rendah (57,1%). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara asupan protein, dan status gizi dengan kelelahan kerja guru (p < 0,05), namun tidak terdapat hubungan antara asupan energi (p > 0,05).
Penilaian Komposisi Gizi, Mutu Gizi, dan Keamanan Mikrobiologi pada Nasi Padang In-flight Meals di PT. X Fachruddin Perdana; Widya Pratiwi; Lusiani Dewi Assaat; Yus Rama Denny; Rudi Hartono; Sulaeman Deni Ramdani; Annisa Nuradhiani
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 5, No 1 (2024): May
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v5i1.27914

Abstract

Nasi Padang In-Flight Meals merupakan salah satu produk makanan transportasi yang pada umumnya lebih mengutamakan cita rasa dan biaya dibandingkan dengan aspek gizinya. Nasi Padang In-Flight Meals juga memiliki ancaman keamanan pangan yang tinggi selama proses pengolahan hingga dikonsumsi oleh konsumen. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis dan mengevaluasi  nilai gizi, mutu gizi, dan mikrobiologi yang terkandung dalam Nasi Padang In-Flight Meals. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu desain penelitian observasional deskriptif. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria yang ditentukan oleh peneliti yang dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai gizi Nasi Padang In-Flight Meals di PT. X sudah sesuai dengan label ING kemasan, namun mutu gizi pada produk belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan tubuh kecuali total energinya. Produk memiliki cemaran total mikroba yang berada dalam kategori aman. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu Nasi Padang In-Flight Meals di PT. X belum sepenuhnya memperhatikan aspek gizinya, namun sangat memperhatikan aspek keamanan pangannya
Hubungan Status Gizi, Asupan Energi Sarapan, Kebiasaan Sarapan, dan Lingkungan Kerja Fisik dengan Produktivitas Kerja: (Studi Kasus Tenaga Kerja Laki-laki Divisi Maintenance PT. X di Kota Cilegon) Nahdiyatul Umaini; Lili Amaliah; Fachruddin Perdana
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 5, No 1 (2024): May
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v5i1.24823

Abstract

Produktivitas kerja memiliki peran penting dalam roda perekonomian negara, produktivitas yang menurun akan berpengaruh terhadap pendapatan dari suatu perusahaan. Memiliki produktivitas yang tinggi merupakan keingdinan setiap tenaga kerja, tetapi produktivitas tiap individu berbeda-beda karena dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi, asupan energi sarapan, kebiasaan sarapan, dan lingkungan kerja fisik dengan produktivitas kerja pada tenaga kerja laki-laki divisi maintenance PT. X di kota Cilegon. Penelitian ini menggunakan desain pendekatan cross sectional. Jumlah populasi tenaga kerja divisi maintenance sebanyak 67 tenaga kerja, jumlah sampel sebanyak 40 tenaga kerja didapatkan dari hasil perhitungan rumus Slovin dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan pengukuran tinggi dan berat badan, food recall 3× sarapan pagi, kuesioner, wawancara, dan observasi. Data diolah mengguankan aplikasi microsoft excel dan SPSS 25.0. Analisis data menggunakan uji pearson chi-square. Berdasarkan hasil uji pearson chi-square didapatkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi (p = 0,037), asupan energi sarapan (p= 0,005), dan lingkungan kerja fisik (p= 0,002) dengan produktivitas kerja tenaga kerja laki-laki divisi maintenance. Untuk variabel kebiasaan sarapan (p = 0,419) tidak terdapat hubungan dengan produktivitas kerja tenaga kerja laki-laki divisi maintenance. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan sarapan dengan produktivitas kerja
Hubungan Asupan Energi, Status Gizi, dan Aktivitas Fisik dengan Produktivitas Kerja di PT Japfa Comfeed Indonesia Riko Hadiyanto; Ratu Diah Koerniawati; Fachruddin Perdana
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 6, No 1 (2025): May
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v6i1.31233

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan asupan energi, status gizi, dan aktivitas fisik dengan produktivitas kerja di PT Japfa Comfeed Indonesia. Metode penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil menggunakan metode total sampling sebanyak 20 pekerja di PT Japfa Comfeed, Tbk. Unit Cikande departemen quality control dan laboratorium pada bulan Oktober – November 2024. Analisis bivariat menggunakan uji pearson chi-square. Hasil penelitian menunjukkan 85% pekerja memiliki asupan energi kurang, 40% pekerja memiliki status gizi lebih, 95% pekerja memiliki aktivitas fisik ringan, 15% pekerja memiliki produktivitas kerja rendah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan energi dengan produktivitas kerja (p-value = 0,502), tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan produktivitas kerja (p-value = 0,854), dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan produktivitas kerja (p-value = 0,113). Meskipun tidak ditemukan hubungan yang signifikan secara statistik antara asupan energi, status gizi, dan aktivitas fisik dengan produktivitas kerja, hasil penelitian ini tetap menunjukkan perlunya perhatian terhadap asupan energi, status gizi, dan kebiasaan fisik pekerja. Perusahaan dapat mempertimbangkan penyediaan edukasi gizi, pemantauan status gizi secara berkala, serta fasilitas atau program aktivitas fisik di tempat kerja sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif untuk menjaga kesehatan tenaga kerja dan mendukung produktivitas secara berkelanjutan.
Edukasi Tanggap Darurat Bencana pada Masyarakat Desa Barugbug, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang Nuradhiani, Annisa; Amaliah, Lili; Perdana, Fachruddin
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v1i2.76

Abstract

Desa Barugbug merupakan 1 dari 3 desa di Kecamatan Padarincang, Kebupaten Serang yang merupakan dataran rendah serta berdekatan dengan aliran sungai, sehingga sering terdampak banjir. Tujuan pengabdian masyarakat adalah meningkatkan informasi masyarakat tentang tanggap darurat dan dapur umum pada situasi bencana untuk membantu agar masyarakat mengetahui hal-hal yang dapat dilakukan sebelum, ketika, hingga setelah terjadinya bencana banjir. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan pada 30 Oktober 2022, berlokasi di Kantor Kelurahan Gelam serta diikuti oleh 24 warga Desa Barugbug. Pengabdian masyarakat ini merupakan salah satu kegiatan dari rangkaian acara SNF (Sultan Nutrition Fair) yang merupakan agenda besar HIMAZI UNTIRTA (Himpunan Mahasiswa Gizi, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa). Metode yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat ini adalah ceramah dan diskusi interaktif. Materi yang diberikan adalah manajemen tanggap darurat bencana, disampaikan bahwa kegiatan penanganan bencana dan Penyelenggaraan dapur umum dilakukan apabila tidak memungkinkan bantuan mentah untuk korban bencana. Setelah diberikan edukasi, warga lebih mengetahui tentang tanggap darurat pada bencana banjir yang ditandai dengan antusias saat diskusi.
Edukasi Anemia Pada Remaja Putri Di Wilayah Kerja Puskesmas Kasemen, Kota Serang Susilawati, Susilawati; Perdana, Fachruddin; Shoffa, Shoffa; Mariananingsi, Ina; Isnur, Mareska
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v3i1.84

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan utama yang terjadi di masyarakat dan sering dijumpai di seluruh dunia, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Anemia ialah suatu kondisi tubuh dimana kadar Hemoglobin (Hb) dalam darah lebih rendah dari batas normal. Kegiatan magang gizi masyarakat dilaksanakan secara langsung di wilayah kerja UPT Puskesmas Kasemen, Kota Serang. Data primer didapatkan dengan melakukan wawancara terstruktur menggunakan kuesioner dan melakukan food recall 24 jam yang ditanyakan langsung ke setiap responden. data primer melakukan wawancara terstruktur dengan menggunakan kuesioner dan melakukan food recall 24 jam yang ditanyakan langsung ke setiap responden. Proses intervensi yaitu dengan melakukan penyuluhan tentang anemia pada remaja putri. Pada proses evaluasi terlihat bahwa ada beberapa indikator dan target yang harus dicapai meliputi jumlah peserta, pemahaman dan tingkat pengetahuan. Dari target dan indikator tersebut, peserta yang hadir yaitu 8 orang dan bersedia mengikuti kegiatan penyuluhan, Remaja putri aktif bertanya dari materi yang telah disampaikan, dan adanya peningkatan hasil pretest dan posttest dari peserta. Berdasarkan hal tersebut, maka program ini dikatakan berhasil