Claim Missing Document
Check
Articles

Penyuluhan Pembuatan Permen Jahe-Nanas Sebagai Suplemen Antioksidan pada Kelompok Ibu-Ibu Majelis Taklim Al-Hidayah Kelurahan Malendeng Fatimawali, Fatimawali; Kepel, Billy; Bodhi, Widdhi; Manampiring, Aaltje; Budiarso, Fona; Yamlean, Paulina; Ekawati Tallei, Trina
The Studies of Social Sciences Vol. 6 No. 2 (2024): The Studies of Social Sciences
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/tsss.v6i2.56832

Abstract

dimanfaatkan dan diolah secara tradisional sebagai pencegahan maupun pengobatan suatu penyakit. Sampai saat ini keberadaan obat tradisional jamu terus berkembang karena sebagian besar masyarakat mengkonsumsi jamu yang memberikan manfaat kesehatan baik untuk pencegahan dan pengobatan terhadap suatu penyakit maupun meningkatkan stamina tubuh. Tujuan penyuluhan ini adalah untuk memberikan pengetahuan mengenai manfaat tanaman obat tradisional jahe yang dapat dicampur dengan nanas untuk diolah menjadi permen yang bermanfaat sebagai suplemen antioksidan. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan penyuluhan pada Ibu-ibu Majelis Taklim Al-Hidayah Kelurahan Malendeng Kecamatan Paal 2 Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara. Pelaksanan dimulai dengan penyuluhan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin dan dilanjutkan dengan pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, asam urat dan gula darah kepada ibu-ibu Majelis Taklim Al-Hidayah. Setelah penyuluhan kesehatan, dilanjutkan dengan penyuluhan pembuatan permen jahe-nanas sebagai minuman suplemen antioksidan yang aman dan dapat dibuat secara sederhana dan dapat dikonsumsi setiap hari. Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan, ada beberapa ibu yang mempunyai tekanan darah, kadar asam urat, kolesterol dan gula darah yang berada diatas kondisi normal. Ibu-ibu Majelis Taklim juga mengetahui manfaat tanaman obat tradisional jahe dan nanas serta dapat mengetahui cara pembuatan permen jahe sebagai suplemen antioksidan yang dapat meningkatkan stamina tubuh. Disarankan kepada ibu-ibu untuk secara rutin mengunjungi puskesmas setempat untuk menjalani pemeriksaan dan pengobatan demi menjaga kondisi kesehatan tetap normal.
Evaluation of Antibacterial Properties from Endophytic Fungi of Chrysanthemum indicum (L.) Flowers against Escherichia coli and Staphylococcus aureus Ratte, Titah Amelia; Fatimawali, Fatimawali; Tallei, Trina Ekawati; Suoth, Elly Juliana; Antasionasti, Irma; Yamlean, Paulina
Grimsa Journal of Science Engineering and Technology Vol. 1 No. 2 (2023): December 2023
Publisher : Graha Primera Saintifika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61975/gjset.v1i2.15

Abstract

Uncovering the therapeutic potential of secondary metabolites produced by plants, animals, and microbes constitutes the foundation for the development of novel medications. The objective of this investigation is to discern the classes of secondary metabolites and assess the antibacterial properties of endophytic fungal extracts obtained from Chrysanthemum indicum L. flowers. Through the isolation process, five isolates designated as JEC1, JEC2, JEC3, JEC4, and JEC5 were identified. The cultivation of endophytic fungal isolates spanned a three-week period before undergoing extraction with ethyl acetate. The phytochemical tests revealed the presence of alkaloids, flavonoids, steroids, terpenoids, saponins, and tannins in the ethyl acetate extract. Antibacterial activity was determined using the agar well diffusion method, with ciprofloxacin serving as a positive control. Notably, all ethyl acetate extracts from endophytic fungi exhibited antibacterial activity. The most substantial inhibitory diameter against Staphylococcus aureus was recorded as 19.1±0.8 mm for the JEC3 endophytic fungi, while Escherichia coli exhibited an inhibitory diameter of 16±1.1 mm for the JEC2 endophytic fungi.
FORMULASI MOUTHWASH EKSTRAK ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes (Mart.) Solms) SEBAGAI ANTIBAKTERI KARIES GIGI (Streptococcus mutans) Fadillah Djafar; Paulina V.Y. Yamlean; Jainer P. Siampa
PHARMACON Vol. 10 No. 4 (2021): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.10.2021.37415

Abstract

ABSTRACTWater hyacinth (Eichhornia crassipes (Mart.) Solms) contains compounds such as saponins, flavonoids, polyphenols, and alkaloids which have antibacterial properties. This study aims to make a mouthwash formulation for water hyacinth extract (E. crassipes) and to test the antibacterial activity of the preparation with an extract concentration of 5%, 10%, and 15% against the growth of Streptococcus mutans bacteria. This research uses experimental methods. The preparation formula for water hyacinth extract (E.crassipes) mouthwash is then carried out by quality testing which includes testing for organoleptic, pH, homogeneity, sedimentation test, and determination of density. The diffusion method was used to test the antibacterial activity against S. mutans growth. The results of the test of the quality of the preparations are stated in accordance with the standards. Mouthwash that has been defined, which has a clear color, distinctive smell of menthol and sweet, with a pH of 6,16; 6, 13; and 6,12. The preparations were also homogeneous without precipitates or coarse grains, the density in formulations 1, 2, and 3 was 1, 0245; 1, 0251; 1, 0253. The results of testing the antibacterial activity of water hyacinth leaf infusion extract with a concentration of 5%, 10%, and 15% showed that there was antibacterial activity, and the highest activity was at a concentration of 15% with a strong category. Keywords: Mouthwash, Water Hyacinth, Infundation, Antibacterial.  ABSTRAKEceng Gondok (Eichhornia crassipes (Mart.) Solms) memiliki kandungan senyawa saponin, flavonoid, polifenol, dan alkaloid yang bersifat sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formula sediaan mouthwash  ekstrak Eceng Gondok (E. crassipes) serta menguji aktivitas antibakteri sediaan dengan konsentrasi ekstrak 5%, 10%, dan 15% terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Formula sediaan mouthwash ekstrak Eceng Gondok (E.crassipes) ini kemudian dilakukan pengujian mutu yang meliputi pengujian organoleptik, pH, homogenitas, uji sedimentasi, dan penetapan massa jenis. Pengujian aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan S.mutans dilakukan dengan metode difusi. Hasil dari uji mutu sediaan dinyatakan sesuai dengan standar Mouthwash yang ditetapkan, yakni memiliki warna yang jernih, bau khas menthol dan manis, dengan pH 6, 16; 6, 13; dan 6, 12. Sediaan juga homogen tanpa  endapan maupun butiran kasar, massa jenis pada formulasi 1, 2, dan 3 adalah 1, 0245; 1, 0251; 1, 0253.  Hasil pengujian aktivitas antibakteri ekstrak infusa daun Eceng Gondok konsentrasi 5%, 10%, dan 15% menunjukkan adanya aktivitas antibakteri, dan aktivitas tertinggi terdapat pada konsentrasi 15% dengan kategori kuat.Kata kunci: Mouthwash, Eceng Gondok, Infundasi, Antibakteri.
EFEKTIVITAS PENYEMBUHAN LUKA SAYAT GEL EKSTRAK ALGA TURBINARIA ORNATA PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) Ravael Kurnia Kolibu; Paulina V. Y. Yamlean; Jainer Pasca Siampa
PHARMACON Vol. 11 No. 2 (2022): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.11.2022.41734

Abstract

ABSTRACT Turbinaria ornata algae is a type of algae that has known activity as antibacterial, anti-inflammatory, antioxidant activity which is in line with the mechanism of wound healing. Alga Turbinaria ornata is also one of the brown algae that contains alginate and neophytadiene compounds and has been shown to have wound healing activity. This study aimed to test the effectiveness of the ethanolic extract gel of Turbinaria ornata on wound healing in white rats. Algae extract gel of Turbinaria ornata was tested on 5 groups of rats, consisting of 3 rats in each treatment group, namely negative control, positive control, ethanolic extract gel of Algae Turbinaria ornata 5%, 10% and 15%. Observations were made until day 14. Data were tested using ANOVA (Analysis of Variant). The results of statistical tests showed that there was no significant difference in the duration of wound healing in male white rats. However, the preparation with a concentration of 15% showed faster healing data among the Turbinaria ornata algae extract gel preparations at a concentration of 5% and 10% with brand x gel and gel base. Keywords: Gel, Turbinaria ornata, White Rat, Cuts  ABSTRAK Alga Turbinaria ornate merupakan jenis alga yang meliki aktivitas yang telah diketahui sebagai antibakteri, antiinflamasi, antioksidan merupakan aktivitas yang sejalan dengan mekanisme penyembuhan suatu luka. Alga Turbinaria ornata juga merupakan salah satu alga coklat yang mengandung alginat dan senyawa neophytadiene dan telah terbukti memiliki aktivitas penyembuh luka. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas gel ekstrak etanol Turbinaria ornata terhadap penyembuhan luka sayat pada tikus putih. Gel ekstrak Alga Turbinaria ornata diujikan pada hewan uji tikus sebanyak 5 kelompok yang terdiri dari 3 ekor tikus disetiap kelompok perlakuan, yaitu kontrol negatif, kontrol positif, gel ekstrak etanol Alga Turbinaria ornata 5%, 10% dan 15%. Pengamatan dilakukan sampai hari ke 14. Data diuji dengan menggunakan ANOVA (Analisis Of Variant). Hasil uji statistik menunjukan tidak adanya perbedaan yang signifikan terhadap lamanya penyembuhan luka pada tikus putih jantan. Meskipun, pada sedian dengan konsentrasi 15% menunjukan data penyembuhan yang lebih cepat di antara sediaan gel ekstrak alga Turbinaria ornata pada konentrasi 5% dan 10% dengan gel merek x dan basis gel. Kata Kunci: Gel, Turbinaria ornata, Tikus Putih, Luka sayat
FORMULATION AND PHYSICAL EVALUATION GEL OF AVOCADO SEED (Persea americana Mill.) AS ANTIOXIDANT USING CARBOPOL BASE CONCENTRATION Maureen Regina Satolom; Paulina Yamlean; Jainer Siampa
PHARMACON Vol. 12 No. 1 (2023): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.12.2023.42179

Abstract

Avocado seeds (persea americana mill.) contain flavonoids and have strong antioxidant activity that can help protect organs from toxic agents or oxidative stress. This study aims to formulate, evaluate and test the antioxidant effectiveness of avocado seed extract gel using the DPPH method. This research was conducted experimentally in the laboratory for making avocado seed extract gel formulations (Persea americana Mill.) with a concentration of 0.5%, a concentration of 1%, and a concentration of 1.5% carbopol base. The results showed that the avocado seed ethanol extract gel had IC50 values of 46.05 ppm, 40.01 ppm, 44.80 ppm. Based on the IC50 value obtained, it can be concluded that the avocado seed ethanol extract gel has a very strong antioxidant effectiveness. The SPPS analysis test was continued to see a significant difference but no significant difference was found, therefore the preparation with the lowest concentration will be continued with physical evaluation testing. Physical evaluation of the preparation includes organoleptic observation, pH test, dispersion test, homogeneity test, adhesion test. The results of the physical evaluation test showed that the gel preparation met the requirements.
Antibacterial Potential Test of Cream Preparation of Ethanol Extract of Matoa Stem Bark (Pometia pinnata) against Staphylococcus aureus. Violeta Gavelentri Melga Tambingon; Paulina Yamlean; Jainer Siampa
PHARMACON Vol. 12 No. 1 (2023): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.12.2023.42190

Abstract

Skin diseases can be caused by several factors, one of which is a bacterial infection. One of the bacteria that causes infection is Staphylococcus aureus. The results of previous studies showed that the ethanolic extract of the bark of matoa (Pometia pinnata) had antibacterial potential. This study aims to test the quality of cream preparations including homogeneity test, organoleptic test, pH test, adhesion test and dispersibility test, as well as to test the antibacterial activity of cream preparations ethanol extract of matoa stem bark. The matoa bark extract was obtained by maceration method using 95% ethanol as solvent. The antibacterial activity test was carried out using the well method, with a concentration variation of 0.5%, 1.5%, 2.5% and 3.5%. The test results showed that all the parameters of the test preparation, namely homogeneity test, organoleptic test, pH test, adhesion test and spreadability test met the requirements of the quality of the preparation. Antibacterial testing showed cream preparations with a concentration of 3.5% produced the largest inhibition zone of 8.66 mm which was included in the category of moderate inhibition.
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI GEL EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH ALPUKAT (Persea americana Mill.) MENGGUNAKAN BASIS NA-CMC DAN KARBOPOL TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus Tasya Mangkey; Paulina Yamlean; Jainer Siampa
PHARMACON Vol. 12 No. 1 (2023): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.12.2023.42198

Abstract

Kulit buah Alpukat (Persea americana Mill.) memiliki kandungan senyawa alkaloid, flavonoid dan saponin yang bersifat sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat sediaan gel terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan untuk mengetahui karakteristik fisik sediaan gel. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium. Formulasi sediaan gel ekstrak etanol kulit buah Alpukat dibuat dengan menggunakan basis Na-CMC 3%, 4% dan Karbopol 0,5%, 1,5%. Uji antibakteri sediaan gel ekstrak etanol kulit buah Alpukat menggunakan metode sumuran terhadap bakteri Staphylococcus aureus menghasilkan diameter zona hambat pada basis Na-CMC 3% (27,3 mm), Na-CMC 4% (26,3 mm), Karbopol 0,5% (28 mm), dan Karbopol 1,5% (27,1 mm). Gel dengan zona hambat tertinggi dilanjutkan dengan pengujian fisik. Hasil pengujian fisik sediaan gel memenuhi persyaratan organoleptik, homogenitas, pH, daya lekat dan daya sebar. Dapat disimpulkan bahwa sediaan gel ekstrak etanol kulit buah Alpukat menggunakan basis Na-CMC dan Karbopol memiliki aktivitas antibakteri yang sangat kuat dan memenuhi persyaratan karakteristik fisik sediaan.
FORMULASI DAN EVALUASI KRIM EKSTRAK KULIT JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia) SEBAGAI TABIR SURYA Amanda Putri Pratikto; Paulina Veronika Yolanda Yamlean; Jainer Pasca Siampa
PHARMACON Vol. 13 No. 1 (2024): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.13.2024.49582

Abstract

Krim merupakan salah satu sediaan yang baik sebagai tabir surya. Kandungan flavonoid pada kulit jeruk nipis memiliki potensi sebagai zat aktif dalam krim tabir surya. Penelitian ini bertujuan untuk membuat dan mengevaluasi krim ekstrak kulit jeruk nipis (Citrus aurantiofolia) sebagai tabir surya. Ekstrak kulit jeruk nipis diformulasi dalam bentuk krim dengan konsentrasi ekstrak 2%, 4% dan 6%. Evaluasi sediaan krim terdiri dari uji organoleptis, uji homogenitas, uji daya sebar, uji pH, uji daya lekat, dan uji stabilitas mekanik. Hasil dari evaluasi sifat fisik krim menunjukkan bahwa semua krim memenuhi persyaratan fisik yang baik kecuali pada evaluasi uji daya lekat. Pada penentuan nilai SPF secara in vitro menunjukkan bahwa krim ekstrak kulit jeruk nipis 2%, 4% dan 6% memiliki rerata nilai SPF berturut-turut yaitu 20,28 ± 1,03; 32,86 ± 1,80; 38,03 ± 0,88 dengan kategori proteksi ultra. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa krim ekstrak kulit jeruk nipis dapat berpotensi sebagai produk tabir surya.
Formulasi dan Uji Antioksidan Masker Gel Peel-Off Ekstrak Etanol Daun Leilem (Clerodendrum minahassae Teisjm. & Binn.) Pakasi, Christania A. E.; Yamlean, Paulina V. Y.; Abdullah, Surya S.
Jurnal Lentera Farma Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Lentera Farma
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/804rem17

Abstract

Daun Leilem (Clerodendrum minahassae Teisjm. & Binn.) merupakan tanaman yang memiliki berbagai kandungan senyawa aktif seperti senyawa flavonoid, fenol, steroid, dan terpenoid yang berfungsi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antioksidan gel peel-off ekstrak etanol daun Leilem dan mengevaluasi kualitas fisik sediaan berdasarkan parameter uji sifat fisik dan stabilitas fisik. Daun Leilem diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Sediaan masker gel peel-off ekstrak etanol daun Leilem diformulasikan dengan variasi konsentrasi PVA 12%, 14%, dan 16%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa F1 (PVA 12%) dan F2 (PVA 14%) memenuhi persyaratan evaluasi fisik dan stabilitas sediaan sebelum dan sesudah uji cycling test untuk uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, dan uji daya sebar, dan F3 (PVA 16%) memenuhi uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, dan uji waktu mengering. Pengujian aktivitas antioksidan pada formula dengan konsentrasi PVA 12% dan 14% menggunakan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil) secara berturut-turut diperoleh nilai IC50 sesudah cycling test sebesar 18,860 ppm dan 11,491 ppm. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sediaan masker gel peel-off ekstrak etanol daun Leilem dapat diformulasikan menjadi sediaan masker gel peel-off yang stabil secara fisik dan memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat.
Edukasi dan Pelatihan Pada Anak-Anak Sekolah Minggu Kolom 3 dan Kolom 4 GMIM Sion Bailang Kota Manado: Budaya Cuci Tangan Sebagai Pencegahan Diare Yamlean, Paulina V.Y; Tucunan, Ardiansa A.T; Rumayar, Adisti Aldegonda; Tatuh, Heru Andika
The Studies of Social Sciences Vol. 7 No. 2 (2025): The Studies of Social Sciences
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/tsss.v7i2.65567

Abstract

Renstra pengabdian Unsrat, dimana salah satu bidang unggulan penelitian tahun 2021-2025 tentang kesehatan dan Obat-obatan dan salah satu sub bagiannya ialah pengembangan dan penguatan sistem kelembagaan, kebijakan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat dalam mendukung kemandirian obat, maka tujuan dari pengabdian ini ialah Edukasi dan Pelatihan Pada Anak-Anak Sekolah Minggu Kolom 3 dan Kolom 4 GMIM Sion Bailang Kota Manado: Budaya Cuci Tangan Sebagai Pencegahan Diare. Anak-anak sekolah minggu GMIM Sion Bailang Kolom 3 berjumlah 25 orang dan Kolom 4 berjumlah 15 orang. Dalam kesehariaannya melaksanakan kegiatan dirumah, sekolah dan gereja. Dalam aktivitas kesehariannya, anak melakukan berbagai kegiatan yang mendukung tumbuh kembangnya di sekolah. Anak secara alami memiliki rasa ingin tahu yang tinggi sehingga sering kebersihan tubuh, dan tangan sering diabaikan. Untuk itu solusi yang dilalukan ialah edukasi dan dan pelatihan kepada anak-anak sekolah minggu di kolom 3 dan kolom 4 Sion Bailang, tentang pentingnya kebersihan dan cara mencuci tangan dengan baik dan benar. Dengan berbagai informasi yang dibagikan seperti materi edukasi guna menambah pengetahuan serta meningkatkan sikap dan perilaku terkait cara hidup yang bersih dan sehat. Pelaksanaan kegiatan berjalan dengan baik. Luaran kegiatan berupa publikasi artikel ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi Sinta 5 (The Studies of Social Sciences) dan video You-Tube.
Co-Authors Aaltje Manampiring Abdullah, Surya S. Abdullah, Surya Sumantri Abubakar, Poetry M.S. Abubakar, Poetry Melinda Adeanne Wullur Adithya Yudistira Amanda Putri Pratikto Anisa Puspa Juwita Antasionasti, Irma Apriliani Margaret Marista Lourina Rarung Ardiansa A.T Tucunan, Ardiansa A.T Ariem, Feiby Ba'u, Defrikson Billy Kepel Christania A. E. Pakasi Clements, Garry Daimunon, Regita Defrikson Ba'u Dewa G Katja Dewa Gede Katja Edi Suryanto Edwin de Queljoe Edwin De Queljoe Ekawati Tallei, Trina Elly Suoth Ering, Mariando N. Fabiola N Palobo Fadillah Djafar Falugah, Fathia Fatimawali . Fona Budiarso Frendsiane Pangalinan Gayatri Citraningtyas Grace Riani Pongsipulung Gratia, Berta Gusti Ayu Wulandari Hamdiyah Hamzah Hamidah Sri Supriati Hosea Jaya Edy Hutauruk, Hamido Immanuela Irene Mandias Inriani MarlinMareyke Rumayar Jainer P. Siampa Jainer Pasca Siampa Jainer Siampa Jayanto, Imam Jeane Mongi Jimmy Posangi Jonly Piere Uneputty Julianri Sari Lebang, Julianri Sari Kalalo, Tasya Kensy Kalalo, Tekla Karlah L. R. Mansauda Korompis, Freisy C.C Lahagina, Juan Lahagina, Juan C. G. Lakoro, Julia Elsa Lebang, Julianri S. Legoh, Dina Imorina Lempoy, Sela S Liempepas, Angelika Lisma Burhan Lolowang, Sheren N. Lomboan, Evander Roliand Majid, Nurul Majid, Nurul S Manarisip, Thesya Marhaba, Fera Anelia Maureen Regina Satolom Max R. J. Runtuwene Max R.J Runtuwene Max R.J. Runtuwene Merry Senewe Mery A R Sinaga Moilati, Veronica O. Monibala, Tiarma Mopangga, Elisticia Nau'e, Dwi A.K. Nelwan, Sabine A. Niswah Paju Novel Kojong Olivia H Naibaho, Omega Agral Pakasi, Christania A. E. Pakpahan, Kevin Yosua Pangemanan, David Albert Pingkan, Aprilia Pogaga, Eklesia Poluan, Omega A Pratasik, Meyla Pratasik, Meyla C. M. Purwoko, Agus Ratte, Titah Amelia Ravael Kurnia Kolibu Risma Meidy Hardina Sitorus Rompis, Ferrna Rumayar, Adisti Aldegonda Rumayar, Ricky C. Rundengan, Gerald Runtuwene, Kristianus Siampa, Jainer Pasca Singal, Ausich Sukandi, Gabrilia Sukandi, Gabrilia P. C. Suru, Eunike Surya S. Abdullah Surya Sumantri Abdullah Surya Sumantri Abdullah Tasya Mangkey Tatuh, Heru Andika Tiarma Tiarma TRINA EKAWATI TALLEI Umboh, Defritsevani Umboh, Defritsevani Y. Vanda S Kamu Vanda S Kamu Veren Naftalia Mamangkey Violeta Gavelentri Melga Tambingon Virginia lasut Walewangko, Marfincy Walewangko, Marfincy S. Weny I Wiyono Weny Wiyono Widdhi Bodhi Widdhi Bodhi Widya Astuty Lolo, Widya Astuty Yos Banne Yuni Arista N Kumesan