Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN PENGGUNAAN MASKER TERHADAP TIMBULNYA KELAINAN KULIT WAJAH PADA TENAGA KERJA DI SALON KECANTIKAN KOTA PADANG BARAT Agustina, Viyola; Minerva, Prima
FLAWLESS: Jurnal Pendidikan Tata Rias Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL FLAWLESS EDISI JANUARI 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/fls.v5i1.56324

Abstract

Pada salon kecantikan terdapat SOP berupa pemakaian masker. Namun dalam penggunaannya terdapat keluhan yang dirasakan oleh tenaga kerja ketika beraktivitas. Tenaga kerja mengalami ketidaksesuaian wajah dengan masker yang digunakan saat bekerja yang menimbulkan alergi (hipersensitivitas) dan kelainan pada kulit wajah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Hubungan penggunaan masker terhadap kelainan kulit wajah padatenagakerjadisalonkecantikan di kecamatan Padang Barat. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Variabel independent adalah masker (X) dan variable dependen adalah kelainan kulit wajah (Y). Populasi berjumlah 76 orang dengan sampel 31 orang tenaga kerja. Jenis data yang akan dipergunakan adalah data primer dan data sekunder. Instrumen penelitian berupa angket. Uji instrumen berupa uji validitas dan uji reliabilitas. Teknik analisis data berupa analisa bivariat dan analisa univariat. Hasil penelitian yatu tidak terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan masker terhadap timbulnya kelainan kulit wajah pada tenaga kerja di Salon Kecantikan Kecamatan Padang Barat.
HUBUNGAN ANTARA KONSUMSI GULA BERLEBIH DENGAN KEJADIAN ACNE VULGARIS PADA SISWA LAKI-LAKI SMA PERTIWI 1 PADANG Sherina, Yola; Minerva, Prima
Ensiklopedia of Journal Vol 8, No 1 (2025): Vol. 8 No. 1 Edisi 2 Oktober 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v8i1.3467

Abstract

Acne vulgaris is a skin disease caused by the accumulation of excess oil that clogs the pores of the facial skin, triggering bacterial growth and inflammation of the skin. One of the factors contributing to the occurrence of acne vulgaris is diet, particularly excessive sugar consumption. This study aims to determine the relationship between excessive sugar consumption and the incidence of acne vulgaris in male students at SMA Pertiwi 1 Padang. This research is a quantitative study with a correlational analytic method and a cross-sectional design. The population of this study consists of 90 male students at SMA Pertiwi 1 Padang who have acne vulgaris, and a sample of 47 students was obtained using consecutive sampling techniques. Data were collected using the Food Frequency Questionnaire (FFQ) and analysed using the Chi-Square test. The results showed that most respondents experienced mild acne vulgaris, with 23 individuals (48.9%), while the majority had a high sugar intake (>50 grams per day), consisting of 24 individuals (51.1%). The Chi-Square test results indicated a significant relationship between excessive sugar consumption and the incidence of acne vulgaris (p = 0.001; p < 0.05). The conclusion of this study is that there is a significant relationship between excessive sugar consumption and the incidence of acne vulgaris among male students at SMA Pertiwi 1 Padang. It is expected that students will pay more attention to their daily sugar intake and reduce the consumption of sweet foods and drinks to prevent the occurrence of acne vulgaris. Keywords: Excessive Sugar Consumption, Acne Vulgaris
PELATIHAN STANDAR OPERASIONAL KERJA (SOP) SPA SAAT PANDEMI COVID-19 DAN SPA BERBASIS KOMPETENSI PADA UMKM SALON KECANTIKAN DI KOTA BUKITTINGGI Minerva, Prima; Mentari, Tyas Asih Surya
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i1.355-365

Abstract

Pandemic Covid 19 menjadi external shock bagi UMKM SPA. Penurunan pemasukan dan jumlah pelanggan yang dratis memberikan tantangan pada kemampuan usaha SPA untuk bertahan. Hal ini dirasakan oleh Weiby dan NM Salon yang terletak di pusat Kota Bukittinggi. Pelayanan SPA mitra belum menerapkan protokol kesehatan sehingga menimbulkan keraguan pelanggan terhadap keamanan dari resiko tertular Covid 19. Mitra juga belum pernah mengikuti pelatihan SPA berbasis kompetensi yang penting untuk peningkatkan kualitas pelayanan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan Standar Operasional Prosedur (SOP) SPA saat pandemic Covid 19 dan perawatan sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang SPA. Pelatihan ini dilakukan dengan kombinasi metode ceramah, demontrasi, praktek langsung, diskusi dan bimbingan. Materi yang di berikan yaitu mulai dari Screening klien, pengunaan Alat Pelindung Diri (APD), proses sterilisasi dan desinfektan pada SPA, prinsip keselamatan dan kesehatan Kerja, analisa dasar kondisi pelanggan, Pijat Badan Indonesia,body Scrub dan Masker Badan. Kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar serta peserta dapat menerapkan protocol covid 19 dan standar kompetensi saat melakukan perawatan. Melalui pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan dan rasa aman pelanggan dalam melakukan perawatan, memberikan kebaruan dalam perawatan SPA serta meningkatkan kualitas pelayanan sehingga mampu mempertahankan ekistensi di masa pandemi Covid 19 ini.
Enhancing 4C Skills Through Project-Based Learning: A Needs Analysis and Impact Study in Cosmetology Education Laila Fajri; Rahmiati Rahmiati; Linda Rosalina; M. Giatman; Prima Minerva
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i3.7066

Abstract

This study investigates the implementation of Project-Based Learning (PjBL) to enhance 21st-century skills—specifically the 4Cs: Critical Thinking, Creativity, Communication, and Collaboration—in Cosmetology courses at the Department of Cosmetology and Beauty. Preliminary analysis revealed key challenges, including over-reliance on printed materials and limited use of interactive media, which hinder the development of these essential competencies. Using Plomp’s development model, the research involved a needs analysis to assess student learning characteristics and identify gaps. The PjBL approach was then designed and implemented in alignment with these findings. Data were collected through pre-tests and post-tests to evaluate skill development before and after PjBL integration. The findings indicate substantial improvement across all four skill areas following PjBL implementation. Critical thinking improved from 60% to 85%, creativity from 65% to 88%, communication from 58% to 80%, and collaboration from 62% to 84%. The average increase in overall 21st-century skill competency was 69.12%. Although the results demonstrate significant progress, further refinement is needed to sustain and deepen these skills. Strengthening these competencies is essential for preparing students to meet the demands of the increasingly competitive beauty industry. This study underscores the value of integrating PjBL into vocational curricula and highlights its potential to support holistic skill development. The findings contribute to the ongoing discourse on curriculum enhancement in alignment with industry expectations.
DEVELOPMENT OF PRENATAL ENDORPHIN MESSAGE CLASS IN PREVENTION OF MATERNAL STUNTING maidawilis; Miswarti, Miswarti; Minerva, Prima; Asmaria, Mike; Yoselina, Prima
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.941

Abstract

Stunting telah menjadi salah satu fokus utama program pemerintah di bidang kesehatan. Pemerintah mengejar penurunan angka stunting sebesar 14% pada tahun 2024. Nagari Lubuk Alung masih memiliki angka kejadian status gizi bermasalah seperti ibu hamil KEK dan Anemia 5 orang, BBLR dan prematur 2 orang, balita gizi kurang termasuk pendek 14 orang (Profil Puskemas Sikabu Lubuk Alung 2023). Tujuan pengabdian yaitu untuk mengembangkan kelas prenatal endorphin message dalam mencegah stunting maternal. Metode dalam pengabdian ini berupa FGD, Pelatihan, pendampingan dan evaluasi. Mitra Pengabdian masyarakat ini adalah Kader Ibu hamil orang 21 orang dan ibu hamil 20 orang. Hasil pengabdian ditemukan adanya komitmen kader ibu hamil dan pemerintahan nagari untuk mencegah stunting dengan memberdayakan kelas prenatal endorphin message, sudah adanya rumah percontohan dan rumah serbaguna kelas prenatal endorphin message namun masih belum mendukung digunakan secara berkelanjutan, sudah adanya kader yang mampu mengelola kelas prenatal dengan baik serta meningkatkan promosi kepada dunia luar baik melalui posyandu dan media sosial. Dengan pelaksanaan kegiatan ini diharapkan adanya dukungan nagari dalam pengembangan program ini.