Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal Health

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KONSENTRASI SIANIDA DALAM URIN MASYARAKAT KAWASAN PESISIR Tri Septian Maksum
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 3, No 2 (2019): OKTOBER: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.105 KB) | DOI: 10.35971/gojhes.v1i2.2699

Abstract

ABSTRAK Sianida (CN) termasuk dalam golongan bahan pencemar yang sering mencemari perairan dan berdampak pada manusia apabila mengkonsumsi biota dari perairan tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan konsentrasi CN urin masyarakat pesisir Desa Mallasoro Kecamatan Bangkala Kabupaten Jeneponto. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional menggunakan rancangan cross sectional. Sampel kerang hijau masing-masing diambil pada tujuh titik lokasi menggunakan teknik grab sample, sedangkan sampel urin diambil pada tiga puluh responden secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara dan hasil pemeriksaan laboratorium menggunakan metode UV-Vis Spektrofotometri. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan konsentrasi CN dalam urin responden adalah konsentrasi CN dalam kerang hijau (p=0.000, r=0.612), lama tinggal (p=0.001, r=0.594), lama konsumsi kerang hijau (p=0.000, r=0.703), dan frekuensi konsumsi singkong (p=0.011, r=0.457). Variabel yang tidak berhubungan yaitu: umur (p=0.578, r=-0.106), dan jumlah konsumsi rokok per hari (p=0.224, r=0.229). Namun, variabel yang menjadi prediktor terhadap konsentrasi CN dalam urin adalah konsentrasi CN dalam kerang hijau, lama konsumsi kerang hijau, dan frekuensi konsumsi singkong, dengan model regresi yang diperoleh Y= -11,426 + 33,662 X1 + 0,046 X2 + 0,667 X3. Disarankan kepada masyarakat pesisir Desa Mallasoro untuk mengurangi atau bahkan tidak lagi mengkonsumsi kerang hijau dari perairan tersebut dan melakukan pengolahan yang tepat pada singkong sebelum dikonsumsi yakni dengan cara pencucian, perendaman atau perebusan, sehingga menjadi aman untuk dikonsumsi. Kata kunci: Sianida, Kerang Hijau, Urin, Pesisir
FACTORS RELATED TO COMPLAINTS OF UPPER ARM PAIN IN BENTOR DRIVERS ON THE GORONTALO CITY ROAD SECTION Suci Adiastuti; Irwan Irwan; Tri Septian Maksum
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 7, No 1 (2023): JANUARI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v7i1.16161

Abstract

Nyeri lengan atas disebabkan oleh beberapa faktor yaitu faktor individu, faktor pekerjaan, dan faktor lingkungan. Kebaruan penelitian ini karena peneliti menganalisis faktor-faktor serta variabel yang paling berhubungan dengan kejadian keluhan nyeri lengan atas pada pengemudi bentor. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui factor yang berhubungan dengan keluhan nyeri lengan atas pada pengemudi bentor. Metode penelitian menggunakan desain Cross Sectional. Populasi penelitian ini yaitu seluruh pengemudi bentor se-Kota Gorontalo dengan jumlah sampel 385 yang di tentukan dengan rumus Lameshow dan teknik pengambilan sampel Random Sampling. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian ditemukan terdapat hubungan usia dengan keluhan nyeri lengan atas pada pengemudi bentor dengan nilai p value 0,037 (0,05). Terdapat hubungan durasi mengemudi dengan keluhan nyeri lengan atas pada pengemudi bentor dengan nilai p value 0,044 (0,05). Tidak terdapat hubungan masa kerja dengan keluhan nyeri lengan atas pada pengemudi bentor dengan nilai p value 0,427 (0,05). Terdapat hubungan sikap kerja dengan keluhan nyeri lengan atas pada pengemudi bentor dengan nilai p value 0,037 (0,05). Analisis multivariat untuk durasi mengemudi diperoleh nilai p value 0,027 (0,05) dan nilai OR= 0.484. Usia diperoleh nilai p value 0,039 (0,05) dan nilai OR=0.401. Sikap kerja diperoleh nilai p value 0,029 (0,05) dan nilai OR=2.640. Kesimpulan penelitian yakni terdapat hubungan usia, durasi mengemudi dan sikap kerja dengan keluhan nyeri lengan atas pada pengemudi bentor di ruas jalan Kota Gorontalo. Analisis multivariat yang signifikan yakni sikap kerja, durasi mengemudi, dan usia. Kata Kunci : Nyeri lengan atas; Usia; Durasi mengemudi; Masa kerja; Sikap Kerja.AbstractUpper arm pain is caused by several factors, namely individual, work, and environmental factors. The novelty of this study is that researchers analyzed the factors and variables most related to the incidence of upper arm pain complaints in bentor drivers. This study aimed to determine the factors associated with complaints of upper arm pain in bentor drivers. The research method uses a Cross Sectional design. The population of this study was all bentor drivers throughout Gorontalo City, with a total sample of 385 determined by the Lameshow formula and the Random Sampling sampling technique. Data analysis using the Chi-square test. The study found an age relationship with complaints of upper arm pain in bentor drivers with a p-value of 0.037 (0.05). There is a relationship between driving duration and complaints of upper arm pain in bentor drivers with a p-value of 0.044 (0.05). There was no relationship between service and complaints of upper arm pain in bentor drivers, with a p-value of 0.427 (0.05). There is a relationship between work attitude and complaints of upper arm pain in drivers with a p-value of 0.037 (0.05). Multivariate analysis for driving duration obtained a p-value of 0.027 (0.05) and an OR value = 0.484. Age obtained a p-value of 0.039 (0.05) and a value of OR=0.401. Work attitude obtained a p-value of 0.029 (0.05) and a value of OR= 2,640. The study concluded that there was a relationship between age, driving duration, and work attitude with complaints of upper arm pain in bentor drivers on the Gorontalo City road section. Significant multivariate analysis of work attitude, driving duration, and age.
THE RELATIONSHIP OF NUTRITIONAL KNOWLEDGE AND MICRONUTRIENT INTAKE WITH THE EVENT OF ANEMIA IN PREGNANT WOMENCOVID-19 PANDEMIC (Case Study In The Work Area Of Tapa Health Center, Bone Bolango Regency) Pratiwi Hulinggi; Sunarto Kadir; Tri Septian Maksum
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 7, No 1 (2023): JANUARI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v7i1.16131

Abstract

AbstrakAnemia pada ibu hamil berdampak pada tidak optimalnya pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan serta berpotensi menimbulkan komplikasi kehamilan dan persalinan, bahkan menyebabkan kematian ibu dan anak. Kebaruan penelitian ini karena menganalisis hubungan pengetahuan gizi dan asupan mikronutrien dengan kejadian anemia pada ibu hamil di masa pandemi covid-19. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan gizi dan asupan mikronutrien dengan kejadian anemia pada ibu hamil di masa pandemi Covid-19 di Puskesmas Tapa Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Tapa Kabupaten Bone Bolango. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling sehingga sampel dalam penelitian ini  sebanyak 31 ibu hamil. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Instrumen penelitian pengetahuan menggunakan kuesioner dan asupan mikronutrien menggunakan food recall 24 jam untuk memudahkan responden yang buta huruf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paling banyak responden berpengetahuan baik (58,1%), asupan mikronutrien (zat besi, asam folat dan zink) dalam kategori sesuai (77,4%), tidak mengalami anemia (74,2%). Kesimpulan bahwa ada hubungan pengetahuan gizi dan asupan mikronutrien dengan kejadian anemia pada ibu hamil di masa pandemi Covid-19 di Puskesmas Tapa Kabupaten Bone BolangoKata Kunci: Pengetahuan gizi; Asupan mikronutrien; Anemia; Ibu Hamil; Pandemi covid-19. AbstractAnemia in pregnant women impacts the non-optimal growth and development of the fetus in the womb. It can potentially cause pregnancy and childbirth complications and even cause maternal and child death. This study's novelty is that it analyzes the relationship between nutritional knowledge and micronutrient intake with the incidence of anemia in pregnant women during the Covid-19 pandemic. The study aimed to explore the relationship between nutritional knowledge and micronutrient intake with the incidence of anemia in pregnant women during the Covid-19 pandemic at the Tapa Health Center, Bone Bolango Regency. This study is an observational study with a cross-sectional approach. The population in this study was all pregnant women in the Tapa Health Center Working Area, Bone Bolango Regency. The sampling technique used accidental sampling so that the samples in this study were 31 pregnant women. The data were analyzed using the chi-square test. The knowledge research instrument uses questionnaires and micronutrient intake using 24-hour food recall to make it easier for illiterate respondents. The results showed that most respondents were well-informed (58.1%), had micronutrient intake (iron, folic acid, and zinc) in the appropriate category (77.4%), and did not experience anemia (74.2%). The conclusion that there is a relationship between nutritional knowledge and micronutrient intake with the incidence of anemia in pregnant women during the Covid-19 pandemic at the Tapa Health Center, Bone Bolango Regency,Keywords: Nutritional knowledge; Micronutrient intake; Anemia; Pregnant Women; Covid-19 pandemic.