Claim Missing Document
Check
Articles

UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAN FRAKSI DARI SPONS (Liosina paradoxa) YANG DIPEROLEH DARI PULAU MANADO TUA Evans Handayani Slat Tatuhe; Adithya Yudistira; Olvie Datu
PHARMACON Vol. 11 No. 3 (2022): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK EVANS HANDAYANI SLAT TATUHE. Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak dan Fraksi dari spons Liosina paradoxa yang diperoleh dari pulau Manado Tua. Dibawah bimbingan ADITHYA YUDISTIRA sebagai ketua dan OLVIE SYENNI DATU sebagai anggota. Antioksidan adalah zat yang bisa memberi perlindungan endogen dan tekanan oksidatif eksogen dengan menangkap radikal bebas dan merupakan molekul yang mampu menghambat oksidasi molekul lain. Spons mengandung berbagai senyawa bioaktif yang berperan sebagai antioksidan seperti alkaloid, steroid/triterpenoid dan flavonoid yang memiliki bioaktivitas yang kuat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari biota laut ekstrak dan fraksi spons Liosina paradoxa. Penelitian ini yakni ekstrak dengan cara maserasi dan fraksinasi menggunakan metode DPPH [1,1-difenil-2-pikrilhidrazil] untuk menganalisis aktivitas antioksidan pada alat uji spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 517nm. Hasil penelitian yang didapatkan dari spons Liosina paradoxa di pulau Manado Tua memiliki aktivitas antioksidan tertinggi adalah  metanol sebesar 67,2% pada konsentrasi 100 ppm. Kata kunci: Liosina paradoxa, Antioksidan, DPPH [1,1-difenil-2-pikrilhidrazil]
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak dan Fraksi dari Karang Lunak Nephthea Sp Nursafitri Syahrudin; Adithya Yudistira; Elly Juliana Suoth
Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ) Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pmj.v5i2.43084

Abstract

 Karang lunak adalah bagian dari ekosistem terumbu karang yang dapat menghasilkan senyawa metabolik sekunder yang merupakan respon terhadap lingkungan untuk bertahan hidup. Karang lunak juga mempunyai kemampuan sebagai antibakteria, antikanker, antibakteri antifouling dan lain-lain. Senyawa bioaktif kimia tersebut merupakan hasil metabolit sekunder organisme hidup yang sering dikenal dengan natural product yang umumnya berupa terpenoid. Penelitian ini bertujian untuk mengetahui aktivitas antioksidan pada ekstrak dan fraksi Nephthea sp. Sampel karang Lunak Nephthea sp diperoleh dari Pulau Manado Tua yang di ekstraksi dengan etanol kemudian di fraksinasi dengan 3 pelarut yang berbeda. Pengujian terhadap ekstrak etanol dan fraksi karang lunak Nephthea sp menggunakan metode DPPH dengan konsentrasi 100 mg/L secara spektrofotometri. Hasil pengujian aktivitas antioksidan dengan metode DPPH, menunjukkan ekstrak kasar kasar dan fraksi karang lunak Nephthea sp memiliki presentase inhibisi radikal DPPH. Ekstrak kasar karang lunak berpotensi sebagai antioksidan dengan kategori kuat, sedangkan ketiga fraksi berpotensi sebagai antioksidan dengan kategori lemah.
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak dan Fraksi Spons Stylissa carteri yang diperoleh dari Pulau Manado Tua Fenezia Yosevina Lumempow; Adithya Yudistira; Elly Juliana Suoth
Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ) Vol. 6 No. 1 (2023): Vol 6 No 1
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pmj.v6i1.43086

Abstract

FENEZIA YOSEVINA LUMEMPOW. Aktivitas Antioksidan Ekstrak dan Fraksi Spons Stylissa carteri yang diperoleh dari Pulau Manado Tua. Di bawah bimbingan ADITHYA YUDISTIRA sebagai ketua dan ELLY JULIANA SUOTH sebagai anggota.Tubuh dapat menghasilkan antioksidan dari metabolisme sel tubuh namun dengan meningkatnya jumlah radikal bebas, tubuh perlu didukung oleh asupan antioksidan. Spons Stylissa carteri dapat menghasilkan metabolit sekunder dari proses metabolisme dalam sel yang ada pada tubuhnya, karena ekstrak dari spons dipercaya memiliki senyawa bioaktif yang mempunyai sifat sitotoksin, anti tumor, antivirus, dan anti inflamasi. Spons Stylissa carteri terdapat di bawah laut dan spons ini mengandung senyawa aktif yang persentase keaktifannya lebih besar dibandingkan dengan senyawa- senyawa yang dihasilkan oleh tumbuhan darat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui adanya aktivitas antioksidan dari ekstrak dan fraksi spons laut (Stylissa carteri). Pengujian antioksidan ini dilakukan dengan menggunakan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil) yang diukur menggunakan alat uji Spektrofotometer UV-Vis dengan konsentrasi 100 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spons Stylissa carteri memiliki aktivitas senyawa antioksidan yang tinggi disetiap pengujian, terlihat hasil tertinggi terdapat pada ektrak kasar dengan rata-rata nilai inhibisi 95,7%.
A SPONGE (Stylissa sp.) ANTIOXIDANT TEST COLLECTED FROM MANADO BAY: UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN (Stylissa sp.) YANG DIPEROLEH DARI TELUK MANADO Billy Arthur Porajow; Adithya Yudistira; Erladys Rumondor
PHARMACON Vol. 12 No. 2 (2023): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.12.2023.38357

Abstract

The Stylissa sp. were under the sea, and these sponge contains active compound, wich are more active than the compounds produced by teresterial plants. The purpose of this study was intended to test the antioxidant activity of the stylissa sp. Sample of the stylissa sp sponge was from the territorial of manado bay. This research an experimental laboratory by testing the ethanol extract of Stylissa sp sponge using DPPH method (1.1-diphenil-2- pikrhydrazil) to analyze antioxidant activity using spectrophotometri uv-vis with variations in concentrations 2, 4, 6, 8, and 10mg/ L. Was extracted Stylissa sp, sponge by maceration using ethanol 95% as a solvent. The value results of % inhibisi (2mg/ L); 86.50% (4mg/ L); 90.5% (6mg/L); 90.53% (8mg/ L) and 90,83% (10mg/L). The highest antioxidant activity at 10mg/L concentration with mean precentage 90.83% inhibisi. The result for this study indicate that the extract from ethanol Stylissa sp sponge has highest antioxidant activity. Keywords: Antioxidant, DPPH, Stylissa sp., bay of Manado
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Lissoclinum patella Yang Diperoleh Dari Pantai Parentek Kabupaten Minahasa Pricillia Esterlita Mintadoa; Adithya Yudistira; Yuanita Amalia Hariyanto
PHARMACON Vol. 13 No. 2 (2024): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.13.2024.55065

Abstract

Tunicates are one of the marine organisms that have the potential to produce secondary metabolite compounds that have many benefits. One of the functions of secondary metabolites is as antioxidants. Antioxidants are compounds that can inhibit the oxidation process caused by free radicals. This study aims to determine the antioxidant activity of ethanol extract produced by Lissoclinum patella using DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) method obtained from Parentek Beach, Minahasa Regency. This research is a laboratory experiment with maceration method using 95% ethanol solvent. Antioxidant testing using DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) method with 5 series of sample concentrations (20, 40, 60, 80, 100 ppm) measured using UV-Vis spectrophotometer with absorbance value measured at 517 nm wavelength. The results of the study obtained the average percent inhibition value obtained at concentrations of 20, 40, 60, 80, 100 ppm respectively were 48.06%, 56.52%, 62.27%, 63.80%, 68.03%. This study concludes that Lissoclinum patella tunicata extract has antioxidant activity at concentrations of 20, 40, 60, 80, 100 ppm.
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Didemnum molle Yang Diperoleh Dari Pamtai Parentek Kabupaten Minahasa Rizal Musafa Medica; Adithya Yudistira; Yuanita Amalia Hariyanto; Imam Jayanto
PHARMACON Vol. 13 No. 2 (2024): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.13.2024.55153

Abstract

Didemnum molle is one of the tunicates marine biota whose habitat can be found in Indonesian coral reef waters. This marine animal is green which indicates the content of secondary metabolites as a form of self-defense. Secondary metabolite compounds in Didemnum molle have the potential to have antioxidant effects that can fight free radicals. This study aims to determine the antioxidant activity of Didemnum molle ethanol extract with DPPH method and calculation of percent inhibition value. The calculation results showed 47.94% (20 ppm), 58.75% (40 ppm), 60.45% (60 ppm), 63.15% (80 ppm), and 70.74% (100 ppm). These values indicate that all concentration series have antioxidant activity but are effective as antioxidants at concentrations of 40 ppm, 60 ppm, 80 ppm, and 100 ppm because they have a percent inhibition above 50%.
Penentuan nilai IC50 Karang Lunak Lobophytum sp. dan Sarcophyton sp. dari Perairan Pantai Parentek Kabupaten Minahasa Rumondor, Erladys Melindah; Yudistira, Adithya; Wewengkang, Defny Silvia; Suoth, Elly Juliana; Rotinsulu, Henki; Tumundo, Berlian Tasya; Kindangen, Eunike Elizabeth
Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pmj.v7i2.58117

Abstract

Karang lunak bertahan hidup dengan mengeluarkan metabolit sekunder sebagai respon terhadap lingkungan. Metabolit sekunder ini diketahui memiliki aktivitas farmakologi salah satunya antioksidan. Senyawa antioksidan berperan melengkapi elektron radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol Lobophytum sp. dan Sarcophyton sp.. Jenis penelitan ini merupakan eksperimental laboratorium dengan pengujian terhadap ekstrak etanol karang lunak Lobophytum sp. dan Sarcophyton sp. menggunakan metode DPPH (1-1-diphenyl-2-picrylhidrazyl). Aktivitas antioksidan ditentukan dengan nilai IC50. Dari hasil perhitungan IC50, didapatkan ekstrak karang lunak Lobophytum sp. 14.5732 mg/L dan Sarcopyhton sp. 24,3527 mg/L dan. Nilai IC50 dari Sarcophyton sp maupun Lobophytum sp. yang diperoleh dari Perairan Pantai Parentek Kabupaten Minahasa masuk kategori sangat kuat dengan nilai dibawah 50 mg/L.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL SPONS Aaptos aaptos DARI TELUK MANADO SULAWESI UTARA Fitriawati Tongkali; Adithya Yudistira; Elly Suoth
PHARMACON Vol. 11 No. 1 (2022): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.11.2022.39138

Abstract

ABSTRACTThe Aaptos aaptos sponge is found under the sea and this sponge contains active compounds whose percentage of activity is greater than the compounds produced by land plants. This study aimed to examine the antioxidant activity of Aaptos aaptos. This research is a laboratory experiment by testing the ethanolic extract of the sponge Aaptos aaptos using the DPPH (1,1-diphenyl-2-picrihydrazil) method to test the antioxidant activity measured using a UV-Vis Spectrophotometer with various concentrations of 10,15,20 and 25. Sponge Aaptos aaptos was obtained by maceration using 95% ethanol as solvent. The results of the average % inhibition value obtained were 77.8% (10mg/L); 81.1% (15mg/L); 84% (20mg/L); and 85.4% (25mg/L). The highest antioxidant activity was found at a concentration of 25mg/L with an average % inhibition value of 85.4%. This indicates that the ethanolic extract of the Aaptos aaptos sponge has high antioxidant activity.Keywords: Antioxidant, DPPH, Sponge Aaptos aapto, Manado Bay.ABSTRAKSpons Aaptos aaptos terdapat dibawah laut dan spons ini mengandung senyawa aktif yang persentase keaktifannya lebih besar dibandingkan dengan senyawa yang dihasilkan oleh tumbuhan darat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antioksidan dari Aaptos aaptos. Penelitian ini merupakan ekperimental laboratorium dengan pengujian terhadap ekstrak etanol spons Aaptos aaptos dengan metode DPPH (1,1- diphenil-2-pikrihidrazil) untuk menguji aktivitas antioksidan yang diukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis dengan variasi konsentrasi 10,15,20 dan 25. Ekstrak spons Aaptos aaptos diperoleh dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 95%. Hasil nilai % inhibisi rata-rata yang didapat yaitu 77,8% (10mg/L); 81,1% (15mg/L); 84% (20mg/L); dan 85,4% (25mg/L). Aktivitas antioksidan tertinggi terdapat pada konsentrasi 25mg/L dengan nilai % inhibisi rata-rata 85,4%. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol spons Aaptos aaptos memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi.Kata kunci: Antioksidan, DPPH, Spons Aaptos aaptos, Teluk Manado
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL SPONS Stylissa carteri DARI PULAU MENTEHAGE MINAHASA UTARA Redford Denny; Adithya Yudistira; Deby A. Mpila
PHARMACON Vol. 11 No. 1 (2022): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.11.2022.39142

Abstract

ABSTRACTSponges are one of the animals from the phylum porifera and are marine invertebrates that live in coral reef ecosystems. Sponges are multi-cellular marine biota whose tissue and organ functions are very simple. Sponge Stylissa carteri can produce secondary metabolites from metabolic processes in the cells that exist in the body. This study aims to determine the antioxidant activity of the ethanolic extract of sponge Stylissa carteri from Mantehage Island, North Minahasa. Sponge Stylissa carteri was extracted by maceration method using ethanol as solvent. The antioxidant activity test was carried out using the DPPH method (1,1-diphenyl-2- picrylhydrazyl), which was measured by means of a UV-Vis spectrophotometer. The results of the study showed that the ethanolic extract of the sponge Stylissa carteri performed the antioxidant activity at each concentration, at a concentration of 0,5 mg/L (77,7 %), at a concentration 0,6 mg/L (86,13 %) and the highest was at a concentration of 0.7 mg/L with an inhibition value of 90.03%.Keywords: Antioxidant, DPPH, Stylissa carteri, MantehageABSTRAKSpons ialah salah satu spesies dari filum porifera juga merupakan invertebrata laut yang hidup pada ekosistem terumbu karang. Spons merupakan biota laut multi sel yang fungsi jaringan dan organnya sangat sederhana. Spons Stylissa carteri dapat menghasilkan metabolit sekunder dari proses metabolisme dalam sel yang ada pada tubuhnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol spons Stylissa carteri dari pulau Mantehage, Minahasa Utara. Spons Stylissa carteri diekstrak dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH (1,1-difenil-2- pikrilhidrazil) yang diukur dengan alat spektrofotometer UV-Vis. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa ekstrak etanol spons Stylissa carteri memiliki aktivitas antioksidan disetiap konsentrasi, Pada konsentrasi 0,5 mg/L (77,7 %), konsentrasi 0,6 mg/L (86,13 %) dan yang tertinggi pada konsentrasi 0,7 mg/L dengan nilai inhibisi 90,03%.Kata Kunci : Antioksidan, DPPH, Stylissa carteri, Mantehage
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL SPONS Stylissa carteri YANG DIKOLEKSI DARI TELUK MANADO Christo Togelang; Adithya Yudistira; Erladys Rumondor
PHARMACON Vol. 11 No. 2 (2022): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.11.2022.41728

Abstract

ABSTRACTSea sponges have enormous bioactive potential. The research was to identify the antioxidant and ethanol sponge ethanol Stylissa carteri collected from the mando bay. The study is an experimental laboratory that will test the antioxidant activity of collected Stylissa carteri sponge extract from manado bay. The findings suggest the antioxidant activity of the Stylissa carteri sponge obtained from manado bay has antioxidant activity and the higher the concentration of it increases. The most high antioxidant activity found on the Stylissa carteri spong with a concentration of 25 ppm. Keywords: Antioxidant, DPPH, Stylissa carteri, Manado Bay  ABSTRAKSpons laut memliki potensi bioaktif yang sangat besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ektrak etanol spons Stylissa carteri yang dikoleksi dari Teluk Mando. Penelitian ini merupakan eksperimental laboratorium yang akan menguji aktivitas antioksidan dari ekstrak spons Stylissa carteri yang dikoleksi dari teluk Manado. Hasil penelitian ini menunjukan aktivitas antioksidan dari spons Stylissa carteri yang diperoleh dari Teluk Manado memiliki aktivitas antioksidan dan semakin tinggi konsentrasi semakin tinggi pula kadar antioksidan yang dihasilkan. Aktivitas antioksidan yang paling tinggi terdapat pada Spons Stylissa carteri dengan konsentrasi 25 ppm. Kata Kunci : Antioksidan, DPPH, Stylissa carteri, Teluk Manado
Co-Authors Abdullah, Surya Sumantri Adeanne Wullur ALTIM, MUHAMMAD ZAINAL Amanda, Turangan Anggelia Nelisa Kapantow Anne Wulur Ansarullah, Ansarullah Antasionasti, Irma Anton, Nurhati Ayu Fauzia Malinda Benjamin, Sri Gentari Berlian Tasya Tumundo Billy Arthur Porajow Christian Alexandro Lanes Christo Togelang Datu, Olvie Syenni DEBY AFRIANI MPILA Defny Silvia Wewengkang Edar, Ahmad Nadhil Edi Suryanto Edwin de Queljoe Elly Suoth Erladys Melindah Rumondor ERLADYS MELINDAH RUMONDOR, ERLADYS MELINDAH Erladys Rumondor Erladys Rumondor Esti Santi Sigar Evans Handayani Slat Tatuhe Fabiola N Palobo Fadhila Assagaf Fangohoy, Juliandro Fatimawali . Fenezia Yosevina Lumempow Fitriawati Tongkali Gayatri Citraningtyas Gloria Sefania Maukar Hariyanto, Yuanita Amalia Henki Rotinsulu, Henki Hohakay, Jeremi Jelio Hohakay, Jeremy J. Hosea Jaya Edy I Dewa Ayu Prabawati Ikhrar, Muhammad S. Ikhrar, Muhammad Setiawan Imam Jayanto Ira Handayani Puspita Prins Jabes Wolter Kanter Jesikha Sharen Salikode Julia Megawati Narande Juliana Christie Kurniawan Julius Pontoh Kaligis, Alfredo Yeheskel Kandio, Engjinia Frenny Karlah L. R. Mansauda Karunia Ritje Virginia Rintjap Kawani, Gito Adhitya Kinanti, Agata Mega Kindangen, Eunike Elizabeth Lampongajo, Stela Mahdalena Langi, Priski Lisa Purnawati Saleh Lontaan, Gloria J. Lonteng, Elur Lukman, Muhammad Yusri Lumbu, Alisa W. R. Macpal, Fransisca Manoppo, Cinlye Manoppo, Cinlye J Manumpil, Aprilia Meilani Jayanti Melisa Oktafiani Makalunsenge Membri, Desy Khartika Mikhael Versen Onthoni Miracle Cristia Meyfi Bambulu Mokoginta, Tiara Ambarzahra Momuat, Lidya Irma Muhammad Zaki Musda, Gusti Hardyanti Nangoy, Billy N. Nangoy, Billy Nathaniel Ni Wayan Dianti Nursafitri Syahrudin Olvie Datu Paulina yamlean Pitoy, Novia Pitoy, Novia A. Pricillia Esterlita Mintadoa Purwoko, Agus Putri Virgie Pandey Redford Denny Rizal Musafa Medica Rolos, Tesalonika N. Romario Aldi Rompas Rumangu, Afrilia Rumangu, Afrilia Veronika Rumondor, Erladys Runtuwene, John M.R. Runtuwene, Kristianus Runtuwene, Widia Runtuwene, Widia N Sambou, Christel N. SELLYANA MAHARANI BAWEKES Selvian Talapessy Shalomyta Monangin Siampa, Jainer Pasca Sibarani, Samuel I.M. Soleman, Puput Solly Aryza Sri Sudewi, Sri Sukmaningrum, Krisnawati Sumare, Chika Wanda Sumerah, Marsella Sumerah, Marsella E. Suryanto, Edi Tumiwa, Pricilia Irene Tumiwa, Priscila Irene Tumundo, Berlian Tasya Turangan, Amanda T. M. Ulaan, Gia Ulaan, Gia Aprilia Kartini Wehantouw, Frenly Weny I Wiyono Weny Wiyono Widdhi Bodhi Widjaya, Selin Widya Astuty Lolo Widya Astuty Lolo, Widya Astuty Windy Sumarauw Wulan, Wulan