Claim Missing Document
Check
Articles

PERENCANAAN MASTER PLAN KAWASAN AGROWISATA PESANTREN WIHDATUL ULUM DI KECAMATAN PARANGLOE KABUPATEN GOWA Zaki, Muhammad; Yudistira, Adithya
Nemui Nyimah Vol. 2 No. 1 (2022): Nemui Nyimah
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v2i1.33

Abstract

Pesantren merupakan lembaga pendidikan Tertua dalam sejarah nasional yang hingga kini masih merupakan aset bangsa yang cukup mengakar dalam kehidupan masyarakat. Cakupan kegiatan pondok pesantren semakin luas dan mendalam, kegiatan tidak lagi terbatas pada pendidikan agama, dakwah, pembinaan umat dan kegiatan sosial lainnya, tetapi juga telah merambah pada kegiatan ekonomi. Agrowisata merupakan salah satu bentuk ekonomi kreatif di sektor pertanian yang dapat memberikan nilai tambah agrobisnis dalam rangka peningkatan kesejahteraan petani. Yayasan Wakaf UMI Pesantren Wihdatul Ulum adalah pondok pesantren yang memiliki luas lahan 6.4621 Ha dan yang baru termanfaatkan sekitar 2 Ha. Potensi lahan yang belum termanfaatkan dan teraksimalkan ini, perlu dikelola dengan tepat menjadi andalan dalam peningkatan perekonomian di lingkungan pesantren wihdatul ulum kabupaten gowa. kegaiatan Pengabdian masyarakat ini kami merencanakan Masterplan Agrowisata yang nantinya diisi oleh fasilitas-fasilitas yang menunjang segala bentuk kegiatan berdasarkan fungsi Agrowisata tersebut.
Pelatihan Pembuatan Teh Celup Daun Leilem (Clerodendrum Minahassae L.) Sebagai Upaya Pemanfaatan Tanaman Endemik Berkhasiat Obat Bagi Masyarakat Kelurahan Watulambot Kecamatan Tondano Barat Kabupaten Minahasa Lolo, Widya Astuty; Yudistira, Adithya
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/jv4bs022

Abstract

Tanaman leilem merupakan tanaman endemik Sulawesi Utara yang mulai banyak dieksplor oleh para peneliti berhubungan dengan khasiatnya dalam bidang kesehatan. Mitra pada kegiatan ini yaitu kolom 19 dan kolom 20 GMIM Pniel Watulambot, Kelurahan Watulambot, Kecamatan Tondano Barat, Kabupaten Minahasa. Permasalahan yang dijumpai pada mitra yaitu belum mengetahui secara ilmiah khasiat pengobatan dari daun leilem serta bagaimana cara pengolahan dan pengemasan agar menjadi bahan obat herbal yang praktis dan ekonomis untuk disimpan dan digunakan seperti dalam bentuk teh celup. Solusi yang ditawarkan pada kegiatan ini antara lain: (1) memberi penyuluhan tentang tanaman leilem serta potensinya sebagai bahan obat yang telah terbukti secara ilmiah; (2) melatih keterampilan membuat teh celup daun leilem; dan (3) melatih cara mengemas teh daun leilem. Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap yaitu dimulai dengan penyuluhan dari nara sumber tentang kajian secara ilmiah daun leilem dan khasiatnya dalam pengobatan, serta memberikan pemahaman kepada mitra tentang masa panen dan pengolahan pasca panen. Kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi cara pembuatan teh celup daun leilem. Dalam pelaksanaan kegiatan ini juga dilakukan evaluasi untuk menelusuri pengetahuan masyarakat tentang pembuatan teh celup daun leilem melalui pembagian kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan dilaksanakan. Melalui kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa telah terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat tentang daun leilem dan peserta terampil membuat dan mengemas teh daun leilem.
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Karang Lunak Lobophytum sp. yang diperoleh dari Pantai Tongkaina, Kota Manado Sumare, Chika Wanda; Yudistira, Adithya; Hariyanto, Yuanita Amalia
PHARMACON Vol. 15 No. 1 (2026): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.15.2026.63998

Abstract

Soft coral contain bioactive compounds, such as alkaloids, alkaloids, flavonoids, and saponins, which have important antioxidant activity. This research aims to tested the antioxidant activity of ethanol extract of Lobophytum sp. using method DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl). Phytochemical screening results show the presence of tannins, flavonoids, and saponins in the extract of Lobophytum sp. obtained from Tongkaina Beach, Manado City. Antioxidant activity test shows that the extract has high activity an IC50 value of 49,13 ppm which is categorized as very strong. Average value of percent inhibition increased along with increasing extract concetration, reaching 67,13% at concetration of 100 ppm. These findings indicate that Lobophytum sp. potential be a source of natural antioxidants that can be developed for prevention degenerative disease caused by free radicals. Further research necessary to explore more specific active compounds. Keywords: Antioxidant, IC50, Lobophytum sp., Percent inhibition, Phytochemical Screening
Model Panel Bulu Ayam Sebagai Material Alternatif Ansarullah, Ansarullah; Yusri Lukman, Muhammad; Budi, Andas; Juniar, Pratiwi; Musda, Gusti Hardyanti; Yudistira, Adithya
Forum Cendekia: Jurnal Ilmiah Multidisipliner Vol 1 No 1 (2024)
Publisher : DPW FORSILADI SULSEL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Billions of chicken feather waste scattered in our neighborhood have not been utilized properly. This research is related to the processing and utilization of chicken feather waste into alternative materials in the field of architecture and can be utilized by the wider community. (1) Chicken feathers are waste from the results of chicken slaughtering in chicken slaughtering businesses or industries, the waste of which is quite large and can lead to waste pollution if it is not processed immediately.; (2) The purpose of this study is to process and utilize chicken feather waste into alternative materials in the field of architecture; (3) The method is experimental by forming models to create materials that can be used as alternative materials in buildings, and tests are carried out in the laboratory and involve 3 students.; (4) The results achieved are chicken feather waste can be formed into alternative materials as walls with a simple patent output that has been grantedhe
Penentuan nilai IC50 Karang Lunak Lobophytum sp. dan Sarcophyton sp. dari Perairan Pantai Parentek Kabupaten Minahasa Erladys Melindah Rumondor; Adithya Yudistira; Defny Silvia Wewengkang; Elly Juliana Suoth; Henki Rotinsulu; Berlian Tasya Tumundo; Eunike Elizabeth Kindangen
Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pmj.v7i2.58117

Abstract

Karang lunak bertahan hidup dengan mengeluarkan metabolit sekunder sebagai respon terhadap lingkungan. Metabolit sekunder ini diketahui memiliki aktivitas farmakologi salah satunya antioksidan. Senyawa antioksidan berperan melengkapi elektron radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol Lobophytum sp. dan Sarcophyton sp.. Jenis penelitan ini merupakan eksperimental laboratorium dengan pengujian terhadap ekstrak etanol karang lunak Lobophytum sp. dan Sarcophyton sp. menggunakan metode DPPH (1-1-diphenyl-2-picrylhidrazyl). Aktivitas antioksidan ditentukan dengan nilai IC50. Dari hasil perhitungan IC50, didapatkan ekstrak karang lunak Lobophytum sp. 14.5732 mg/L dan Sarcopyhton sp. 24,3527 mg/L dan. Nilai IC50 dari Sarcophyton sp maupun Lobophytum sp. yang diperoleh dari Perairan Pantai Parentek Kabupaten Minahasa masuk kategori sangat kuat dengan nilai dibawah 50 mg/L.
Pengaruh Metode Ekstraksi (Maserasi dan Infusa) terhadap Potensi Antibakteri Ekstrak Daun Nasi (Phrynium pubinerve Blume) dalam Menghambat Pertumbuhan Propionibacterium acnes Christel Nataniel Sambou; Adithya Yudistira; Erladys Melindah Rumondor; Gloria J. Lontaan; Alisa W. R. Lumbu; Tesalonika N. Rolos; Yabes Kanter
Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Farmasi Medica
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pmj.v8i2.64402

Abstract

Pencarian alternatif antibakteri berbasis tanaman menjadi krusial seiring dengan meningkatnya resistensi bakteri terhadap antibiotik konvensional, di mana metode ekstraksi merupakan faktor penentu potensi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dan membandingkan efektivitas metode maserasi dan infusa dalam memperoleh ekstrak Phrynium pubinerve Blume yang aktif melawan Propionibacterium acnes, serta mengidentifikasi metode mana yang paling efektif. Dengan menggunakan metode difusi agar (kertas cakram), diameter zona hambat kedua jenis ekstrak diukur dan diuji secara statistik dengan Uji-t Welch. Hasil Uji-t menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada rata-rata zona hambat kedua kelompok. Kesimpulannya, ekstrak Phrynium pubinerve Blume yang dihasilkan dari metode ekstraksi dengan rata-rata zona hambat terbesar yaitu maserasi menjadi metode yang paling efektif dalam aktivitas antibakteri.
Co-Authors Abdullah, Surya Sumantri Adeanne Wullur Alisa W. R. Lumbu ALTIM, MUHAMMAD ZAINAL Amanda, Turangan Anggelia Nelisa Kapantow Anne Wulur Ansarullah, Ansarullah Antasionasti, Irma Anton, Nurhati Ayu Fauzia Malinda Benjamin, Sri Gentari Berlian Tasya Tumundo Berlian Tasya Tumundo Billy Arthur Porajow Budi, Andas Christel Nataniel Sambou Christian Alexandro Lanes Christo Togelang Datu, Olvie Syenni DEBY AFRIANI MPILA Defny Silvia Wewengkang Edar, Ahmad Nadhil Edi Suryanto Edwin de Queljoe Elly Suoth Erladys Melindah Rumondor Erladys Melindah Rumondor ERLADYS MELINDAH RUMONDOR, ERLADYS MELINDAH Esti Santi Sigar Eunike Elizabeth Kindangen Evans Handayani Slat Tatuhe Fabiola N Palobo Fadhila Assagaf Fangohoy, Juliandro Fatimawali . Fenezia Yosevina Lumempow Fitriawati Tongkali Gayatri Citraningtyas Gloria J. Lontaan Gloria Sefania Maukar Hariyanto, Yuanita Amalia Henki Rotinsulu Henki Rotinsulu, Henki Hohakay, Jeremi Jelio Hohakay, Jeremy J. Hosea Jaya Edy I Dewa Ayu Prabawati Ikhrar, Muhammad S. Ikhrar, Muhammad Setiawan Imam Jayanto Ira Handayani Puspita Prins Jesikha Sharen Salikode Julia Megawati Narande Juliana Christie Kurniawan Julius Pontoh Juniar, Pratiwi Kaligis, Alfredo Yeheskel Kandio, Engjinia Frenny Karlah L. R. Mansauda Karunia Ritje Virginia Rintjap Kinanti, Agata Mega Lampongajo, Stela Mahdalena Langi, Priski Lawani, Gito Adhitya Lisa Purnawati Saleh Lonteng, Elur Lukman, Muhammad Yusri Macpal, Fransisca Manoppo, Cinlye Manoppo, Cinlye J Manumpil, Aprilia Meilani Jayanti Melisa Oktafiani Makalunsenge Membri, Desy Khartika Mikhael Versen Onthoni Miracle Cristia Meyfi Bambulu Mokoginta, Tiara Ambarzahra Momuat, Lidya Irma Muhammad Zaki Musda, Gusti Hardyanti Nangoy, Billy N. Nangoy, Billy Nathaniel Ni Wayan Dianti Nursafitri Syahrudin Olvie Datu Paulina yamlean Pitoy, Novia Pitoy, Novia A. Pricillia Esterlita Mintadoa Purwoko, Agus Putri Virgie Pandey Redford Denny Rizal Musafa Medica Romario Aldi Rompas Rumangu, Afrilia Rumangu, Afrilia Veronika Runtuwene, John M.R. Runtuwene, Kristianus Runtuwene, Widia Runtuwene, Widia N SELLYANA MAHARANI BAWEKES Selvian Talapessy Shalomyta Monangin Siampa, Jainer Pasca Sibarani, Samuel I.M. Soleman, Puput Sri Sudewi, Sri Sukmaningrum, Krisnawati Sumare, Chika Wanda Sumerah, Marsella Sumerah, Marsella E. Suryanto, Edi Tesalonika N. Rolos Tumiwa, Pricilia Irene Tumiwa, Priscila Irene Turangan, Amanda T. M. Ulaan, Gia Ulaan, Gia Aprilia Kartini Wehantouw, Frenly Weny I Wiyono Weny Wiyono Widdhi Bodhi Widjaya, Selin Widya Astuty Lolo Widya Astuty Lolo, Widya Astuty Windy Sumarauw Wulan, Wulan Yabes Kanter Yusri Lukman, Muhammad