Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN MAHASISWA MEMILIH JURUSAN MANAJEMEN BISNIS PADA POLITEKNIK NEGERI BATAM Sri Zuliarni; Yuli Astuti
Journal of Applied Business Administration Vol 6 No 2 (2022): Journal of Applied Business Administration - September 2022
Publisher : Pusat P2M Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/jaba.v6i2.3433

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji pengaruh antara strategi bauran pemasaran (4P) yang terdiri dari produk & jasa, proses, bukti fisik, sumber daya manusia, baik secara parsial maupun secara simultan dengan keputusan mahasiswa memilih Jurusan Manajemen Bisnis Politeknik Negeri Batam. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori tentang strategi bauran pemasaran dan keputusan pembelian konsumen. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 180 mahasiswa dan penarikan sampel menggunakan teknik nonprobability sampling dengan pendekatan purposive sampling.. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan strategi bauran pemasaran terhadap keputusan mahasiswa memilih jurusan Manajemen Bisnis pada Politeknik Negeri Batam
PELATIHAN PEMBUATAN JUS MENGKUDU DENGAN PISANG AMBON UNTUK PENDERITA HIPERTENSI DI KELURAHAN PONDOK RANGGON Yuli Astuti
Jurnal Medika Hutama Vol. 4 No. 01 Oktober (2022): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah diatas 140/90 mmHg menjadi kondisi medis serius yang dapat meningkatkan resiko penyakit jantung, otak dan penyakit ginjal. Diperkirakan sebanyak 1,13 miliar orang diseluruh dunia menderita penyakit hipertensi sebagian besar sekitar 2/3 tinggal dinegara dengan penghasilan rendah dan menengah. Penyakit ini menyebabkan meningkatnya resiko terhadap stroke, aneurisma, gagal jantung, serangan jantung dan kerusakan ginjal. Untuk menurunkan tekanan darah dapat menggunakan obat alami yaitu buah mengkudu dan pisang ambon yang mengandung soranjidiol berkasiat sebagai peluruh kencing dan memiliki sifat farmakologis dan diuretik karena kandungan airnya yang tinggi sehingga membantu menurunkan tekanan darah. Serta kalium dalam pisang ambon dapat membantu penurunan tekanan darah. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini agar masyarakat mengetahui tentang penyakit hipertensi serta pengobatan tradisional untuk menurunkan tekanan darah dengan membuat minuman ljus mengkudu dengan pisang ambon. Mitra pengabdian masyarakat ini adalah ibu-ibu dasawisma dari Rt 05 Rw 02 kelurahan pondok ranggon yang telah diberikan pendidikan dan pelatihan pembuatan jus mengkudu dengan pisang ambon. Setelah diberikan edukasi pengetahuan peserta meningkat dari 73% menjadi 91%. Hal ini membuktikan bahwa kegiatan penyuluhan dan latihan pembuatan jus mengkudu dengan pisang ambon pada penderita hipertensi penting dilakukan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menurunkan tekanan darah dengan menggunakan bahan-bahan alami. Saran untuk kegiatan selanjutnya agar masayarakat khususnya dasawisma dapat memberikan pengetahuan dan pelatihan untuk ibu-ibu yang ada di Rt 05 Rw 02 khususnya bagi penderita Hipertensi.
VARIASI PUKULAN DIDONG PADA GROUP ALIRAN MASA DI KABUPATEN BENER MERIAH Sultan Sahril; Ramdiana Ramdiana; Yuli Astuti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 7, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul “Variasi Pukulan Didong Pada Grup Aliran Masa” Didong merupakan alat tubuh tradisional dengan carapukul yang berasal dari dataran tinggi Gayo, Aceh bagian Bener Meriah. Sedangkan variasi merupakan keunikan dan keistimewaan tersendiri yang berasal dari individualitas masing-masing. Mengangkat masalah variasi pukulan Didong tradisional Didong Gayo yang ada di bagian Delung. Yakni dengan mendeskripsikan variasi pukulan yang dihasilkan Didong serta memperkenalkan jenis dan bentuk variasi pukulan Didong Gayo. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah Didong Gayo, sedangkan objek dalam penelitian ini adalah variasi Didong Gayo khususnya daerah Delung. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Bener Meriah, di desa Delung. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Didong Gayo merupakan alat musik tubuh yang dimainkan dengan cara dipukul. Pada umumnya Didong Gayo saat ini sudah mengeikuti perkebangan zamanya yaitu variasi pukulan yang sudah bervariasi. Variasi yang dihasilkan dari daerah Delung. Variasi irama Didong Gayo bagian Delung sering disebut dengan kata Tepok Runcang yang berarti gembira karena karakter irama ini berasal dari suara gemuru tepukan yang tinggi. Sedangkan yang membedakan variasi pukulannya yaitu yang pertama tingkah 1, 2, dan 6. Yaitu tingkah yang dilakukan pada saat sehabis Sarik yang polanya pada saat tingkah 1, pukulan ditegaskan sekali. Pada saat tingkah 2, pukulan ditegaskan dua kali. Sedangkan yang terakhir tingkah 6, pukulan ditegaskan 6 kali secara keseluruhan. Yang kedua yaitu tingkah Guel, tingkah yang terinspirasi dari musik tari Guel yang ada pada daerah dataran tinggi tanoh Gayo. Sedangkan yang terakhir tingkah canang, merupakan tingkah yang terinspirasi dari suara canang yang sering dilakukan pada saat acara menikah (Mungerje).Kata kunci: variasi pukulan Didong, Aliran Massa
KONSEP PENCIPTAAN KREATIVITAS IRAMA SYAIR DIDONG PADA GRUB BIAK CACAK DI ALUR GELE OLEH M DAUD KALAEMPAN Rizkan Pahmi; Rida Safuan Selian; Yuli Astuti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Konsep Penciptaan Kreativitas Irama Syair Didong pada Grub Biak Cacak di Alur Gele oleh M Daud Kalaempan”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah adalah bagaimana konsep penciptaan kreativitas irama syair didong pada grub Biak Cacak di Alur Gele oleh M Daud Kalaempan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan konsep penciptaan kreativitas irama syair didong pada grub Biak Cacak di Alur Gele oleh M Daud Kalaempan. Teori-teori yang digunakan dengan pendekatan konsep penciptaan karya seni, syair/lirik, nada/irama dan kreativitas serta teori didong. Subjek dalam penelitian ini adalah M Daud Kalaempan, sedangkan objek dalam penelitian ini yaitu kreativitas irama syair didong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi dengan metode analisis data yaitu reduksi data, penyajian data diverifikasikan dengan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwasannya dalam menciptakan irama syair didong M Daut Kalaempan mengggunakan dua cara yaitu karya yang lahir dari hati dan menggunakan teknik usih. Ide kreativitas irama syair yang diciptakan berasal dari alam, hewan dan manusia. Ide tersebut diantaranya tok ni imo (teriakan suara owa siamang/sejenis kera), tok ni korek (teriakan ayam), tok ni linieten (suara kayu yang berdempetan) dan tok ni solong (suara suling).
IMPLEMENTASI MUSIK SOLAWATAN TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA KLIEN DENGAN HIPERTENSI Muhammad Fandizal; Yuli Astuti; Dhien Novita Sani
Journal Prima Health Science Vol 1 No 2 (2020): Januari
Publisher : LPPM STIKes Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hypertension is an increase in blood pressure, which is the most influential risk factor for theincidence of heart and blood vessel disease. The incidence of hypertension on a national scale in thereporting of Riskesdas in 2013 obtained results of 25.8%, the lowest on the island of Papua at 16.8%,and the highest on the island of Bangka Belitung at 30.9%. As many as 25.8% of people withhypertension are only 1/3 diagnosed, and the remaining 2/3 are undiagnosed. Implementation of painreduction in hypertension can be done with auditory distraction techniques. This implementation canreduce pain from 6.6 to 5.1, with a significance of 0.001. The purpose of this study is to identify painreduction in clients with hypertension with the implementation of sholawat music (hearingdistraction). This research is a descriptive study with nursing care approach. The form of researchdesign used is the One-Shoot Case Study. The sampling technique used in this study is the noprobability sampling technique that is purposive sampling. This study was conducted on clients wholive in the village of Pondok Rangon in March - July 2019. The results of this study found a decreasein pain scale from moderate pain (scale 5 and 4) to zero scale (no pain) this decrease can be causedby shalawatan make the comfortable, calm and relaxed due to the release of endorphins. The use ofshalawatan music distraction as one of the implementations in nursing care can reduce or eliminatethe pain felt by the client.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 Yuli Astuti
Jurnal Medika Hutama Vol. 2 No. 01 Oktober (2020): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Melitus (DM) telah menjadi masalah kesehatan utama dunia dengan angka kejadian dan kematian yang masih sangat tinggi(18).Kejadian penyakit DM yang paling sering terjadi di masyarakat adalah diabetes melitus tipe dua. Kasus pada tahun 2019, prevalensi diabetes melitus di dunia adalah sebesar 9,3% dan angka kejadian diabetes melitus di dunia 463 juta jiwa. Penelitian No-Eksperimen dengan metode Deskriptif melalui pendekatan Cross sectional. Sampel dalam penelitian sebanyak 30 orang dengan Teknik purposive sampling. pengumpulan data pada penelitian ini dengan menggunakan kuesioner dengan objek penelitian disini adalah dukungan keluarga terhadap kepatuhan minum obat pada penderita Diabetes Mellitus. Hasil sebagian besar responden berusia 56-65 tahun yaitu sebanyak 16 responden (53,33%) dan responden paling sedikit pada rentang usia 40-55 tahun yaitu sebanyak 14 responden (46,67%). Berdasarkan jenis kelamin didominasi oleh perempuan sebanyak 17 responden (56,67%). Berdasarkan Pendidikan didominasi Sd dan SMP Sebanyak 9 responden (30%). Sebagian penderita diabetes mellitus didominasi tidak bekerja sebanyak 18 responden (60%) dan Sebagian besar menderita diabetes mellitus kurang dari 5 tahun sebanyak 17 responden ( 56,67%).
IMPLEMENTASI AKTIVITAS FISIK OLAHRAGA JALAN KAKI MENGONTROL KADAR GULA DARAH PADA KELUARGA DENGAN DIABETES MELLITUS: STUDI LITERATUR Yuli Astuti
Jurnal Medika Hutama Vol. 2 No. 03 April (2021): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus is a metabolic disorder characterized by increased blood sugar levels that can cause damage to various systems of the human body. This literature study aims to examine the effects, methods and results of physical activity walking on controlling blood sugar in people with diabetes mellitus. This study uses a literature study, articles are obtained from 1 database, namely Google Scholar using inclusion and exclusion criteria. The keyword used in this literature search is “Diabetes Mellitus. Blood Sugar Levels. Walking” and “Diabetes Mellitus. Blood Glucose. Walking". From 10 studies, it was found that walking exercise has an effect on controlling blood sugar levels in people with diabetes mellitus. The average respondent decreased by 30 mg/dl. There is an effect of physical activity walking on controlling blood sugar levels with value = 0.000 <0.05. Physical activity walking can help people with diabetes mellitus control their blood sugar levels.
PENGARUH SENAM ERGONOMI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI Yuli Astuti
Jurnal Medika Hutama Vol. 2 No. 04 Juli (2021): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usia lansia merupakan tahap akhir perkembangan pada daur kehidupan manusia (Keliat dalam Maryam, 2011). Menjadi tua merupakan proses alamiah yang berarti seseorang telah melalui tiga tahap kehidupan yaitu anak, dewasa dan tua (Nugroho, 2006 dalam Kholifah, 2016). Usia lanjut adalah suatu proses yang alami yang tidak dapat dihindari oleh manusia. Lansia ditandai dengan perubahan fisik, emosional, dan kehidupan seksual. Gelaja-gelaja kemunduran fisik seperti merasa cepat capek, stamina menurun, badan menjadi membongkok, kulit keriput, rambut memutih, gigi mulai rontok, fungsi pancaindra menurun, dan pengapuran pada tulang rawan (Maramis, 2016). Hipertensi merupakan penyakit kronik dan masalah kesehatan yang sangat serius diberbagai negara maju maupun berkembang (Eugene & Bourne, 2013). Hipertensi menjadi masalah kesehatan publik hampir diseluruh dunia dikarenakan penyakit hipertensi sebagai faktor resiko dari beberapa penyakit.Tingginya prevalensi hipertensi berkaitan dengan peningkatan komplikasi kardiovaskuler dan meningkatkan negative impact pada morbidity dan mortality rate didunia (WHO,2011). Penatalakanaan saat ini dalam rangka menurunkan dan mencegah hipertensi mungkin belum secara efektif sehingga muncul hipertensi yang tak terkontrol (Profil Keshatan Semarang,2013). Penatalaksanaan farmakologis pada hipertensi pada lansia tentunya dapat mengakibatkan efek samping yang lebih serius sehingga terapi non farmakologi bisa menjadi pilihan karena memiliki resiko lebih rendah (Thei et al., 2008). Penanganan hipertensi dapat dilakukan mengubah pola hidup seperti mengurangi jumlah asupan garam, minuman beralkohol, menurunkan berat badan, rokok dan melakukan aktivitas fisik seperti olahraga (Lionakis, 2012). Salah satu terapi yang dapat diaplikasikan kepada lansia yaitu olahraga berupa senam ergonomik (Thei et al., 2008). Senam Ergonomis merupakan senam yang gerakannya diadopsi dari gerakan shalat. Gerakan dalam senam ini sangat sederhana, bahkan minim gerakan, namun bila dilakukan secara konsisten dan kontinue, maka akan memberikan manfaat yang sangat baik bagi kesehatan. Manfaat gerakan senam ergonomis ini antara lain: Pengaktifan fungsi organ tubuh; membangkitkan biolistrik dalam tubuh dan melancarkan sirkulasi oksigen sehingga tubuh akan terasa segar dan energi bertambah; penyembuhan berbagai penyakit, mengontrol tekanan darah tinggi (Sagiran,2013). Senam ergonomik juga pernah diteliti dan hasilnya menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata tekanan darah sistolik sebelum dan setelah dilakukan senam ergonomis yaitu 14,00 mmHg dan tekanan darah diastolic sebelum dan setelah dilakukan senam ergonomis yaitu 8,00 mmHg. Hasil uji bivariat didapatkan p-value 0,00 mmHg. kesimpulannya, terdapat pengaruh intervensi senam ergonomis terhadap penurunan tekanan darah lansia dengan hipertensi di Balai Penyantunan dan Perawatan Lanjut Usia[6]. Hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa senam ergonomik dapat menurunkan tekanan darah pada lansi. Dapat dilihat dari hasil penelitian ini bahwa senam ergonomik pada lansia yang menderita hipertensi yang dilakukan 3 kali dalam seminggu dan dilakukan selama 2 minggu dapat menurunkan tekanan darah sebelum intervensi 145/95 mmHg dan setelah intervensi 130/85 mmHg Terdapat hubungan senam ergonomik dengan penuruanan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi (p value = 0.005 < 0.05). Senam ergonomik dapat menurunkan tekanan darah pada pada lansia dengan hipertensi.
EDUKASI PENGENALAN OBAT HERBAL UNTUK PENYAKIT DIABETES MELLITUS DI WILAYAH KELURAHAN PONDOK RANGGON Yuli Astuti
Jurnal Medika Hutama Vol. 3 No. 03 April (2022): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obat herbal dari bahan alam mulai menjadi salah satu pilihan terapi dalam penyembuhan penyakit. Kekayaan alam Indonesia yang sangat beragam, khususnya tumbuhan, telah dipercaya secara turun-temurun memiliki khasiat dalam penyembuhan penyakit. Namun, manfaat dari tumbuhan ini belum banyak diketahui oleh masyarakat luas, khusunya Pada penderita Diabetes Mellitus. Utuk meningkatkan pengetahuan mengenai pemanfaatan bahan alam sebagai obat, dilakukan penyuluhan penggunaan obat herbal pada penderita Diabetes Mellitus di kelurahan Pondok Ranggon., Metode Pelaksanaan pendidikan kesehatan kepada masyarakat di RT 05 RW 02 Kelurahan Pondok Ranggon Cipayung Jakarta Timur sebanyak 25 orang, pemberian materi dengan metode ceramah diskusi disertai demontarasi dengan media power point. selama 30 menit. Hasil evaluasi pada pre test didapatkan tingkat pengetahuan tinggi 32 %, pengetahuan sedang 36 % dan rendah 32%, sedangkan pada post test didapatkan tingkat pengetahuan tinggi 68 % dan sedang 32 %. Sehingga didapatkan perbedaan tingkat pengetahuan masyarakat sebelum dan sesudah pemberian materi. Simpulan. Progam pendidikan yang telah dilaksanakan sangat bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat sehingga diharapkan juga akan bermanfaat buat masyarakat khususnya penderita Diabetes Mellitus untuk menggunakan obat herbal sebagai alternatif pilihan dalam menstabilkan kadar gula darah.
Potensi Produk Hasil Pengelolaan Peternakan Sapi Perah Kampung Nagrak Desa Sukajaya Lembang Ellin Harlia; Yuli Astuti; Eulis Tanti Marlina
Media Kontak Tani Ternak Vol 5, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v5i2.46027

Abstract

Community service (PPM) integrated with Unpad Community Service Program (KKN) has been carried out from January 2023 to March 2023 in Nagrak Village, Sukajaya Village, Lembang District, West Bandung Regency. Activities carried out with Unpad KKN students are dairy farm waste management, dairy cattle environmental sanitation, and greening and processing milk into products to support dairy farming activities. The purpose of PPM activities is to improve the ability of Obor group member families to manage dairy farm waste to create a sanitary farm environment to obtain milk that meets SNI requirements. The Obor group has processed farm waste into vermicompost, briquette fertilizer, biogas, and biocompound. The method used during PPM is participatory from Obor family members through counseling, technical guidance, and implementation of organic fertilizer products for sunflower and vegetable plants, milk processing into caramel, yogurt, and milk sponge by involving UNPAD KKN students. The results of PPM activities obtained by Obor members have managed dairy farm waste, then utilized it, and some have been sold. The obstacles faced are time and labor.Key words: waste, animal husbandry, dairy cattle, extension, technical guidance