Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pemahaman Masyarakat Sadar Hukum Membayar Zakat Hasil Usaha Januardi, Hengki; Yulius, Yulius; Wahida, Hasanatul
Taruna Law: Journal of Law and Syariah Vol. 1 No. 01 (2023): January
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Taruna Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54298/tarunalaw.v1i01.85

Abstract

which is a concern for the weak. Zakat is paid by a muzakki given to the mustahik. In this study, it appears that the understanding of people of Lengayang District only understands the zakat fitrah that they pay during the fasting month. For the measure of payment, they only estimate it. In the efforts that must be made so that people's understanding of the obligation of zakat can be achieved through coaching muzakki and mustahiq, of course, there is good cooperation between all parties involved, namely the community itself, the Zakat Collection Unit, village officials, religious scholars, and religious extension workers are no exception. Islam. The implementation of zakat in Lengayang District is marked by the presence of supporting and inhibiting factors as well as efforts to build public awareness of paying zakat. This is inseparable from the role of the Lengayang District Office of Religious Affairs under the auspices of the Ministry of Religion as Amil Zakat Trustees who have carried out program development by establishing a zakat consulting institution in order to increase awareness of zakat for the community. Keywords: Understanding, Legal Awareness, Zakat Results of Business.
Stakeholder Perceptions of the Impact of Artificial Reef Deployment: A Case Study of the Indonesian Coral Reef Garden (ICRG) in Nusa Dua, Bali Yulius, Yulius; Tito, Camellia; Ramdhan, Muhammad; Purbani, Dini; Arifin, Taslim; Setyawidati, Nur A.R.; Kusuma, Luh P A Savitri C Kusuma; Sabina, Anninda
Media Konservasi Vol. 29 No. 4 (2024): Media Konservasi Vol 29 No 4 September 2024
Publisher : Department of Forest Resources Conservation and Ecotourism - IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/medkon.29.4.550

Abstract

This research examines the challenges of coral reef conservation in Bali, a critical hub for marine tourism. Despite the island’s global significance, efforts to preserve its coral reefs have been insufficient, leading to the launch of the 2020 Integrated Coral Reef Rehabilitation and Management Program (ICRG). Supported by National Economic Recovery (PEN) funds, the ICRG has focused on deploying artificial reefs in the waters of Nusa Dua. However, only 74.3 hectares of the potential 204 hectares of restoration areas have been addressed, underscoring the need for more intensive conservation efforts. Data collection involved the distribution of closed questionnaires to key stakeholders, including government bodies, academic institutions, tourists, and coral reef conservation organizations. The data was analyzed using both descriptive statistics and thematic analysis to gauge stakeholder awareness, perceptions, and willingness to contribute to conservation efforts. The analysis revealed that 69% of respondents have a comprehensive understanding of the ecological, economic, and social functions of coral reefs. Furthermore, 92% of respondents expressed a willingness to contribute to coral reef preservation, either through labor or financial means. Financial contributions ranged from Rp. 25,000 to Rp. 150,000, with 30% of respondents willing to allocate up to 5% of their annual income to conservation initiatives. These findings highlight a strong stakeholder commitment to coral reef conservation in Bali and emphasize the necessity for ongoing public engagement and support. The research suggests that integrating local customary laws into conservation strategies and enhancing public involvement could significantly bolster the long-term sustainability of coral reef restoration efforts in Bali, thereby preserving the island’s marine tourism appeal and ecological integrity.
IDENTIFIKASI PULAU DI KEPULAUAN PADAIDO PROVINSI PAPUA BERDASARKAN KAIDAH TOPONIMI (ISLAND TOPONYM STUDY OF PADAIDO ARCHIPELAGO, PAPUA PROVINCE) Yulius, Yulius
GEOID Vol. 5 No. 1 (2009)
Publisher : Departemen Teknik Geomatika ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/geoid.v5i1.1275

Abstract

Pengelolaan sumberdaya kelautan telah menjadi perhatian dalam kaitannya dengan pembangunan berkelanjutan. Dilain pihak informasi mengenai data unsur-unsur laut menjadi sangat penting artinya dalam pengelolaan sumberdaya sekaligus dapat mendukung terciptanya tertib administrasi wilayah. Guna mendukung pengelolaan wilayah laut dan unsur-unsur geografi laut di wilayah kedaulatan Indonesia, diperlukan pengidentifikasian unsur-unsur geografi laut, yang selanjutnya disusun sebagai pangkalan data unsur-unsur geografi laut (Pulau) secara terintegrasi dan sistematis berdasarkan kaidah toponimi. Penelitian toponim pulau yang dilakukan di Kepulauan Padaido, Provinsi Papua, telah mengidentifikasi unsur pulau, serta penamaannya.
RELEVANSI PEMIKIRAN MOHAMMAD NATSIR DALAM PENDIDIKAN DASAR ISLAM KONTEMPORER Pratama, Andy Riski; Januardi, Hengki; Yulius, Yulius; Maulana, Ramza Fatria; Wahida, Hasanatul
Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam Vol 8 No 2 (2025): Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/dirasah.v8i2.789

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis relevansi pemikiran Mohammad Natsir dalam merespons tantangan pendidikan Islam kontemporer. Masalah utama yang dikaji adalah bagaimana pemikiran Natsir mengenai pendidikan Islam dapat menjadi solusi atas problem dualisme ilmu, krisis moral, dan lemahnya orientasi spiritual dalam dunia pendidikan saat ini. Fokus penelitian ini diarahkan pada tiga aspek utama: gagasan Natsir tentang integrasi antara ilmu agama dan ilmu umum, urgensi pendidikan karakter berbasis nilai-nilai tauhid, serta pentingnya kemandirian lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari sumber-sumber primer berupa karya tulis Mohammad Natsir dan sumber sekunder berupa buku, artikel jurnal, serta dokumen ilmiah lain yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui telaah dokumen, sedangkan analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi (content analysis) untuk menggali substansi pemikiran Natsir secara mendalam. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemikiran Mohammad Natsir tetap kontekstual dan relevan sebagai landasan konseptual dalam pengembangan pendidikan Islam yang integratif dan holistik. Gagasan-gagasannya dapat dijadikan rujukan dalam merumuskan sistem pendidikan Islam yang berakar kuat pada nilai-nilai keislaman serta mampu beradaptasi dengan tantangan zaman.
ANALISIS AKUNTABILITAS DAN TRANSPARANSI PEMERINTAH DESA DALAM PENGELOLAAN ALOKASIDANA DESA (ADD) TAHUN 2022 (Studi Kasus Desa Maribas, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas,Provinsi Kalimantan Barat) Yulius, Yulius
ABDI EQUATOR Vol 4, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Jurusan Akuntansi FEB UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/abdiequator.v4i1.100374

Abstract

Alokasi dana desa, dana desa, dan retribusi pajak daerah merupakan sumber penghasilan untuk desa yang digunakan untuk kegiatan dan pembangunan desa. Alokasi dana desa merupakan pendapatan transfer yang bersumber dari bagian dana perimbangan keuangan pusat dan daerah yang diterima oleh pemerintah kabupaten/kota setelah dikurangi dana alokasi khusus (DAK). Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mendeskriksipkan tentang akuntabilitas dan transparansi pemerintah desa dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) di desa Maribas, kecamatan Tebas, kabupaten Sambas yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban ADD yang di atur permendagri nomor 20 tahun 2018. Metode analisis data yang digunakan dalam peneletian ini adalah desktiptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data yang digunakan yaitu data primer yang di peroleh dengan melakukan wawancara dan observasi serta data sekunder yang diperoleh dari hasil dokumentasi dan studi kepustakaan yang meliputi buku-buku, laporan keuangan, catatan-catatan, dokumen-dokumen, artikel-artikel, dan literatur-literatur yang relevan dengan topik penelitian yang diteliti. Informan dalam penelitian ini yaitu pihak-pihak pemrintah desa yang kompeten dan berpartisipasi dalam pengelolaan ADD seperti kepala desa, sekretaris desa, kaur dan kasi sebagai pihak yang berperan penting dalam kegiatan pengelolaan ADD. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemerintah desa telah menerapkan akuntabilitas dan transpransi dalam pengelolaan ADD di desa Maribas pada tahap perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban ADD telah sesuai dengan indikator dalam peremendagri nomor 20 tahun 2018.
PERKEMBANGAN PEMIKIRAN DAN PENGATURAN PENYALAHGUNAAN WEWENANG DI INDONESIA (TINJAUAN SINGKAT DARI PERSPEKTIF HUKUM ADMINISTRASI NEGARA PASCA BERLAKUNYA UNDANG-UNDANG NOMOR 30 TAHUN 2014) Yulius, Yulius
Jurnal Hukum dan Peradilan Vol 4 No 3 (2015)
Publisher : Pusat Strategi Kebijakan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25216/jhp.4.3.2015.361-384

Abstract

The authority abuse is a concept that is always develop behind the realm of public law. This concept is an important measurement, for the wheels of the government. The actions and/or decisions of the agency and/or government officials are not unlimited authority. It is important for restriction or agency that oversees the actions and/or decisions of the government. The institution in question is the judiciary. Post the normalization of authority abuse in the Act No.30 of 2014 About Administration (particularly Article 21), there are different views in dealing with law enforcement. This is related to the absolute competence of the judiciary, namely the Administrative Court and the General Court (Criminal/Corruption). In that case, there needs to be clarity of meaning in the norms that regulate the abuse of authority. To avoid confusion in its implementation. Therefore, the need for understanding the meaning of abuse of authority by evaluating them in terms of the development of thinking and the settings from the perspective of administrative law.Keywords: Meaning, Authority, Law Enforcement
Anti-breast cancer bioactive compounds and in-silico molecular prediction of Crassostrea angulata (Lamarck, 1819): Prediksi senyawa bioaktif antikanker payudara dan molekuler in-silico Crassostrea angulata (Lamarck, 1819) Kusumawati, Rr Puji Hastuti; Zamani, Neviaty Putri; Soedharma, Dedi; Nurjanah, Nurjanah; Arifin, Taslim; Yulius, Yulius; Samusamu, Andrias Steward; Akhwady, Rudhy; Ramdhan, Muhammad; Damanhuri, Harfiandri; Efendi, Eko; Mayaguezz, Henky; Muhaemin, Moh.
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol. 28 No. 1 (2025): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 28(1)
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17844/jphpi.v28i1.57937

Abstract

Kanker payudara merupakan penyebab kematian kedua terbanyak di Indonesia. Bioprospeksi senyawa bioaktif dari organisme laut diharapkan dapat menjadi salah satu solusi pencegahan kanker payudara. Crassostrea angulata merupakan salah satu spesies tiram laut yang biasa dikonsumsi dan memiliki sejarah etnomedik di kalangan masyarakat Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi senyawa bioaktif antikanker dari ekstrak metanol C. angulata menggunakan analisis in-silico. Identifikasi senyawa aktif C. angulata menggunakan LC-HRMS melalui pendekatan molecular docking dengan mengombinasikan program-program KNApSAcK, CLC-Pred, SEA, STRING, PubChem, UniProt, PyMOL, PyRx, and PoseView. Hasil penelitian menunjukkan 12 senyawa aktif antikanker pada C. angulata, namun hanya 2 senyawa antikanker payudara (Flufenamic Acid, FA dan Hymenamide C, HC). Hasil molecular docking menunjukkan bahwa binding affinity yang kuat antara senyawa aktif Flufenamic Acid (FA) dengan protein target kanker payudara (CSF1R, PLK4, MKNK2, dan ABL1) dan senyawa Hymenamide C (HC) dengan protein target kanker payudara (GRB2 dan OXTR). Senyawa bioaktif FA menunjukkan nilai RMSD yang lebih rendah (mendekati 0Å) dengan ligan asli dari masing-masing protein target. FA memiliki potensi sebagai senyawa antikanker payudara yang lebih baik dari HC. Senyawa FA dan HC berpotensi sebagai penghambat protein target kanker payudara, namun masih memerlukan penelitian lebih lanjut terutama untuk penggunaan senyawa tersebut pada manusia.