Claim Missing Document
Check
Articles

PERBANDINGAN KEKUATAN DINDING BATA KEDIRI DAN TULUNGAGUNG UNTUK RUMAH SATU LANTAI TERHADAP GEMPA Y L, Fajrina Zata; MD, Agoes Soehardjono; Zacoeb, Achfas
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.231 KB)

Abstract

Dinding merupakan bagian bangunan yang sering terjadi kerusakan pada bangunan rumah satu lantai akibat bencana gempa karena tidak direncanakan dengan baik.  Bata merah merupakan bahan bangunan yang seringkali dan telah sejak lama dipakai dalam pembangunan rumah tinggal.  Respon spektrum menurut Puskim PU dan PPMB-ITB untuk Kota Blitar dengan jenis tanah sedang akan digunakan untuk beban gempa.  Karakteristik material yang digunakan diambil dari penelitian sebelumnyameliputi tebal dinding, modulus elastisitas,rasio Poisson dan massa jenis.  Hasil analisis berupa nilai tegangan utama dan nilai tegangan geser akibat kombinasi beban maksimum pada struktur dinding.  Hasil analisis menunjukkan bahwa tegangan utama yang terjadi pada struktur dinding pasangan bata merah asal Tulungagung lebih besar daripada tegangan  utama yang terjadi pada pasangan bata merah asal Kediri.Berbeda dengan tegangan utama, nilai tegangan geser maksimum pada struktur dinding pasangan bata merah asal Tulungagung lebih kecil daripada tegangan geser maksimum pada struktur dinding pasangan bata merah asal Kediri.  Hasil tegangan utamapada struktur dinding rumah kemudian dibandingkan dengan nilai kuat tarik batu bata dan didapatkan hasil struktur dinding dengan bata merah asal Kediri maupun Tulungagung masih mampu menahan beban gempa yang diberikan. Kata- kata kunci : dinding bata, tegangan utama, tegangan geser
ANALISIS DAN EVALUASI SISA MATERIAL KONSTRUKSI MENGGUNAKAN FAULT TREE ANALYSIS (FTA) (STUDI KASUS PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG PASCASARJANA UNIVERSITAS ISLAM MALANG) Nursyahbani, Hanif; Negara, Kartika Puspa; Zacoeb, Achfas
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.088 KB)

Abstract

Dalam pembangunan proyek gedung Pascasarjana Universitasitas Islam Malang menghasilkan sisa material yang berdampak pada biaya proyek itu sendiri. Agar kedepannya dapat meminimalisir sisa material yang dihasilkan diperlukan analisis penyebab sisa material tersebut terjadi. Pada penelitian ini digunakan metode Fault Tree Analysis (FTA) untuk menganalisis penyebabnya. FTA digunakan karena pada FTA menyediakan metode untuk menentukan penyebab terjadinya kejadian yang tidak diinginkan. Dan untuk melakukan analisis lebih lanjut penyebab sisa material digunakan aljabar Boolean. Penelitian ini adalah analisis deskriptif dimana penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data primer berupa kuisioner dan wawancara serta data sekunder berupa data-data proyek itu sendiri. Dalam penelitian ini kejadian puncak didapatkan dari dua material dengan nilai biaya sisa material tertinggi yakni baja tulangan dan tiang pancang. Hasil analisis yang didapat adalah kejadian dominan atau penyebab utama yang menyebabkan terjadinya sisa material. Penyebab paling dominan yang menyebabkan sisa material baja tulangan adalah pekerja yang kurang pengalaman, alat yang konslet, alat yang sudah aus, voltase listrik naik turun, pemotongan mengikuti desain, koordinasi yang kurang, mandor kurang disiplin, pekerja kurang teliti dan perubahan desain yang mendadak. Sedangkan tiang pancang adalah ketidaktelitian memeriksa material yang diterima.   Kata kunci: Fault Tree Analysis (FTA), Sisa Material, Biaya Konstruksi  
ANALISIS KONTRAK DAN NILAI KLAIM PADA SUB-PAKET PEKERJAAN STRUKTUR (Studi Kasus: Proyek Ciputra World Apartment and SOHO) R., Nur Fatkhiyatur; Unas, Saifoe El; Zacoeb, Achfas
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2016)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.864 KB)

Abstract

Permasalahan yang terjadi pada Proyek Ciputra World Apartment and SOHO menimbulkan klaim bagi pihak kontraktor. Oleh sebab itu, dilakukan analisis terhadap dokumen kontrak proyek untuk mengetahui proses klaim yang terjadi dengan menggunakan acuan gambar proyek dan mengetahui nilai klaim yang diperoleh. Jenis perubahan pekerjaan atau pekerjaan variasi yang dapat diajukan sebagai klaim adalah perubahan tipe balok, perubahan tipe plat, penambahan parapet, penambahan tangga, penambahan balok, dan pengurangan balok. Mekanisme perubahan pekerjaan terdapat dalam ketentuan pada pasal 16 dokumen kontrak proyek. Ketentuan yang digunakan sebagai dasar acuan pengajuan klaim tidak tercantum pada kontrak. Pengajuan klaim dilakukan dengan mengidentifikasi setiap perbedaan yang terjadi antara for tender drawing dan as builtdrawing. Kemudian menghitung volume dari gambar yang telah diidentifikasi dan menghitung Variation Order (VO). Kemudian mengajukan VO kepada pihak owner. Total keseluruhan nilai klaim pada VO adalah Rp.612.786.403. Nilai dari total keseluruhan tidak semua akan diperoleh oleh pihak kontraktor, karena masih ada revisi perhitungan pada saat diskusi bersama yang dilakukan oleh pihak kontraktor yang menghitung VO dan pihak owner. Kata kunci: kontrak, klaim, perubahan pekerjaan, kontrak proyek, gambar proyek
ANALISIS PRODUKTIVITAS JUMLAH TENAGA KERJA PADA PEKERJAAN PASANGAN BATA DENGAN METODE WORK STUDY ., Fachreza; Zacoeb, Achfas; Hasyim, M. Hamzah
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.701 KB)

Abstract

Pekerjaan pasangan bata adalah salah satu pekerjaan pada proyek konstruksi yang mempunyai volume pekerjaan dan jumlah tenaga kerja yang cukup tinggi. Tenaga kerja dan volume pekerjaan yang tinggi tentunya akan memerlukan biaya yang tinggi pula sehingga dengan tingkat produktivitas yang baik akan meminimalkan biaya proyek dan waktu pekerjaan pada tingkat optimal. Objek penelitian adalah rumah tipe 45 dengan luas dinding bata rata – rata 110 m2. Penelitian ini menggunakan metode work study dengan membandingkan kelompok kerja yang telah dibuat dengan aturan SNI 2008 untuk setiap pengerjaan 1 m2 pasangan bata. Pada metode work study langkah awal adalah penggambaran lokasi kerja, penentuan urutan pekerjaan pemasangan bata serta penentuan pergerakan pekerja, bahan, dan alat di lapangan. Sebelum pengambilan data dilakukan terlebih dahulu mengubah layout kerja yang lama dengan yang baru menggunakan method study. Perbaikan layout dibuat sedemikian rupa sehingga waktu dan jarak tempuh pekerja dan material bisa dipersingkat dan lebih produktif. Kelompok kerja yang ditentukan sebanyak 3 kelompok dengan masing-masing kombinasi adalah kelompok 1 dengan 1 tukang 1 pekerja, kelompok 2 dengan 2 tukang 1 pekerja, dan kelompok 3 dengan 2 tukang 2 pekerja. Pengamatan penelitian dilaksanakan dengan total 6 hari pengamatan. Komposisi campuran mortar yang digunakan adalah 1PC:4PP. Analisis penelitian dilakukan terhadap produktivitas dan efisiensi dari masing-masing kelompok kerja yang selanjutnya dibandingkan dengan aturan SNI 2008. Kelompok kerja 2 dengan 2 tukang dan 1 pekerja adalah kelompok kerja paling optimal. Kelompok kerja ini mempunyai nilai produktivitas sebesar 11,61 m2/hari sedangkan produktivitas menurut SNI 2008 sebesar 10 m2/hari. Biaya total yang diperlukan untuk pengerjaan 1 m2 pasangan bata berdasarkan SNI 2008 adalah Rp 89.370,00 sedangkan biaya untuk kelompok kerja 2 adalah Rp 82.310,00. Sehingga dapat terdapat selisih biaya penghematan pada kelompok kerja 2 adalah Rp 6.440,00. Kata kunci : pasangan bata, kelompok kerja, produktivitas, SNI 2008, work study
Kajian Biaya Penggunaan Alat Berat Untuk Pekerjaan Pengangkutan Dan Penimbunan Pada Proyek Perumahan Villa Bukit Tidar Malang Dengan Program Linier Metode Simpleks Wibowo, Satrio Agung; ., Harimurti; Zacoeb, Achfas
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.99 KB)

Abstract

Proyek Villa Bukit Tidar Cluster E34 adalah salah satu proyek Perumahan Cluster baru di Perumahan Villa Bukit Tidar. Proyek ini memiliki luas 3,2 ha. Sebelumnya kawasan ini merupakan lahan kosong dengan bekas aliran sungai. Area tersebut memerlukan penimbunan material agar elevasi pembangunan dapat dicapai. Pelaksanaan penimbunan dan pengangkutan material tentu saja memerlukan beberapa alat berat sehingga pembangunan dapat selesai sesuai dengan rencana. Oleh karenanya dibutuhkan perhitungan optimal agar biaya minimum dalam pelaksanaan pekerjaan dapat dicapai. Tugas akhir ini dilakukan untuk menentukan biaya minimum penggunaan alat berat pada Proyek Villa Bukit Tidar Cluster E34, yang berfokus pada pengangkutan dan penimbunan material. Penelitian ini melibatkan variabel keputusan yaitu jumlah jam operasional alat berat dengan fungsi tujuan berupa meminimumkan biaya. Beberapa kendala yang diperhitungkan dalam perhitungan biaya proyek antara lain kendala waktu, kendala sewa alat berat, kendala waktu penyelesaian pekerjaan, dan kendala volume. Berdasarkan hasil analisis perhitungan, maka biaya minimum yang dibutuhkan untuk pekerjaan pengangkutan tanah adalah Rp.248.296.400, dan untuk pekerjaan penimbunan dengan bulldozer dibutuhkan biaya minimum sebesar Rp.111.571.400.   Kata kunci: alat berat, metode simpleks, program linier, optimasi.
ANALISIS DINAMIK DINDING PASANGAN BATU BATA RUMAH DUA LANTAI DI KOTA MALANG Aditya, Arch; Zacoeb, Achfas; ., Wisnumurti
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.473 KB)

Abstract

Mayoritas masyarakat di Indonesia menggunakan rumah sebagai tempat tinggal, sehingga kemampuan rumah sebaiknya diperhitungkan dengan baik.  Material utama yang paling banyak digunakan adalah pasangan batu bata merah, sebagai dinding yang juga menjadi struktur primer untuk rumah satu lantai maupun dua lantai. Gempa yang terjadi sering kali berdampak parah kepada rumah dibanding bangunan lain. Dalam penelitian ini, nilai tegangan geser dinding rumah dua lantai akibat dari gempa di Kota Malang dapat diketahui. Analisis dinamik dengan derajat kebebasan majemuk digunakan dalam penelitian ini, dengan data respon spektrum gempa yang diambil dari pusat penelitian dan pengembangan pemukiman Indonesia tahun 2011. Dengan pengaruh kekakuan arah X dan Y yang berbeda, gaya yang muncul dari hasil perhitungan menunjukan arah Y yang lebih dominan. Sehingga dalam memperhitungkan tegangan geser dinding, digunakan gaya 100% arah Y dan 30% arah X. Perbedaan letak pusat masa dan kekakuan rumah juga menimbulkan eksentrisitas yang berakibat munculnya momen. Dalam penelitian ini gaya akibat momen sangat besar dibandingkan dengan gaya akibat gempa murni, sehingga eksentrisitas merupakan hal yang patut menjadi perhatian dalam perhitungan gempa. Mengacu pada penelitian terdahulu, tegangan geser maksimum yang dapat diterima pasangan dinding batu bata merah yang digunakan dalam penelitian ini sebesar 1,69 kg/cm. Rata-rata dari tegangan geser yang diterima oleh dinding rumah dua lantai akibat gempa di Kota Malang sebesar 1,58 kg/cm2. Kata-kata Kunci:rumah, pasangan batu bata merah, tegangan geser, eksentrisitas, derajat kebebasan majemuk
PERBANDINGAN KEKUATAN DINDING BATA KEDIRI DAN TULUNGAGUNG UNTUK RUMAH DUA LANTAI TERHADAP GEMPA Raharjo, Jovan Luke; Zacoeb, Achfas; Soehardjono, Agoes
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.236 KB)

Abstract

Indonesia yang terletak dalam sabuk vulkanik menandakan banyaknya gunung berapi aktif. Hal ini menjadikan Indonesia rawan bencana seperti letusan gunung berapi, tsunami, banjir, tanah longsor, dan gempa bumi. Namun, banyaknya infrastruktur rumah tinggal di Indonesia yang tidak sesuai dengan peraturan. Untuk mengetahui kekuatan bangunan rumah tinggal untuk menahan gaya gempa yang terjadi, penelitian ini membandingkan antara karakteristik bahan dari penelitian yang telah dilakukan sebelumnya dengan tegangan yang terjadi.Pada penelitian ini dilakukan analisis dinamik dengan metode derajat kebebasan majemuk dengan data respon spektrum yang diambil dari pusat penelitian dan pemukiman Indonesia 2011. Dengan pengaruh 2 bata yang berbeda yaitu bata Kediri dan Tulungagung, didapatkan juga perbedaan pusat kekakuan dan pusat beban yang menyebabkan eksentrisitas. Adanya eksentrisitas menyebabkan distribusi gaya gempa pada dinding bertambah dengan adanya gaya akibat momen eksentrisitas yang kemudian dapat dihitung tegangan gesernya.Hasil dari penelitian ini didapatkan tegangan geser yang terjadi pada lantai 1 Kediri lebih besar daripada model Tulungagung, tetapi hal serupa tak terjadi pada lantai 2 yang memiliki perbandingan terbalik. Hal ini dapat terjadi dikarenakan adanya pengaruh modulus elastisitas, modulus geser, dimensi bata, dan letak geografis dinding. Pada lantai 1 dinding bata Kediri memiliki kekakuan lebih besar dari bata Tulungagung yang menyebabkan menerima gaya lebih besar. Namun gaya gempa akibat momen bata Tulungagung lebih besar dengan nilai total gaya 698.45 kg dibanding dengan bata Kediri dengan nilai total gaya 694.15 kg. Tetapi akibat bata Tulungagung yang lebih luas, menyebabkan tegangan geser yang terjadi lebih kecil dengan nilai 1.50 kg/cm2. Sedangkan bata Kediri didapatkan tegangan geser 1.81 kg/cm2.   Kata-Kata kunci: rumah tinggal, pasangan batu bata, eksentrisitas, tegangan geser, derajat kebebasan majemuk
KARAKTERISTIK FISIK DAN MEKANIK BANGUNAN RUMAH TINGGAL SATU LANTAI DALAM MEMENUHI PERSYARATAN TAHAN GEMPA Adam, Ariel Adison; Zacoeb, Achfas; ., Wisnumurti
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.656 KB)

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang hampir setiap wilayahnya memiliki tingkat resiko gempa bumi yang tinggi.Setiap tahunnya dapat dipastikan terjadi gempa bumi yang mengakibatkan kerusakan yang cukup parah.Sebagai salah satu wilayah rawan terhadap gempa, perencanaan struktur bangunan rumah tahan gempa di Kota Malang merupakan suatu hal yang mutlak. Sebagian besar rumah tinggal di kota Malang merupakan bangunan yang menggunakan struktur beton dan bata merah sebagai dinding. Oleh karena itu penting untuk dilakukan kajian untuk menganalisis rumah tinggal dengan dinding bata sebagai elemen struktural. Pengaruh fisik dari bata khususnya massa jenis merupakan salah satu faktor yang menentukan besaran gaya geser dasar seismik (V). Nilai berat pasangan bata yang didapat dari PPURG 1987 sebesar 250 kg/m2 lebih besar dari nilai ketiga sampel yang ada. Sehingga gaya geser dasar seismik yang terjadi lebih kecil dari perhitungan di penelitian ini. Dari hasil perhitungan didapat tegangan tekan maksimal yang terjadi (30,56 kg/cm2) lebih kecil dari nilai kuat tekan sampel yang paling kecil (32,25 kg/cm2). Tegangan geser maksimal yang terjadi (0,64511 kg/cm2) lebih kecil dari nilai kuat geser sampel yang paling kecil (2,56 kg/cm2).  Namun, tegangan tarik lentur maksimal yang terjadi adalah sebesar (30,56 kg/cm2) lebih besar daripada nilai kuat tarik lentur dari ketiga sampel (kekuatan maksimum sampel sebesar 2,13 kg/cm2). Kata Kunci: gempa, gaya gempa, bukaan, dinding.
ANALISIS DINAMIK DINDING PASANGAN BATU BATA RUMAH SATU LANTAI DI KOTA MALANG Chelievan, Aditya; ., Wisnumurti; Zacoeb, Achfas
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.657 KB)

Abstract

Letak geologis Indonesia yang berada pada pertemuan 3 lempeng bumi menjadikan Indonesia sebagai daerah yang rawan terjadinya gempa.  Gempa bumi yang terjadi menyebabkan kerusakan pada bangunan terutama bangunan rumah tinggal (non-engineering structure) dan sering kali memakan korban jiwa akibat tertimpa runtuhan bangunan rumah tinggal yang menggunakan dinding pasangan batu merah.  Pada konstruksi pasangan batu bata merah yang menyatu dengan struktur (confined masonry) menjadikan dinding sebagai elemen struktur dinding geser saat terjadinya gempa.  Terlebih lagi kota yang memiliki banyak penduduk seperti Kota Malang merupakan objek yang dominan terhadap runtuhnya rumah tinggal dengan pasangan batu bata merah.  Konstruksi bangunan rumah tinggal di Kota Malang yang menggunakan bata merah tidak terlepas dari material yang ada di sekitar.  Sifat karakterisitik material  yang berbeda-beda juga memberikan kapasitas dan dampak akibat gempa yang berbeda-beda juga. Material bata merah yang digunakan menjadi batas utama keruntuhan dinding pada bangunan rumah tinggal.  Dalam penelitian ini dapat diambil nilai tegangan geser dinding rumah satu lantai akibat gempa di Kota Malang. Bangunan rumah tinggal satu lantai dengan pasangan batu bata merah asal Kota Tulungagung dianalisis menggunakan data spektrum respons gempa yang diperoleh dari pusat penelitian dan pengembangan permukiman Indonesia tahun 2011.  Gaya gempa yang digunakan 100% arah X dan 100% arah Y untuk mendapatkan tegangan geser.  Tidak bertemunya titik pusat massa dan titik pusat kekakuan menyebabkan muncul adanya momen torsi yang memberikan gaya lebih besar dibanding gaya akibat gempa murni. Pada penelitian terdahulu, tegangan geser rata-rata yang dapat ditahan pasangan dinding batu bata merah sebesar 1,69 kg/cm2.  Pada penelitian ini tegangan geser terbesar yang didapat akibat gempa di Kota Malang sebesar 1,529 kg/cm2,  90,47%dari maksimum tegangan batas hingga mencapai keruntuhan. Kata Kunci: gempa, pasangan  batu bata merah, rumah, tegangan geser, eksentrisitas
PENGARUH LETAK BUKAAN PADA BANGUNAN RUMAH DUA LANTAI DALAM MENAHAN BEBAN GEMPA DI KOTA MALANG Ikhsan, Dito Muhammad; Soehardjono, Agoes; Zacoeb, Achfas
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.579 KB)

Abstract

Gempa bumi merupakan fenomena alam yang tidak dapat diramalkan kapan bencana tersebut akan dating atau terjadi secara akurat dan pasti. Secara teoritis gempa bumi memang dapat diprediksi, namun para peneliti mengalami kesulitan karena beberapa hal. Hasil proses perhitungan menunjukan bahwa luas dinding dan posisi letak bukaan pada masing-masih denah sangat berpengaruh pada distribusi gaya-gaya gempa yang terjadi. Untuk denah A lantai 1 arah x sisi kiri memiliki persentase bukaan lebih kecil dari sisi kanan 2,6% > 0%. Pada letak bukaan lantai 1 arah y sisi bagian atas mempunyai persentase bukaan lebih besar dari sisi bagian bawah 5,23%>4,76%. Untuk lantai 2 arah y persentase sisi bagian bawah jauh lebih besar dari sisi bagian atas sebesar 3,25% > 1,625% dan untuk luas dinding sisi bagian atas lebih besar daripada sisi bagian bawah yaitu sebesar 1,35 m2 > 0,9 m2. Selanjutnya untuk denah B lantai 1 arah x sisi bagian kanan memiliki presentase bukaan yang lebih besar dari sisi bagian kiri yaitu 2,38% > 0%. Untuk arah bukaan arah y sisi atas mempunyai presentase bukaan lebih besar dari sisi bawah yaitu 5,75% > 5,34%. Untuk lantai 2 arah x pada sisi kiri lebih kecil dari sisi kanan sebesar 0% < 1,62%.  Untuk lantai 2 persentase bukaan arerakhir untuk denah C lantai 1 arah x pada sisi kiri mempunyai persentase bukaan lebih besar dari sisi kanan sebesar 1,87% > 1,6% dan juga luas dinding sisi kiri lebih besar dibanding sisi kanan sebesar 1,45 m2 > 1,19 m2Sedangkan untuk lantai 2 arah y persentase bukaan sisi atas lebih besar dari sisi bawah senilai 5,22% > 3,26%. Kata kunci: gempa, persentase bukaan, luas dinding
Co-Authors ., Fachreza Abdurrahman, Yusril Adam, Ariel Adison Aditya, Arch Adventus Kristian Tambunan Agoes Soehardjono Agoes Soehardjono Agoes Soehardjono M. D. Ahmad Rizqol Mahbub Alwan, Chotib Anindito Purnowidodo Anwari, Oryza Azizul Ari Wibowo Ari Wibowo Ariadi, Yudhi Arifi, Mohamad Fatchul Asenda, Dewa Chelievan, Aditya Christin Remayanti N. Christin Remayanti N. Danang Kurniawan, Danang Desy Setyowulan Diah Ayu Restuti Wulandari Edhi Wahyuni Edhi Wahyuni Setyowati Faradi, Dodi Fatkurotif Fatkurotif Fauzi, Ahmad Gembong Edhi Setyawan H. Santjojo, D. J Djoko Hakam, Fikri Arifuddin Harimurti . Harimurti . Harriani, Novi Dwi Hasyim, M. Hamzah Hasyim I Dewa Nyoman Yoga Prawira Ika Wulan Utami Ikhsan, Dito Muhammad Imran Jamaran Indradi Widjatmiko Kartika Purwitasari Kartika Puspa Negara Krisna Febrian Anugerahputra Kurnianingtyas, Diva Kusuma, Kavana Hafil Laksana, Fandy Setia Lilya Susanti Ludfi Djakfar M. Azharul Fikri M. Hamzah Hasyim M. Hamzah Hasyim M. Ikhsan Setiawan M. Taufik Hidayat MD, Agoes Soehardjono Minang, Bony Zulkarnaen Moch Sasmito Djati Moch. Agus Choiron Mochammad Surya Budi Utomo Muhamad, Gunawan Munir, Muhammad Syahrul Nugraha, Putra Adi Nursyahbani, Hanif O.K.A.N., Paradita Bagus Oktavianita, Yetty Partogian, Rio Hotman Permana Komardi, Riyan Ilmi Permana, George Rasyid Poerwadi, Mahmud Rekarifin Pramana, I Putu Leo Prastumi Prastumi Prayogi, Arie Prima, Alex Qonitah, Fairuz Firyal R. Santoso, Didik R., Nur Fatkhiyatur Rahardjo, Masaji Renhad Raharjo, Jovan Luke Rahman, Fuad Izzatur Rahman, Hilman Aulia Refandi, Ricky Rennie, Allan E.W. Retno Anggraini Retno Anggraini Rifa`i, Muhaimin Ristinah Ristinah Ristinah Ristinah Ristinah Syamsudin Robach, Choerur Roland Martin Roland Martin S Roland Martin S. Ronny Durrotun Nasihien, Ronny Durrotun Sagita, Filliyani Saifoe El Unas Saifoe El Unas Sinaga, William Swendy Siti Nurlina Soehardjono MD, Agoes Sri Murni Dewi Sri Murni Dewi Sugeng P. Budio Turniningtyas Ayu Rachmawati Utomo, Mochammad Surya Budi Wibowo, Satrio Agung Willy Aryansah Pratama P. Wirawan, Willy Artha Wisnumurti . Y L, Fajrina Zata Yuyun Ika Christina