Claim Missing Document
Check
Articles

OPTIMALISASI JUMLAH RUMAH PADA PEMBANGUNAN PERUMAHAN DENGAN METODE PROGRAM INTEGER Hakam, Fikri Arifuddin; Unas, Saifoe El; Zacoeb, Achfas
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan jklakan jkltempat jkltinggal jklyang jkllayak jkldengan jklsiap jklhuni jkldengan jklberbagai jkltipe jklrumah jklsemakin jklhari jklsemakin jkltinggi. jklSalah jklsatu jklpengembang jkldi jklkota jklGresik jklpada jklperumahan jkl“X” jklmemiliki jkllahan jklsebesar jkl3450 jklm2 jkldengan jklmemiliki jkltiga jkltipe jklrumah jklyaitu jkltipe jklrumah jkl36 jklm2, jkltipe jklrumah jkl48 jklm2, jkldan jkltipe jklrumah jkl52 jklm2. jklTujuan jklpada jklpenelitian jklini jklharapan jklhasil jklyang jkldidapatkan jklpada jklmodel jkloptimasi jkluntuk jklmendapatkan jkljumlahh jklrumah jkldengan jklhasil jklkeuntungan jklyang jkloptimal. jklMetode jklyang jkldigunakan jkladalah jklprogram jkllinier, jklkhususnya jklpada jklprogram jklinteger jklyang jklnantinya jklakan jklmenghasilkan jklnilai jklakhir jklbilangan jklbulat jklpada jklvariabel jklkeputusan. jklOptimalisasi jklini jkldilakukan jkldengan jkltiga jklalternatif jklyaitu jklalternatif jklpertama jklnilai jklluas jkllahan jkldengan jklmerata-rata jklluas jkllahan jkldari jkltipe jklrumah jklyang jklada, jklalternatif jklkedua jkldari jklluas jkllahan jklterkecil jklpada jkltipe jklrumah jklyang jkltersedia jkl(eksisting), jkldan jklalternatif jklketiga jkldiambil jkldari jkljumlah jklrumah jkldengan jklluas jkllahan jklyang jkltersedia jkl(eksisting) jkldari jklperusahaan. Hasil jklperhitungan jkldimana jklterdapat jkltiga jklperbandingan jkldengan jklbeberapa jkltipe jklrumah jklyang jklakan jkldibangun jklyaitu jkltipe jklrumah jkl36 jklm2, jkltipe jklrumah jkl48 jklm2, jkldan jkl52 jklm2 jkldimana jklhasil jkloptimal jkldari jklperbandingan jklpertama jklakan jkldibangun jkl26 jklunit jkldengan jklkeuntungan jklyang jkldidapat jklsebesar jklRp jkl1.748.918.938, jklperbandingan jklkedua jklakan jkldibangun jkl29 jklunit jkldengan jklkeuntungan jklyang jkldidapat jklsebesar jklRp jkl1.895.688.967, jkldan jklperbandingan jklketiga jkldibangun jkl29 jklunit jkldengan jklkeuntungan jklyang jkldidapatkan jklsebesar jklRp jkl1.893.204.457. jkldari jklhasil jkltiga jklperbandingan jkldiambil jklhasil jklyang jkloptimal jklyaitu jklpada jklperbandingan jklkedua jkldengan jkltipe jklrumah jkl36 jklm2 jklsebanyak jkl16 jklunit, jkltipe jklrumah jkl48 jklm2 jklsebanyak jkl9 jklunit, jkldan jkl52 jklm2 jklsebanyak jkl4 jklunit jkldengan jkltotal jkl29 jklunit jklrumah jklyang jklakan jkldibangun jkldengan jklkeuntungan jklyang jkldidapatkan jklsebesar jklRp jkl1.895.688.967 jkldengan jklmerubah jklbentuk jkllayout jkldengan jklyang jklbaru. Kata jklKunci jkl: jkloptimalisasi, jklperumahan, jklpengembangan jklperumahan, jklprogram jkllinier, jklsimpleks, jklprogram jklinteger, jklmatriks.
PENGARUH PENAMBAHAN CAT PADA AGREGAT KASAR BATU PUMICE TERHADAP KEKAKUAN BALOK BETON BERTULANG TIGA TUMPUAN Fauzi, Ahmad; Widjatmiko, Indradi; Zacoeb, Achfas
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton merupakan suatu material pokok dalam bidang konstruksi. Salah satu jenis beton yang digunakan dalam konstruksi adalah beton ringan. Agregat pada beton ringan biasanya berasal dari batuan vulkanik seperti batu pumice. Batu pumice adalah batuan asam yang terbentuk dari lava cair yang melewati proses pendinginan dari meletusnya gunung berapi. Karena karakteristik batu pumice yang berongga mengakibatkan penyerapan air terhadap agregat menjadi besar, yang berhubungan pada pengurangan kekuatan agregat. Oleh karena itu, pada penelitian  ini agregat batu pumice dilapisi cat yang bertujuan untuk mengurangi penyerapan air. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh agregat batu pumice yang dilapisi cat terhadap kekakuan balok beton bertulang. Dalam penelitian ini balok beton bertulang digunakan sebagai benda uji untuk agregat pumice dan pumice cat masing-masing tiga buah benda uji, serta tiga buah benda uji untuk agregat normal sebagai pembanding. Balok benda uji diletakkan diatas tiga tumpuan sendi-sendi-rol yang dengan bentang masing-masing batang sama panjang. Beban terpusat diberikan di tengah masing-masing bentang yang juga akan dianalisa lendutan dibawah beban. Hasil dari penelitian menunjukkan penyerapan air agregat pumice yang dilapisi cat lebih kecil yaitu 10,1% dibandingkan dengan pumice tanpa cat 14%. Sehingga mempengaruhi berat balok benda uji pumice yang dilapisi cat lebih ringan 42,12 kg dibandingkan dengan agregat pumice biasa 42,28 kg. Kekakuan balok beton bertulang pumice tanpa cat lebih besar bila dibanding balok yang menggunakan agregat pumice dilapisi cat. Hal ini dikarenakan cat jenis polimer yang melapisi permukaan agregat mengakibatkan berkurangnya daya lekat antara semen dan agregat. Nilai kekakuan balok beragregat pumice pada bentang 1 sebesar 900,45 kg/mm dan pada bentang 2 sebesar 653,38 kg/mm. Nilai kekakuan balok untuk pumice cat pada bentang 1 sebesar 493,82 kg/mm dan pada bentang 2 sebesar 413,05 kg/mm. Kata kunci: beton, pumice, penyerapan air, kekakuan
PERENCANAAN ULANG STRUKTUR ATAS JEMBATAN GANTUNG TIPE SIDE Rahardjo, Masaji Renhad; Soehardjono, Agoes; Zacoeb, Achfas
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jembatan adalah struktur yangmenghubungkan dua titik daerah terpisah melalui suatu hambatan seperti sungai, lembah, jurang, dan laut. Dengan adanya jembatan dapat memudahkan aktifitas manusia, dan melancarkan arus pengiriman barang. Salah satu tipe jembatan yang digunakan untuk bentang panjang adalah jembatan gantung karena dapat menjangkau bentang yang panjang tanpa pilar ditengahnya. Penelitian ini membahas tentang perencanaan ulang jembatan gantung Oro – Oro Dowo Gg.13 yang semula menggunakan pelat lantai kayu, diubah menjadi pelat lantai beton bertulang. Agar kendaraan bermotor bisa menggunakannya tanpa menuntun kendaraannya. Lebar lantai kendaraan diperlebar agar jalur dari arah berlawanan dapat menggunakan bersamaan.Hasil perancangan diperoleh pelat beton setebal 20 cm dengan tulangan utama D13 – 200 mm dan untuk tulangan bagi ∅10-200 mm. Gelagar memanjang menggunakan profil WF 150 x 75 x 5 x 7. Gelagar melintang menggunakan profil tipe C 300 x 90 x 10 x 15,5. Rangka ikatan angin menggunakan profil suku 90 x 90 x 10. Kabel utama menggunakan kabel ϕ25 dengan kuat putus 37000 kg. Kabel penggantung menggunakan P.22 dengan diameter 22 mm dan berat nominal 2,98 kg/m. Untuk menara menggunakan Baja dengan mutu BJ 37, dimensi menara dengan baja WF 200 x 100 x 6 x 9 dengan tinggi 4 meter. Kata kunci : Jembatan gantung, side span free, kabel.
ANALISIS TIME COST TRADE OFF UNTUK MENGEJAR KETERLAMBATAN PELAKSANAAN PROYEK Laksana, Fandy Setia; Hasyim, M. Hamzah Hasyim; Zacoeb, Achfas
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biaya memegang peranan penting dalam penyelenggaraan suatu proyek disamping aspek waktu dan aspek sumber daya, dimana biaya yang mungkin timbul harus dikendalikan seminimum mungkin. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah Durasi dan biaya optimum proyek didapatkan dengan cara percepatan menggunakan penambahan jam kerja (lembur) didapat pada umur proyek 145 hari kerja dari waktu keterlambatan 150 hari maka didapat efisiensi waktu proyek sebanyak 5 hari (3,33%). Dan biaya optimum diperoleh dari penambahan jam kerja (lembur) dengan biaya Rp. 4.612.689.172. Durasi pekerjaan proyek dengan cara percepatan menggunakan penambahan tenaga kerja didapat pada umur proyek 150 hari kerja dari waktu keterlambatan 144 hari maka didapat efisiensi waktu proyek sebanyak 6 hari (4,00%). Dan biaya optimum diperoleh dari penambahan tenaga kerja dengan biaya Rp. 4.615.626.566. Hasil penelitian yang telah dilakukan dengan cara percepatan penambahan jam kerja (lembur) diperoleh hasil biaya optimal sebesar Rp 4.612.689.172, dibandingkan dengan menggunakan percepatan penambahan tenaga kerja diperoleh hasil biaya optimal sebesar Rp 4.615.626.566, maka diperoleh kesimpulan penggunaan metode penambahan tenaga kerja lebih efisien dengan selisih biaya sebesar Rp. 2.937.394 dengan selisih efisiensi waktu proyek 1 hari (0,33%). Kata kunci: Time Cost Trade Off, konstruksi, proyek, biaya proyek, analisis biaya proyek
PERENCANAANa ULANGa STRUKTURa ATASa JEMBATANa GANTUNGa TIPEa SIDE SPANa SUSPENDED Faradi, Dodi; Zacoeb, Achfas; ., Wisnumurti
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jembatan adalah struktur yang menghubungkan dua titik daerah terpisah melalui suatu hambatan seperti sungai, lembah, jurang, dan laut. Dengan adanya jembatan dapat memudahkan aktifitas manusia, dan melancarkan arus pengiriman barang. Salah satu tipe jembatan yang digunakan untuk bentang panjang adalah jembatan gantung karena dapat menjangkau bentang yang panjang tanpa pilar ditengahnya. Penelitian ini membahas tentang perencanaan ulang jembatan gantung Bumiayu yang semula menggunakan pelat bordes, diubah menjadi pelat lantai beton bertulang.  Jembatan direncanakan dengan tipe side span suspended. Bentang total jembatan 56 m dengan bentang tepi 14 m dan bentang utama 28 m. Lebar dek 4,5 m dengan lantai kendaraan 4 m. Jembatan diklasifikasian sebagai kelas jalan I dengan muatan sumbu terberat 500 kg/m. Dek jembatan tersusun atas pelat lantai beton bertulang, gelagar memanjang, gelagar melintang, ikatan angin, kabel penggantung, dan kabel utama.Hasil perancangan diperoleh pelat beton setebal 20 cm dengan tulangan utama D13 – 200 mm dan untuk tulangan bagi ∅10-200 mm. Gelagar memanjang menggunakan profil WF 150 x 75 x 5 x 7. Gelagar melintang menggunakan profil tipe C 300 x 90 x 10 x 15,5. Rangka ikatan angin menggunakan profil suku 90 x 90 x 10. Kabel utama menggunakan kabel ϕ25 dengan kuat putus 37000 kg. Kabel penggantung menggunakan P.22 dengan diameter 22 mm dan berat nominal 2,98 kg/m. Untuk menara menggunakan Baja dengan mutu BJ 37, dimensi menara dengan baja WF 200 x 100 x 6 x 9 dengan tinggi 4 meter. Kata kunci : Jembatan gantung, side span suspended, kabel.
PENGARUH PEMASANGAN KERAMIK DUA SISI PADA BATA RINGAN TERHADAP UJI LENTUR Permana Komardi, Riyan Ilmi; ., Wisnumurti; Zacoeb, Achfas
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan kreatifitas manusia, maka berkembang pula teknologi dalam berbagai bidang, salah satunya adalah bidang konstruksi. Bidang konstruksi dewasa ini banyak memperkenalkan teknologi baru yang efisien dari segi waktu dan pelaksanaan yang tentunya dapat menekan biaya pelaksanaan. Teknologi- teknologi tersebut diantaranya mulai dari metode perhitungan dan metode pelaksanaan sampai material yang digunakan.Seorang engineer tidak hanya fokus kepada kekuatan struktur suatu bangunan, melainkan juga mempertimbangkan nilai keindahan suatu bangunan, dengan memasang keramik pada pasangan bata ringan tersebut. Penelitian dengan judul “Pengaruh Pemasangan Keramik Dua Sisi Pada Bata Ringan Terhadap Perilaku Uji Lentur”, memiliki rumusan bagaimana hasil uji lentur terhadap bata ringan yang dipasang keramik pada dua sisi dan apa penyebab dari lepasnya keramik dua sisi pada dingding pasangan bata ringan. Tujuan penelitian ini ada mengidentifikasi penyebab dari lepasnya keramik dua sisi pada dinding pasangan bata ringan dan mengetahui hasil uji lentur bata ringan yang dipasang keramik pada dua sisi. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan dan pengolahan data. Adapun sumber data data primer dan sekunder dari hasil uji lab. Data akan diolah dengan metode analisis. Landasan teori yang digunakan adalah teori tentang bata ringan, mortar, dan keramik. Berdasarkan analisa yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa kuat lentur rata-rata bata ringan yang dipasang keramik dengan ketebalan 1,5mm, 3mm, dan 6mm sebesar 0,6327 MPa, 0,7609 MPa, dan 0,8314 MPa, sedangkankuat lentur bata ringan sebesar 0,5982 MPa. Kekuatan lentur pada bata ringan yang dipasang keramik lebih besar 0,5%, 2,1%, dan 2,8%   dari kekuatan bata ringan saja. Kata Kunci : Bata ringan, mortar, keramik, dan Hasil uji lentur  
PENGARUH PEMASANGAN KERAMIK DUA SISI PADA BATA RINGAN TERHADAP PERILAKU HASIL UJI TEKAN O.K.A.N., Paradita Bagus; Zacoeb, Achfas; N., Christin Remayanti
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di zaman modern ini, banyak infrastruktur yang baru dibangun seperti apartemen, hotel, mall, gedung perusahaan dan gedung bertingkat lainnya. Sehingga, dalam pembangunannya infrastruktur perlu perhitungan dan perencanaan yang tepat. Selain merencanakan perhitungan struktur dari gedung tersebut, pemilihan alternatif bahan material juga sangat berpengaruh dalam pembangunan infrastruktur ini. Oleh karena itu, seorang perencanaharus pandai dalam melaksanakan perhitungan struktur maupun pemilihan material sesuai dalam peraturan perencanaan dan peraturan hukum yang berlaku di Indonesia. Penelitian dengan judul “Pengaruh Pemasangan Keramik Dua Sisi Pada Bata Ringan Terhadap Perilaku Uji Tekan”, memiliki rumusan apa penyebab dari lepasnya keramik dua sisi pada dinding pasangan bata ringan, bagaimana hasil uji tekan terhadap bata ringan yang dipasang keramik pada dua sisi dan bagaimana perbedaan hasil uji tekan pada bata ringan dan bata ringan yang dipasang keramik pada dua sisi. Tujuan penelitian ini ada mengidentiifikasi penyebab dari lepasnya keramik dua sisi pada dinding pasangan bata ringan, mengevaluasi hasil uji tekan bata ringan yang dipasang keramik pada dua sisi dan mengevaluasi perilaku uji tekan pada bata ringan dengan bata ringan yang dipasang keramik pada dua sisi.. Penelitian ini menggunakan metode uji tekan pada bata ringan yang kemudian dilakukan pengumpulan dan pengolahan data. Adapun sumber data data primer dan sekunder dari hasil uji lab. Data akan diolah dengan metode analisis. Landasan teori yang digunakan adalah teori tentang bata ringan, mortar, dan keramik. Berdasarkan analisa yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa kuat tekan bata ringan yang dipasang keramik dengan ketebalan 1,5mm, 3mm, dan 6mm sebesar 1.9035 MPa, 1.9065 MPa, dan 1.778 MPa, sedangkankuat tekan bata ringan sebesar 1.5075 MPa. Kata Kunci : Bata ringan, mortar, keramik, dan Hasil uji tekan.
PENGARUH RASIO TINGGI-LEBAR (Hw/Lw) TERHADAP KAPASITAS BEBAN LATERAL, DAN POLA RETAK DINDING GESER BERTULANGAN RINGAN AKIBAT BEBAN SIKLIK Utomo, Mochammad Surya Budi; Wibowo, Ari; Zacoeb, Achfas
Media Teknik Sipil Vol 15, No 2 (2017): Agustus
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.98 KB) | DOI: 10.22219/jmts.v15i2.4472

Abstract

The shear wall is a vertical structural element of a structural system that serves to withstand lateral loads, whether caused by wind or earthquake. In Indonesia is still often found structural system in old buildings that still use a minimal reinforcement ratio or in this case the lightly shear wall. The lightly sliding wall is believed to have a low lateral load capacity, but in some cases in many countries, the lightweight sliding wall is sufficiently resistant to earthquakes. The height-width ratio is an important aspect in the shear wall structure. Therefore, further research is needed on the effect of high-width ratios. This study discusses the effect of high-width ratios on shear lightly shear walls due to cyclic loads. In this study, the shear wall used as a test specimen with many test specimens was 9 shear wall walls with variations of height-width ratios (2.0, 1.3, and 1.0) or with sizes: (800x400mm), (800x600mm), and (800x800mm) . The test is carried out by providing cyclic load and axial load constant of 3% of axial capacity (Pn) of each specimen until the specimen is collapsed by the drift control method. Data in the form of loads and deviations per cycle are recorded for the analysis of collapse mechanisms. While the picture taken as a reference pattern of cracks. The results of the test show that with increasing height-width ratios can produce the smallest lateral load capacity, or vice versa. The lateral load capacity generated by each test object is SW 2.0 (1), SW 2.0 (2), SW 2.0 (3), SW 1.3 (1), SW 1.3 (2), SW 1.3 (3), SW 1.0 1), SW 1.0 (2), and SW 1.0 (3) are 1593kg, 1503 kg, 1592 kg, 3296 kg, 3388 kg, 3286 kg, 4772 kg, 4771 kg, and 4778 kg. Crack patterns that occur on each specimen have the same result that is the same occurrence of opening (gap opening) at the bottom of the wall.
PERANCANGAN PERANGKAT LUNAK UNTUK ANALISIS KAPASITAS LENTUR PADA BALOK BETON PRATEGANG MENGGUNAKAN BAHASA PYTHON Munir, Muhammad Syahrul; Zacoeb, Achfas; ., Wisnumurti
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perhitungan struktur beton prategang membutuhkan banyak pengulangan dalam proses perhi-tungannya. Hal tersebut dimaksudkan untuk mendapatkan efisiensi kekuatan dan bahan yang akan digunakan. Bantuan yang dibutuhkan dalam perhitungannya adalah penggunaan perangkat lunak yang dapat memberikan metode yang berulang. Dengan bantuan perangkat lunak, Perhitungan akan menjadi lebih cepat dan lebih efisien. Perancangan perangkat lunak akan dibuat dalam bahasa python dan.program database MySQL. Penggunaan rumus batas tegangan yang disesuaikan dengan ACI. Setelah itu, Proses pengujian menggunakan sistem perhitungan SUS (System Usability Score). Dari hasil pengujian validasi, aplikasi ini memperoleh presentase sebesar 100% yang berarti sistem sudah berfungsi sebagai mana diinginkan. Pengujian kemudahan penggunaan mendapatkan nilai 73,5 yang mendapatkan penilaian bagus dan kategori yang diterima. Kata Kunci :Prategang, kapasitas, lentur, python, SUS
ANALISIS KECUKUPAN TULANGAN KOLOM PADA GEDUNG LABORATORIUM KEBENCANAAN JURUSAN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA Pramana, I Putu Leo; ., Wisnumurti; Zacoeb, Achfas
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap proyek konstruksi suatu bangunan/gedung (khususnya gedung bertingkat) tentunya harus memiliki gambar as built drawing. Namun terkadang dalam kasus dilapangan tidak jarang ditemukan as built drawing yang kurang lengkap baik dari segi gambar maupun pendetailan tulangan sehingga terkadang tidak cukup untuk dijadikan pedoman dan informasi bagi owner untuk mengetahui dan mengevaluasi hasil pekerjaan pada konstruksi bangunan/gedung tersebut. Maka penelitian ini akan meninjau kelengkapan dan kecukupan detail penulangan struktur kolom serta analisis kapasitas dan kekuatan struktur kolom berdasarkan tulangan yang digunakan yang terdapat pada as built drawing pada Gedung Laboratorium Kebencanaan Teknik Sipil Universitas Brawijaya. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa gambar detail kolom yang terdapat pada as built drawing belum lengkap. Namun disisi lain, desain tulangan kolom yang terdapat pada as built drawing telah memenuhi persyaratan yang terdapat di dalam peraturan SNI yang ditinjau seperti persyaratan terkait jumlah dan diameter tulangan yang digunakan pada kolom, maka dapat dikatakan bahwa kolom tersebut telah cukup kuat untuk memberikan tahanan terhadap momen lentur yang akan muncul serta dapat mengurangi pengaruh rangkak dan susut akibat beban tekan jangka panjang. Dan mengenai kapasitas kolom, beban yang bekerja pada kolom K1 adalah sebesar 1.145,055 kN, sedangkan kapasitas beban ultimit yang dimiliki oleh kolom tersebut adalah sebesar 4.760,865 kN. Maka bisa dikatakan bahwa kolom tersebut cukup kuat menahan beban yang ada diatasnya. Kata kunci: As built drawing, tulangan, kecuku struktur kolom, SNI 03-6816-2002, SNI 2847-2013, kapasitas, tributary area. ABSTRACT
Co-Authors ., Fachreza Abdurrahman, Yusril Adam, Ariel Adison Aditya, Arch Adventus Kristian Tambunan Agoes Soehardjono Agoes Soehardjono Agoes Soehardjono M. D. Ahmad Rizqol Mahbub Alwan, Chotib Anindito Purnowidodo Anwari, Oryza Azizul Ari Wibowo Ari Wibowo Ariadi, Yudhi Arifi, Mohamad Fatchul Asenda, Dewa Chelievan, Aditya Christin Remayanti N. Christin Remayanti N. Danang Kurniawan, Danang Desy Setyowulan Diah Ayu Restuti Wulandari Edhi Wahyuni Edhi Wahyuni Setyowati Faradi, Dodi Fatkurotif Fatkurotif Fauzi, Ahmad Gembong Edhi Setyawan H. Santjojo, D. J Djoko Hakam, Fikri Arifuddin Harimurti . Harimurti . Harriani, Novi Dwi Hasyim, M. Hamzah Hasyim I Dewa Nyoman Yoga Prawira Ika Wulan Utami Ikhsan, Dito Muhammad Imran Jamaran Indradi Widjatmiko Kartika Purwitasari Kartika Puspa Negara Krisna Febrian Anugerahputra Kurnianingtyas, Diva Kusuma, Kavana Hafil Laksana, Fandy Setia Lilya Susanti Ludfi Djakfar M. Azharul Fikri M. Hamzah Hasyim M. Hamzah Hasyim M. Ikhsan Setiawan M. Taufik Hidayat MD, Agoes Soehardjono Minang, Bony Zulkarnaen Moch Sasmito Djati Moch. Agus Choiron Mochammad Surya Budi Utomo Muhamad, Gunawan Munir, Muhammad Syahrul Nugraha, Putra Adi Nursyahbani, Hanif O.K.A.N., Paradita Bagus Oktavianita, Yetty Partogian, Rio Hotman Permana Komardi, Riyan Ilmi Permana, George Rasyid Poerwadi, Mahmud Rekarifin Pramana, I Putu Leo Prastumi Prastumi Prayogi, Arie Prima, Alex Qonitah, Fairuz Firyal R. Santoso, Didik R., Nur Fatkhiyatur Rahardjo, Masaji Renhad Raharjo, Jovan Luke Rahman, Fuad Izzatur Rahman, Hilman Aulia Refandi, Ricky Rennie, Allan E.W. Retno Anggraini Retno Anggraini Rifa`i, Muhaimin Ristinah Ristinah Ristinah Ristinah Ristinah Syamsudin Robach, Choerur Roland Martin Roland Martin S Roland Martin S. Ronny Durrotun Nasihien, Ronny Durrotun Sagita, Filliyani Saifoe El Unas Saifoe El Unas Sinaga, William Swendy Siti Nurlina Soehardjono MD, Agoes Sri Murni Dewi Sri Murni Dewi Sugeng P. Budio Turniningtyas Ayu Rachmawati Utomo, Mochammad Surya Budi Wibowo, Satrio Agung Willy Aryansah Pratama P. Wirawan, Willy Artha Wisnumurti . Y L, Fajrina Zata Yuyun Ika Christina