Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBUATAN FILM MOCKUMENTARY DENGAN TEMA KOMEDI SATIRE Darmawan, Dimas; Zen, Adrian Permana; Rachmawanti, Ranti
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Film Mockumentary adalah sebuah  film yang dokumenter  fiksi yang memiliki fleksibilitas cerita,  film mockumentary memiliki aspek mise and scence yang kurang lebih mirip seperti film dokumeter namun pengembangan carita sesuai imajinasi sutradaranya, film mockumentary  juga memiliki berbagai genre salah satunya adalah komedi, namun lebih spesifik pada film ini akan mengangkat komedi satire, dimana tema besar film nya adalah  tentang  bagaimana  seseorang menyikapi  takdir  dan  hidup,  Ketika mengangkat sebuah tema yang cukup besar komedi diperlukan untuk memberi kesan hiburan dan juga melindungi perasaan  seseorang,  tema  ini di angakat murni dari perasaan penulis yang terjebak dalam kondisi pandemi yang berlangsung bertahun tahun dan akhirnya memiliki pemikiran  terkait  bagaimana  menyikapi  sebuah  takdir.  Film  ini  bertujuan  selain memberikan keluhan diri yang sulit berkembang di keadaan pandemi, juga memberikan sebuah  sindiran  kepada  orang  orang  yang mengalami  hal  yang  sama,  namun  dengan mengangkat  komedi  satire  diharapakan  ketersinggungan  terkait  tema  yang  akan  di angakat tidak ada dan hanya menjadi hiburan dan renungan untuk pribadi masing masing penonton.Kata Kunci : Film Mockumentary, takdir, komedi satire
PENGKARYAAN FOTOGRAFI TERHADAP PEDAGANG KAKI LIMA PADA MASA PANDEMI COVID 19 Tilaar, Risyad Rafif N; Trihanondo, Donny; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengkaryaan Tugas Akhir ini berjudul <Pengkaryaan Fotografi TerhadapPedagang  Kaki  Lima.Pada Pandemi Covid 19=. Pada pengkaryaan tugas akhir inimemfokuskan pada pembahasan tentang perasaan yang di rasakan oleh para pedagang kaki lima di masa pandemic covid 19. Pengkaryaan ini berbentuk sebuah karya fotografi yang akan membawa tentang sebuah perasaan. Tujuan dari  pengkaryaan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui perasaan apa yang di rasakan oleh pedagang kaki lima.   Kata Kunci: Fotografi, Perasaan, Ekspresi
PENYUTRADARAAN FILM PENDEK KAYUAH Syasali, Shahirania; Trihanondo, Donny; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Film  pendek  berjudul  Kayuah  menggambarkan  sebuah  tradisi  di Riau.Kabupaten  Kuantan  Singingi  Memiliki  beberapa  tradisi  yang  unik,  salah satunya bernama Pacu Jalur. Merupakan perlombaan sampan panjang yang diisi oleh  45-60pendayung,  seiring  dengan  perkembangan  zaman  sekarang  sulit ditemukan  batangpohon  yang  dijadikan  sebagai  Jalur  karena maraknya  terjadi penebangan  pohon  secara  illegal  dan  ubah  fungsi  hutan  menjadi  perkebunan sawit.  Oleh  karena  itu  dengan  film  pendek  Kayuah  ini,  sutradara  ingin menyampaikan  pesan  kepada  penonton  khusunya  generasi  muda  untuk melestrasikan  adat  dan  tradisi  yangdianggap  sebagai  identitas  daerah  Kuantan Singingi. Sutradara sebagai pemimpin selalu terlibat secara langsung mengawasi stiap proses pembuatan  filmnya dari praproduksi, produksi dan pasca produksi. Dalam  proses  pembutan  film  pendek  ini  dengan  wawasan  dan  ilmu  yang dimilikinya  sutradara  harus  bisa  mereprensentasikan  pesan-pesan  itu  dalam sebuah film dengan unsur mise en sceneyang sinematic, agar dapat mempengaruhi pola pikir para penontonnya.Kata Kunci : pacu jalur, Kayuah, Kuantan Singingi, Riau, film pendek, sutradara.
PROSES PENCIPTAAN KARYA FILM PENDEK INTROVERT DENGAN PENGGUNAAN TEKNIK 5C CINEMATOGRAPHY Fahreza, Muhammad Refi; Trihanondo, Donny; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada hakikatnya manusia merupakan makhluk sosial yang  saling bergantung satu dengan  yang  lainnya.  Namun,  pada  prosesnya  ada  beberapa  manusia  yang  sulit  untuk bersosialisasi, terutama dalam bentuk interaksi. Salah satu aspek utama yang mempengaruhi perihal tersebut merupakan sebab manusia mempunyai berbagai jenis tipe kepribadian . Carl Gustav  Jung memaparkan bahwa manusia digolongkan  ke dalam 2  tipe kepribadian,  yaitu Extrovert  dan  Introvert.    Kepribadian  extrovert  dicirikan  dengan  perilaku  mudah  untuk bergaul. Dan kepribadian  introvert dapat dicirikan dengan  lemah dalam penyesuaian sosial dengan  lingkungan  yang  baru.  (Carl  Gustav  Jung,  1971).  Berdasarkan  fenomena  tersebut, penulis menjadi tertarik untuk membuat sebuah karya film pendek yang bercerita tentang bagaimana  seseorang  yang memiliki  ciri  kepribadian  introvert  sulit  untuk memulai  suatu obrolan  dengan  orang  baru  di  lingkungan  sosial.  Medium  film  dirasa  tepat  untuk mengimplementasikan fenonema tersebut. Penulis memfokuskan pada penggunaan teknik milik  Joseph  V.  Mascelli  yaitu  5C  Cinematography  (Camera  Angle,  Continuity,  Cutting, Composition dan Close Up) yang akan penulis terapkan pada penciptaan karya  film pendek Introvert, dan untuk menghasilkan visual yang indah dipandang film ini akan menggunakan mood/tone warna yang sesuai dengan cerita di dalam film tersebut.Kata kunci: introvert, film pendek,  5C cinematography.
VISUALISASI LIRIK LAGU DARI BAND FSTVLST BERJUDUL ORANG-ORANG DI KERUMUNAN DALAM KARYA FOTOGRAFI EKSPRESI Athaullah, Muhammad Ashiil Rizki; Zen, Adrian Permana; Rachmawanti, Ranti
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tugas akhir ini Merespon mengenai fungsi fotografi yang sudah bukan sekedaralat dokumentasi, melainkan bisa digunakan sebagai medium untuk bereskpresi sepertilayaknya seni musik. Salah satunya penyampaian pesan mengenai permasalahankelompok di masyarakat yang ada di lagu berjudul Orang-orang Di Kerumunan karya bandFSTVLST. Penulis menyampaikan pesan lagu Orang-orang Di  Kerumunan melalui karyafotografi ekspresi menggunakan teknik Still Life Photography. Proses penciptaan karyadilakukan dengan mencari makna kata dari bait lirik menggunakan analisis semantik.Kemudian makna yang sudah didapatkan akan divisualisasikan melalui karya fotografiekspresi. Karya fotografi ini digunakan sebagai bentuk refleksi masyarakat mengenaipesan nilai kedamaian dan kehangatan dapat ditumbuhkan kembali.Kata  Kunci: Visualisasi, Orang-orang Di Kerumunan, Semantik, Still Life Photography,Fotografi
VISUALISASI PENCAK SILAT PSHT DI LAMPUNG TENGAH DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK STROBOSCOPIC LIGHTING Ircham, Ircham; Endriawan, Didit; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi maupun  informasi di zaman sekarang  ini  tidak dapat dikendalikan,  dan menyebabkan  efek  globalisasi.  Efek  globalisasi mempunyai  dampak buruk  bagi  suatu  lingkup  wilayah maupun  negara,  seperti  kuliner,  budaya,  teknologi, maupun moral  pemuda  yang  terkena  dampak  Globalisasi.  Pengkaryaan  yang  berjudul <Visualisasi Kesenian Pencak Silat PSHT di Lampung Tengah Dengan Menggunkan Teknik Stroboscopic Lighting= bertujuan untuk melestarikan warisan budaya pencak  silat yang ada di  Indonesia.  Perkembangan  budaya  yang  tak  terkendali menyebabkan  kurangnya pemahaman  mengenai  makna  dari  Gerakan  pencak  silat  PSHT  khususnya  berada  di Lampung Tengah, masyarakat hanya menganggap PSHT sebagai suatu perguruan untuk melatih  bela  diri  saja.  Terdapat  dua  landasan  teori  yang  memperkuat  data  dalam pengkaryaan ini, teori umum yang berisi hal pokok dalam pengkaryaan ini dan juga teori seni  yang menjelaskan  fakta  yang  saling  berhubungan  dengan  pengkaryaan  ini.  Hasil Pengkaryaan menunjukkan bahwa melestarikan budaya Indonesia khususnya Pencak Silat ini dengan cara mendalami dan menelah apa saja makna yang terkandung didalamnya. Oleh sebab itu, Pencak Silat PSHT menjunjung tinggi rasa persaudaraan dan kekeluargaan yang  dijadikan  sebagai  contoh  sebuah  perilaku  khas  budaya  Indonesia  yang  harus dipertahankan.Kata Kunci: pencak silat, budaya, stroboscopic lighting
VISUALISASI WAJAH PADA HEWAN MELALUI PROSES PORTRAIT FOTOGRAFI Febriyanti, Siti Annisa; Endriawan, Didit; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hewan merupakan  salah  satu makhluk hidup dimuka bumi yang dapat hidup didarat, air dan udara. Dimana hewan  memiliki beraneka ragam jenis, ukuran dan bentuk. Hewan memiliki daya gerak, cepat merespon pada suatu rangsangan eksternal, tumbuh mencapai  besar  tertentu,  dan  membutuhkan  asupan  makanan.  Hewan  hampir  sama seperti manusia  pada  umumnya  dapat  menunjukkan  tingkah  laku  dan  juga  berbagai ekspresi  dari wajahnya  secara natural.  Ekspresi  adalah  suatu  pengungkapan  perasaan, tujuan  tertentu  serta  berupa  gabungan  dari  berbagai  isyarat. Masing  – masing  isyarat mempunyai arti yang dapat menyampaikan suatu pesan verbal. Menurut Carole Wade dan Carol Tavris mengemukakan bahwa suatu gerakan tubuh yang umumnya digunakan pada tahapan komunikasi disebut juga sebagai ekspresi. Ekspresi wajah merupakan salah satu media komunikasi yang dapat menyampaikan suatu emosi. Ekspresi wajah digunakan sebagai penyampaian suatu pesan kepada orang  lain. Ekspresi wajah juga dapat terjadi pada  spesies  hewan  lainnya.  Dalam  suatu  karya  portrait  fotografi  biasanya  hanya menangkap  suatu  ekspresi  wajah  pada  manusia.  Namun  pada  hewan  juga  dapat menampilkan  berbagai macam  keunikan  ekspresi  wajah  yang  tak  kalah  indah  dengan manusia melalui  sebuah  proses  pengambilan  portrait  fotografi. Maka  dari  itu  penulis membuat karya tugas akhir yang berjudul <Visualisasi Wajah Pada Hewan Melalui ProsesPortrait Fotografi=. Pada karya fotografi ini penulis menggunakan hewan sebagai subjek.  Kata Kunci: portrait fotografi, hewan, estetika. 
ANALISIS MISE-EN-SCENE DAN VISUAL CGI PADA FILM AVENGERS ENDGAME Amelia Pasha, Dea; Sadono, Soni; Permana Zen, Adrian
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Visual CGI yang berkontribusi dalam menampilkan visualisasi pada film menjadi lebih menarik, serta membantu seniman film lebih fleksibel dalam mewujudkan segala hal yang harus terlihat dalam frame / mise-en-scene. Peranan visual CGI juga membantu dalam mewujudkan adegan-adegan di film Avengers Endgame 2019 menjadi lebih iconic atau berciri khas. Objek penelitian ini dianalisa dengan riset kualitatif menggunakan metode deskriptif analitis, dengan pendekatan teori semiotika oleh Roland Barthes yaitu makna denotasi, konotasi dan mitos terhadap mise-en-scene antara lain kostum/costume, tata rias/ make-up, latar/setting, akting/acting, dan pencahayaan/lighting dalam satu frame. Selain itu, visual CGI pada film Avengers Endgame juga akan dianalisis dengan menggunakan teori Roland Barthes. Data penelitian yang disajikan akan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil dari penelitian ini ditujukan bahwa, peranan mise-en- scene dan visual CGI pada film Avengers Endgame untuk menemukan makna dan suatu ciri khas ataupun hal yang iconic pada film tersebut.Kata kunci: Analisis, Avengers Endgame, Mise-En-Scene, Visual CGI
ANALISIS PENERAPAN TEKNIK SINEMATOGRAFI (MISE-EN SCENE) DALAM PENOKOHAN PADA FILM Nabila Quratuain, Nanda; Trihanondo, Donny; Permana Zen, Adrian
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Dalam menghasilka karya yang menarik diperlukan sumber daya yang kompleksbaik modal, peralatan, sumber daya manusia, ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satufilm produksi Indonesia yang menarik banyak penonton adalah film <Nanti Kita CeritaTentang Hari Ini= garapan sutradara Angga Dwimas Sasongko yang rilis pada 2 Januari2020. Film tersebut ramai diperbincangkan pada tahun 2020 yang lalu. Film tersebutmenceritakan keseharian setiap anggota keluarga hingga konflik-konflik dalam keluarga.Penelitian ini bertujuan menelaah dan menganalisis penokohan pada film denganmenggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan teorisinematografi mise-en scene sehingga dapat diketahui penokohan melalui unsur-unsurteori mise-en scene terutama kostum dan latar tempat atau setting pada film Nanti KitaCerita Tentang Hari Ini. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa kostum dan latar dapatmenyampaikan penokohan atau karakterisasi dengan cukup baik, namun diperlukanunsur-unsur pembangun lain untuk mendalami karakter tokoh dalam film.Kata kunci: Film,Sinematografi, Mise-en scene, Kostum, Latar, Penokohan
PROSES PENCIPTAAN KARYA FOTOGRAFI PADA PENAMPILAN PEREMPUAN Amalia Prameisti, Yusi; Endriawan, Didit; Permana Zen, Adrian
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Perempuan dan kecantikan adalah dua hal yang tidak dipungkiri. Berbicaramengenai perempuan adalah berbicara juga mengenai kecantikan, tuntutan untuk selalutampil cantik akan selalu mengikuti sosok perempuan kemana pun mereka pergi, dimanapun mereka berada, dan pada usia mana pun. Dalam suatu karya fotografi portraitbiasanya hanya menangkap suatu ekspresi wajah yang lebih mendalam pada manusia.Maka dari itu penulis membuat karya tugas akhir dengan judul <Proses Penciptaan KaryaFotografi Pada Penampilan Perempuan= bertujuan untuk mengeksplorasi ekspresi dariperempuan bahwa mereka dengan perbedaan warna kulit atau penampilan fisik merekalayak untuk menampilkan diri nya sendiri dengan ekspresi. Latar belakang penulismengambil tema ini adalah ketertarikan akan isue yang sedang beredar karenaketidakpercayaan diri khusus nya perempuan terhadap perbedaan warna kulit dan fisikyang terlihat. Berdasarkan pengalaman penulis, penulis mengangkat tema ini untuk tugasakhir.Kata kunci: perempuan, fotografi portrait, rasa.
Co-Authors Adrian, Muhammad Yafi Afti, Sevilla Naufal Ahmed, Akell Amalia Prameisti, Yusi Amelia Pasha, Dea Andrifalin, Muhammad Raihan Apriani, Destia Arfi Andrian Athaullah, Muhammad Ashiil Rizki Avianto Nugroho Aziz, Fahri Hafidh Bachtiar, Syahrani Rahma Baskara, Bayu Tri Cucu Retno Yuningsih Darmawan, Dimas Dea Aulia Widyaevan Dewantara, Aliefiyan Toufik Zuhra Didit Endriawan Donny Trihanondo Dyah Ayu Wiwid Sintowoko Erdiansyah, Ananda Teguh Fahreza, Muhammad Refi Fairuzzah, Ira Saffana Fathana, Nur Iman Febrian, Yusep Febriyanti, Siti Annisa Febyari, Audreyelle Firdaus Azwar Ersyad, Firdaus Azwar Firdaus, Mahadika Ghassani, Rizqa Humaira Gregorius Kresna Haga Ginting Hakim, Rafli Maulana Hanif, Auwalia Rahma Afifatul Hermawan, Rio Hutabarat, Tiurma Rotua Iqbal Prabawa Wiguna Ircham Isroni Muhammad Miraj Isroni Muhammad Miraj Mirza Janitra, Azarinnabila Kamal, Rahma Zahara Kirana, Abhita Damar Lailina, Fani Mirza, Isroni Muhammad Miraj Moh. Rasyid Ridho Muhammad Naufal, Muhammad Muhammad Rizky Ramadhan Nabila Quratuain, Nanda Nafisah Mufidah Nurfaizi, Hafizh Nurmiladiah, Syahda Yaqiq Oemar Handojo Pramudyawardhani, Dyah Ayu Salsabila Prasojo, Galih Aris Priambodo, Agiel Putra, Ivan Guritno Putra, Muammar Fariz Putri, Clara Arini Ramadhan, Muhammad Sabili Ramadhana, Syahdila Novanza Ranti Rachmawanti Rhamadan, Azis Maulani Ridzky, Axel Ramadhan Risky, Muhammad Firman Rohadiyat, Vega Giri Safitri, Meliani Salma, Salsabilla Aulia Setiawan, Dennis Deanova Shafy Putra, Muhammad Shidiq, Ambya Fakhrurrozi Soni Sadono Syarip Hidayat Syasali, Shahirania Tampaty, Shaddam Alfi Tasnim, Nurida Teddy Ageng Maulana Tilaar, Risyad Rafif N Trihandono, Donny Usman, Ade Iswandi Wanapatra, Aldio Ganesa