Claim Missing Document
Check
Articles

RED STRING THEORY SEBAGAI BENTUK VISUALISASI PERAN TAKDIR DAN PILIHAN HIDUP PEREMPUAN DALAM KARYA FOTOGRAFI KONSEPTUAL Ghassani, Rizqa Humaira; Zen, Adrian Permana; Ridzky, Axel Ramadhan
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kehidupan manusia, takdir dan pilihan sering kali menjadi dua konsep yang saling terhubung,membentuk perjalanan hidup individu. Takdir sering dipahami sebagai kuasa Tuhan atau hukum alam,sementara pilihan menekankan kebebasan individu. Di Indonesia, budaya patriarki yang mengakarmenciptakan keƟmpangan gender, membatasi peran perempuan dan menyebabkan berbagai bentukdiskriminasi. Karya ini mengeksplorasi konŇik antara takdir dan kebebasan perempuan menggunakanmetafora Red String Theory atau Teori Benang Merah yang berasal dari mitologi Asia tentang ikatantakdir yang menghubungkan individu. Melalui fotograĮ konseptual dengan teknik cetak lenƟcular,karya ini menggambarkan perjuangan perempuan melawan tekanan sosial dan budaya patriarki, dariketerikatan pada "benang merah" hingga pembebasan diri. Teknik long exposure digunakan untukmemperkuat transformasi emosional. Sementara itu, teknik lenƟcular memungkinkan visual berubahsesuai sudut pandang penonton, menciptakan efek interakƟf yang mendalam. Efek ini Ɵdak hanyamemperkaya pengalaman visual, tetapi juga menunjukkan bahwa sudut pandang seseorang terhadaptakdir dan pilihan hidup bisa berbeda-beda, tergantung dari cara mereka melihatnya.Kata Kunci : Red String Theory, Takdir, Pilihan Hidup, Perempuan, Patriarki, FotograĮ Konseptual,Lecticular.
REIMAJINASI TEKNOLOGI ABAD KE 20 DAN 21 PADA FENOMENA “OBLIVION” DALAM MEDIUM SENI INTERAKTIF Ridho, Muhammad Rasyid; Zen, Adrian Permana; Rachmawanti, Ranti
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam sejarah panjang umat manusia, peradaban selalu berada dalam sikluskemunculan dan kehancuran. Terlupakannya suatu peradaban termasuk dalamfenomena “Oblivion”. secara makna oblivion merupakan sebuah keadaan dimanasuatu hal menjadi terlupakan dan tidak diingat. Fenomena ini mencerminkanhilangnya warisan peradaban akibat minimnya pelestarian sejarah dan ancamankonflik. Karya ini bertujuan membangkitkan kesadaran akan pentingnyameninggalkan jejak bermakna bagi generasi mendatang. Melalui reimajinasiteknologi abad ke-20 dan 21, tugas akhir ini divisualisasikan dalam medium seniinteraktif dan audio-visual. Memadukan objek fisik dan teknologi digital seperti RFIDserta visualisasi audio-spektrum untuk menciptakan pengalaman imersif, yangsekaligus menjadi refleksi atas makna peninggalan peradaban di era modern.Kata kunci: Oblivion, Seni Interaktif, Reimajinasi Teknologi, Audio-Visual, PreservasiSejarah
Strategi Internalisasi Asas Restorative Justice dalam Sistem Peradilan Indonesia Isroni Muhammad Miraj Mirza; Adrian Permana Zen
Pancasila: Jurnal Keindonesiaan 2022: VOLUME 2 ISSUE 2, OCTOBER 2022
Publisher : Badan Pembinaan Ideologi Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52738/pjk.v2i2.45

Abstract

Asas keadilan merupakan suatu asas yang tidak akan pernah habis untuk ditelaah. Salah satu prinsip keadilan yang ada di masyarakat, khususnya dunia hukum, ialah restorative justice. Asas restorative justice sudah sejak lama berada di tengah-tengah masyarakat Indonesia. Namun dilihat dari implementasinya, asas tersebut belum bisa diterapkan secara efektif dalam memberikan keadilan yang maksimal bagi para pencari keadilan. Oleh sebab itu, diperlukan peranan dan strategi yang komprehensif dalam menginternalisasikan asas restorative justice baik secara normatif maupun praktik di masyarakat oleh berbagai elemen masyarakat dan pemerintah. Lembaga pemerintah yang memang berfungsi untuk membantu tercapainya hal itu ialah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Dalam hal ini, BPIP perlu menjadi Lembaga terdepan dalam membantu merumuskan dan menginternalisasikan asas tersebut melalui berbagai peraturan perundang-undangan yang ada sesuai nilai Pancasila sehingga masyarakat bisa merasakan dampak dari praktik restorative justice ini. Tulisan ini dibuat dalam rangka menganalisa kerangka kerja, strategi, maupun peranan yang bisa dilakukan BPIP dalam membantu mempercepat terwujudnya pelaksanaan restorative justice secara sistematik dan terintegrasi di seluruh ranah kebijakan peraturan perundang-undangan
PERANCANGAN KONTEN DIGITAL DAN MEDIA CETAK CATERING MARIYUMM Siwi Anjar Sari; Adrian Permana Zen; Intan Kusuma Ayu
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 3 (2026): Mei
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i3.10233

Abstract

Dalam era perkembangan teknologi yang pesat, produk visual menjadi elemen penting dalam strategi pemasaran, khususnya bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Pemanfaatan konten digital dan media cetak tidak hanya berfungsi sebagai sarana promosi produk, tetapi juga berperan dalam membangun identitas merek, meningkatkan daya tarik visual, serta memperluas jangkauan pasar. Hal ini menjadi semakin relevan seiring dengan meningkatnya penggunaan media digital, seperti Instagram, sebagai media komunikasi pemasaran yang efektif untuk menjangkau konsumen secara lebih luas. Mariyumm Catering merupakan salah satu UMKM yang membutuhkan dukungan dalam pengembangan media promosi visual guna meningkatkan daya saing dan memperluas target pasarnya. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, tim abdimas berperan dalam membantu perancangan konten digital dan media cetak yang sesuai dengan karakter usaha, kebutuhan promosi, serta segmentasi pasar Mariyumm Catering. Produk visual yang dirancang diharapkan dapat memperkuat citra usaha, meningkatkan kesadaran konsumen terhadap merek, dan mendukung aktivitas pemasaran secara lebih terstruktur. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi antara desain komunikasi visual, teknologi digital, dan strategi pemasaran memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan UMKM. Dengan adanya pengembangan produk visual yang tepat, UMKM dapat memiliki media promosi yang lebih menarik, komunikatif, dan profesional, sehingga mampu meningkatkan potensi bisnis serta keberlanjutan usaha dalam jangka panjang.
Co-Authors Adrian, Muhammad Yafi Afti, Sevilla Naufal Ahmed, Akell Amalia Prameisti, Yusi Amelia Pasha, Dea Andrifalin, Muhammad Raihan Apriani, Destia Arfi Andrian Athaullah, Muhammad Ashiil Rizki Avianto Nugroho Aziz, Fahri Hafidh Bachtiar, Syahrani Rahma Baskara, Bayu Tri Cucu Retno Yuningsih Darmawan, Dimas Dea Aulia Widyaevan Dewantara, Aliefiyan Toufik Zuhra Didit Endriawan Donny Trihanondo Dyah Ayu Wiwid Sintowoko Erdiansyah, Ananda Teguh Fahreza, Muhammad Refi Fairuzzah, Ira Saffana Fathana, Nur Iman Febrian, Yusep Febriyanti, Siti Annisa Febyari, Audreyelle Firdaus Azwar Ersyad, Firdaus Azwar Firdaus, Mahadika Ghassani, Rizqa Humaira Gregorius Kresna Haga Ginting Hakim, Rafli Maulana Hanif, Auwalia Rahma Afifatul Hermawan, Rio Hutabarat, Tiurma Rotua Intan Kusuma Ayu Iqbal Prabawa Wiguna Ircham Isroni Muhammad Miraj Isroni Muhammad Miraj Mirza Janitra, Azarinnabila Kamal, Rahma Zahara Kirana, Abhita Damar Lailina, Fani Moh. Rasyid Ridho Muhammad Naufal, Muhammad Muhammad Rizky Ramadhan Nabila Quratuain, Nanda Nafisah Mufidah Nurfaizi, Hafizh Nurmiladiah, Syahda Yaqiq Oemar Handojo Pramudyawardhani, Dyah Ayu Salsabila Prasojo, Galih Aris Priambodo, Agiel Putra, Ivan Guritno Putra, Muammar Fariz Putri, Clara Arini Ramadhan, Muhammad Sabili Ramadhana, Syahdila Novanza Ranti Rachmawanti Rhamadan, Azis Maulani Ridzky, Axel Ramadhan Risky, Muhammad Firman Rohadiyat, Vega Giri Safitri, Meliani Salma, Salsabilla Aulia Setiawan, Dennis Deanova Shafy Putra, Muhammad Shidiq, Ambya Fakhrurrozi Siwi Anjar Sari Soni Sadono Syarip Hidayat Syasali, Shahirania Tampaty, Shaddam Alfi Tasnim, Nurida Teddy Ageng Maulana Tilaar, Risyad Rafif N Trihandono, Donny Usman, Ade Iswandi Wanapatra, Aldio Ganesa