Claim Missing Document
Check
Articles

ADAPTASI KISAH MITOLOGI YUNANI THE FALL OF ICARUS DALAM KARYA SENI PARALAKS 3D Nurmiladiah, Syahda Yaqiq; Endriawan, Didit; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kisah The Fall of Icarus merupakan legenda klasik yang telah menginspirasi banyak karya modern. Tugas akhir ini bertujuan untuk mengadaptasi kisah tersebut menjadi sebuah karya seni kontemporer yaitu Paralaks 3D. Pengkaryaan tugas akhir ini melibatkan analisis terhadap kisah yang dipilih, dengan fokus penggambaran karakter Icarus, pemahaman tentang ambisi, keterbatasan, dan konsekuensi dari tindakan yang melampaui batas.selain itu, pengkaryaan ini juga mengungkap bagaimana penulis menggunakan elemen-elemen sastra seperti deskripsi visual, perbandingan, dan bahasa metaforis untuk memperkuat pesan yang terkandung dalam kisah The Fall of Icarus. Kisah The Fall of Icarus terbukti menjadi sumber inspirasi penulis dalam pembuatan karya tugas akhir <ADAPTASI KISAH MITOLOGI YUNANI THE FALL OF ICARUS K E DALAM KARYA SENI PARALAKS 3D= penggunaannya sebagai metafora dalam karya seni kontemporer ini memberikan dimensi tambahan yang memperkaya pemahaman mengenai ambisi, keterbatasan, dan konsekuensi dari tindakan manusia. Kata kunci: icarus, ambisi, paralaks
KARYA FILM EKSPERIMENTAL BERJUDUL “INSIDE” BERTEMAKAN INSECURITY Hanif, Auwalia Rahma Afifatul; Trihanondo, Donny; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tugas akhir ini adalah pengkaryaan berupa audio visual dengan mengangkat judul <Karya FilmEksperimental Berjudul INSIDE Bertemakan Insecurity”. Dengan menggunakan media audio visual, penulisbisa menyampaikan secara utuh baik dalam audio maupun visual. Film eksperimental dipilih penulissebagai media dan metode untuk menunjukan eksperimen yang dilakukan yaitu ruang kosong sebagaitanda perasaan takut, gugup, sepi, dan gelap sebagai upaya memperlihatkan perasaan insecure. Penulismenemukan bahwa insecure disebabkan oleh 2 faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. penyebabinsecure internal adalah berasal dari diri sendiri, yaitu karena diri sendiri yang kerap membandingkan diridengan orang lain. Hal ini dikarenakan ia (penderita insecure) melihat kekurangan yang mereka miliki danmembandingkan diri dengan apa yang dimiliki orang lain. Hal ini divisualisasikan dengan cermin, karenadengan cermin bisa melihat bayangan diri sendiri dan melihat kekurangan yang ada. Sedangkan faktoreksternal adalah ketika ada komunikasi yang buruk dari luar, serta bully yang diderita penderita insecurebisa membuat penderita semakin merasa insecure. Film eksperimental ini dibuat denganmempertunjukan adegan peran. Dimana seorang model atau aktor berlaga atau berperan sebagaikarakter yang ada didalam film. Pemeran dalam film ini akan memerankan seorang karakter yangcanggung, pemalu, kerap menunduk dan penakut. Pengkaryaan film ini dilakukan dengan format hitamputih untuk menjadikan film eksperimental ini bernuansa gelap. Kata kunci : Film Eksperimental, insecure, ruang kosong, Pertunjukan
PENCIPTAAN KARYA FILM SEMI-EKSPERIMENTAL BERTEMAKAN LUKA BATIN MASA KECIL DENGAN JUDUL UNSPOKEN Kirana, Abhita Damar; Yuningsih, Cucu Retno; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehidupan manusia memiliki beberapa fase yang sangat penting. Salah satunyaadalah masa anak-anak, masa ketika seseorang belajar banyak hal untuk pertama kalinya.Pada tahap ini, seseorang dapat mengalami pengalaman yang tidak menyenangkan yangdapat membekas dan terus berlanjut hingga anak itu dewasa. Ketika hal ini terjadi, sangatmungkin anak tersebut akan tumbuh dengan luka batin. Jika luka tersebut tidak diobatidengan benar, hal ini dapat menyebabkan berbagai penyakit fisik dan mental di masamendatang. Dalam pengkaryaan kali ini, penulis akan memvisualisasikan dampak dari lukabatin yang tidak terselesaikan di masa mendatang, serta menunjukkan pentingnyapenyembuhan luka batin untuk kelangsungan hidup remaja dan dewasa yang optimal.Dengan menggunakan metode double exposure, masalah ini akan dikemas melalui filmsemi-eksperimental tanpa narasi maupun dialog. Kemudian beberapa simbol visual yangakan menyampaikan elemen semiotika atau pesan tersirat. Kata Kunci : Film Eksperimental, Inner Child, Luka Batin, Dampak Luka Batin.
PERBEDAAN SEBUAH KARAKTERISTIK SESEORANG DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI DALAM KARYA FILM Wanapatra, Aldio Ganesa; Trihanondo, Donny; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbedaan sebuah karakter di tunjukan dari sifat ataupun dari kebiasaan yang tidak bisa disamakan, dari sebuah karakter tersebut bisa dilihat sifat maupun kebiasaannya dalam kehidupan sehari-hari. Dan tidak bisa disamakan karakter ataupun sifat seseorang karna sudah pasti berbeda. Metode tugas akhir ini menggunakan metode pengkaryaan film pendek merupakan sebuah film yang berdurasi dibawah 30 menit dengan menggunkaan metode ini bisa meyampaikan pesan-pesan dan kesan bagaimana bisa perbedaan sebuah karakteristik seseorang dalam keseharian yang jadi kebiasaan menjadi terbiasa sifat yang sudah menjadi kebiasaannya kita harus saling menghargai dengan sebuah perbedaan karakter tersebut ada dimana karakter dan sifat tidak bisa di pisahkan dikarnakan sudah melekat dalam diri manusia itu sendiri. Sifat yang berbeda sama hal nya dengan kita melihat dia baik buruk nya diri seseorang dan bisa dilihat dari kebiasaan yang dia lakukan dalam bersosialisasi atau dalam kehidupan sehari-hari Kata Kunci : manusia , sifat, perbedaan, film pendek
REPRESENTASI POST TRAUMATIC STRESS DISORDER DALAM BENTUK FILM PENDEK MENGGUNAKAN TEKNIK STOP MOTION Fairuzzah, Ira Saffana; Yuningsih, Cucu Retno; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tugas akhir ini merupakan sebuah film pendek stop motion yang berjudul <Representasi PostTraumatic Stress Disorder Dalam Bentuk Film Pendek Menggunakan Teknik Stop Motion<. Teknik stop motionmerupakan penggabungan foto menjadi sebuah video yang terlihat seperti animasi dengan menggunakanboneka sebagai objeknya. Boneka sebagai benda diam akan terlihat bergerak seperti layaknya seorangmanusia. Dalam karya ini tokoh wanita sebagai peran utama memiliki pengalaman pelecehan seksual yangdilakukan oleh seseorang dimasa lalu. Karya ini menggambarkan bagaimana gejala yang dialami oleh wanitatersebut. Kejadian tersebut menimbulkan trauma yang dalam bagi tokoh wanita hingga sulit untuk menjalanikehidupan karena adanya perubahan dalam diri. Perubahan yang terjadi seperti menjadi lebih pendiam,menjauh dari dunia sosial, selalu berpikiran negatif ke orang lain, serta sering merasakan kesepian. Berbagaimacam gejala tersebut dinamakan dengan gangguan PTSD (Post traumatic stress disorder) yang terjadi saatseseorang mendapat trauma berat akibat perbuatan dimasa lalu. Karya ini juga menggambarkan bagaimanaperjuangan tokoh wanita untuk bisa sembuh dari gangguan PTSD melalui bantuan tokoh pria. Bantuan yangdiberikan pria tersebut yaitu dengan memberikan sebuah surat berisi kata-kata penyemangat. Meskipunpada awalnya sulit menerima pria tersebut karena pengalaman yang dialaminya, namun pada akhirnya iameyakini bahwa ternyata tidak semua pria berperilaku sama seperti yang terjadi di masa lalu. Film iniberdurasi kurang lebih 3 menit dan dibuat tanpa ada dialog antara 2 tokoh utama, sehingga menggunakangestur tubuh untuk menjelaskan suatu kondisi. Tujuan penggunaan teknik stop motion adalah karena adanyapeluang bahwa teknik ini belum banyak digunakan sehingga dapat menarik antusiasme penonton. Selain itukarena bentuknya animasi sehingga lebih mudah untuk diterima audiens. Kata Kunci: Film Pendek, Stop Motion, Pelecehan Seksual, PTSD
VISUALISASI DAMPAK NEGATIF BERMAIN JUDI ONLINE DALAM BIDANG SOSIAL DAN MATERI BERUPA FILM PENDEK Adrian, Muhammad Yafi; Trihanondo, Donny; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Online gambling involves wagering money or valuable items with the hope of winningsubstantial prizes, heavily reliant on luck. However, if luck is not on one's side, the risk of losing allbets becomes significantly high, even potentially leading to bankruptcy. The ease of accessingonline gambling through electronic devices like phones and computers connected to the internetfurther boosts its popularity. A short film titled "Hope and Reality" is part of a final project,narrating the story of an individual trapped in online gambling, resulting in addiction and theemergence of various problems in their life. This film provides insights into the risks faced by youngpeople involved in online gambling. In this film, emphasis is placed on the aspect ofcinematography to deliver a profound visual experience. The purpose of this work is to portray thefeelings and experiences of individuals before, during, and after engaging in online gamblingthrough the medium of a short film. Through elements of cinematography, the film conveys howchanges in emotions can be reflected in the surrounding environment.Keywords : Online Gambling, Short Film, Cinematography
VISUALISASI TENTANG EGOISME MANUSIA DALAM BERPENDAPAT DI SOSIAL MEDIA MELALUI FILM EKSPERIMENTAL Risky, Muhammad Firman; Wiguna, Iqbal Prabawa; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia adalah ciptaan tuhan yang memiliki kecerdasaan yang lebih baik dari pada makhluk hidup yang ada di bumi, memiliki pola pikir yang beragam dan sudut pandang yang berbeda, membuat manusia memiliki kelebihan dan kekurangannya masing masing. Hidup sebagai makhluk sosial yang berketergantungan terhadap satu sama lain tentu membuat mereka harus menjalin hubungan sosial yang baik agar kehidupan yang terbentuk disekitarnya terjalin dengan bai. Proses interaksi antar individu sebagai kunci dalam melaksanakan peran sebagai makhluk sosial, memiliki perbedaan dalam berpikir tentu sangat mempengaruhi bagaimana setiap individu memandang setiap masalah sosial yang terjadi. Pendapat masing-masing individu sangatlah berpengaruh dalam mencapai tujuan bersama, namun terkadang sifat manusia yang tidak mau mengalah dan memiliki ego yang tinggi membuat interaksi antar manusia tidak terjalin dengan baik. Salah satu sifat egoisme manusia yang dimana manusia selalu merasa dirinya paling benar terkadang menghalangi hubungan yang baik antar manusia, bahkan setelah ada sosial media yang awalnya untuk mempermudah manusia yang lokasinya berjauhan dapat saling terhubung satu sama lain dan menjalin hubungan yang baik, namun justru membuat konflik sosial mudah terjadi. Oleh karena itu dilakukan upaya untuk memvisualisasikan masalah ini melalui film eksperimental yang berupaya untuk menyadarkan setiap individu yang menonton film eksperimental ini tersadarkan, bahwa menghargai pendapat masing-masing individu tentu dapat menjamin hubungan sosial kita lebih baik dan lebih mudah menyelesaikan masalah yang suatu saat bermunculan. Kata kunci : Manusia, Egoisme, Sosial Media, Film Eksperimental.
VISUALISASI FEAR OF MISSING OUT DI MEDIA SOSIAL DALAM BENTUK FILM EKSPERIMENTAL Hutabarat, Tiurma Rotua; Sadono, Soni; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rasa takut ketinggalan atau disebut fear of missing out adalah penyakit sosial yangada saat ini. Beberapa dari mereka yang fomo adalah generasi Z, terutama mereka yang menggunakan media sosial. Pasalnya, media sosial membuat seseorang untuk memposting dan menyiarkan aktivitas kesehariannya sehingga menimbulkan perbandingan yang kuat dan takut ketinggalan serta menjadikan setiap orang mempunyai rasa membanding bandingkan antara satu dengan yang lain. Pada umumnya manusia melakukan interaksi di dunia nyata maupun di dunia maya. Di dunia maya, khususnya media sosial. Tren media sosial sedang mempengaruhi masyarakat, terutama gen Z. Tugas akhir ini membahas topik fomo yang diekspos di dunia jejaring sosial. Ini terbentuk dari kebiasaan fomo dan ketergantungan untuk eksis dan diakui oleh orang lain dan ingin memenuhi kebutuhan media sosial. Pengkaryaan ini mengangkat tema betapa bahaya nya fomo bagi setiap orang dan akan divisualisasikan dalam karya berbentuk film eksperimental. Metode yang digunakan penulis adalah kualitatif yaitu melakukan wawancara dengan seseorang dan penulis mendapatkan informasi ini dari teman-teman penulis yang terkena dampak negatif dari rasa takut berhenti akan fenomena fomo. Tujuan dari proyek akhir ini adalah untuk meningkatkan kesadaran tentang betapa berbahayanya fenomena fomo bagi semua individu. Kata kunci: manusia, generasi Z, eksistensi, media sosial, fear of missing out, film eksperimental.
VISUALISASI FILM EKSPERIMENTAL BERTEMAKAN DAMPAK BURUK MEMENDAM EMOSI NEGATIF DENGAN JUDUL DEEP END Afti, Sevilla Naufal; Sadono, Soni; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Emosi bentuk keadaan manusia dalam kesadaran yang mengarah pada penilaian positif atau negatif terhadap hal-hal yang sedang atau telah dilakukan, sehingga bentuk penilaian didasarkan pada nalar manusia daripada tindakan rasional. Jika emosi negatif terus dipendam akan berpengaruh buruk terhadap kesehatan fisik dan mental. Tugas akhir ini merupakan sebuah karya film eksperimental yang berjudul "Penciptaan Karya Film Eksperimental Bertemakan Memendam Emosi Negatif dengan Judul Deep End”.Meskipun tidak memiliki cerita, film eksperimental tetap memiliki struktur. Maka dari itu video menjadi media yang tepat untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat. Karya ini merupakan sebuah karya film eksperimental yang mengangkat isu tentang dampak buruk dari memendam emosi negatif terhadap perempuan. Seperti rasa putus asa bahkan meningkat rasa ingin mengakhiri hidup nya karena orang yang mengalami hal ini cenderung menganggap bahwa dirinya tidak memiliki siapa-siapa sehingga merasakan kesepian terus menerus dan overthinking sehingga akan membuat keadaan menjadi lebih buruk. Karena orang-orang yang mengalami hal ini tidak akan pernah menunjukan kesedihan nya kepada orang lain. Tetapi orang yang mengalami hal ini memiliki rasa ingin di pedulikan oleh orang lain, meskipun hanya mendengarkan ceritanya saja. Oleh karena itu film eksperimental akan menjadi media penyampai pesan yang memiliki makna dengan kemasan visualisasi yang menarik. Kata kunci: Film Eksperimental, Emosi,Memendam Emosi Negatif, Dampak Buruk, Kesehatan Mental
VISUALISASI FILM EKSPERIMENTAL YANG BERJUDUL THE INVISIBLE BATTLE Hakim, Rafli Maulana; Trihanondo, Donny; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontrol atas lingkungan serta rasa sejahtera merupakan hal yang sering menggambarkankesehatan mental pada diri. Hal tersebut memicu penulis untuk menjadikannya bangian gagasandalam menciptakan sebuah karya tugas akhir yang berjudul <Visualisasi Film Eksperimental yangBerjudul THE INVISIBLE BATTLE= penulis bertujuan untuk mengingatkan pada diri sendiri maupunmahasiswa lain bahwa kesehatan mental sangat perlu dijaga dengan baik dan memberikan visualisasibagaimana lika-liku mahasiswa tingkat akhir dalam proses pembuatan skripsi. Penulis mengambiltema ini dilatar belakangi oleh karena penulis merasa terhubung dengan situasi tersebut. Teknikvideografi yang akan diperlihatkan dalam karya yaitu teknik film eksperimental dengan beberapapermainan warna, asap, sinematografi, dan ekspresi yang menghasilkan sebuah video yangmempunyai makna tersendiri. Kata Kunci: Kesehatan Mental; Film Eksperimental; Tekanan.
Co-Authors Adrian, Muhammad Yafi Afti, Sevilla Naufal Ahmed, Akell Amalia Prameisti, Yusi Amelia Pasha, Dea Andrifalin, Muhammad Raihan Apriani, Destia Arfi Andrian Athaullah, Muhammad Ashiil Rizki Avianto Nugroho Aziz, Fahri Hafidh Bachtiar, Syahrani Rahma Baskara, Bayu Tri Cucu Retno Yuningsih Darmawan, Dimas Dea Aulia Widyaevan Dewantara, Aliefiyan Toufik Zuhra Didit Endriawan Donny Trihanondo Dyah Ayu Wiwid Sintowoko Erdiansyah, Ananda Teguh Fahreza, Muhammad Refi Fairuzzah, Ira Saffana Fathana, Nur Iman Febrian, Yusep Febriyanti, Siti Annisa Febyari, Audreyelle Firdaus Azwar Ersyad, Firdaus Azwar Firdaus, Mahadika Ghassani, Rizqa Humaira Gregorius Kresna Haga Ginting Hakim, Rafli Maulana Hanif, Auwalia Rahma Afifatul Hermawan, Rio Hutabarat, Tiurma Rotua Iqbal Prabawa Wiguna Ircham Isroni Muhammad Miraj Isroni Muhammad Miraj Mirza Janitra, Azarinnabila Kamal, Rahma Zahara Kirana, Abhita Damar Lailina, Fani Mirza, Isroni Muhammad Miraj Moh. Rasyid Ridho Muhammad Naufal, Muhammad Muhammad Rizky Ramadhan Nabila Quratuain, Nanda Nafisah Mufidah Nurfaizi, Hafizh Nurmiladiah, Syahda Yaqiq Oemar Handojo Pramudyawardhani, Dyah Ayu Salsabila Prasojo, Galih Aris Priambodo, Agiel Putra, Ivan Guritno Putra, Muammar Fariz Putri, Clara Arini Ramadhan, Muhammad Sabili Ramadhana, Syahdila Novanza Ranti Rachmawanti Rhamadan, Azis Maulani Ridzky, Axel Ramadhan Risky, Muhammad Firman Rohadiyat, Vega Giri Safitri, Meliani Salma, Salsabilla Aulia Setiawan, Dennis Deanova Shafy Putra, Muhammad Shidiq, Ambya Fakhrurrozi Soni Sadono Syarip Hidayat Syasali, Shahirania Tampaty, Shaddam Alfi Tasnim, Nurida Teddy Ageng Maulana Tilaar, Risyad Rafif N Trihandono, Donny Usman, Ade Iswandi Wanapatra, Aldio Ganesa