Claim Missing Document
Check
Articles

VISUALISASI JEJAK – JEJAK PERISTIWA RELOKASI KAWASAN TAMANSARI KOTA BANDUNG Dewantara, Aliefiyan Toufik Zuhra; Wiguna, Iqbal Prabawa; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proposal Tugas Akhir ini di latar belakangi oleh fenomena kesenjangan sosial yang merujuk ke peristiwa relokasi Kawasan Tamansari. Rumah deret Tamansari adalah program yang direncanakan oleh Pemerintah Kota Bandung yang disebut kota tanpa kumuh (Kotaku) Kampung Tamansari yang dianggap menjadi Kawasan kumuh. Warga memiliki dasar argumen yang beranggapan bahwa kawasan Tamansari tidak kumuh dan memiliki hak sebagai masyarakat untuk menempati Kawasan tersebut. Tugas akhir ini mengadopsi pendekatan studi kasus, suatu pendekatan yang digunakan untuk menganalisis fenomena kesenjangan sosial secara menyeluruh dan komprehensif, sesuai dengan realitas yang terjadi di lapangan. Pendekatan ini melibatkan berbagai sumber informasi sebagai cara untuk memastikan validitas (kredibilitas) dan reliabilitas (konsistensi) penelitian. Menggunakan studi kualitatif yang akan terjun langsung ke lokasi dan melihat keadaan yang sebenarnya terjadi. Tokoh masyarakat dari Kampung Tamansari yang terdampak relokasi menjadi narasumber agar data ini dapat dikumpulkan menjadi sebuah informasi. Hasil akhir karya ini adalah Video dokumenter yang dikombinasikan dengan seni performans. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada tugas akhir ini adalah wawancara (Interview), dalam tekhnik ini penulis wawancara langsung terhadap tokoh masyarakat yang tinggal di Kampung Tamansari, mendokumentasikan pada saat wawancara berlangsung berupa video. Konsep dari karya ini adalah menyajikan peristiwa apa yang terjadi sesuai kondisi di lapangan. Kata kunci : kesenjangan sosial, relokasi, tamansari, video dokumenter.
VISUALISASI KARYA MENGENAI DISKRIMINASI WARNA KULIT DALAM BENTUK FILM EKSPERIMENTAL Pramudyawardhani, Dyah Ayu Salsabila; Endriawan, Didit; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diskriminasi sering menjadi obrolan hangat atau buah bibir publik di lingkungansosial. Melihat begitu banyak manusia yang sering acuh tak acuh terhadap sesamaberkaitan dengan suatu perkataan, maka hal tersebut dapat menimbulkan adanyapersepsi kontradiktif atau sudut pandang yang berbeda diantara mereka. Seperti halnyadengan adanya rasisme atau diskriminasi yang mengarah pada fisik masing-masing orangcontohnya ialah perbedaan warna kulit. Tindakan rasisme terhadap warna kulit ini, dapatmeresahkan bagi yang memiliki warna kulit yang berbeda dengan warna kulit yang dimilikioleh lawan bicaranya. Pada tugas akhir ini, penulis menciptakan sebuah karya berbentukfilm eksperimental yang berjudul <Visualisasi Karya Mengenai Diskriminasi Warna KulitDalam Bentuk Film Eksperimental=. Pengambilan terhadap medium film eksperimentalberguna untuk menunjukkan bentuk-bentuk visualisasi yang akan dihadirkan didalamkarya, dimana akan merepresentasikan maksud dari topik yang akan diangkat olehpenulis, yaitu tentang diskriminasi terhadap perbedaan warna kulit. Oleh karena itu, padapengkaryaan tugas akhir ini, penulis memiliki tujuan yaitu berusaha untuk menunjukkankepada para audiens bahwa suatu perkataan dan sudut pandang manusia bisa diubahdengan pengelihatan atau penilaian seseorang yang tidak mengharuskan dari fisiknyaatau dari segi warna kulit masing-masing individu. Kata kunci: Diskriminasi, Warna Kulit, Fisik, Film Eksperimental, Visualisasi
VISUALISASI KESEPIAN TERHADAP MENTAL MANUSIA DALAM BENTUK FILM EKSPERIMENTAL BERJUDUL LONELINESS Ahmed, Akell; Maulana, Teddy Ageng; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesepian adalah aspek yang saling terkait dalam kajian kesejahteraan mental manusia. Kesepian mencerminkan perasaan isolasi dan kurangnya koneksi sosial yang mendalam, dengan potensi mengarah pada perasaan terasingkan. Di sisi lain, ekspresi adalah bentuk komunikasi emosional yang melibatkan bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan gerak-gerik artistik. Ini berperan penting dalam memfasilitasi interaksi sosial dan meredakan tekanan emosional. Namun, depresi adalah tahap yang lebih dalam dari gangguan suasana hati, dengan gejala meliputi perasaan berkelanjutan dari sedih, hilangnya minat, dan gangguan fisik. Ini dapat muncul sebagai dampak dari kesepian yang terus-menerus atau sebagai hasil dari keterbatasan dalam mengekspresikan emosi. Ini bukanlah sekadar perasaan lewat, melainkan pengaruh yang mempengaruhi mental sehari-hari dan interaksi sosial. Hal ini berpengaruh untuk penulis untuk menjadikan konteks dalam bentuk film eksperimental karya tugas akhir. Hasil karya ini akan memperlihatkan bagaimana visualisasi jika kepribadian yang merasa kesepian di sebuah situasi dalam bentuk film eksperimental. Penulis mengambil tema ini karena penulis merasa pernah berada di situasi tersebut dan akan dibantu dengan permainan warna, angle, sinematografi, gesture atau ekspresi dan suara-suara lainnya. Kata Kunci : Eksperimental, Kepribadian, Tugas Akhir.
VISUALISASI MIMPI TENTANG PROBLEMATIKA MAHASISWA DALAM BENTUK INSTALASI VIDEO ART Aziz, Fahri Hafidh; Trihanondo, Donny; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia seja琀椀nya adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna dibandingkandengan makhluk lainnya. Namun, kesempurnaan itu 琀椀dak menutup kemungkinan bahwamanusia dapat berbuat salah dan akan dihadapkan dengan permasalahan kehidupan.Permasalahan utama yang sering dikeluhkan di kalangan mahasiswa adalah masalah 昀椀nansial,masalah pertemanan, dan masalah tugas perkuliahan. Masalah tersebut akan muncul ke琀椀kakeinginan atau kebutuhan mahasiswa 琀椀dak terpenuhi. Masalah yang 琀椀dak terpenuhi ini akanmembangun fenomena yang akan tersimpan di dalam memori otak. Fenomena yang tersimpandalam memori bawah sadar manusia dapat terpanggil kembali ke dalam mimpi ke琀椀ka manusiater琀椀dur. Penulis ingin memvisualisasikan dunia mimpi seseorang tentang problema琀椀kamahasiswa di dunia perkuliahan berdasarkan kegiatannya di dunia nyata. Hasil karya ini berupainstalasi seni video yang didalamnya terdapat gabungan dari media videogra昀椀 dan instalasi.Karya visualisasi ini memproduksi dua buah video yang menggambarkan kegiatan karakterutama di dunia nyata dan cerminan kegiatan karakter utama di dunia mimpi. Video dalam dunianyata akan terbagi menjadi 琀椀ga sesuai dengan permasalahan yang dikeluhkan mahasiswa. Karyaini diharapkan dapat memberikan pengalaman bagi penontonnya. Kata kunci: Permasalahan Mahasiswa, Mimpi, Seni video, Instalasi
VISUALISASI PERASAAN SEORANG LGBT DALAM RUANG LINGKUP KEHIDUPAN DI BANDUNG DALAM BENTUK FILM EKSPERIMENTAL Andrifalin, Muhammad Raihan; Trihanondo, Donny; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pergaulan bebas merupakan tindakan atau yang dilakukan individu atau kelompok dengan tidak terkontrol dan tidak di batasi oleh aturan hukum yang berlaku. Terlebih, dengan perkembangan zaman yang sangat berdampak bagi kehidupan manusia, tidak sedikit yang melenceng dari norma yang ada. Salah satu kasus yang marak terjadi sekarang yakni LGBT, baik diluar maupun dalam negeri. Namun, Indonesia sebagai negara beragama muslim, tentu tidak mudah untuk menerima penyimpangan atas perkembangan zaman dan pergaulan bebas tersebut, maka banyak oknum LGBT yang menyembunyikan identitas mereka sebagai bagian kaum LGBT. Akan tetapi, manusia normal tentu memiliki sifat perasa yang dimana sifat tersebut susah untuk di sembunyikan sekalipun itu dikhalayak ramai, bagaimana pun juga akan terlihat walau sekecil apapun itu. Banyak dari mereka yang akan mengekspresikan perasaan mereka ketika sedang berada sendirian atau sedang berada dengan sesama kaum mereka karena mereka merasa aman dan nyaman untuk memperlihatkan sifat asli mereka. Dari kesimpulan di atas penulis akan memvisualisasikan feeling atau perasaan seorang LGBT dalam ruang lingkup kehidupan di Indonesia. Hasil dari karya ini akan berbentuk film eksperimental yang didalamnya terdapat gabungan videografi serta simbol-simbol yang melambangkan karakter dari pelaku tersebut. Kata kunci: LGBT, perasaan, film eksperimental.
VISUALISASI THE END OF A SINNER’S LIFE MELALUI MEDIUM FILM PENDEK DENGAN GAYA SEMI EKSPERIMENTAL Ramadhana, Syahdila Novanza; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembuatan karya film pendek dengan gaya semi eksperimental yang berjudul The End Of A Sinner’s Life ini ditujukan untuk menggambarkan bagaimana seseorang melakukan dosa besar yaitu membunuh dan orang itu akan mendapatkan langsung balasannya tanpa dia sadari, dan di akhir nafasnya apakah orang tersebut dapat lepas dari dosa yang telah dia buat atau tidak. Dimana film pendek ini diawali dengan sebuah cerita yang menegangkan dan sedih, setelah cerita itu selesai barulah eksperimental sebagai kesimpulan dari Film The End Of A Sinner’s Life. film pendek dengan gaya semi eksperimental ini diharapkan mudah tersampaikan oleh penonton maksud dan tujuan film ini baik secara visualisasinya maupun alur ceritanya, dengan menggunakan konsep karya yang mateng dan mengambil refrensi seniman yang sesuai dengan tujuan penulis karya ini jadi dengan baik atau sempurna. Pengkaryaan ini di susun Membahas dari awal setiap individu mendapati suatu permasalahan namun sangat di sayangkan permasalahan tersebut di selesaikan dengan suatu masalah bukan solusi, manfaat dalam pengkaryaan ini di harapkan penonton dapat menyelesaikan persoalan hidupnya dengan baik dan tidak melakukan larangan ajaran Agama nya Kata kunci: Sinners, kejahatan, film pendek, eksperimental
ANALISIS PEMANFAATAN APLIKASI ELIXXIER (set.a.light 3D) SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN JARAK JAUH PADA MATA KULIAH FOTOGRAFI STUDIO (Studi Kasus: Mahasiswa Seni Rupa Angkatan 2020 Universitas Telkom Bandung) Apriani, Destia; Endriawan, Didit; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mencoba untuk mengetahui bagaimana masa depan pengguna program Elixxier (set.a.light 3D) untuk pembelajaran jarak jauh, di jurusan fotografi film Universitas Telkom Bandung, khususnya di program studi seni rupa fakultas industri kreatif. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana penggunaan program Elixxier (set.a.light 3D), khususnya tentang persepsi kemudahan penggunaan dan persepsi manfaat yang dirasakan, serta kerangka teori fotografi studio pada mata kuliah pembelajaran jarak jauh. Metodologi studi kasus dan pendekatan kualitatif deskriptif, termasuk observasi langsung melalui wawancara, dan rekaman audio mengumpulkan data untuk penelitian. Hasil penelitian menyatakan bahwa aplikasi Elixxier (set.a.light 3D) memudahkan dalam penggunaan. Selama pandemi, Elixxier (set.a.light 3D) adalah pilihan yang berguna untuk pembelajaran jarak jauh. Elixxier (set.a.light 3D) menyediakan personalisasi ekstensif, yang mencakup opsi pakaian, kosmetik, dan postur. Selain menawarkan banyak template dan contoh komunitas, Elixxier (set.a.light 3D) memiliki keunggulan tidak memerlukan kuota internet yang besar dan memiliki fungsi yang terus diupdate. Hal ini mendorong konsumen untuk lebih mengadopsi dan menggunakan teknologi, sehingga membuat perdebatan dan presentasi dalam pembelajaran jarak jauh menjadi lebih mudah. Sehingga peneliti menyarankan agar kedepannya dapat disempurnakan alat secara realistis, pengguna aplikasi Elixxier (set.a.light 3D) menyertakan fitur Virtual reality (VR) dan dapat mengatur pengaturan berdasarkan tingkat kemampuan dalam linkup fotografi. , serta dapat meningkatkan bakat fotografi pelajar atau masyarakat secara bertahap dari dasar hingga mahir. Kata kunci: pembelajaran jarak jauh, aplikasi Elixxier (set.a.light 3D), media pembelajaran, fotografi studio
PROSES KREATIF KARYA 3D DALAM SENI DIGITAL: STUDI KASUS PADA SENIMAN KONTEMPORER Erdiansyah, Ananda Teguh; Trihanondo, Donny; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seni <kontemporer= berkembang seiring modernisasi, yang merujuk pada haldinamis tanpa terikat oleh aturan seni konvensional serta tidak terbatas pada tema,media, dan teknik produksi. Teknologi berpengaruh signifikan terhadap seni kontemporerdunia dengan munculnya seni digital. Seni digital adalah seni yang menggunakanteknologi digital sebagai media penciptaannya, seperti karya 3D. Proses kreatifpenciptaan karya 3D melibatkan berbagai hal, seperti ide, konsep, teknik, dan media, yangberbeda dengan proses kreatif penciptaan karya seni konvensional. Perbedaan utamanyaterletak pada penggunaan media, dimana seni digital menggunakan komputer sebagaimedia utama dan proses lebih kompleks. Kemajuan teknologi digital dalam seni karya 3D,mendorong seniman turut berkembang, menambah keterampilan teknis baru yang lebihberagam dan inovatif. Oleh karena itu, melalui penelitian ini, dilakukan studi kasusterhadap tiga seniman kontemporer untuk mengeksplorasi penggunaan teknologi digitaldan pengaruhnya terhadap pengembangan proses kreatif karya 3D. Penelitian inimenggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus melaluiWawancara dan observasi bersama tiga seniman Indonesia (pulau Jawa) kelahiran 2002dengan pengalaman 2 tahun. Penelitian bertujuan untuk memahami proses kreatifpenciptaan karya seni 3D digital oleh seniman kontemporer dan bagaimana penggunaanserta dampak teknologi digital dalam proses kreatif seniman 3D terhadap kesesuaianproses kreatif seniman dengan pemahaman Graham Wallas. Kata kunci: Seni digital, Karya 3D, Proses kreatif, Seniman kontemporer, Senikontemporer.
VISUALISASI MYTHOMANIA MELALUI MEDIUM FILM PENDEK DENGAN DENGAN JUDUL LIES Naufal, Muhammad; Trihandono, Donny; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembuatan karya film pendek berjudul Lies ini ditujukan untuk menggambarkan dampak buruk dari Mytomania yang dapat merugikan diri sendiri dan lingkungan sekitar. Dimana film pendek ini diawali dengan sebuah cerita tentang seorang gadis penderita Mythomania yang sulit untuk mengkontrol kebohongannya. Mythomania sebagai tema menarik karena memberikan ruang bagi para pembuat film untuk menggali kedalaman psikologis karakter. Kecenderungan untuk berbohong atau menciptakan kisah fiksi dapat menjadi dasar untuk menjelajahi konflik inside, perjalanan emosional, dan pengungkapan diri. film pendek ini diharapkan mudah tersampaikan oleh penonton maksud dan tujuan film ini baik secara visualisasinya maupun alur ceritanya, dengan menggunakan konsep karya dan eksekusi yang matang. Manfaat dalam pengkaryaan ini di harapkan penonton dapat tersadar akan dapak yang sangat merugikan dari Mythomania dan dapat terhindar dari semua dampak buruknya. Kata Kunci : mythomania, film pendek, kebohongan.
PRACTICAL LEARNING: ANALISIS VISUAL PADA KARYA ANAK-ANAK Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid; Zen, Adrian Permana; Febrian, Yusep
Brikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya Rupa Vol. 13 No. 1 (2021)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/brikolase.v13i1.3624

Abstract

Seni adalah salah satu media yang dapatmemicukreativitas dan imajinasi anak-anak. Penelitian ini mencoba untuk mengetahui bagaimana kecenderungan daya imajinasianak-anak diantara usia lima hingga delapan tahun dalam kreativitas menggambar dan mewarnai. Rumusan masalah penelitian ini adalah: (1) Apa dominasi karakter objek yang dilukis oleh anak-anak di Yayasan Siti Hajar Amali, Bandung, Jawa Barat? (2) Bagaimana representasi dominasi warna lukisan anak-anak di Yayasan Siti Hajar Amali, Bandung, Jawa Barat? Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan model practical learning terhadap anak-anak di Yayasan Siti Hajar, Bandung Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari kesembilan objek penelitian didapatkan dua kategori visual analisis sesuaidenganimajinasimandirianak-anaktersebut. Dua kategori visual tersebut adalah arsitektur dan fauna dengan representasi kecenderungan warna sekunder. Warna pada gambar yang dibuat oleh anak-anak Yayasan Siti Hajar Amali dominan lebih banyak menggunakan warna sekunder. Warna ini seolah merepresentasikan adanya keinginan untuk berkembang dan mandiri sekaligus adanya control emosi yang cukup pada anak-anak di Yayasan Siti Hajar Amali, Bandung. Hal ini ditunjukkan melalui kecenderungan atau dominasi warna sekunder dalam karya-karya mereka.  Dimana warna-warna sekunder ini dimaknai sebagai warna yang bersifat positif dan energik
Co-Authors Adrian, Muhammad Yafi Afti, Sevilla Naufal Ahmed, Akell Amalia Prameisti, Yusi Amelia Pasha, Dea Andrifalin, Muhammad Raihan Apriani, Destia Arfi Andrian Athaullah, Muhammad Ashiil Rizki Avianto Nugroho Aziz, Fahri Hafidh Bachtiar, Syahrani Rahma Baskara, Bayu Tri Cucu Retno Yuningsih Darmawan, Dimas Dea Aulia Widyaevan Dewantara, Aliefiyan Toufik Zuhra Didit Endriawan Donny Trihanondo Dyah Ayu Wiwid Sintowoko Erdiansyah, Ananda Teguh Fahreza, Muhammad Refi Fairuzzah, Ira Saffana Fathana, Nur Iman Febrian, Yusep Febriyanti, Siti Annisa Febyari, Audreyelle Firdaus Azwar Ersyad, Firdaus Azwar Firdaus, Mahadika Ghassani, Rizqa Humaira Gregorius Kresna Haga Ginting Hakim, Rafli Maulana Hanif, Auwalia Rahma Afifatul Hermawan, Rio Hutabarat, Tiurma Rotua Iqbal Prabawa Wiguna Ircham Isroni Muhammad Miraj Isroni Muhammad Miraj Mirza Janitra, Azarinnabila Kamal, Rahma Zahara Kirana, Abhita Damar Lailina, Fani Mirza, Isroni Muhammad Miraj Moh. Rasyid Ridho Muhammad Naufal, Muhammad Muhammad Rizky Ramadhan Nabila Quratuain, Nanda Nafisah Mufidah Nurfaizi, Hafizh Nurmiladiah, Syahda Yaqiq Oemar Handojo Pramudyawardhani, Dyah Ayu Salsabila Prasojo, Galih Aris Priambodo, Agiel Putra, Ivan Guritno Putra, Muammar Fariz Putri, Clara Arini Ramadhan, Muhammad Sabili Ramadhana, Syahdila Novanza Ranti Rachmawanti Rhamadan, Azis Maulani Ridzky, Axel Ramadhan Risky, Muhammad Firman Rohadiyat, Vega Giri Safitri, Meliani Salma, Salsabilla Aulia Setiawan, Dennis Deanova Shafy Putra, Muhammad Shidiq, Ambya Fakhrurrozi Soni Sadono Syarip Hidayat Syasali, Shahirania Tampaty, Shaddam Alfi Tasnim, Nurida Teddy Ageng Maulana Tilaar, Risyad Rafif N Trihandono, Donny Usman, Ade Iswandi Wanapatra, Aldio Ganesa