Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN TEKNIK PENGELASAN DI DUSUN SUMBERMULYO DESA SENDURO KABUPATEN LUMAJANG Darajat, Muhaiminah; Zamroni, Muhammad; Purbajati, Hafizh Idri; Hafid, Hafid
Ta'awun Jurnal Pengabdian Vol. 4 No. 2 (2025): November
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47759/epxr4j33

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan keterampilan vokasional masyarakat dan memperkuat kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal. Program pelatihan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan keterampilan teknis yang relevan dengan dunia kerja, mengingat sebagian besar penduduk setempat bekerja pada sektor informal dengan tingkat pendapatan yang fluktuatif. Metode pelaksanaan PKM meliputi empat tahap utama, yaitu analisis kebutuhan, perencanaan program, penyampaian materi teori, praktik langsung pengelasan, serta evaluasi dan tindak lanjut. Pelatihan diberikan melalui pendekatan pembelajaran partisipatif dan metode praktik (learning by doing), sehingga peserta dapat menguasai keterampilan teknis pengelasan secara efektif. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta dalam mengoperasikan mesin las, melaksanakan teknik penyambungan logam, dan menerapkan prosedur keselamatan kerja (K3). Selain peningkatan kompetensi teknis, program ini juga mampu menumbuhkan motivasi peserta untuk memanfaatkan keterampilan yang diperoleh sebagai peluang usaha mandiri, ditandai dengan munculnya rencana pembukaan usaha bengkel las rumahan dan penerimaan pekerjaan las sederhana di lingkungan sekitar. Pelaksanaan pelatihan ini memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi pengangguran, meningkatkan produktivitas masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan. Pelatihan teknik pengelasan ini menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis keterampilan yang layak untuk dikembangkan lebih lanjut dan direplikasi pada bidang vokasional lainnya sebagai langkah memperkuat pembangunan desa mandiri dan berdaya saing.
Penerapan Screen Reader Nvda Dalam Mengoperasikan Komputer Bicara Pada Disabilitas Netra Kelas XII di SLB Bhakti Wanita Lumajang Zamroni, Muhammad; megaswarie, rosika novia; Zusfindhana, Inna Hamida
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol. 9 No. 2 (2026): SPEED: JOURNAL OF SPECIAL EDUCATION
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/speed.v9i2.2931

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan program NVDA dalam mengoperasikan komputer bicara pada siswa disabilitas netra kelas XII di SLB Bhakti Wanita Lumajang. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan program NVDA membantu siswa disabilitas netra dalam melaksanakan aktivitas dasar komputer, seperti membuka dokumen, mengetik, dan menavigasi menu menggunakan shortcut keyboard. Namun, sebagian besar siswa masih mengalami kesulitan dalam mengoperasikan fitur lanjutan, seperti pengaturan preferensi suara dan navigasi internet. Kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan kompetensi guru dalam penggunaan NVDA serta kurangnya fasilitas komputer yang memadai di sekolah. Solusi yang dilakukan antara lain pelatihan bagi guru dan siswa, pengadaan perangkat tambahan, serta latihan rutin secara berkelanjutan.
PERAN KEGIATAN SHALAT DHUHA BERJAMAAH DALAM MEMBENTUK KARAKTER SPIRITUAL SISWA DI MI AL ANSHORIYAH Juwono, Hendro; Zamroni, Muhammad
Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam Vol. 6 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/tarbiyatuna.v6i2.4495

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kegiatan shalat dhuha berjamaah dalam membentuk karakter spiritual siswa di MI Al Anshoriyah. Latar belakang penelitian dilandasi oleh pentingnya pembentukan karakter religius melalui pembiasaan ibadah sebagai bagian integral dari pendidikan Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lokasi penelitian ini Adalah MI Al Anshoriyah Desa Parijata Wetan. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan shalat dhuha berjamaah memberikan kontribusi signifikan terhadap pembentukan karakter spiritual siswa. Kegiatan ibadah yang dilakukan secara teratur dan terstruktur mampu menumbuhkan nilai-nilai religius yang tercermin dalam perubahan perilaku peserta didik. Dampak yang terlihat antara lain meningkatnya kedisiplinan waktu, tanggung jawab pribadi, ketenangan emosional, sikap sopan dan empati sosial, serta munculnya kesadaran beribadah dan rasa syukur kepada Allah. Faktor pendukung pelaksanaan kegiatan ini meliputi komitmen kepala madrasah dan guru, fasilitas mushala yang memadai, serta pembimbingan yang berkesinambungan. Adapun faktor penghambat di antaranya kurangnya kesadaran sebagian siswa kelas rendah dan motivasi ibadah yang masih perlu ditumbuhkan. Pembiasaan shalat dhuha berjamaah merupakan strategi efektif dalam penguatan karakter spiritual siswa dan layak diterapkan sebagai program pengembangan budaya religius di sekolah dasar Islam.
STRATEGI DAN PERAN GURU PAI DALAM MEMBENTUK KARAKTER IBADAH (SHALAT DAN PUASA) SISWA DI SMP ISLAM TERPADU INSAN QUR’ANI PONCOWARNO ZAMRONI, MUHAMMAD
Kurikula : Jurnal Pendidikan Vol 10 No 2 (2026): Kurikula: Jurnal Pendidikan Vol 10 No 2 Tahun 2026
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56997/kurikula.v10i2.2970

Abstract

This study aims to analyze the strategies and roles of Islamic Religious Education (PAI) teachers in shaping the character of prayer (salat) and fasting (puasa) among students at SMP Islam Terpadu Insan Qur’ani Poncowarno. This research employs a qualitative approach with anethnographic method. The research subjects were selected using purposive sampling, with the PAI teacher as the primary informant, while students and school documents served as supporting informants. Data collection techniques included participatory observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis followed the Miles, Huberman, and Saldaña model, which involves data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that PAI teachers implement three main strategies in shaping students’ worship character. First, the habituation strategy through the regular implementation of midday congregational prayers every day. Second, the role-modeling strategy demonstrated by teachers through their daily religious behavior. Third, the guided worship practice strategy that provides students with direct learning experiences. Additionally, the school supports these efforts through various religious programs, including regular religious guidance, Ramadan pesantren kilat (intensive Islamic boarding school program), and worship monitoring through daily worship logbooks. In this process, PAI teachers simultaneously act as educators, mentors, motivators, and role models. This study concludes that the formation of worship character isnot solely derived from formal programs but is shaped through a living religious culture embedded in the daily interactions between teachers and students. The transformation from external compliance to internal awareness serves as an indicator of successful character education. This study recommends that future researchers conduct comparative studies across educational institutions, employ quantitative or mixed-method approaches, and expand the focus to include other stakeholders such as parents and school principals.