Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah, Sarana Prasarana, dan Motivasi Kerja Guru Terhadap Kinerja Guru SMA Kadir Kadir; Muhyadi Muhyadi
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 3 Nomor 2 Oktober 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.735 KB) | DOI: 10.26858/pembelajar.v3i2.9717

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh: (1) kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru SMA; (2) kelayakan sarana prasarana terhadap kinerja guru SMA; (3) motivasi kerja guru terhadap kinerja guru SMA; (4) kepemimpinan kepala sekolah, kelayakan sarana prasarana, dan motivasi kerja guru secara simultan terhadap kinerja guru SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian terdiri atas 14 sekolah. Guru berjumlah 882 orang dan diambil sampel sebanyak 243 guru berdasarkan rumus Isaac & Michael dengan taraf kesalahan 5%. Unit analisis dalam penelitian ini adalah guru sebanyak 243 guru yang diambil secara acak dari jumlah populasi sebanyak 882 guru. Validitas butir instrumen meliputi validitas logis (expert judgment) dan validitas empiris yang dihitung dengan Pearson product moment correlation. Reliabilitas dihitung dengan teknik Alpha Cronbach. Analisis data menggunakan teknik analisis jalur untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru; (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan kelayakan sarana prasarana terhadap kinerja guru; (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi kerja guru terhadap kinerja guru; (4) terdapat pengaruh positif dan signifikan kepemimpinan kepala sekolah, kelayakan sarana prasarana, dan motivasi kerja guru terhadap kinerja guru.
Pelatihan Penulisan Proposal Tindakan Kelas Bagi Guru MGMP OTKP DIY Siti Umi Khayatun Mardiyah; Riana Isti Muslikhah; Muhyadi Muhyadi; Arwan Nur Ramadhan
Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri Vol. 1 No. 4 (2022): Oktober : Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/sejahtera.v1i4.694

Abstract

Kegiatan PPM telah dilaksanakan dan dapat disimpulkan sebagai berikut. 1) Pelaksanaan dilakukan menggunakan platform zoom meeting selama 3 hari dengan lancar serta telah memberikan pengetahuan dan peningkatan kemampuan peserta dalam menulis proposal PTK bagi Guru MGMP OTKP. 2) Materi yang disampaikan yakni: a) pentingnya PTK bagi guru, menentukan dan merumuskan permasalahan dalam PTK, dan metode penelitian; b) sistematika proposal PTK, kajian teori, dan penulisan referensi. 3) Jumlah peserta melampauai target yang ditetapkan dari 30 orang menjadi 42 orang dan diikuti tidak hanya oleh guru MGMP OTKP DIY namun juga dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat. 4) Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa: a) secara umum tingkat pemahaman terhadap materi 1 sebesar 34,8% sedangkan materi 2 sebesar 35,1% dalam kategori cukup. b) Kualitas penyampaian materi 1 sebesar 80,9% dalam kategori baik, dan materi 2 sebesar 59,5% dalam kategori baik. c) Kemampuan peserta sebelum dan sesudah mendapatkan materi 1 secara umum mengalami peningkatan. Kategori kemampuan paling rendah/sangat tidak mampu yang semula 10% menjadi 2,2% dan kategori tidak mampu yang semula 23,9% menjadi 4,3%. d) Kemampuan peserta sebelum dan sesudah mendapatkan materi 2 mengalami peningkatkan. Indikasi peningkatan terlihat dari persentase dalam kategori tidak paham yang semula sebesar 18,9% menjadi 0% dan persentase kategori paham meingkat dari sebelum mendapat pelatihan.
The Role Of Managerial Principles And Teaching Supervision In Improving Teacher Performance At The Islamic Education Center For Kids Muhammad Abduh Tuasikal; Lantip Diat Prasojo; Muhyadi Muhyadi
Journal Of Social Science (JoSS) Vol 3 No 1 (2024): JOSS : Journal of Social Science
Publisher : Al-Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/joss.v3i1.269

Abstract

The Islamic Educational Center for Kids (IECFK) is an important institution that teaches children about Islam and Al-Qur'an. However, many IECFKs need more competent teachers. Therefore, more research is needed to identify ways to improve teacher performance in IECFKs. This study aims to improve the teaching performance of IECFK teachers by enhancing their managerial principles and teaching supervision. Cluster random sampling was used to gather data and electronic questionnaires were sent to 288 IECFK administrators out of 995 IECFKs in Gunungkidul, Yogyakarta. The questionnaires were filled out to collect research data, which was analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The study found that both managerial principles and teaching supervision positively and significantly impacted teacher performance. These findings can be used to improve the quality of teacher performance at IECFKs and provide recommendations for improvement. Supervision should focus on continuous teacher development. Future research could explore other variables that affect teacher performance, such as school culture, teacher training, and improving teacher welfare.
PENGELOLAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DI ERA 4.0 MELALUI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH YANG EFEKTIF Mardiyah, Siti Umi Khayatun; Muslikhah, Riana Isti; Ramadhan, Arwan Nur; Muhyadi, Muhyadi Muhyadi
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. 21 No. 2 Agustus 2024
Publisher : Departemen Pendidikan Administrasi FEB Universitas Negeri Yogyakarta & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/efisiensi.v21i2.77447

Abstract

Abstrak: Pengelolaan Sekolah Menengah Kejuruan Di Era 4.0 Melalui Kepemimpinan Kepala Sekolah Yang Efektif. Kepemimpinan kepala sekolah akan berdampak kepada kinerja guru serta dalam menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif. Oleh sebab itu, kepemimpinan yang digunakan haruslah tepat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kepemimpinan kepala sekolah dalam pengelolaan SMK. Melalui penelitian ini diharapkan dapat diketahui bagaimana kepemimpinan yang tepat dalam pengelolaan SMK di era revolusi industri 4.0 sehingga dapat meningkatkan daya saing lulusan SMK. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dikemas dalam format google form. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa praktik kepemimpinan kepala sekolah SMK di DIY pada era revolusi industri 4.0 secara keseluruhan tergolong efektif. Pola kepemimpinan yang diterapkan, yang mencakup aspek-aspek: cara pengambilan keputusan, keterlibatan bawahan dalam pengambilan keputusan, implementasi dan tindak lanjut pengambilan keputusan, proses komunikasi, penguasaan teknologi, dan dukungan sarana prasarana, semuanya tergolong efektif. Kata kunci: Kepala Sekolah; Kepemimpinan; Revolusi Industri; SMK; Abstract: Management of Vocational High Schools in the Era 4.0 Through Effective Principal Leadership. The principal's leadership will have an impact on teacher performance and in creating a conducive school environment. Therefore, the leadership used must be appropriate. The purpose of this study was to determine the principal's leadership in the management of vocational high school. Through this research, it is hoped that it will be known how the right leadership in the management of vocational high school in the era of the industrial revolution 4.0 can improve the competitiveness of VHS graduates. The method used in this research is a survey with a quantitative approach. The data collection technique used a questionnaire packaged in a google form format. The conclusion of this study shows that the leadership practices of vocational school principals in DIY in the industrial revolution 4.0 era were overall quite effective. The leadership pattern applied, which includes the following aspects: decision-making methods, involvement of subordinates in decision-making, implementation and follow-up of decision-making, communication processes, mastery of technology, and infrastructure support are all considered effective. Keyword: Headmaster; Industrial Revolution; Leadership; Vocational High School;
Improving Technology-Based Business Administration for Tour Guide of HPI Karimunjawa Muhyadi; Siti Umi Khayatun Mardiyah; Nur Ramadhan, Arwan
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani (JPMM) Vol. 4 No. 1 (2020): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani (JPMM) (DOAJ & SINTA 3 Indexed)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.358 KB) | DOI: 10.21009/JPMM.004.1.12

Abstract

Community service activities aim at increasing the capabilities of HPI Karimunjawa members so that they are able to develop their potential to improve the welfare of tour guide entrepreneurs in the Karimunjawa Islands. The method used is the presentation of the concepts of administration and bookkeeping management, the concept of business and business administration systems, the concepts and strategies of business marketing, and the guided practice of assisting the filling of various business administration documents, and the practice and assistance of technology-based business administration management for HPI Karimunjawa using the online method. the job training and peer tutors. Based on the results of evaluations of the community service activities, it was found that: 97% of participants were able to explain the concepts of administrative management and bookkeeping able to master the material well, 85% of participants were able to explain the management of business and business administration systems well, and 97% were able to demonstrate the skills of marketing strategy management good business. Community service activities have been carried out properly in accordance with the planned program but to improve the use of technology it is necessary to improve the quality of internet network infrastructure in the Karimunjawa Islands.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN EVALUASI UJI KOMPETENSI KEAHLIAN (UKK) ADMINISTRASI PERKANTORAN DI SMK Suranto, Suranto; Muhyadi, Muhyadi; Mardapi, Djemari
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 18 No. 1 (2014)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v18i1.2127

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen yang cocok untuk melakukan evaluasi penyelenggaraan kegiatan UKK administrasi perkantoran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Penelitian pengembangan ini mencakup empat tahapan utama, yaitu tahap pendahuluan, tahap perencanaan dan pengembangan, tahap uji coba evaluasi dan revisi, serta tahap implementasi. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik focus group discussion, angket/kuesioner, wawancara, observasi, dan studi dokumen. Analisis data dengan responden siswa menggunakan program Lisrel 8.51 dan data dengan responden guru dianalisis menggunakan SPSS 17.00 for Windows. Hasil penelitian ini sebagai berikut: (1) komponen penyelenggaraan UKK mencakup: (a) kolaborasi sekolah dengan asosiasi profesi dan DU/DI; (b) kinerja asesor; (c) sarana prasarana penunjang UKK; (d) sikap siswa terhadap UKK; (e) informasi capaian kompetensi siswa; dan (f) pengakuan legal asosiasi profesi dan DU/DI. (2) hasil pengujian menunjukkan: (a) instrumen dengan responden siswa berdasarkan data uji coba pada tahap implementasi, seluruh instrumen valid, reliabel, dan memenuhi syarat sebagai model yang fit; (b) instrumen dengan responden guru pada tahap implementasi menunjukkan seluruh butir instrumen memiliki nilai validitas > 0,30 dan memenuhi kriteria KMO > 0,50 serta koefisien reliabilitas α > 0,70. Kata kunci: pengembangan, instrumen evaluasi, uji kompetensi keahlian ______________________________________________________________DEVELOPING AN EVALUATION INSTRUMENTS OF THE OFFICE ADMINISTRATION EXPERTISE COMPETENCY TEST IN VOCATIONAL HIGH SCHOOLSAbstract This study aims to develop an evaluation instruments which is appropriate to evaluate the implementation of the Expertise Competency Test (ECT) for the Office Administration Expertise in vocational high schools (VHSs). This developmental research includes four major stages, namely the preliminary stage, the planning and development stage, the trial stage for evaluation and revision, as well as the implementation stage. For the data collection techniques, this study used focus group discussion, questionnaire, interview, observation, and document study. The data analysis for the students' responds was carried out using Lisrel Program version 8.51., while that for the teachers' responds was carried out using SPSS version 17.00 for Windows. The results of the study are as follows. 1) the components of the ECT activities include: (a) the collaboration of the schools and professional associations and the Business Sector/Industrial Sector (BS/IS); (b) the  assessors' performances; (c) infrastructure facilities supporting the ECT; (d) students' attitudes towards the ECT; (e) the information about the students' attainments, and (f) the legal recognition from professional associations and the Business Sector/Industrial Sector or the BS/IS. 2) The study showed that: (a) based on the tryout data in the implementation stage, all items in the instrument with student respondents were valid, reliable, and qualified as a fit model; (b) on the implementation stage, all items in the instrument with teacher respondents had the validity value > 0.3 and, therefore, met the criteria of KMO >0.5 and the coefficient of reliability α > 0.70.Keywords: development,  evaluation instrument, expertise competency test
PENGEMBANGAN MODEL ASSESSMENT AS LEARNING PEMBELAJARAN AKUNTANSI DI SMK Sudiyanto, Sudiyanto; Kartowagiran, Badrun; Muhyadi, Muhyadi
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 19 No. 2 (2015)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v19i2.5579

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan model assessment as learning (model-AaL) untuk meningkatkan kompetensi siswa pada pembelajaran akuntansi di SMK. Pengembangan model asesmen ini mengadaptasi model pengembangan Hopkin & Clark, yang terdiri atas dua tahap, yaitu: (1) tahap penelitian, dan (2) tahap pengembangan. Tahap penelitian meliputi: penelitian pendahuluan, studi hasil penelitian, analisis komponen model, penyusunan prototipe model. Tahap pengembangan meliputi: validasi model oleh pakar dan praktisi, melatih guru menggunakan model, uji coba model terbatas dan diperluas disertai evaluasi. Subjek penelitian adalah guru akuntansi dan siswa kelas X kompetensi keahlian akuntansi SMK. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, kuesioner, pengamatan, dan tes. Teknik analisis data menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis deskriptif dan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis perkembangan (repeated measures analysis) dan paired samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa: (1) ada enam komponen yang harus ada pada Model-AaL untuk meningkatkan kompetensi akuntansi siswa pada pembelajaran akuntansi di SMK, yaitu: tujuan, tugas terstruktur, asesmen diri, asesmen teman sejawat, pengamatan aktivitas siswa, dan umpan balik; dan (2) model-AaL efektif dapat meningkatkan kompetensi akuntansi siswa pada pembelajaran akuntansi di SMK, dengan nilai p (Sig) < α (0,05).Kata kunci: model-AaL, kompetensi siswa, dan pembelajaran akuntansi DEVELOPING A MODEL OF "ASSESSMENT AS LEARNING OF ACCOUNTING LEARNING" AT VOCATIONAL HIGH SCHOOLSAbstractThe objective of this study is to develop model of assessment as learning (model-AaL) to improve the students' competencies in the Accounting learning at Vocational High Schools. It adapted the model claimed by Hopkin & Clark, consisting of two phases, namely: (1) research and (2) development. The former included preliminary research, study of the research results, analysis of the model components, and the arrangement of model prototype. The latter, comprised model validation by experts and practitioners, teacher training for using the model, limited and extended model experimentations accompanied with evaluation. The subjects of the research were the Accounting teachers and the students in Grade X of the Accounting Expertise Program of Vocational High Schools. The data of the research were gathered through in-depth interview, questionnaire, observation, and test. They were then analyzed by using the qualitative approach with the descriptive analysis technique and the quantitative approach with the analysis techniques of repeated measures analysis and paired samples t-test. The results of the research show that: (1) the model-AaL consists of six components, namely: objective, structured task, self-assessment, peer assessment, observation on student's activities, and feedback; and (2) the model-AaL can effectively improve the students' competencies in Accounting learning at Vocational High Schools, with a value of p (Sig) < α (0.05).Keywords: model-AaL, students' competencies, accounting learning
PERSEPSI GURU TERHADAP PEMBELAJARAN DARING DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Ramadhan, Arwan Nur; Muslikhah, Riana Isti; Mardiyah, Siti Umi Khayatun; Muhyadi, Muhyadi
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. 19 No. 1 Februari 2022
Publisher : Departemen Pendidikan Administrasi FEB Universitas Negeri Yogyakarta & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/efisiensi.v19i1.53607

Abstract

Abstrak: Persepsi Guru Terhadap Pembelajaran Daring di Sekolah Menengah Kejuruan. Penelitian sebelumnya mengungkapkan bahwa persepsi guru terhadap pembelajaran daring ada yang bersifat positif dan negative. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui persepsi guru terhadap pembelajaran daring di Sekolah Menengah Kejuruan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan metode survey. Intrumen penelitian ini berupa angket yang disebarkan melalui google form. Sampel dari penelitian ini yaitu 40 orang guru SMK di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi guru terhadap pembelajaran daring di SMK berada pada kategori baik. Penggunaan platform dalam pembelajaran daring berada dalam kategori baik dengan persentase 64%. Indikator pelaksanaan pembelajaran daring berada pada kategori baik dengan persentase 71%. Umpan balik dan evaluasi tugas siswa berada pada kategori sangat baik dengan persentase 50%. Selama pembelajaran daring guru kurang dalam menyediakan materi pembelajaran yang menarik dan mudah diakses bagi para siswa. Evaluasi pembelajaran daring ada pada kategori baik dengan persentase 33%. Pelaksanaan supervisi dalam pembelajaran daring berada dalam kriteria baik Kata kunci: persepsi, daring, pembelajaran, SMK Abstract: Teachers' Perceptions of Online Learning in Vocational High Schools. Previous research revealed that teachers' perceptions of online learning were positive and negative. The purpose of this study is to determine the teacher's perception of online learning in Vocational High Schools. This study uses quantitative research methods with survey methods. The instrument of this research is in the form of a questionnaire distributed via google form. The sample of this research is 40 SMK teachers in the Province of the Special Region of Yogyakarta. The results of this study indicate that the teacher's perception of online learning in VHS is in the good category. The use of platforms in online learning is in the good category with a percentage of 64%. The indicators for the implementation of online learning are in the good category with a percentage of 71%. Feedback and evaluation of student assignments are in the very good category with a percentage of 50%. During online learning, teachers are lacking in providing interesting and accessible learning materials for students. Evaluation of online learning is in the good category with a percentage of 33%. Implementation of supervision in online learning is in good criteria. Keywords: perception, online, learning, VHS
PERSEPSI SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN ONLINE DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Muslikhah, Riana Isti; Ramadhan, Arwan Nur; Mardiyah, Siti Umi Khayatun; Muhyadi, Muhyadi
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. 19 No. 2 Agustus 2022
Publisher : Departemen Pendidikan Administrasi FEB Universitas Negeri Yogyakarta & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/efisiensi.v19i2.53577

Abstract

Abstrak: Persepsi Siswa Terhadap Pembelajaran Online di Sekolah Menengah Kejuruan. Pembelajaran online menjadi tantangan SMK karena pendidikan kejuruan lebih berfokus pada keterampilan dalam bidang studi tertentu dan menyeimbangkannya dengan pengetahuan umum, dan sikap. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui persepsi siswa terhadap pembelajaran online. Penelitian ini menggunakan desain survei dengan pendekatan kuantitatif, yaitu jenis penelitian yang menghasilkan temuan berdasarkan hasil analisis terhadap  data berupa angka yang diperoleh dari lapangan tanpa melakukan treatment (manipulasi) terhadap variabel yang diteliti. Instrumen penelitian ini berupa angket yang disebar melalui google form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi siswa terhadap pembelajaran online di SMK berada pada kategori baik. Kendala yang dihadapi siswa dalam pembelajaran online masih cukup tinggi yaitu 51%, kendala tersebut bersumber dari terbatasnya kuota, jaringan internet tidak stabil serta sulitnya memahami penjelasan guru. Kata kunci: pembelajaran; kejuruan; online; SMK; pendidikan  Abstract: Student Perceptions of Online Learning in Vocational High Schools. Online learning is a challenge for vocational schools because vocational  education focuses more on skills in a particular field of study and balances them with general knowledge, and attitudes.  The purpose of this study is to determine students' perceptions of online learning.  This research uses a survey design with a quantitative approach, which is a type of research that produces findings based on the results of analysis of data in the form of numbers obtained from the field without treating (manipulating) the variables studied.  This research instrument is in the form of a questionnaire that is distributed through a google form.  The results showed that students' perceptions of online learning at VHS were in the good category.  The obstacles faced by students in online  learning are still quite high, namely 51%, these obstacles stem from limited quotas, unstable internet networks and difficulty understanding the teacher's explanation. Keywords: learning; vocational; online; vocational; VHS; education
Pemberdayaan Organisasi Aisyiyah Kota Yogyakarta Melalui Program Digipreneur dalam Mewujudkan Kemandirian Keluarga dan Ekonomi Berkelanjutan Suyanto, Umar Yeni; Yuliansah, Yuliansah; Muslikhah, Muslikhah; Muhyadi, Muhyadi; Sudirman, Amalia Nurannisa; Purnamasari, Niken; Hidayah, Nurul; Mardiansyah, Yoga; Oktafia, Millanda
Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): November 2025
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/kontribusi.v6i1.744

Abstract

Latar Belakang: Transformasi digital merupakan kebutuhan esensial dalam penguatan UMKM perempuan, khususnya dalam pemasaran dan pengelolaan usaha. Namun, pelaku UMKM di bawah naungan Aisyiyah Kota Yogyakarta masih menghadapi berbagai hambatan seperti rendahnya kemampuan membuat konten iklan digital, minimnya pemanfaatan smartphone, serta keterbatasan pemahaman terhadap ekosistem digital. Tujuan: Meningkatkan kapasitas pelaku usaha perempuan dalam memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk strategi pemasaran digital. Metode: Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan berbasis project based learning. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa peserta mampu membuat konten promosi secara mandiri dengan bantuan AI, termasuk desain visual dan penulisan caption. Temuan penting dari kegiatan ini meliputi: meningkatnya kemampuan teknis peserta, tumbuhnya rasa percaya diri dalam penggunaan media digital, dan peran strategis Aisyiyah dalam membangun jejaring pemberdayaan perempuan. Pendekatan kontekstual dan praktik langsung terbukti efektif dalam menjembatani kesenjangan literasi digital. Kesimpulan: program ini berhasil meningkatkan kapabilitas UMKM perempuan dalam pemasaran digital berbasis AI, serta menunjukkan pentingnya kolaborasi komunitas perempuan dalam mendorong transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan.