Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Kode : Jurnal Bahasa

Konsep Merdeka Belajar-Kampus Merdeka dan Aplikasinya dalam Pendidikan Bahasa (dan Sastra) Indonesia Sudaryanto Sudaryanto; Wahyu Widayati; Risza Amalia
Kode : Jurnal Bahasa Vol 9, No 2 (2020): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (919.146 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v9i2.18379

Abstract

Kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim. Kebijakan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi lulusan, baik soft skills maupun hard skills , agar lebih siap dan relevan dengan kebutuhan zaman, menyiapkan lulusan sebagai pemimpin masa depan bangsa yang unggul dan berkepribadian. Program-program experiental learning dengan jalur yang fleksibel diharapkan akan dapat memfasilitasi mahasiswa mengembangkan potensinya sesuai dengan passion dan bakatnya. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskripsi. Data yang dianalisis ialah berupa Buku Panduan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka terbitan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (terbit tahun 2020) dan kegiatan pembelajaran di dalam Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Ahmad Dahlan, terutama pada TA 2019/2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep Merdeka Belajar-Kampus Merdeka terwujud dalam delapan bentuk kegiatan pembelajaran, yaitu pertukaran pelajar, magang/praktik kerja, asistensi mengajar di satuan pendidikan, penelitian/riset, proyek kemanusiaan, kegiatan wirausaha, studi/proyek independen, dan membangun desa/kuliah kerja nyata tematik. Di Program Studi PBSI FKIP UAD, terdapat mata kuliah Penyuntingan yang mendorong mahasiswa untuk magang penyuntingan di penerbit Samudra Biru dan K-Media, mata kuliah KKN yang mendorong mahasiswa aktif membangun desa, dan mata kuliah Penelitian Bahasa, Penelitian Sastra, dan Penelitian Pendidikan yang mendorong mahasiswa melakukan penelitian.  Kata kunci: Merdeka Belajar, Kampus Merdeka, Pendidikan Bahasa Indonesia
Badan Bahasa, Pembinaan Bahasa, dan Perpres Nomor 63 Tahun 2019: Refleksi dan Proyeksi Sudaryanto Sudaryanto; Wening Sahayu
Kode : Jurnal Bahasa Vol 9, No 4 (2020): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.339 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v9i4.22285

Abstract

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2009, terutama Pasal 41 ayat (1) mengamanahkan bahwa pemerintah wajib mengembangkan, membina, dan melindungi bahasa dan sastra Indonesia agar tetap memenuhi kedudukan dan fungsinya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, sesuai dengan perkembangan zaman. Terkait itu, usaha pembinaan bahasa Indonesia seperti disinggung Pasal 41 ayat (1) tadi, dilakukan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa). Tulisan ini merefleksikan usaha-usaha pembinaan bahasa Indonesia yang sudah atau sedang dilakukan oleh Badan Bahasa saat ini, serta memproyeksikan usaha-usaha serupa di masa depan, terutama pasca-terbitnya Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 63 Tahun 2019 tentang Penggunaan Bahasa Indonesia. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Data yang dianalisis ialah berupa data pembinaan bahasa Indonesia yang terjabarkan di agenda terbitan Sekretariat Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa tahun 2018, buku-buku mata kuliah Bahasa Indonesia, dan buku-buku ilmiah populer pembinaan bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pihak Badan Bahasa telah melakukan sejumlah usaha pembinaan bahasa Indonesia, seperti penerbitan bacaan literasi, penyelenggaraan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia, pengendalian bahasa negara, penghargaan Acarya Taruna, penghargaan surat kabar berdedikasi dalam berbahasa Indonesia, dan pemilihan Duta Bahasa. Selain itu, pihak akademisi perguruan tinggi juga ikut melakukan pembinaan bahasa melalui perkuliahan Bahasa Indonesia dan penerbitan buku ilmiah populer. Kata kunci: Badan Bahasa, pembinaan bahasa Indonesia, Perpres Nomor 63 Tahun 2019
Inovasi Literasi Jaringan dalam Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Masa Pandemi Sudaryanto Sudaryanto; Jamilah Jamilah
Kode : Jurnal Bahasa Vol 9, No 3 (2020): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.367 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v9i3.19977

Abstract

Literasi jaringan digunakan oleh pihak Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Ahmad Dahlan dalam masa Belajar/Bekerja dari Rumah (BDR). Literasi itu dipakai sebagai media perkuliahan antara dosen dan mahasiswa, serta media akademik lainnya. Di masa pandemi Covid-19 ini, para dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia melakukan sejumlah inovasi literasi jaringan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskripsi. Data yang dianalisis adalah informasi dan praktik penggunaan literasi jaringan di lingkup Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UAD, terutama pada semester genap TA 2019/2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi literasi jaringan terwujud ke dalam aktivitas perkuliahan, ujian skripsi, pengajian bagi dosen dan tenaga kependidikan, kegiatan pengabdian terhadap masyarakat, kegiatan kemahasiswaan, dan pemberian dukungan terhadap salah satu finalis Duta Bahasa Daerah Istimewa Yogyakarta 2020. Zoom, WhatsApp, dan Instagram dimanfaatkan dalam literasi jaringan terkait bidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Kata kunci: inovasi, literasi jaringan, Pendidikan Bahasa dan Sastra IndonesiaKata kunci: inovasi, literasi jaringan, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia