Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

ANALISIS SIMULASI PEMASANGAN REAKTOR SHUNT DI GI KOLAKA UNTUK MENORMALKAN OVER VOLTAGE DIAN FURQANI ALIFYANTI; Ginaya, Zaenal; Jaya, Arif; Nojeng, Syarifuddin; Syarifuddin, Andi
Jurnal LOGITECH Logika Technology Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/y5akrj45

Abstract

Peningkatan kebutuhan energi listrik di Sulawesi, khususnya di subsistem Kendari, menyebabkan tantangan dalam menjaga keandalan dan kestabilan sistem transmisi tenaga listrik. Salah satu masalah utama adalah terjadinya over voltage, terutama di Gardu Induk subsistem Kendari, akibat sifat kapasitif saluran transmisi yang Panjang pada saat beban rendah . Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki tegangan di subsistem Kendari dengan melakukan pemasangan reaktor shunt. Dalam penelitian ini digunakan metode simulasi pada perangkat lunak DIgSILENT, penelitian ini berisi tentang perencanaan kapasitas reaktor shunt yang akan digunakan dan lokasi optimal reaktor shunt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasangan reaktor shunt menunjukkan bahwa penggunaan reaktor shunt dapat menurunkan tegangan hingga mencapai batas operasi yang aman, dari sebelumnya mencapai 167 kV menjadi mendekati tegangan nominal (135 kV-165 kV)sehingga mendukung keandalan sistem transmisi di subsistem Kendari.
Rancang Bangun Sistem Relay On-Off untuk Peningkatan EfisiensiKonsumsi Energi Listrik Rumah Tangga Nur Alif Baang, Muh Reski; Meylinda Utami, Andi Vinni; Nojeng, Syarifuddin; Yusan Naim, Muh; Syarifuddin, Andi; Meylinda, Vinni
Jurnal LOGITECH Logika Technology Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/logitech.v7i1.31

Abstract

Dalam beberapa dekade terakhir, meningkatnya kebutuhan energi listrik di rumah tangga menjadi tantangan serius seiringdengan pertumbuhan teknologi dan perubahan gaya hidup. Perubahan dalam pola konsumsi energi di rumah tangga dapatmenjadi pemicu utama untuk peningkatan penggunaan listrik yang berlebihan. Di tengah tantangan ini, penerapan teknologiotomatisasi, seperti sistem relay on-off, muncul sebagai solusi potensial untuk meningkatkan efisiensi penghematanpenggunaan energi di rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem relay on-off sertapenerapannya dalam meningkatkan efisiensi konsumsi listrik rumah tangga. Metode penelitian ini meliputi perancanganperangkat keras dan perangkat lunak, serta analisis pengujian daya pada beban lampu. Hasil penelitian ini menunjukkanbahwa penerapan sistem relay on-off pada peralatan listrik rumah tangga dapat meningkatkan efisiensi energi secarasignifikan. Berdasarkan hasil pengujian, disimpulkan bahwa alat dapat mengontrol lampu on-off secara otomatis. Setelahdilakukan simulasi dengan menggunakan beban berupa satu lampu daya 10Watt di tiga ruangan berbeda, diperoleh totalpenghematan konsumsi energi untuk beban penerangan dari ketiga ruangan sebesar 0.1kWh/hari atau 3kWh/bulan. Totalpenghematan biaya kWh/Bulan untuk penerangan lampu ketiga ruangan sebesar Rp4.055,94. Penghematan ini didasarioleh rentang waktu pemakaian yang dikontrol penuh oleh perangkat sistem relay on-off. Dengan demikian penggunaanperangkat sistem relay on-off pada rumah tangga maka konsumen mendapatkan keuntungan dari pemakaian daya dan biayayang dikeluarkan setiap bulan. 
Prototype Sistem Proteksi dan Monitoring Overload Pada Motor Listrik Berbasis IoT Akbar Alamsyah Amir; Iyon; Syarifuddin Nojeng; Andi Syarifuddin
Jurnal LOGITECH Logika Technology Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/logitech.v7i1.44

Abstract

Motor induksi tiga fasa yang merupakan salah satu jenis motor listrik yang bekerja sebagai penggerak mesin produksi memegang peranan penting dalam dunia industri. Sistem kendali dan sistem proteksi motor listrik masih dalam pengembangan dan hingga saat ini semakin canggih dan modern, meskipun terkadang terdapat gangguan pada kinerja motor listrik seperti arus berlebih misalnya. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mendesain serta mengaplikasikan sistem monitoring dan proteksi over current menggunakan sensor PZEM-016 sebagai pengukur arus dan tegangan berbasis Esp32 sebagai otak program lalu dikirimkan melalu web codeigniter monitoring dan juga control. Proteksi pada alat ini menggunakan module relay channel yang diprogram melalui arduino IDE untuk melakukan trip ketika over current terdeteksi dengan memutuskan hubungan aliran listrik pada kontaktor. Untuk merancang prototype sistem proteksi dan monitoring overload pada motor listrik berbasis IoT, beberapa komponen yang diperlukan antara lain sensor PZEM-016, adaptor, relay Channel, ESP32, LCD. Langkah pertama adalah membuat rangkaian di PCB kemudian Bahasa program menggunakan bahasa pemrograman Arduino untuk mengontrol daya dan energi yang telah ditetapkan. Selanjutnya, dilakukan pengembangan bahasa pemrograman menggunakan CodeIgniter untuk menciptakan antarmuka web. Dengan ini, pengguna dapat melihat data arus dan tegangan secara langsung melalui web dengan spesifikasi alat yang mampu mengukur tegangan 80-260 VAC, dan  arus 0-100 A. Dari hasil penelitian ini menujukkan bahwa sistem proteksi motor bekerja dengan baik dengan nilai batas arus yang ditetapkan yaitu 0,8 maka relay akan memutus aliran pada motor. dan adapun Pengujian tingkat Error perbandingan antara sensor Pzem-016 (web) dan juga multimeter/Tang Ampere. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tingkat error pada pengukuran tegangan antar phasa adalah sebagai berikut : R=0,27%, S=0,26%, T=0,008%. Sementara itu, Tingkat error pada pengukuran arus antar phasa adalah : R=1,55%, S=1,63%, T=1,55%. Alat ini dilengkapi teknologi Internet of Things yang dirancang memberikan informasi secara real time.
PERENCANAAN PEMASANGAN PLTS ROOFTOP OFF-GRID PADA BANDAR UDARA KELAS III ILAGA Jaya, M. Nafkar; Hakim, Sukrianto; Syamsir, Syamsir; Nojeng, Syarifuddin; Syarifuddin, Andi Syarifuddin
Jurnal LOGITECH Logika Technology Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/61k7pr55

Abstract

Bandar Udara Ilaga merupakan bandar udara yang terletak di Desa Aminggaru Kab. Puncak Prov. Papua Tengah yang melayani moda transportasi udara dengan rute penerbangan Timika - Ilaga (PP), Nabire – Ilaga (PP), Wamena – Ilaga (PP), Jayapura – Ilaga (PP). Sebagian besar wilayah di daerah ini belum terjangkau jaringan listrik PLN termasuk Bandar Udara Ilaga. PLTS sistem off-grid dapat menjadi pilihan untuk dikaji menjadi energi alternatif yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk mensuplai kebutuhan listrik bandar udara Ilaga. Dalam perhitungan perkiraan beban, total kebutuhan energi listrik di Bandar Udara Ilaga sekitar  17.390 Wh/Hari. Berdasarkan perhitugan yang dilakukan dibutuhkan sebanyak 27 panel surya kapasitas 200 Wp, 3 unit inverter growatt kapasitas 2 KW, dan 16 Unit Baterai kapasitas 12v 200Ah. Hasil perhitungan Performance Ratio yaitu sebesar 85% yang menunjukkan bahwa perencanaan pembangunan PLTS Off-grid layak untuk dilaksanakan. Biaya investasi awal yang dikeluarkan untuk membangun PLTS off-grid sebesar Rp. 277.975.000 dan biaya perawatan Rp. 2.779.500/tahun. Sedangkan untuk biaya pembelian bahan bakar solar untuk menunjang operasional bandar udara selama setahun yaitu Rp. 74.880.000/tahun. Hasil analisis kelayakan investasi menunjukan nilai Net Present Value (NPV) pada PLTS positif sebesar Rp. 210.794.285 dan untuk Discounted Payback Period (DPP) terjadi pada tahun ke 4 Umur PLTS.
STUDI ANALISIS KOORDINASI PROTEKSI RECLOSER PATUNG JERUK DENGAN RECLOSER LIMBANGAN PADA WILAYAH KERJA PT PLN (PERSERO) ULP PANGKEP Saputra, Krisna Dian; Krisna Dian Saputra; Dion P, Galih; Nojeng, Syarifuddin; Naim, Muh. Yusan; Syarifuddin, Andi
Jurnal LOGITECH Logika Technology Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/36xqsk47

Abstract

Keandalan sistem distribusi listrik bergantung pada proteksi yang mampu mendeteksi dan mengisolasi gangguan secara cepat dan selektif. Recloser adalah perangkat proteksi penting yang berfungsi menangani gangguan secara otomatis pada jaringan distribusi. Untuk memastikan gangguan ditangani secara lokal tanpa memengaruhi sistem secara luas, diperlukan koordinasi proteksi yang baik antar recloser. Penelitian ini menganalisis koordinasi proteksi antara Recloser Patung Jeruk dan Recloser Limbangan di wilayah kerja PT. PLN (Persero) ULP Pangkep. Metode yang digunakan adalah perhitungan manual dan simulasi software DIgSILENT berdasarkan data teknis, seperti arus gangguan, arus pickup, dan waktu kerja rele. Evaluasi koordinasi dilakukan melalui kurva karakteristik waktu-arus (Time Current Characteristic/TCC) dengan acuan standar IEEE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan Overcurrent Relay (OCR) pada kedua recloser telah sesuai dan mampu memberikan proteksi yang selektif terhadap gangguan fasa-ke-fasa. Namun, pengaturan Ground Fault Relay (GFR) pada Recloser Limbangan belum optimal dan berpotensi mengganggu selektivitas proteksi. Oleh karena itu, diperlukan penyesuaian setting pada GFR Recloser Limbangan dengan menambahkan satu tahap proteksi menggunakan karakteristik Inverse Definite Minimum Time (IDMT) dan menaikkan arus trip instan. Hasil akhir terdiri dari tiga tahap: I₀ > 25 A (IEC SI, TMS = 0,1), I₀ >> 200 A (definite time, 250 ms), dan I₀ >>> 220 A (definite time, 0 ms). Penyesuaian ini dapat meningkatkan selektivitas proteksi dan keandalan sistem..   Kata kunci: koordinasi proteksi, recloser, DIgSILENT, OCR, GFR.
UPAYA PENURUNAN GANGGUAN AKIBAT BINATANG PADA PENYULANG BULO–BULO ULP TANETE DENGAN ALAT PELINDUNG BINATANG Andi Mangkona Tamrin; Jaya, Arif; Syamsir, Syamsir; Syarifuddin, Andi; Lutfi Mugen Pamungkas
Jurnal LOGITECH Logika Technology Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/dbhmqj50

Abstract

Energi listrik adalah salah satu komponen utama dalam kehidupan di masa modern ini, sehingga penyaluran energi listrik harus dijaga sehingga listrik dapat dengan maksimal bisa digunakan oleh konsumen, namun tidak dipungkiri dalam menjaga kehandalan penyulang ini tentu banyak faktor yang bisa mempengaruhi pendistribusian energi llistrik untuk pelanggan. Gangguan distribusi listrik yang disebabkan oleh binatang merupakan salah satu penyebab utama pemadaman pada penyulang di berbagai wilayah, termasuk Penyulang Bulo-Bulo ULP Tanete. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan alat pelindung binatang guna menurunkan angka gangguan dan memperbaiki indeks keandalan SAIDI dan SAIFI. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, observasi lapangan, serta pengumpulan data gangguan dari PT PLN (Persero). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat pelindung binatang dengan desain berputar mampu menurunkan gangguan dari 39 kali padam menjadi 1 kali padam dalam periode Januari – Maret 2024. Nilai SAIDI berhasil ditekan menjadi 0,20 menit/pelanggan/tahun dan SAIFI menjadi 1 kali padam/pelanggan/tahun. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa pemasangan alat pelindung binatang secara signifikan mampu menurunkan angka gangguan dan memperbaiki nilai SAIDI dan SAIFI.
Audit Energi Listrik Pada Bangunan Gedung 2 PT. Japfa Comfeed Indonesia Unit Hatchery Tanralili Awal, Muh Awal Ramadhan; Raihan, Muh; Jaya, Arif; Naim, Yusan; Syarifuddin, Andi
Jurnal LOGITECH Logika Technology Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/qmstz246

Abstract

  Penggunaan energi pada gedung atau bangunan sangatlah penting, terutama pada penggunaan energi listrik, pemakaian serta alokasi dana untuk penyediaannya adalah yang terbesar. Melihat kondisi tersebut, salah satu usaha yang bisa ditempuh untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi listrik adalah dengan melakukan audit energi. Audit energi bertujuan untuk mengetahui profil penggunaan energi suatu bangunan gedung dan mencari upaya peningkatan efisiensi penggunaan energi, melalui audit energi dapat diketahui pola distribusi energi, sehingga bagian yang mengkonsumsi energi terbesar dapat diketahui dan bisa memberikan peluang penghematan agar bisa lebih efisien. Pelaksanaan audit energi listrik dilakukan pada Gedung 2 PT. Japfa Comfeed Indonesia Unit Hatchery Tanralili yang berfokus pada sistem penerangan dan sistem pendingin. Metode yang digunakan dalam melaksanakan ini adalah metode kuantitatif. Gedung 2 PT. Japfa Comfeed Indonesia Unit Hatchery Tanralili adalah industri DOC yang menggunakan golongan tarif listrik I3P (1,110,000 VA). Hasil audit energi PT. Japfa Comfeed Indonesia Unit Hatchery Tanralili adalah komsumsi energi dalam setahun 647.720,40 kWh maka intensitas komsumsi energi 125,42 kWh/m2/tahun atau 10,45 kWh/m2/bulan. Dan berdasarkan Tabel 2.2 untuk Kriteria Intensitas Konsumsi Energi kategori gedung ber AC nilai ini termasuk dalam kategori efisien. Namun masih bisa melakukan penghematan dimana nilai Intensitas Konsumsi Energi akhir yang didapatkan yaitu 8,71 kWh/m2/bulan. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan energi listrik di gedung tersebut tergolong efisien jika berdasarkan pada standar Intensitas Konsumsi Energi kategori gedung ber-AC.
Evaluasi Skema Trip Non-Kaskade Penyulang GI Marisa untuk Mencegah Incoming Trip Akibat Akumulasi Arus Gangguan Denny Fratista, Kadek Agus; Pambudi, Muhammad Ridho; Jaya, Arif; Syarifuddin, Andi; Syamsir
Jurnal LOGITECH Logika Technology Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/n67j1877

Abstract

Sistem proteksi bertujuan mengisolasi area gangguan agar sistem kelistrikan tetap beroperasi normal. GI Marisa 150 kV, di bawah pengelolaan PLN UPT Manado, memiliki satu trafo dan enam penyulang. Pada Trafo #1, diterapkan skema proteksi kaskading antara sisi 150 kV, incoming 20 kV, dan penyulang, sesuai Pedoman Proteksi Trafo PLN UIP3B Sulawesi 2019. Pada 2 Februari 2023, terjadi gangguan bersamaan pada penyulang MR3 dan MR4 akibat konduktor putus. Keduanya memiliki konstruksi double sirkit pada satu tiang, sehingga arus gangguan terakumulasi ke sisi incoming. Akibatnya, relay incoming trip lebih cepat daripada relay penyulang, menyebabkan padam meluas sebesar 16.43 MW. Kasus ini menunjukkan kelemahan skema kaskading. Tugas akhir ini bertujuan mengevaluasi penerapan skema proteksi non-kaskade untuk mencegah trip incoming akibat akumulasi gangguan penyulang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif (rancangan skema) dan kualitatif (evaluasi penerapan). Skema non-kaskade memanfaatkan sinyal pickup awal dari relay dan direct trip ke PMT penyulang, dengan syarat dua penyulang pickup dan diikuti pickup incoming dengan delay 100 ms. Skema ini mulai diterapkan pada Trafo #1 sejak 3 November 2023. Setelah implementasi, terjadi tiga gangguan dua penyulang dan seluruhnya berhasil diamankan tanpa trip incoming. Evaluasi menunjukkan skema non-kaskade berhasil 100% mencegah kegagalan proteksi yang sebelumnya terjadi pada skema kaskading.
Evaluasi Setting Over Current Relay dan Ground Fault Relay pada Penyulang Bili-Bili Satu GI Borongloe Muzayyana, Syaira; Rahmawati, Aprilia Dwi; Nawir, Muhammad; Jaya, Arif; Syarifuddin, Andi
Jurnal LOGITECH Logika Technology Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/fwbp0303

Abstract

Sebab distribusi tenaga listrik merupakan sistem tenaga listrik yang menyalurkan energi listrik ke konsumen, untuk menjaga pendistribusian tenaga listrik agar tidak terganggu maka sistem proteksi yang terpasang pada jaringan distribusi tenaga listrik harus bekerja secara maksimal. Koordinasi antara peralatan proteksi yang terpasang pada jaringan distribusi tenaga listrik sangat berpengaruh pada kualitas pendistribusian energi listriknya. Oleh karena itu, sistem proteksi harus memiliki tingkat selektifitas, ekonomis, kecepatan bereaksi, dan tingkat kepekaan yang tinggi sehingga sistem proteksi yang dipasang dapat dikatakan handal. Proteksi yang digunakan adalah OCR (Over Current Relay) dan GFR (Ground Fault Relay)  yaitu relai yang berfungsi memberi perintah PMT untuk membuka, sehingga saluran yang terganggu dipisahkan dari jaringan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai setting relai, pengaturan waktu kerjanya, serta mendapatkan perbandingan data setting lapangan dengan data perhitungan manual antara OCR (Over Current Relay) dan GFR (Ground Fault Relay) pada sistem proteksi penyulang. Penelitian dan pengumpulan data ini dilaksanakan di ULTG Panakukkang, Gardu Induk Borongloe, UP3 Makassar, dan ULP Sungguminasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penentuan nilai setting relai OCR (Over Current Relay) dan GFR (Ground Fault Relay) dilakukan dengan menghitung impedansi ekivalen jaringan penyulang untuk mendapatkan arus gangguan hubung singkat sebagai dasar penetapan waktu kerja relai (TMS). Nilai TMS yang diperoleh untuk OCR (Over Current Relay) sisi incoming adalah 0,199 detik dan sisi penyulang sebesar 0,174 detik, sedangkan untuk GFR (Ground Fault Relay) masing-masing sebesar 0,203 detik dan 0,092 detik. Koordinasi waktu kerja antara relai sisi penyulang dan sisi incoming belum sepenuhnya sesuai dengan standar grading time yang ideal (0,35–0,4 detik), karena selisih waktu yang diperoleh justru melebihi batas tersebut, yaitu 0,533 detik untuk OCR (Over Current Relay)  dan 0,582 detik untuk GFR (Ground Fault Relay). Selain itu, terdapat perbedaan antara hasil setting relai berdasarkan data lapangan dan hasil perhitungan, yang umumnya masih dalam batas wajar, kecuali pada OCR (Over Current Relay)  sisi penyulang yang menunjukkan perbedaan cukup besar akibat pengaruh nilai beban.
Symbiotic Organism Search Based on Sensitivity Factor for Optimal Location and Sizing of Distributed Generation Iswan Iswan; Umar Umar; M Natsir Rahman; Suparman Suparman; Muhammad Said; Faris Syamsuddin; Dharmawan Dharmawan; Andi Syarifuddin
International Journal Of Electrical Engineering and Inteligent Computing Vol 3, No 1 (2025): International Journal Of Electrical Engineering And Intelligent Computing
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/ijeeic.v3i1.9716

Abstract

The technology of Distributed Generations (DGs) has attracted the focus of researchers and engineers over the past two decades as an effective solution to address power quality and supply issues for customers. Determining the optimal locations and sizes for DGs remains a significant challenge. This study explores the optimization of DG placement and sizing to reduce power losses in radial distribution systems. The Loss Sensitivity Factor (LSF) is used to identify suitable locations for DGs, while Symbiotic Organisms Search (SOS) is utilized to determine their capacities. Simulation results using three DGs on the IEEE 33-bus distribution system indicate that this approach can reduce active power losses by 67.66%.
Co-Authors ABDULLAH BASALAMAH Abdurrahman, Tanridio Silviati Delfina Adaniah, Nahdatul Ahmed Saeed AlGhamdi Ahmed Saeed Alghamdi Akbar Alamsyah Amir Al Ghamdi, Ahmed Saeed Alghamdi , Ahmed Saed AlGhamdi, Ahmed Saeed Alkahfi S, Andi Muh. ALTIM, MUHAMMAD ZAINAL Amelya Indah Pratiwi Amelya Indah Pratiwi Andi Mangkona Tamrin Andi Muhammad Saad Andi Suryanto Ansarullah Faharuddin Ardiansah. A Arif Jaya Arif Jaya Awal, Muh Awal Ramadhan BASALAMAH, ABDULLAH Bayu Adrian Ashad Delvina, Tanridio Silviaty Denny Fratista, Kadek Agus Dharmawan Dharmawan Dian Furqani Alifyanti Dion P, Galih Eren, Halit Faris Syamsuddin Fiyana, Ludth Ginaya, Zaenal Hakim, Sukrianto Halit Eren Hamsu Abdul Gani Hariani M. Pakka HARIANI MA’TANG PAKKA Hartono, Sriwijanaka Yudi Hasanuddin, Alfinur Iswan Iswan Iyon Jaya, M. Nafkar Kamil, Kusno Kasman Kasman Krisna Dian Saputra Lutfi Mugen Pamungkas M Natsir Rahman Masa, M. Anas Masa, Muhammad Anas Meylinda Utami, Andi Vinni Meylinda, Vinni Mohammad Yusri Hassan Muhammad Anas Masa Muhammad Anas Masa Muhammad Naim Muhammad Nawir Muhammad Said Muhammad Yusuf Mappeasse Muhammad Yusuf Mappeasse Muhammad Zainal Altim Muzayyana, Syaira Naim, Muh Yusan Naim, Muh. Yusan Naim, Yusan NOJENG, SYARIFUDDIN Nur Alif Baang, Muh Reski Nur Azizah NUR FADLIAH BASO Nurjannah Nurjannah Nurul Nurul Pambudi, Muhammad Ridho Pebriana M, A Muawiyah Pebriana. M, A. Muawiyah Putri Sagita, Vira Rahmawati, Aprilia Dwi Raihan, Muh Ramdaniah Saad, Andi Muhammad Saidah Sayuti Saidah Suyuti Salmiah Salmiah Salmiah Salsabillah Samanglangi, Andi Muh. Alkahfi Saputra, Krisna Dian Sriwijanaka Yudi Hartono Sugianto Sugianto Sugianto Suparman Suparman Supriyadi Syahrul Mubarak Abdullah Syahrul Mubarak Abdullah Syahrul Syahrul Syamsir Syamsir Syamsir Syamsir Syamsir SYARIFUDDIN NOJENG Tanridio Silviati Delfina Abdurrahman Umar Umar Umar Umar Wisanti, Widya Wulandari, Reva Yusma Yusan Naim, Muh Zakir Sabara