Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI PROGRAM SDANGGAR KEGIATAN BELAJAR DALAM MENGURANGI ANGKA PUTUS SEKOLAH MELALUI PENDIDIKAN NONFORMAL DI KABUPATEN SIKKA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Ferdinand Daniel Henriquez; Kendry Widyanto; Hasan Ismail
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 5 No. 06 (2025): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/praob.v5i06.2540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Pendidikan Nonformal pada Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Sikka dalam menekan angka putus sekolah, dengan menggunakan teori implementasi kebijakan Merilee S. Grindle sebagai landasan analisis. Teori Grindle digunakan untuk mengkaji dua komponen utama implementasi kebijakan, yaitu Content of Policy (isi kebijakan) dan Context of Implementation (konteks pelaksanaan). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sisi Content of Policy, Program Pendidikan Kesetaraan SKB Sikka telah memiliki tujuan yang jelas, sasaran yang tepat yaitu anak putus sekolah, serta memberikan manfaat nyata berupa peningkatan motivasi, disiplin belajar, dan kemampuan akademik peserta. Program juga menunjukkan fleksibilitas pengambilan keputusan tingkat lembaga serta pelaksana program (tutor dan pamong belajar) yang memiliki komitmen tinggi meskipun jumlahnya terbatas. Sumber daya pendukung tersedia namun belum memadai, terutama sarana pembelajaran dan fasilitas teknologi. Dari sisi Context of Implementation, efektivitas pelaksanaan dipengaruhi oleh komitmen pelaksana, struktur organisasi SKB yang jelas, dan dukungan administratif dari Dinas Pendidikan. Namun, terdapat hambatan signifikan berupa kondisi ekonomi peserta yang rendah, kurangnya dukungan keluarga, tuntutan pekerjaan, serta keterbatasan fasilitas. Meskipun demikian, responsivitas tutor yang tinggi melalui pendekatan personal dan penyesuaian jadwal mampu menjaga keberlangsungan pembelajaran. Secara keseluruhan, analisis menggunakan teori Grindle menunjukkan bahwa implementasi Program SKB Sikka sudah berjalan cukup efektif dalam menurunkan angka putus sekolah, meskipun efektivitas tersebut masih dapat ditingkatkan melalui penguatan sumber daya, peningkatan dukungan keluarga, dan kebijakan pendukung dari pemerintah daerah.
KUALITAS PELAYANAN BUMD DELTA TIRTA DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN AIR MINUM BERSIH MENGGUNAKAN PENDEKATAN PUBLIC VALUE DI KABUPATEN SIDOARJO Thomas Syahrudin Fransetio; M. Kendry Widiyanto; Hasan Ismail
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 6 No. 03 (2026): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/praob.v6i03.2760

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kualitas pelayanan BUMD PDAM Delta Tirta di Kabupaten Sidoarjo dalam memenuhi kebutuhan air minum bersih dengan menggunakan pendekatan nilai publik (public value). Latar belakang penelitian ini didasari oleh fenomena rendahnya tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan PDAM Delta Tirta yang dipicu oleh buruknya kualitas pendistribusian air, meskipun instansi tersebut dituntut untuk senantiasa memberikan pelayanan prima di tengah tingginya pertumbuhan penduduk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Pengumpulan data dilaksanakan melalui wawancara mendalam secara semi-terstruktur, observasi non-partisipan, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan model interaktif meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian berdasarkan tiga dimensi nilai publik yang digagas oleh Mark H. Moore, yakni penciptaan nilai publik, legitimasi politik dan dukungan sosial, serta kapasitas operasional, menunjukkan sebuah temuan yang paradoksal. Secara administratif dan manajerial, PDAM Delta Tirta telah mendemonstrasikan kinerja pelayanan yang tergolong sangat baik. Hal ini dibuktikan melalui tingginya kompetensi teknis sumber daya manusia di lapangan, ketersediaan sarana yang memadai, kepatuhan terhadap prosedur, serta kemudahan akses administratif melalui inovasi layanan digital. Akan tetapi, keunggulan birokrasi tersebut berbenturan dengan kualitas produk inti yang masih berstatus buruk. Kualitas air yang didistribusikan kepada para pelanggan sering kali berada dalam kondisi keruh dan kotor. Kesimpulannya, keramahan petugas dan kelancaran administratif belum sejalan dengan pemenuhan standar kelayakan air bersih, sehingga pembaruan infrastruktur pengolahan air menjadi urgensi krusial untuk memulihkan kepercayaan publik.
Co-Creation Pada Pelaksanaan Program Kampung Zero Waste Dalam Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Di Kelurahan Semolowaru Kota Surabaya Kamalya Gavra Jacinda; Hasan Ismail
Public Service and Governance Journal Vol. 7 No. 2 (2026): Juli : Public Service And Governance Journal
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/psgj.v7i2.3975

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan konsep co-creation dalam pelaksanaan Program Kampung Zero Waste (KZW) sebagai upaya pengelolaan sampah yang berbasis masyarakat di Kelurahan Semolowaru, Kota Surabaya. Co-creation diartikan sebagai proses kolaboratif antara pemerintah, mahasiswa magang, Kader Surabaya Hebat (KSH), dan warga dalam merancang serta melaksanakan solusi pengelolaan sampah secara partisipatif. Metode yang dipakai meliputi observasi partisipatif dan pendampingan lapangan langsung dibawah koordinasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, yang mencakup pendataan kondisi RW, Penimbangan timbulan sampah rumah tangga selama delapan hari berturut-turut pada 10 rumah perwakilan RW. Hasil menunjukan bahwa pendekatan co-creation berhasil meningkatkan keterlibatan warga dalam pemilahan sampah, pengelolaan Bank Sampah, serta pemanfaatan teknologi sederhana seperti komposter, takakura, dan ecoenzyme. Data penimbangan juga menginformasi penurunan timbulan sampah pada wilayah yang konsisten menerapkan program. Meski demikian, penelitian menemukan hambatan berupa rendahnya literasi digital warga terhadap aplikasi SIBASAM dan kurang konsistennya koordinasi antara pihak kelurahan dan Kader lapangan. Kesimpulannya, keberhasilan program KZW sangat bergantung pada kualitas kolaborasi antar-aktor dan kelangsungan pendampingan berbasis co-creation. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas kader, perluasan kegiatan sosialisasi, serta dukungan kebijakan yang lebih sistematis dari Pemerintah Kota.
Co-Authors Achluddin Ibnu Rochim Achluddin Ibnu Rochim Ahmad Bayu Dwi Rahman Alif Maulana Izdihar Amelia Amelia Amelia Kartika Oktaviani Anggraeny Puspaningtyas Anggraeny Puspitaningtyas Angrraeny Puspaningtyas Anisatul Septian Ika Candra Arinda Dias Fidiyanti Astrid Eka Wahyu Cahya Megananda Camelle Aqila Catur Ajeng Kartika Catur Ajeng Kartika Ria Cindy Karunia Pratama Putri D. Jupriono, D. Dhivia Diar Farrell Aura Diffa Adristi Efelian Feblianto Eddy Wahyudi Faizal Rusdi Bachtiar Febry Permata Putri, Grace Ferdinand Daniel Henriquez Gerry Wahyu Berlia Gerry Wahyu Berlia Ghulam Maulana Ilman Grace Febry Permata Putri Hartono, Supri ibnu rochim, Achluddin Ima Nur Rosyida Indah Murti, Indah Irma Irfiyanti Kamalya Gavra Jacinda Kendry Widiyanto, M. Kendry Widyanto Khofifah Andhiatama Ramadhani Kurnia Sri Dewi M Kendry Widiyanto M. Kendry Widianto M. Kendry Widianto M. Kendry Widiyanto M. Kendry Widiyanto Maharani Devi, Sefty Moh. Dey Prayogo Muhammad Hanif Baihaqi Nabila Aulia Ayu Rahmatika Nabila, Balqis Nabilla Syahda Rahmawati Na’sha Presly Caurelysia NURUL QOMARIYATUN ZULFAH Nurul Qomariyatun Zulfah Putri Dwi Cahyani Qurnia Annashrida Rachmawati Novaria Raga Cahya Putra Reza Maharani Putri Tizaka Ridha Hastika Rischa Yuliani Dwi Pratiwi Rohani Septya Triningsih Salsabilla Peggy Ariesta Saskia Nisa Setiaatmitha Shafa Jihan Anjani Tamahdur Jahro Fajariyyah Tariza Noviranti Muhaling Thomas Syahrudin Fransetio Tria Febyana Vallencia Regita Virda Devy Dwi Alviyanti Wahyudi Wahyudi Yuriza Fauziah Sembiring Yusuf Hariyoko Zacky Aqshal Dhamara Putra