Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Celebes Journal of Community Services

Dampak Perubahan Iklim terhadap Pengolahan Hasil Laut: Tantangan dan Peluang bagi Masyarakat Pesisir Desa Lombong Kabupaten Majene Nur Fajariani; Nur Asia; Irdha Yanti Musyawarah; Agus Halim
Celebes Journal of Community Services Vol. 3 No. 2 (2024): Juni - November
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v3i2.1859

Abstract

Perubahan iklim telah memberikan dampak signifikan terhadap sektor kelautan dan perikanan, termasuk pengolahan hasil laut di daerah pesisir. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh masyarakat pesisir akibat perubahan iklim dan mencari peluang untuk mengadaptasi serta mengurangi dampaknya. Kegiatan ini dilakukan di Desa Pesisir Makmur, sebuah daerah yang bergantung pada hasil laut untuk mata pencaharian mereka. Melalui pelatihan, diskusi kelompok, dan pendampingan, masyarakat diberikan pemahaman mengenai perubahan iklim, serta pelatihan tentang teknik pengolahan hasil laut yang lebih tahan terhadap perubahan iklim. Hasil yang diharapkan adalah peningkatan kapasitas adaptasi masyarakat dan ketahanan ekonomi berbasis hasil laut. Kata Kunci: Dampak Perubahan Iklim, Pengolahan Hasil Laut, Masyarakat Pesisir, Tantangan dan Peluang, Adaptasi
Membangun Kesadaran Lingkungan Melalui Sosialisasi dan Praktik Go Green di Masyarakat Desa Onang Utara Kabupaten Majene Martini , Andi Indra; Halim , Agus
Celebes Journal of Community Services Vol. 4 No. 2 (2025): June - November
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v4i2.2812

Abstract

Permasalahan lingkungan hidup yang semakin kompleks kini tidak hanya menjadi isu di wilayah perkotaan, namun juga mulai dirasakan dampaknya di kawasan pedesaan, termasuk Desa Onang Utara, Kabupaten Majene. Rendahnya kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan menjadi penyebab utama timbulnya berbagai persoalan seperti pembuangan sampah sembarangan dan minimnya penghijauan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membangun kesadaran lingkungan melalui sosialisasi dan praktik langsung gerakan Go Green yang meliputi edukasi pengelolaan sampah, pelatihan daur ulang, aksi tanam pohon, serta pembentukan bank sampah sederhana. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif berbasis komunitas yang melibatkan seluruh unsur masyarakat, mulai dari aparat desa hingga kelompok pemuda dan ibu rumah tangga. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman lingkungan sebesar 82%, terbentuknya taman hijau mini desa, terciptanya produk daur ulang, serta terinisiasinya sistem bank sampah mandiri. Kegiatan ini berhasil menumbuhkan semangat kolektif dalam menjaga lingkungan dan mendorong perubahan perilaku ke arah yang lebih ramah lingkungan. Pengabdian ini diharapkan dapat menjadi model pembangunan berwawasan lingkungan di desa lainnya serta mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 13 dan 15.
Pelatihan Kewirausahaan untuk Pemuda Desa Uhaidao : Kreativitas dan Inovasi Usaha. Halim, Agus; Yeni, Hari; Tamin, Tamin; Ramadhan, Adam; Ikram, Muh
Celebes Journal of Community Services Vol. 4 No. 2 (2025): June - November
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v4i2.3125

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Uhaidao, Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa, dengan tujuan meningkatkan kapasitas kewirausahaan pemuda desa melalui pelatihan yang menekankan pada kreativitas dan inovasi usaha. Pemuda desa memiliki potensi besar dalam mendorong pembangunan ekonomi lokal, namun sering kali menghadapi keterbatasan akses terhadap pelatihan, modal, dan pendampingan usaha. Kegiatan ini dirancang dalam beberapa tahapan, yaitu identifikasi potensi lokal, pelatihan dasar kewirausahaan, workshop kreativitas usaha, serta simulasi dan pendampingan ide bisnis. Metode evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi, serta wawancara partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai konsep kewirausahaan, serta munculnya beberapa ide usaha berbasis potensi lokal seperti produk olahan pertanian dan kerajinan tangan. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap motivasi dan kesiapan pemuda desa untuk memulai usaha mandiri, serta membuka peluang pembentukan ekosistem wirausaha muda yang berkelanjutan di Desa Uhaidao.