Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal of Community Service

PKM. OPTIMALISASI JIWA KEWIRAUSAHAAN BUDIDAYA BUAH MELON HYDROPONIK DENGAN SISTEM GREEN HOUSE PADA KARANG TARUNA “BHAKTI” DESA KEBOBANG GUNUNG KAWI KABUPATEN MALANG Irany Windhyastiti; Hidayatullah, Syarif; Rachmawati, Ike Kusdyah; Windhyastiti, Irany
Journal of Community Service Vol 6 No 1 (2024): JCS, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v6i1.262

Abstract

Karang taruna Bhakti berdiri tahun 2013 memiliki anggota 40. Berawal pemikiran dari Ketua pengurus karang taruna sdr. Wenedhy Pradipta untuk meningkatkan pemberdayaan sumber daya manusia khususnya generasi muda di lingkungan Karang taruna Bhakti di Dusun Lopawon, Gunung Kawi Kabupaten Malang. Pada tahun 2022 terdapat anggota karangtaruna yang melakukan uji coba budidaya buah melon dengan sistem hidroponik, dengan dibantu beberapa anggota karangtaruna lainnya awalnya mereka memanfaatkan luas tanah pekarangan 50M2 dan menggunakan 50 bibit melon golden aroma, Hasil yang diperoleh lumayan baik dimana tingkat keberhasilan produksi sebesar 45%. Dari uji coba dari anggota Karang taruna tersebut memotivasi anggota lainnya untuk mengembangkan budidaya buah melon dengan cara hydroponik.Namun dalam pelaksanaan budidaya yang dicoba masih terdapat kendala kendala seperti 1) Membutuhkan modal yang besar, 2) Pada kultur substrat, kapisitas memegang air media substrat lebih kecil dari pada media tanah sehingga akan menyebabkan pelayuan tanaman yang cepat dan stres yang serius. Selain itu ada kendala internal yang dialami oleh Karang Taruna Bhakti ini diantarnya : Belum tumbuhnya jiwa kewirausahaan di kalangan kader karang taruna, ketiadaan aktifitas sehingga kepengurusan tidak berjalan baik, minimnya ketrampilan dan akses usaha, belum memiliki ketrampilan dan pengetahuan manajemen usaha dalam budidaya, belum memiliki jaringan penjualan dan aspek modal.Luaran yang harus segera ditangani bagaimana meningkatkan kapasitas produksi melalui pengadaan peralatan proses produksi. Dengan bantuan memberikan bantuan satu unit green house lengkap dengan instalasi hydroponik termasuk bibit dan pupuknya. Dimana dengan model ini sistem pengendalian dan suhu serta kapasitas air dapat terkontrol dengan baik sesuai dengan standart yang dituntukan serta memberikan pelatihan dan penyuluhan sesuai dengan permasalahan yang ada. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipasi. Target yang hendak dicapai dalam program PKM ini adalah tercapainya kontribusi positif bagi mitra dalam meningkatkan kapasitas produksi dan peningkatan skills anggota Karang Taruna “Bhakti” yang memiliki nilai jual ekonomi.
OPTIMALISASI PENGERINGAN DENGAN MENGGUNAKAN MESIN PENGERING KERUPUK SAMILER BAGI KWT NGUDI RAHAYU, KABUPATEN MALANG Alvianna, Stella; estikowati; Hidayatullah, Syarif
Journal of Community Service Vol 6 No 1 (2024): JCS, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v6i1.268

Abstract

Musim yang terjadi sering menjadi permasalahan bagi beberapa kelompok, utamanya kelompok yang menghasilkan produk dengan menggantungkan pengeringan pada matahari. Pembuatan kerupuk samiler yang dilakukan oleh Kelompok Wanita Tani Ngudi Rahayu yang masih mengandalkan panas matahari pada proses pengeringan menjadi masalah ketika musim penghujan. Adanya mesin pengering kerupuk samiler ini menjadi Solusi bagi Kelompok Wanita Tani ketika melakukan proses pengeringan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kuantitas produk kerupuk samiler yang di produksi oleh Kelompok Wanita Tani Ngudi Rahayu. Metode yang digunakan adalah dengan partisipatif, survey, praktik langsung, dan observasi langsung. Hasil dari pengabdian ini yaitu adanya peningkatan jumlah produksi yang dihasilkan oleh Kelompok Wanita Tani, dan juga adanya peningkatan pada omset penjualan. Luaran kegiatan pengabdian kepada masayarakat ini adalah berupa: (1) bantuan peralatan mesin pengering samiler; (2) publikasi media massa; (3) publikasi video; (4) publikasi ilmiah.
Rekayasa Pakan Kambing Berbasis Pemberdayaan Kelompok Ternak 'Berkah Indonesia' Melalui Pengembangan Mesin Pencacah di Desa Karanganyar, Probolinggo Hidayatullah, Syarif; Suprayitno, Didik; Yuniawan, Dani
Journal of Community Service Vol 6 No 2 (2024): JCS, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v6i2.257

Abstract

Peternakan kambing di Desa Karanganyar didominasi oleh peternakan rakyat skala kecil dengan kepemilikan 5-10 ekor per peternak. Jenis kambing yang dipelihara adalah Jawarandu, Kacang, dan hasil persilangan. Tujuan utama adalah produksi daging, susu, dan pembibitan. Namun, sistem pemeliharaan tradisional dengan kandang sederhana dan pemberian pakan ad-libitum menyebabkan produktivitas ternak belum optimal. Salah satu masalah utama adalah keterbatasan akses peternak terhadap mesin penghalus pakan modern dan efisien. Peternak umumnya memiliki keterbatasan modal dan pengetahuan untuk mengoperasikan dan merawat mesin tersebut. Dampaknya, proses pengolahan pakan menjadi kurang efektif, sehingga daya cerna ternak rendah dan produktivitas kambing tidak optimal. Upaya peningkatan akses peternak terhadap mesin penghalus pakan yang sesuai dan terjangkau, serta peningkatan pengetahuan dan keterampilan peternak, sangat diperlukan. Intervensi pemerintah daerah dalam bentuk bantuan sarana, pelatihan, dan pendampingan teknis dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan peternak di Desa Karanganyar.
PEMANFAATAN LAHAN BUDIDAYA GREENHOUSE BUAH MELON HIDROPONIK PADA KARANG TARUNA AMUBA BERTANI KABUPATEN JOMBANG Alvianna, Stella; Estikowati, Estikowati; Haidar Fari Aditya; Syarif Hidayatullah
Journal of Community Service Vol 6 No 2 (2024): JCS, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v6i2.289

Abstract

Karang Taruna Amuba Bertani, didirikan pada tahun 2016 dengan beranggotakan 22 orang di Desa Megaluh, Kabupaten Jombang. Diketuai oleh Iqballudin A, organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan dengan mempunyai usaha lain selain pekerjaan keseharian. Pada tahun 2021, anggota karang taruna melakukan uji coba budidaya melon dengan sistem hidroponik di lahan seluas 50m2, menggunakan 50 bibit melon golden aroma. Hasil yang diperoleh mempunyai Tingkat keberhasilan 45%, hal ini mendorong anggota lain untuk mengembangkan budidaya serupa. Namun dalam perjalanannya anggota Karang taruna menemui beberapa kendala, seperti kebutuhan modal besar dan kelemahan dalam sistem substrait hidroponik, yang menyebabkan pelayuan tanaman cepat. Kendala lain muncul dari internal Karang taruna Amuba Bertani yaitu kurangnya jiwa kewirausahaan, minimnya keterampilan, dan tidak adanya jaringan penjualan yang memadai. Untuk mengatasi masalah ini, disarankan penyediaan satu unit greenhouse lengkap dengan instalasi hidroponik, bibit, pupuk, serta melakukan pelatihan dan penyuluhan terkait dengan budidaya melon. Untuk dapat mencapai target peninglatan kapasitas produksi dan keterampilan anggota Karang taruna Amuba Bertani perlu digunakan pendekatan partisipasi