Claim Missing Document
Check
Articles

Respons Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Mentimun Jepang Akibat Pengurangan Dosis Pupuk Urea, SP-36, dan KCl Hilmi Dzikri Rahman; Nasrudin Nasrudin; Ismail Saleh
Agroteknika Vol 5 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/agroteknika.v5i2.156

Abstract

Optimalisasi pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun jepang dapat disebabkan oleh penggunaan jenis dan dosis pupuk yang tepat. Dosis yang tepat membuat tanaman tidak mengalami defisiensi maupun toksisitas sehingga tanaman mampu tumbuh dan berkembang secara optimal. Tujuan penelitian yakni mengkaji respons pertumbuhan dan hasil mentimun jepang pada pengurangan dosis pupuk urea, SP-36, dan KCl. Penelitian menggunakan experimental design dengan metode Rancangan Acak Kelompok satu faktor dan terdiri dari 6 taraf yakni kontrol, pengurangan dosis pupuk 5%, 10%, 15%, 20%, dan 25%. Pengurangan dosis pupuk mempengaruhi terhadap biomasa akar dan biomasa tajuk ketika tanaman berumur 2 MST, bobot buah per tanaman, dan total padatan terlarut. Namun, pengurangan dosis pupuk tidak mempengaruhi terhadap warna dan jumlah daun ketika tanaman berumur 1 - 4 MST, kandungan klorofil-a, klorofil-b, dan klorofil-total, biomasa akar dan biomasa tajuk ketika tanaman berumur 4 MST, serta panjang buah. Pengurangan dosis pupuk 5-15% efektif menghasilkan biomasa akar dan biomasa tajuk ketika tanaman berumur 2 MST, serta bobot buah per tanaman lebih besar dibandingkan kontrol dan pengurangan dosis 20-25%. Pengurangan dosis pupuk 10-20% efektif menghasilkan bobot buah lebih besar dibandingkan kontrol dan pengurangan dosis pupuk 25%.
Keanekaragaman dan Dominasi Serangga di Persawahan di Kecamatan Mangkubumi, Indihiang, dan Cibereum Kota Tasikmalaya Atep Rendi Hidayat; R. Arif Malik Ramadhan; Nasrudin Nasrudin
AGROSCRIPT: Journal of Applied Agricultural Sciences Vol. 4 No. 2 (2022): December
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/agroscript.v4i2.986

Abstract

Padi merupakan salah satu komoditas pangan utama di Indonesia dengan tingkat konsumsi yang tinggi. Pada ekosistem tanaman padi terdapat keanekaragaman dan dominasi serangga. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui indeks keanekaragaman serangga, dominasi serangga dan peranan serangga tersebut di dalam ekosistem area persawahan sistem irigasi. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus sampai September 2021 ketika tanaman sudah masuk fase vegetatif dengan interval 1 hari dari 7 kali pengamatan, bertempat di Kecamatan Indihiang, Mangkubumi dan Cibeureum Kota Tasikmalaya. Penelitian ini dilakukan menggunakan perangkap kuning (yellow trap) menggunakan metode rumus Shannon-Wienner untuk mengetahui Indeks keanekaragaman serangga dan menggunakan rumus Indeks Simpson untuk mengetahui Indeks dominasi serangga. Hasil penelitian menunjukan terdapat 51 ekor serangga yang terperangkap pada area persawahan dengan nilai indeks keanekaragaman dan nilai indeks dominasi di Kecamatan Mangkubumi 1,53 dan 0,186, Indihiang 1,839 dan 0,162, Cibeureum 1,579 dan 0,193. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwa tingkat keanekaragaman serangga pada ke tiga daerah tergolong sedang sampai tinggi. Selain itu, tidak ditemukan jenis serangga yang mendominasi di daerah tersebut.
Implementasi E-Commerce Sebagai Media Pemasaran Produk Kelompok Tani Srimukti Desa Cibenda Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran Kusuma Agdhi Rahwana; Nasrudin Nasrudin; Siti Nurhidayah; Krisman Muhammad Priyadi
IKRA-ITH ABDIMAS Vol 5 No 3 (2022): IKRAITH-ABDIMAS Vol 5 No 3 November 2022
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v5i3.2164

Abstract

Pengabdian ini berawal dari saluran distribusi padi para petani kelompok tani Srimukti di Pangandaran yang hanya mengandalkan tengkulak. Harga jual ke tengkulak pada saat ini semakin merosot, yang biasanya 1 kwintal padi dihargai 600 ribu sekarang hanya di hargai 350 ribu. Para petani banyak yang mengeluh bahkan tidak mau lagi Bertani untuk musim berikutnya. Hal ini menjadi permasalahan yang cukup serius dalam memasarkan hasil tani nya. Sehingga perlu beberapa solusi untuk masalah pemasaran hasil tani Kelompok Tani Srimukti Desa Cibenda Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran. Tujuan kegiatan ini untuk mengaplikasikan teknologi tepat guna berbasis E- Commerce sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan kelompok tani saat pandemi covid-19 di Kabupaten Pangandaran. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa sosialisasi,diskusi, praktik langsung di lapangan, dan evaluasi. Berdasarkan hasil diseminasi, 40% petani menghasilkan 1-3 ton/ha, 54% 3-5 ton/ha, dan 6% >5 ton/ha. Program ini bermaksud mengenalkan dan meningkatkan omset penjualan hasil tani kelompok tani Sri Mukti sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan para anggota kelompok tani. Hasil yang diperoleh dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu dengan adanya bantuan pelatihan dan aplikasi e-commerce dapat meningkatkan motivasi bagi para anggota kelompok tani untuk melaksanakan pemasaran terhadap produknya supaya omsetnya meningkat, terlebih saat pandemi covid-19
Penerapan Sawah Apung di Kawasan Lahan Suboptimal Kabupaten Pangandaran Sebagai Upaya Mitigasi dan Solusi Penyediaan Bahan Pangan Nasrudin Nasrudin; Firgian Ardigurnita; Kusuma Agdhi Rahwana; Muhammad Huda; Abdu Muhammad Rijalul Haq; Faridz Nasyarudin Latif
IKRA-ITH ABDIMAS Vol 5 No 3 (2022): IKRAITH-ABDIMAS Vol 5 No 3 November 2022
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v5i3.2197

Abstract

Penerapan sawah apung memiliki potensi untuk diterapkan pada lahan pertanian suboptimal Kabupaten Pangandaran guna meningkatkan produksi tanaman pangan sehingga terapai kemandirian pangan. Sawah apung ini juga dapat diterapkan sebagai upaya mitigasi bencana banjir pada sektor pertanian. Tujuan kegiatan PkM yakni mentransfer teknologi sawah apung yang dapat digunakan untuk mitigasi sekaligus mendukung penyediaan bahan pangan di lahan suboptimal Kabupaten Pangandaran. Metode yang digunakan antara lain sosialisasi dan penyuluhan, demo plot, dan evaluasi kegiatan. Berdasarkan hasil kegiatan PkM yang telah dilaksanakan bahwa penerapan sawah apung mampu menyelesaikan permasalahan masyarakat pada bidang produksi tanaman padi. Sebelumnya, lahan sawah yang berada di Desa Karangjaladri dengan luas 105 hektar tidak dimanfaatkan dan teknologi sawah apung juga belum pernah diterapkan pada lahan ini. Adanyapenerapan teknologi ini akan meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk dapatmengoptimalisasi lahan sawah tersebut agar menjadi produktif. Berdasarkan hasil survei diperoleh bahwa belum ada masyarakat yang pernah menerapkan teknologi sawah apung dan setelah adanya demo plot ini mayoritas masyarakat tertarik untuk menggunakan teknologi sawah apung. Berdasarkan hasil kegiatan PkM yang sudah dilaksanakan, lahan pertanian suboptimal ini mampu dioptimalisasikan dengan penerapan teknologi sawah apung sehingga ketercapaian terhadap ketersediaan pangan dapat tercapai.
Hubungan Karakter Morfofisiologi dan Hasil Panen Dua Varietas Padi Tercekam Salinitas Menggunakan Penambahan Hara Silika Padat Nasrudin Nasrudin; Arrin Rosmala
Al-Kauniyah: Jurnal Biologi Vol 15, No 2 (2022): AL-KAUNIYAH JURNAL BIOLOGI
Publisher : Department of Biology, Faculty of Science and Technology, Syarif Hidayatullah State Islami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kauniyah.v15i2.19005

Abstract

AbstrakPenggunaan varietas toleran dengan penambahan hara silika merupakan upaya untuk meningkatkan ketahanan padi terhadap cekaman salinitas sehingga dapat memperbaiki hasil panen. Penelitian bertujuan untuk mengkaji hubungan karakter morfofisiologi dengan hasil panen pada dua varietas padi tercekam salinitas dengan penambahan hara silika padat. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktorial. Faktor pertama, yaitu padi varietas Dendang dan IPB 4S serta faktor kedua, yaitu dosis silika padat per kg tanah antara lain 300 mg, 450 mg, dan 600 mg. Tinggi padi varietas Dendang lebih rendah dibandingkan tinggi tanaman padi varietas IPB 4S. Namun, padi varietas Dendang memiliki jumlah anakan, bobot kering tajuk, jumlah malai per rumpun, persentase gabah isi, dan produktivitas lebih tinggi. Interaksi padi varietas Dendang dengan penambahan 300 mg dosis silika menghasilkan jumlah malai per rumpun dan produktivitas tertinggi. Jumlah anakan dan bobot kering tajuk berkorelasi positif terhadap jumlah malai per rumpun (R²= 0,85; R²= 0,81), persentase gabah isi (R²= 0,75; R²= 0,60), dan produktivitas (R²= 0,65; R²= 0,70). Padi varietas Dendang mampu tumbuh dan berproduksi lebih optimal pada kondisi salin dibandingkan padi varietas IPB 4S. Penambahan silika sebanyak 300 mg mampu memperbaiki beberapa karakter morfofisiologi dan hasil panen.AbstractThe use of tolerant varieties with the addition of silica nutrients is an effort to increase rice resistance to saline conditions, thus improving the crop yields. The objective of the study was to examine the relationship between morphophysiological characters and crop yields of two rice varieties under salinity stress with the addition of solid silica nutrients. The study applied a completely randomized factorial design. The first factor was rice of Dendang and IPB 4S varieties, and the second factor was the dosage of silica per kg of soil, namely 300 mg, 450 mg, and 600 mg. In terms of plant height, Dendang variety was lower than IPB 4S, however Dendang produced higher number of tillers, canopy dry weight, number of panicles, percentage of filled grain, and productivity. Interaction between Dendang variety and the addition of 300 mg silica nutrients resulted in the highest number of panicles and productivity. The number of tillers and canopy dry weight had a positive correlation to number of panicles (R²= 0.85; R²= 0.81), to percentage of filled grain (R²= 0.75; R²= 0.60), and to productivity (R²= 0.65; R²= 0.70). The rice of Dendang variety was able to grow and optimally produce yield compared to IPB 4S under saline conditions. The addition of 300 mg solid silica nutrients was able to improve several morphophysiological characters and crop yield.
The implementation of permaculture design as a solution to achieve the food security in sub-optimal areas of Pangandaran Regency Nasrudin Nasrudin; Firgian Ardigurnita; Kusuma Agdhi Rahwana; Saeful Iman
Community Empowerment Vol 7 No 9 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.7622

Abstract

Pangandaran Regency has the potential for food development using sub-optimal land. The purpose of this community service is to implement the concept of permaculture design by empowering Farmer Groups and Livestock Groups to achieve regional food security. The methods used in this activity include socialization and counseling, demonstration plots of technology research results at several partner locations, and evaluation. Based on the results of the dissemination, the application of permaculture design on sub-optimal agricultural land is able to provide diverse food, maintain environmental sustainability, and achieve food security at the regional level.
Pengaruh Ekstrak daun Carica papaya terhadap Mortalitas dan Pertumbuhan Larva Spodoptera frugiperda R. Arif Malik Ramadhan; Nasrudin Nasrudin
AGRIEKSTENSIA Vol 21 No 2 (2022): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/agriekstensia.v21i2.2167

Abstract

Invasi oleh Spodoptera frugiperda berpengaruh terhadap penurunan produksi jagung di Indonesia. Upaya pengendalian S. frugiperda yang dilaksanakan pada umumnya menggunakan pestisida sintetik, namun demikian penggunaan pestisida sintetik dapat mengakibatkan berbagai dampak negarif terhadap lingkungan dan kesehatan. Alternatif pengendalian S. frugiperda ialah pemanfaatan pestisida nabati. Salah satu tanaman di Indonesia yang memiliki potensi dikembangkan sebagai pestisida nabati ialah Carica papaya. Pemanfaatan ekstrak C. papaya diharapkan dapat menurunkan tingkat penggunaan pestisida sintetik di Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Agroteknologi, Universitas Perjuangan Tasikmalaya pada bulan Mei-September 2022. Penelitian disusun dalam rancangan acak lengkap non-faktorial dengan perlakuan kontrol, ekstrak aqueous dan metanol daun C. papaya 1-4%. Setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali sehingga didapatkan 36 satuan percobaan. Setiap unit percobaan menggunakan 10 ekor larva S. frugiperda instar 2. Pemberian perlakuan menggunakan metode residu pada pakan. Nilai mortalitas kumulatif tertinggi ditunjukkan oleh perlakuan ekstrak metanol konsentrasi 4% dengan nilai mortalitas sebesar 75±5,77%. Ekstrak aqueous 3% memiliki pengaruh paling baik terhadap penghambatan pertumbuhan larva S. frugiperda, dengan bobot larva rata-rata sebesar 203 mg.
Pengaruh Ekstrak Metanol Biji Sirsak (Annona muricata) terhadap Kejadian dan Intensitas Serangan Hama pada Pertanaman Cabai Merah (Capsicum annum L.) R. Arif Malik Ramadhan; Dhea Nurul Amalia; Nasrudin Nasrudin
Agroteknika Vol 6 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/agroteknika.v6i1.165

Abstract

Penggunaan pestisida sintetik umum digunakan masyarakat untuk mengurangi OPT pada tanaman budidaya, namun pestisida ini memiliki kekurangan diantaranya tidak ramah lingkungan, hama sasaran menjadi resisten, dan musuh alami yang bukan sasaran ikut musnah. Pemanfaatan pestisida nabati merupakan salah satu upaya untuk menekan populasi hama pada tanaman, dan meminimalisir pencemaran lingkungan. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui tingkat keefektifan ekstrak metanol biji A. muricata terhadap kejadian dan intensitas serangan pada daun dan buah C. annum. Perlakuan yang diujikan dalam penelitian merupakan ekstrak biji A. muricata dengan konsentrasi P0 (0%), P1 (0,25%), P2 (0,5%), P3 (1%), P4 (2%), P5 (4%). Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 Perlakuan dan 4 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi yang efektif untuk menurunkan intensitas dan kejadian serangan hama pada buah C. annum terdapat pada konsentrasi 1% (P3).
RESPONS PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI TERCEKAM SALINITAS PADA PENAMBAHAN BERBAGAI BAHAN ORGANIK DAN PERBEDAAN UMUR BIBIT Paozi Fahmi; Nasrudin Nasrudin; Siti Nurhidayah
Jurnal Agrotek Tropika Vol 11, No 2 (2023): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 11, Mei 2023
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v11i2.5829

Abstract

Cekaman salinitas berdampak pada gangguan fisiologis dan menyebabkan penurunan produktivitas tanaman padi. Aplikasi bahan organik pada media tanam dapat dijadikan sebagai solusi untuk memperbaiki sifat-sifat tanah sehingga sesuai untuk media tumbuh tanaman. Selain itu, ketepatan umur bibit dapat menjadi kunci keberhasilan budidaya padi pada kondisi salinitas. Tujuan penelitian untuk mengkaji pertumbuhan dan hasil padi pada kondisi salin menggunakan penambahan bahan organik dan perbedaan umur bibit. Penelitian menggunakan RAL dua faktor, faktor pertama yaitu media tanam organik berupa pupuk kandang sapi, sekam bakar, kompos jerami, dan Azzolla pinnata, sedangkan faktor kedua yaitu umur bibit berupa 21 hari setelah semai (HSS) dan 28 HSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media tanam organik berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 8 MST, jumlah anakan 6 MST, panjang akar 6 MST, bobot kering akar 6 MST, dan panjang malai. Kombinasi media tanam organik dan umur bibit berpengaruh nyata terhadap bobot kering tajuk 6 MST. Pupuk kandang sapi, arang sekam, dan kompos jerami menghasilkan tinggi tanaman, jumlah anakan, bobot kering akar, panjang akar, bobot kering tajuk, dan panjang malai dibandingkan Azolla pinnata. Kombinasi pupuk kandang sapi dengan umur bibit 21 HSS menghasilkan bobot kering tajuk saat 6 MST tertinggi, sedangkan kombinasi Azolla pinnata dengan umur bibit 21 HSS dan 28 HSS menghasilkan bobot kering tajuk terendah dibandingkan perlakuan lainnya. Kesimpulan yang diperoleh pada penelitian yakni penggunaan media tanam organik berupa pupuk kandang sapi merupakan bahan organik yang efektif terhadap beberapa parameter pertumbuhan dan hasil, serta penggunaan umur bibit 21 HSS menghasilkan pertumbuhan tanaman yang lebih tinggi dibandingkan penggunaan umur bibit 28 HSS.
PENDUGAAN KERAGAMAN GENETIK DAN HERITABILITAS MUTAN PADI HITAM (Oryza sativa L.) GENERASI M2 HASIL IRADIASI SINAR GAMMA Dewi Mirantika; Siti Nurhidayah; Nasrudin Nasrudin; Sherly Rahayu
Jurnal Agroteknologi Vol 13, No 2 (2023): Februari 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ja.v13i2.21439

Abstract

The low productivity and long harvesting period of local black rice causes this plant to be rarely cultivated by farmers in Indonesia. One way to increase the genetic diversity of black rice is by using gamma ray irradiation. This study aims to determine the genetic diversity and heritability value of M2 generation black rice resulting from gamma-ray irradiation. The research was conducted in February - June 2021 at the Screenhouse Universitas Perjuangan Tasikmalaya. The genetic material used was black rice M2 generation resulting from gamma ray irradiation with doses 200 gy and PH5 as a control. The research was conducted in 2 experimental stages. The first experiment was in the nursery where M2 seeds were planted with 1000 seeds and 200 seeds for the control. In the second study, the M2 generation black rice mutant was planted with 250 seedlings without replication and the control 10 plants were repeated three times. The results showed that there was a chlorophyll mutation in the M2 generation lines which produced color variations including albino 0.5%, xantha 42%, viridis 5%, tigrina 0.5%, normal 52% at 21 HSS. The survival ability of the black rice mutant was smaller than that of the control. The heritability values in the broad sense of the high category and high genetic diversity were found in the number of productive tillers, the number of total grain, and the number of empty grain. M2 generation black rice irradiated with 200 gy gamma rays was able to provide a response of longer flowering time, narrower flag leaves, lower weight per plant, less filled grain, and increased number of empty grain compared to control (PH5).
Co-Authors , Deviona, , Abdu Muhammad Rijalul Haq Ade Ratnasari, Ade Aditya Wahyudhi Ai Fitria Aidiah, Aidiah Akbar Hakim, Ali Alim , Rofi Syaepul Alim, Rofi Syaepul Alma'sum, Mochamad Lurie Ari Gian Ari Nursyamsi Arrin Rosmala Asti Aprilia Susanti Atep Rendi Hidayat Budiastuti Kurniasih Cuneng Nurjanah Danar Dono Dewi Mirantika Dhea Nurul Amalia Dhea Nurul Amalia Didan Ramdani Diki Abdul Halim Diki Nurul Rivai Elizani, Prahesti Fahmi, Paozi Fahrul Oktaviana Rahman Faridz Nasyarudin Latif Firgian Ardigurnita Firgian Ardigurnita Firmansyah, Efrin Halim, Diki Abdul Herawani, Febrina Hidayat, Atep Rendi Hikmatyar, Missi Hilal Hamdah Hilal Hamdah Hilal Hamdah Hilmi Dzikri Rahman Huda , Muhammad Iqbal, Fauzan Muhammad ISMAIL SALEH Ismail Saleh Jihad Muhammad Juliani, Sukma Eka Krisman Muhammad Priyadi Kusuma Agdhi Rahwana Malik Ramadhan, R Arif Marsela Arsya Sakinah Mastura, Siti Maulana , Ergi Syarif Mora, Andita Minda Muhammad Huda Muhammad Huda Muhammad Wasal Falah Muhammad, Jihad Norra Erisha, Norra Nurjanah, Cuneng Nurul Aini Nurul Az Zahra , Intan Pandu Permana Paozi Fahmi Permana, Pandu Prahesti Elizani Putri, Ghifa Alghifaira R. Arif Malik Ramadhan Rachmanto Bambang Wijoyo Rahayu, Yustika Rahmatilah, Cecep Rahmawati, Noni Ramadhan, R. Arif Malik Ria Rif’atunidaudina Rian wildan Saeful Iman Selvy Isnaeni Selvy Isnaeni Sherly Rahayu Siti Nurhidayah Sukma Eka Juliani Sutri Utami Taufik , Riad Taufik, Riad Theodora Theodora Theodora Tiara Septirosya Tirto, Muhammad Yeni Jayanti Yoseph Pratama Lumban Tobing Yustika Rahayu Yustika Rahayu Zulkifli, Muhamad