Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KOMPOSISI SEMEN SLAG TERHADAP POLA RETAK BALOK DENGAN VARIASI RASIO TULANGAN Adinda Maharani, Ghea Nabila; Dewi, Sri Murni; Susanti, Lilya
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu inovasi dalam penanganan limbah produk pada proses pemisahan antara besi/baja (Ground Granulated Blast Furnace Slag) adalah pemanfaatan limbah tersebut sebagai bahan pengganti semen. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh komposisi semen slag dan rasio tulangan terhadap pola retak dan lebar retak balok beton bertulang. Benda uji yang digunakan berupa balok dengan dimensi 15 x 15 x 100 cm. Komposisi semen slag yang dibandingkan dalam penelitian kali ini adalah 0%, 10%, 40%, dan 70%. Sedangkan variasi rasio tulangan yang dibandingkan adalah rasio tulangan minimum, setengah maksimum, dan maksimum. Terdapat dua mutu beton yang diteliti  yaitu K-350 dan K-275. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pola retak tidak dipengaruhi oleh komposisi semen slag, namun dipengaruhi secara siginifikan oleh rasio tulangan. Secara umum, semakin besar komposisi semen slag, maka semakin kecil lebar retaknya. Berdasarkan analisis varian dua arah (Anova), ditarik kesimpulan bahwa pada mutu K-350 terdapat pengaruh dari variasi komposisi semen slag dan rasio tulangan terhadap lebar retak namun pada mutu K-275 variasi komposisi semen slag dan rasio tulangan tidak memberikan pengaruh. Selain itu pada kedua mutu, tidak ditemukan pengaruh dari interaksi antara variasi komposisi semen slag dan rasio tulangan terhadap lebar retak. Kata Kunci: Semen Slag, Rasio Tulangan, Pola Retak, Lebar Retak.
PENGARUH RASIO TULANGAN TERHADAP KUAT LENTUR BALOK DENGAN SEMEN SLAG DAN FLY ASH Sitanggang, Gilbert; Dewi, Sri Murni; Susanti, Lilya
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upayamengurangipencemaranlingkungan yang disebabkanlimbahadalahdenganinovasipemanfaatanlimbah. Inovasipemanfaatanlimbahditerapkandalambidangkonstruksiyaitulimbahproduksampinganpemisahanantarabesi/bajasebagaibahansubstitusi semen dan limbahsisapembakaranbatu bara atau yang seringdisebutdengan fly ash sebagaibahan admixture beton. Untukmemberikankekuatantambahan dan untukmengeleminasikelemahanstrukturbetonmakadiberikantulangan pada beton. Pada penelitianinidibuatbenda uji dengandimensi 15 x 15 x 100 cm denganmenggunakankomposisi semen slag sebagaisubstitusisebesar 0%, 10%, 40%, dan 70%. Sedangkanvariasirasiotulangan yang digunakanyaiturasiotulangan minimum, setengahmaksimum, dan maksimum. Balokbetonbertulang juga menggunakan fly ash sebesar 20% tambahandari total semen yang direncanakan. Terdapatduajenismutu yang direncakanyaitu K-350 dan K-275. Untukcampuranbalok yang menggunakanrasiotulangan minimum dan setengahmaksimumterdapatmasingmasingtigasampel, akantetapiuntukrasiotulanganmaksimumterdapatsatubuahsampel. Sehingga total benda uji sebanyak 56 buah. Pada pengujianbalokdilakukandenganmemberibebanduatitik di tengahbentangdenganjarak yang simetris. Pembebananbalokdilakukansecarabertahapdengan interval 200 kg untukrasiotulangan minimum dan interval 500 kg untukrasiotulangansetengahmaksimum dan maksimumhinggabebantidakdapatdinaikkanlagi dan balokmengalamikeruntuhan. Data yang diperolehdaripengujianlenturuntukdianalisisantara lain beban dan lendutan. Hasil penelitian yang didapatkanadalahsemakinbesarrasiotulanganmemberikanpeningkatanbebanmaksimum yang dapatditahan dan baloksemakinkuatmenahanlendutan. Untukbalokmutubetonrencana (K-350) besarpeningkatanbebanmaksimumdarirasiotulangan minimum (0,58%) kerasiotulangansetengahmaksimum (2,49%) hinggakerasiotulanganmaksimum (4,98%) secaraberturut 41,9% dan 22,05%. Untukbalokmutubetonrencana (K-275) besarpeningkatanbebanmaksimumdarirasiotulangan minimum (0,58%) kerasiotulangansetengahmaksimum (1,94%) hinggakerasiotulanganmaksimum (3,87%) secaraberturut 46,49% dan 12,555%.Sedangkanlendutanmaksimum pada balokterjadimayoritas pada rasiotulangan minimum.Kata kunci: Semen Slag, RasioTulangan, Beban, Lendutan.
PENGARUH EKSENTRISITAS PADA STRUKTUR PORTAL DENGAN BRACING TIPE V AKIBAT BEBAN LATERAL TERHADAP MOMEN KAPASITAS STRUKTUR Ramadhani, Muhammad Alfian; Susanti, Lilya; Brahmana Kridaningrat, Bhondana Bayu Brahmana
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia berada di titik pertemuan antara tiga lempeng bumi yaitu lempeng Pasifik, Eurasia, dan Indo-Australia. Oleh karena itu sangat diperlukan bangunan yang aman terhadap gempa yang memberikan beban lateral pada struktur. Untuk menghindari keruntuhan akibat beban lateral gempa tersebut, ditambahkan pengaku (bracing) tipe V yang dipasang secara simetris pada bentang tengah portal.Pada penelitian ini portal yang digunakan terbuat dari beton bertulang yang memiliki tinggi 70 cm dan panjang 100 cm, dengan ukuran penampang 10 cm x 10 cm untuk seluruh komponen struktur. Tulangan terdiri dari tulangan utama berukuran Ø6 dan tulangan geser berukuran Ø4-150. Variasi eksentrisitas bracing tipe V pada struktur portal ini adalah Kode F bereksentrisitas 0 cm, Kode G bereksentrisitas 15 cm, dan Kode H bereksentrisitas 25 cm. Pengujian beban lateral pada benda uji portal dengan load cell yang dibebani secara berangsur hingga mencapai beban maskimum dan struktur runtuh. Hasil akhir dari penelitian ini adalah momen kapasitas struktur pada struktur portal bracing tipe V. Hasil pengujian yang dilakukan adalah portal kode F,G, dan H mampu menahan beban maksimum sebesar 7000 Kg, 5200 Kg, dan 4400 Kg untuk masing-masing portal. Hasil pengujian lab juga mendapatkan momen kapasitas struktur yaitu portal F memiliki momen kapasitas 4900 Kg.m , portal G memiliki momen kapasitas 3640 Kg.m , dan portal H memiliki momen kapasitas 3080 Kg.m. Maka disimpulkan bahwa portal kode F lebih efektif dan paling besar momen kapasitas struktur nya dibandingkan portal kode G dan H. Kata Kunci : Portal, Beban Lateral, Pengaku, Momen Kapasitas.
PENGARUH EKSENTRISITAS SATU SISI BRACING PADA STRUKTUR PORTAL AKIBAT BEBAN LATERAL TERHADAP HUBUNGAN TEGANGAN-REGANGAN STRUKTUR Waluyo, Ajit Rachmatsyah; Susanti, Lilya; Firdausy, Ananda Insan
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki tingkat ancaman gempa bumi yang tinggi. Banyak bangunan di Indonesia rusak akibat gempa karena strukturnya tidak memenuhi. Salah satu inovasi untuk meningkatkan kekuatan struktur dalam menahan gempa adalah dengan menambahkan bracing. Pada umumnya bracing terhubung di titik pertemuan antara kolom dan balok, yang disebut sebagai bracing tanpa eksentrisitas (CBF). Namun, sistem bracing CBF terkadang sulit diterapkan pada sebuah struktur. Pemasanganbracing dengan eksentrisitas (EBF) perlu dilakukan. Maka, dari itu diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efektifitas bracing yang memiliki eksentrisitas.Dalam penelitian ini dibuat tiga benda uji portal. Benda uji portal berupa portal beton sederhana yang terdiri dari balok, kolom, dan bracing satu arah. Benda uji portal memiliki tinggi 70 cm dan panjang 100 cm. Bracing pada benda ujiportal pertama tidak memiliki eksentrisitas. Sedangkan, benda uji lainnya diberikan eksentrisitas pada sisi atasnya masing-masing 15 cm, dan 30 cm. Benda uji portal dibuat dengan tulangan utama Ø6 dan sengkang Ø4-150. Pengujian dilakukan dengan menggunakan alat load cell untuk memberikan beban lateral, LVDT untuk memperoleh nilai defleksi, dan strain gauge untuk memperoleh nilai regangan.Hasil penelitian ini diketahui bahwa portal dengan eksentrisitas 15 cm memiliki tegangan maksimum yang hampir sama dengan portal yang non-eksentris, dengan nilai tegangan baja dan beton masing-masing 0,21% dan 0,24% lebih kecil. Regangan maksimum benda uji non-eksentris untuk baja dan beton masing-masing 23,73 x 10-4 dan 4,14 x 10-4. Sedangkan benda uji dengan eksentrisitas 15 cm masing-masing 23,36 x 10-4 dan 10,64 x 10-4. Beban maksimum dari benda uji non-eksentris dan benda uji dengan eksentrisitas 15 cm sama besar, namun untuk benda uji dengan eksentrisitas 30 cm memilki beban maksimum 52,27% lebih kecil dari benda uji non-eksentris Kata Kunci : Portal, Bracing, Tegangan-Regangan, Beban Lateral
STUDI ALTERNATIF PERENCANAAN STRUKTUR KOMPOSIT GEDUNG JAMBOO HOTEL KABUPATEN TULUNGAGUNG (Alternative Design Study of Composite Structure in Jamboo Hotel Tulungagung Putri Aji, Gumelar Asrining; Hidayat, M. Taufik; Susanti, Lilya
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan pertumbuhan penduduk yang sangat pesat di Indonesia maka pembangunan pada saat ini menitikberatkan pada bangunan bertingkat tinggi dikarenakan keterbatasan lahan yang ada di kota-kota besar dan dimaksudkan agar suatu kota mampu menampung konsentrasi penduduk yang padat serta menciptakan sarana dan prasarana bagi penduduk didalamnya. Oleh karena itu dilakukan perencanaan alternatif dengan menggunakan bahan komposit pada bagian baloknya. Balok berupa beton dan baja, sedangkan kolom berupa baja. Konsep perencanaan menggunakan metode LRFD. Agar terjadi aksi komposit antara baja dengan beton, maka digunakan penghubung geser. Sambungan yang digunakan untuk balok-kolom yaitu sambungan las, dan sambungan yang digunakan untuk kolom yaitu sambungan baut. Keuntungan dari pemakaian struktur komposit ini adalah struktur menjadi lebih kaku serta panjang bentang layan untuk balok semakin besar. Kata Kunci : Komposit, Gaya Gempa, LRFD.
STUDI ALTERNATIF PERENCANAAN GEDUNG JAMBOO HOTEL KABUPATEN TULUNGAGUNG DENGAN MENGGUNAKAN PROFIL CASTELLATED BEAM Putri, Desy Trikurnia; Hidayat, M. Taufik; Susanti, Lilya
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalamwberjalannyaiwaktuopembangunanydikotaobesarbpadabsaatbinibsangatpmengutamakan bangunan bertingkat tinggi, hal tersebut dikarenakan lahan yang ada di kota-kota besar kurang memadahi.aDenganoadanya lahan yang sangat memadahi suatu kota tersebut mampu menampung banyaknya penduduk serta menciptakan sarana dan prasarana bagi penduduk didalamnya. Solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan membangun bangunan tinggi. BangunaniJamboobHotelbKabupatenbTulungagungbinibdirencanakanbdenganbmenggunakanstrukturibetonqbertulang.wKonstruksiuyangimenggunakanistrukturjbetonibertulangimemiliki bebanasendiribatauibebanbmatiiyangbcukupibesar,bhalbtersebutbsangatbberpengaruhbpadaqbebangempaq yangkharuslditahanpolehrgedungltersebut nantinya. Oleh sebab itu dilakukan studi alternatif perencanaan gedung jamboo hotel dengan menggunakan profil Castellated Beam. Perencanaan balok menggunakan Castellated Beam sedangkan kolom menggunakan profil baja Wide Flange (WF). Kontrol penampang pada balok dan kolom setelah perencanaan awal dimensi. Kontrol penampang pada balok harus memenuhi syarat ØMn ≤ Mu, apabila memenuhi syarat maka profil WF dibentuk menjadi Castellated Beam kemudian dikontrol terhadap momen,geser, jarak antar lubang dan lendutan.   Kata kunci: Struktur Baja,LRFD, Castellated Beam
PENGARUH EKSENTRISITAS DUA SISI BRACING PADA STRUKTUR PORTAL AKIBAT BEBAN LATERAL TERHADAP HUBUNGAN TEGANGAN-REGANGAN STRUKTUR Franandha, Septriana Bella; Susanti, Lilya; Waluyohadi, Indra
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan dalam pembangunan infrastruktur dapat diukur melalui kondisi bangunandan kekokohan dari strukturnya. Salah satu inovasi untuk meningkatkan kekuatan struktur dalam menahan gempa adalah dengan menambahkan pengaku. Sistem pengaku yang sering digunakan adalah pengaku tanpa eksentrisitas atau CBF (Concentrically Braced Frames) dan pengaku dengan eksentrisitas pada salah satu sisi atau EBF (Eccentrically Braced Frames). Namun, pemasangan pengaku tersebut sulit diterapkan, sehingga membutuhkan penelitian lebih lanjut untukmengetahuiefektifitaspengakuyangmemilikieksentrisitas.Penelitianinimenggunakantiga benda uji portal yang masing-masing memiliki tiga benda uji silinder untuk mengetahuimutunya. Benda uji portal berupa portal beton sederhana yang terdiri dari balok, kolom, dan pengaku dua arah. Benda uji portal memiliki tinggi 70 cm dan panjang 100 cm. Pada benda uji portal A tidak memiliki eksentrisitas sebagai kontrol. Sedangkan benda uji B diberikan eksentrisitas atas-bawah 15 cm dan benda uji C diberikan eksentrisitas atas 30 cm – bawah 15 cm. Benda uji portal menggunakan tulangan utama Ø6 dan sengkang Ø4-150. Pengujian dilakukan dengan menggunakan alat load cell untuk memberikan beban lateral, LVDT untuk memperoleh nilai defleksi, dan strain gauge untuk memperoleh nilai regangan. Hasil penelitian diketahui portal B pada kolom tarik dan kolom tekan memiliki tegangan maksimum masing-masing sebesar 18,17% dan 18,37% dari portal A. Untuk portal C pada kolom tarik dan kolom tekan memiliki tegangan maksimummasing-masingsebesar47,04%dan47,17%dariportalA.Reganganmaksimumportal Buntukkolomtarikdankolomtekanmasing-masing46,31%dan51,29%dariportalA,sedangkan portal C untuk kolom tarik dan kolom tekan masing-masing 64,43% dan 28,25% dari portalA. Kata Kunci : Portal, Pengaku, Tegangan-Regangan, Beban Lateral
PENGARUH KOMPOSISI SEMEN SLAG DAN RASIO SEMEN AGREGAT TERHADAP KUAT TARIK BELAH PADA PENGECORAN NORMAL Kurniawan, Fajri; Dewi, Sri Murni; Susanti, Lilya
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan infrastruktur merupakan kebutuhan dasar dalam pertumbuhan ekonomi suatu negara.Berkembangnya infrastruktur pembangunan di Indonesia pasti akan memiliki dampak yang kurang baik bagi lingkungan. Salah satu dampaknyayaitu produksi material baja. Upaya untuk mengurangi dampak yang kurang baik tersebut dengan memanfaat limbah baja yang dijadikan bahan substitusi semen. Pada penelitian ini, benda uji yang digunakan yaitu silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Variasi yang digunakan yaitu, komposisi semen slag 0%, 10%, 40%, dan 70%, umur 7 hari, 28 hari, dan 56 hari, mutu Beton K-350 dan K-275, dan FAS 0,3 dan 0,4.Pada pengujian kuat tarik belah alat yang yang digunakan yaitu Compression Test Machine.Dari hasil penelitian ini yang didapatkan adalah semua variasi yang digunakan berpengaruh terhadap nilai kuat tarik belah beton. pengaruh dari semua variasi tersebut terdapat peningkatan nilai kuat tarik belah beton. Nilai kuat tarik belah beton yang meningkat dari variasi semen slag yaitu pada kadar semen slag 10% dan 40%, pada variasi umur beton yaitu umur 28 hari dan 56 hari, pada variasi mutu beton yaitu mutu beton K-350, pada variasi yaitu FAS 0,3. Nilai kuat tarik belah beton tertinggi yaitu sebesar 2,72 MPa. Kata kunci: Semen Slag, Kuat tarik belah.
PENGARUH KOMPOSISI SEMEN SLAG DAN RASIO SEMEN AGREGAT TERHADAP KUAT TEKAN PADA PENGECORAN NORMAL Pangestu, Rizki Ayu; Dewi, Sri Murni; Susanti, Lilya
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan dunia dalam bidang konstruksi saat ini menjadi suatu topik yang sedang disorot banyak pihak, terutama di Indonesia sendiri mengalami perkembangan yang cukup signifikan dari tahun ke tahunnya. Hal ini dibuktikan dari banyaknya bangunan-bangunan yang didirikan dan ditemukannya inovasi baru.Salah satu inovasi yaitu memanfaatkan limbah industri untuk pembuatanbahan baku semen yaitu Slag. Pada penelitian ini, benda uji yang digunakan yaitu silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Variasi yang digunakan yaitu, komposisi semen slag 0%, 10%, 40%, dan 70%, umur 7 hari, 28 hari, dan 56 hari, mutu Beton K-350 dan K-275, dan FAS 0,3 dan 0,4.Pada pengujian kuat tekan alat yang yang digunakan yaitu Compression Test Machine.Dari hasil penelitian ini yang didapatkan adalah semuavariasi yang digunakanberpengaruh terhadap nilai kuat tekan beton. pengaruh dari semua variasi tersebut terdapat peningkatan nilai kuat tekan. Nilai kuat tekan beton yang meningkat dari variasi semen slag yaitu pada kadar semen slag 10% dan 40%, pada variasi umur beton yaitu umur 56 hari, pada variasi mutu beton yaitu mutu beton K-350, pada variasi yaitu FAS 0,3. Nilai kuat tarik belah beton tertinggiyaitusebesar35,266 MPa. Kata kunci: Semen Slag, Kuat tekan.
STUDY ALTERNATIF ANALISIS SAMBUNGAN BALOK – KOLOM DENGAN SISTEM PRACETAK PADA GEDUNG JAMBOO HOTEL KABUPATEN TULUNGAGUNG Satriopratomo, Dhimas F.; Hidayat, Mohammad Taufik; Susanti, Lilya
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton bertulang merupakan bagian dari komponen struktur utama dalam pembangunan konstruksi yang fungsinya sebagai penerima beban transversal. Pada dasarnya bahan utama dalam penggunaan beton adalah air, semen, agregat kasar dan agregat halus dengan perbandingan tertentu, sedangkan beton pracetak adalah teknologi konstruksi struktur beton dengan elemen-elemen penyusun yang dicetak terlebih dahulu disuatu tempat khusus (off site fabrication), terkadang komponen-komponen tersebut disusun dan disatukan terlebih dahulu (pre-assembly), dan selanjutnya dipasang di lokasi (installation). Perencanaan alternatif ini bertujuan untuk mengetahui apakah dengan menggunakan metode pracetak dapat lebih efisien dalam pembangunan gedung kedepannya. Hasil perhitungan SAP2000 menunjukkan balok induk pracetak yang berukuran 30/60 cm dengan tulangan lentur yang mengalami tarik sebesar 10-D16 dan tulangan tambahanpada daerah tekan tulangan transfersalsebesar 4-D16, sengkang dengan diameter 8 mm menghasilkan momen nominal 229988685,3 Nmm dan momen ultimateyang terjadi sebesar 99072000 Nmm, sedangkan hasil dari analisis hubungan balokkolom setelah terjadi cor penuhmomen lapangan sebesar 26325,59  kgm  lebih besar dari momen ultimate yang terjadi sebesar 21781,08 kgm dan pada daerah ujung menghasilkan momen tumpuansebesar 26325,59 kgm dan momen ultimatenya sebesar 23481,44  kgm.            Kata kunci: Pracetak, Beton Bertulang, Tulangan
Co-Authors ., Kholilurrohman ., Nabila A.A. Ketut Agung Cahyawan W Achfas Zacoeb Adinda Maharani, Ghea Nabila Agraprana, Andhika Alriyandi, Ariq Amjad, Firhan Rezi Anggara Putra, Dyorizky Imaduddin Ari Wibowo Arista, Talitha Asmara Dana, Aldi Jaka Athhtaariq, M. Falah Brahmana K, Bhondana Bayu Brahmana Kridaningrat, Bhondana Bayu Brahmana Bria Seran, Rey David Budi Santoso, Farouk Angga Cahyo, Fahrizal Dwi Cendekiawan Putra, Moch Aldin Christin Remayanti N. Desy Setyowulan Devi Nuralinah Dinatra, Iqbal Rizky Dini, Hanita Nurilina F, Ananda Insan Fahrudin, Rizqi Faisal, Imam Bagus Farhani, Muhammad Rizqi Febrian, Dicky Hamdani Firdausy, Ananda Insan Firdausy, Ananda Insan Franandha, Septriana Bella G. P., Julius Nanda Hafiizh, Yusril Heryanto, Sri Hidayat, Muhammad Farras Hylga Rohman I Gde Eka Wiranatha Ikhsan, Erika Ainun Zakinah Indra Cahya Indra Waluyohadi, Indra Iqbal, Muhammad Irfandi, Rofif Alfiros Jarwo Saputra, Muhammad Aldo Kamal, Wan Muhammad Kanugrahan Dawam, Muhammad Irfan Khamdani, Muhammad Ali Kurniawan, Fajri Kusumatantri, Agnes Laksono, Rizal Adhit M. Taufik Hidayat Mahendra, Muhammad Reza Marami S. A., Fat-Hanna Maulana, Dicky Akbar Ming Narto Wijaya Mohammad Taufik Hidayat Muhammad Yusuf, Fathullah Munadi, Abu Qasim, Muhammad Yusuf, N., Faiq Putra Nainggolan, Christin Remayanti Narto Wijaya, Ming Nugroho, Bagus Prasetyo Nurfidiani Putri, Qisthina Tamimi Nuriani Virgianti, Febbi Ayu Nursamhuda, Wahyu P, Erlangga Adang P., Naadiyah Widyadhana Pangestu, Rizki Ayu Pinontoan, Frisca Presley Pramesthi, Shifa Ardhelia Pramitari W.D, Sagung Istri Pramono, Jafar Aji Prasetyo, Andi Pratama, Firman Yudi Pratama, Firman Yudi Prayoga, M. Fajar Purwaningsih, Anis Puspitasari, Isnana Putra, Yogatama Sujatmiko Putri Aji, Gumelar Asrining Putri, Desy Trikurnia Putri, Herawati Dewi Putri, Mangesti Carissa Rahma, Aisha Hawina Rahmawati, Dian Ramadhan, Firmansyah Ramadhani, Muhammad Alfian Ramayadi, Muhammad Faisal Refandi, Ricky Rivaldo, Wahyu Ruslin Anwar Sabrina, Raissa Saifoe El Unas Salim, Ahmad Agus Sani, Firzi Maulana Saputri, Meirheyma Denfia Satriopratomo, Dhimas F. Satriopratomo, Dhimas F. Satrya, Rahmat Budi Saulina Situmorang, Gracesella Novita Sembiring, Aldi Efrata SembiringMaha, Syella Audina Setiadi, Alan Dharmasaputra Setiawan, Fadilah Shavira, Alexandra Shana Silalahi, Jogi Sitanggang, Gilbert Siti Nurlina Sri Murni Dewi Sri Murni Dewi, Sri Syafirra, Sonnia Taffareld, Muhammad Firhand Tuanany, Syafiqah Rizky V P, Andreas Brian W., Dicky Wirasatya W., Ramadhan Budhi Waluyo, Ajit Rachmatsyah Wicaksono, Armanda Wisnu Wijaya, Ming Wisnumurti . Yatnanta Padma Devia Yohanes Ola Sira Lamawato Yulianto, Angga Restu