Articles
Implementasi Model Pembelajaran TGT (Team Games Tournament) dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di Kelas IV B SDN 52 Parupuk Tabing Kota Padang
Ufairoh Faiqoh;
Rengga Satria
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi model pembelajaran TGT (Team Games Tournament) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di kelas IV B. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif (Descriptive Research). Data penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara dengan informan penelitian. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini ada tiga yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa perencanaan model pembelajaran TGT dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di kelas IV B yaitu membuat modul ajar yang meliputi penentuan materi, menetapkan tujuan pembelajaran, bahan ajar, sarana prasarana, membuat langkah kegiatan pembelajaran TGT, mempersiapkan game, dan menentukan evaluasi. Pelaksanaan model pembelajaran TGT terdiri dari tiga tahapan yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Kemudian evaluasi model pembelajaran TGT terbagi menjadi dua yaitu assesmen formatif dengan lembar kerja pengamatan aktivitas peserta didik dan sumatif dengan tes.
Metode Pendidikan Dalam Perspektif Al-Zarnuji Pada Kitab Ta’lim Al-Muta’alim
Asnimar, Asnimar;
Satria, Rengga;
Rahman, Rini
An-Nuha Vol 2 No 3 (2022): Islamic Education
Publisher : Prodi Pendidikan Keagamaan Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/annuha.v2i3.234
In the teaching and learning process in schools, teachers of certain subjects experience various kinds of obstacles. The essence of these problems is the occurrence of missed understanding or missed communication between the two parties, which in the end has fatal consequences. The purpose of this research is to explain how Sheikh Al-Zarnuji thinks about the method of education in the book of Al-Muta'alim. This research is literature research that uses a qualitative approach and an analytical approach. The data collection technique used is a documentary technique, and the data analysis uses content analysis. Based on the research conducted, it can be concluded that in teaching Al-Zarnuji uses several methods such as the lecture method, discussion, memorization, and example. Then he also explained that the relationship between a teacher and his students must have a good personality, and guard against doubtful things. Not much to laugh at and talk in pointless things. A teacher to his students must be humble and stay away from arrogant pride.
Peran Musyawarah Guru Mata Pelajaran dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Pendidikan Agama Islam SMA
Janafi, Ozi;
Satria, Rengga
An-Nuha Vol 3 No 3 (2023): Islamic Education
Publisher : Prodi Pendidikan Keagamaan Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/annuha.v3i3.421
The problem in this study is the low professionalism of PAI teachers as evidenced by the low UKG scores and the existence of PAI teachers who always use the same method in learning coupled with the less role of subject teacher deliberations (MGMP) in improving competence. This study aims to determine the role of subject teacher deliberations (MGMP) in improving the professionalism of Islamic religious education teachers in SMA in South Solok Regency and the obstacles it faces. This type of research is qualitative. Sources of data in the study were taken through observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques are data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Test the validity of the data using triangulation. The results of this study indicate that MGMP has an important role in increasing teacher professionalism, especially in improving pedagogic competence, personality competence, professional competence, and social competence by conducting ongoing training, inviting speakers from outside the region, training in the use of IT-based media, making and adapting models. learning, making learning tools, and providing solutions to problems faced by teachers. The obstacles faced by the MGMP are 1) Long distances and lack of motivation to participate in MGMP activities. 2) There is no assistance from schools and the government for MGMP in finding the honorarium for invited speakers and other costs. 3) Discipline of members who are lacking in starting the event. 4) The teaching schedule is attached to the MGMP activities.
Problematika Guru Pendidikan Agama Islam dalam Pembinaan Akhlak Siswa SD Negeri 18 Kota Padang
Ulawal, Romi;
Satria, Rengga
FONDATIA Vol 7 No 3 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STIT Palapa Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36088/fondatia.v7i3.3713
Every activity or action carried out by humans must find various problems in it, including problems in the moral development of students in elementary schools. The purpose of this study was to find out how the problems of PAI teachers are in fostering morals in elementary school students. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. researchers conducted research at SD Negeri 18 Padang City. Sources of data were taken through direct interviews with three informants. The informants consisted of school principals, PAI teachers and class teachers. The data collection techniques used are observation, interviews and documentation. All interview results were analyzed thematically using the Miles and Huberman technique. While testing the validity of the data using a credibility test with increased persistence and triangulation. The research findings found that the problems in fostering student morals in elementary schools came from external and internal factors. Problems that arise due to external factors are the family environment and social environment. Problems that arise due to internal factors are the lack of PAI teachers in teaching religious knowledge and instilling noble moral values in students. Not only that, there are still teachers who break the rules, such as arriving late and speaking in a high tone.
Peran Kegiatan Pengajian Sebagai Wadah Pelaksanaan Pendidikan Islam Berbasis Masyarakat
Kholida, Nurul Mutia;
Satria, Rengga
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kegiatan pengajian sebagai wadah pelaksanaan pendidikan Islam berbasis masyarakat di Mushala Al-Ikhlas Maur Kecamatan Mungka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data penelitian diambil dari sepuluh orang informan yang terdiri atas pengurus mushala, ustadz, dan jama’ah yang ikut dalam kegiatan pengajian di Mushala Al-Ikhlas Maur. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data penelitian diambil melalui wawancara secara mendalam (indepth interview) kepada semua informan. Dari hasil penelitian ini diperoleh hasil bahwa: Kegiatan pengajian di Mushala Al-Ikhlas Maur memiliki peran yang sangat penting bagi masyarakat khususnya jama’ah yang ikut serta dalam kegiatan tersebut. Kegiatan pengajian memiliki peran pentin dalam meningkatkan wawasan jama’ah tentang keislaman sehingga jama’ah merasakan perubahan kualitas hidup kearah yang lebih baik dari waktu ke waktu sejalan dengan bertambahnya pemahaman mereka tentang Islam.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam Melaksanakan Penanaman Karakter Religius Peserta Didik
Putri, Noni;
Satria, Rengga
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan penanaman karakter religius kepada peserta didik di SMP N 3 Ranah Ampek Hulu Tapan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data penelitian diambil dari sepuluh orang informan yang terdiri dari guru PAI, dan siswa SMP N 3 Ranah Ampek Hulu Tapan. Data penelitian diambil melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini diperoleh hasil bahwa: pelaksanaan penanaman karakter religius peserta didik memiliki peran yang sangat penting bagi pesertadidik terutama peserta didik yang menjalankannya. Pelaksanaan penanaman karakter religius dilaksanakan melalui beberapa program kegiatan yaitu berdo’a, membaca asmaul husna, membaca Al-Qur’an, dan infaq dan shodaqoh. Berdasarkan hasil penelitian tentang peran guru PAI melaksanakan penanaman karakter religius peserta didik di SMP N 3 Ranah Ampek Hulu Tapan dapat disimpulkan bahwa guru PAI berperan dalam melaksanakan penanaman karakter religius peserta didik. Hal ini terihat dari tingginya antusias dan mulai tumbuhnya kesadaran peserta didik dalam melaksanakan kegiatan keagamaan di sekolah (berdo’a, membaca asmaul husna, membaca Al-Qur’an, dan infaq atau shodaqoh).
Pelaksanaan Pembelajaran pada Sekolah Umum Berbasis Pesantren (SUBP) di SMP Negeri 4 Lembah Gumanti
Deswita, Selvi;
Satria, Rengga
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.1870
Penelitian ini membahas tentang bagaimana pelaksanaan pembelajaran pada sekolah umum berbasis pesantren (SUBP) di SMP N 4 Lembah Gumanti. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data didapatkan melalui teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi dengan tiga informan penelitian, yaitu kepala sekolah, wakil kesiswaan atau wakil kurikulum dan guru pengampu pembelajaran SUBP. Sedangkan teknik penganalisisan data penulis sajikan dalam bentuk reduksi data, penyajian data dan menyimpulkan data. Dari penelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa mengenai pelaksanaan pembelajaran agama Islam pada Sekolah Umum Berbasis Pesantren (SUBP) di SMPN 4 Lembah Gumanti terdiri dari tiga tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Adapun factor pendukung dari pelaksanaan pembelajaran SUBP yaitu dukungan dari kepala sekolah yang memenej guru dengan baik, sarana prasarana yang memadai dan partisisipasi masyarakat, orangtua/ komite yang sangat mendukung. Sedangkan factor penghambat dari pelaksanaan pembelajaran SUBP yaitu kurangnya guru SUBP, kurangnya kesadaran peserta didik dalam menerapkan pembelajaran agama islam dalam kehidupan sehari-hari yang dipelajari disekolah. Pembelajaran SUBP memiliki peran yang sangat penting dalam terhadap pembelajaran agama Islam di SMPN 4 Lembah Gumanti yaitu menumbuhkan dan membentuk kepribadian peserta didik yang beriman dan bertaqwa.
Usaha Human Intiative dalam Pemberdayaan Masyarakat di Bidang pendidikan Islam
Indriani, Indriani;
Satria, Rengga
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2096
Untuk melaksanakan cita-cita pendidikan dan tujuan pendidikan Islam diperlukan kualitas, peran serta kerja sama dari seluruh lingkungan sosial masyarakat. Peranan masyarakat dalam pendidikan Islam sangat diharapkan baik dalam bentuk perseorangan, kelompok, keluarga, oranisasi profesi, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam penyelengaraan, pemberdayaan dan pengendalian mutu pendidikan. Jenis penelitan ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskripsif. Teknik pengumpulan data peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Dalam penelitian ini peneliti mengunakan pedoman wawancara sebagai instrument penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah anggota kepengurusan Human Initiative yang ada di kantor cabang Sumatra Barat. Teknik analisis data yang digunakan penulis untuk menganalisis metode deskriptif kualitatis yaitu mengambarkan data sesuai kemudian menganaliss dengan kata-kata dan kalimat. Teknik pengabsahan yang digunakan peneliti adalah triangulasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa Human Initiative sebagai salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang telah berdiri sejak tahun 2002, telah memberikan perhatihan dalam pemberdayaan pendidikan Islam terhadap masyarakat di Kota Padang. Dalam perkembangannya Human Initiative dipercaya oleh masyarakat dalam mengelolah dana bantuan sosial yang diberikan oleh donator. Mereka juga turut berjasa dalam memperdayakan pendidikan Islam di Kota Padang. Hal ini terlihat dari langkah-langkah yang dilakukan dalam bidang pendidikan Islam, dan Home Padang yang didirikan oleh Human Initiative untuk pendukung kegiatan pendidikan yang ada di Kota Padang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Human Initiative dalam pemberdayaan pendidikan terhadap masyarakat di Kota Padang sudah baik. Walaupun kendala yang dihadapi adalah dana yang terbatas, kerja sama dan kepedulian pihak lain serta kurangnya perhatian orang terhadap kerja sama dan tanggung jawab anggota Human Initiative serta adanya perhatian pemerinta baik terhadap pendidikan Islam maupun kepada Human Initiative yang selama ini cukup dikenal sebagai lembaga yang Islami dan transparan.
Pelaksanaan Program Mentoring di Perguruan Islam Ar-Risalah Kota Padang
Husna, Salsabila Fitri;
Satria, Rengga
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i2.3845
Perguruan Islam Ar-Risalah Kota Padang merupakan sekolah berbasis agama yang berorientasi pada pembinaan akhlak peserta didik. Salah satu bentuk pembinaan akhlak yang dilakukan adalah melalui program mentoring. Tujuan penelitian memberikan gambaran tentang pelaksanaan program mentoring di Madrasah ‘Aliyah Perguruan Islam Ar-Risalah Kota Padang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data dikumpulkan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan metode interaktif dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Jadwal program mentoring dilaksanakan setiap hari Kamis di jam pelajaran ketiga dan keempat. 2) Tempat berlangsungnya program mentoring di seluruh komplek Perguruan Islam Ar-Risalah. 3) Materi mentoring yang diajarkan untuk tingkat madrasah ‘aliyah mencakup ke dalam tiga aspek yaitu aqidah, akhlak dan ibadah. 4) Pelaksanaan program mentoring yang dilakukan di setiap kelompok dimulai dengan pembukaan salam oleh moderator, lalu dilanjutkan dengan tilawah al-qur’an, kemudian kultum oleh penanggung jawab yang telah ditentukan, setelah itu baru pemberian materi dari murabbiyah atau pembimbing mentoring, selanjutnya qodoya/qodoya rawa’i (sesi curhat) dan terakhir pengumpulan infaq serta do’a penutup.
Implementation of Inclusion-Based PAI Learning to Learning Disability Students in Class III SD UNP Laboratory Development
Sekarayu, Acacia Ita;
Satria, Rengga
Journal of Multidisciplinary Science: MIKAILALSYS Vol 1 No 2 (2023): Journal of Multidisciplinary Science: MIKAILALSYS
Publisher : Darul Yasin Al Sys
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58578/mikailalsys.v1i2.1632
Islamic Religious Education for children with special needs is of course very necessary so that they can carry out religious law and fear Allah SWT. Teaching Islamic religious education to students with special needs has difficult challenges and is full of challenges. Because teachers must also be required to be able to combine inclusive classroom conditions with normal students. Besides that, efforts to achieve efficiency and effectiveness in achieving the goals of Islamic Religious Education certainly also need the right learning strategy. This study aims to determine the learning strategies used by PAI teachers in dealing with Learning Disability students in class III SD Pembangunan Laboratorium UNP. The research method used uses qualitative methods with descriptive qualitative research types. Data collection techniques using the method of observation, interviews, and documentation. The results of this study are that in SD Pembangunan Laboratorium UNP in class III still uses the 2013 curriculum. In teaching PAI teachers adjust learning methods to the needs of students by using the lecture and question and answer method. According to PAI teachers, this is because their only obstacle is learning, not listening. Besides that, PAI teachers prioritize service aspects in implementing PAI learning such as talking to children, providing meaningful experiences, and having adaptive behavior with Learning Disability students.