Mochammad Dawam Maghfoer
Department Of Agronomy, Faculty Of Agriculture, Universitas Brawijaya

Published : 113 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENGENDALIAN GULMA TERHADAP TANAMAN KEDELAI (Glycine max (L.) Merril) PADA SISTEM OLAH TANAH Latifa, Rio Yanuar; Maghfoer, Mochammad Dawam; Widaryanto, Eko
Jurnal Produksi Tanaman Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.113 KB) | DOI: 10.21776/205

Abstract

Kendala budidaya tanaman kedelai adalah gulma dalam hal persaingan untuk mendapatkan unsur hara, air, cahaya dan ruang tumbuh. Upaya pengendalian gulma dapat dilakukan dengan cara teknik peng-olahan lahan dan penentuan cara pengen-dalian gulma yang tepat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh teknik persiapan lahan dan pengendalian gulma terhadap partumbuhan dan produksi kedelai serta memperoleh sistem olah tanah dan pengendalian gulma yang tepat. Penelitian dilakukan di Desa Ploso Lor, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Agustus sampai Oktober 2013. Hasil penelitian me-nunjukkan bahwa, tidak terdapat interaksi antara olah tanah dan teknik pengendalian gulma. Berat kering gulma lebih dipengaruhi oleh teknik pengendalian gulma. Perlakuan G1 (Penyiangan 15+30+45+60 hst) mampu  menekan berat kering gulma 60-80% diban-dingkan G0 (tanpa peng-endalian. Perla-kuan G4 (Herbisida Pra tumbuh Metribuzin 2 l ha-1 dan penyiangan 30 hst) adalah per-lakuan terbaik dalam meningkatkan pertum-buhan dan hasil tanaman kedelai diban-dingkan dengan perlakuan yang lain. Perla-kuan G4 (Herbisida Pra tumbuh Metribuzin 2 l ha-1 dan penyiangan 30 hst) mampu me-ningkatkan luas daun (30-45%), berat kering tanaman (± 55%) dan hasil ton (47,29%) dibandingkan G0 (tanpa pengendalian. Kata kunci: Kedelai, Gulma, olah tanah, penyiangan, Metribuzin
PENGARUH KETEBALAN MEDIA TANAM DAN PUPUK DAUN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BIBIT KENTANG (Solanum tuberosum L.) G1 VARIETAS GRANOLA KEMBANG Nugrohowati, Betty Meiariani; Maghfoer, Mochammad Dawam; Wardiyati, Tatik
Jurnal Produksi Tanaman Vol 4, No 4 (2016)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/288

Abstract

Penyebab penurunan produksi kentang di Indonesia ialah kurangnya ketersediaan bibit bermutu dan teknik budidaya yang khusus seperti ketebalan media tanam dan waktu pemberian pupuk. Bibit kentang G0 diperoleh hasil stek mini dari kultur jaringan yang bebas virus, oleh sebab itu perlu diperbanyak untuk menghasilkan umbi G1. Salah satu hal yang mempengaruhi hasil umbi kentang ialah ketebalan media tanam. Ketebalan media tanam yang berbeda akan mempengaruhi pada jumlah umbi. Faktor utama pada pupuk daun ialah manfaat tiap unsur hara yang dikandung oleh pupuk daun bagi perkembangan tanaman dan peningkatan hasil panen. Waktu pemberian pupuk daun yang berbeda dapat meningkat-kan hasil panen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketebalan media tanam dan waktu pemberian pupuk daun terhadap pertumbuhan dan hasil kentang (Solanum tuberosum L.) G1 va-rietas Granola Kembang. Penelitian di-laksanakan pada bulan Mei 2014 sampai dengan Agustus 2014, di Kebun Percobaan Cangar, Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 10 perlakuan yang diulang 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan ketebalan media tanam 15 cm+pemberian pupuk daun Gandasil B pada umur 21, 28, 35, dan 42 hst menghasilkan tinggi tanaman yang lebih tinggi pada umur 42 dan 56 hst dibanding perlakuan yang lain. Perlakuan ketebalan media tanam dan interval pemberian pupuk daun Gandasil B tidak mempengaruhi semua variabel pengamatan dan komponen hasil.
PENGARUH FREKUENSI PENYIRAMAN DAN DOSIS PUPUK KANDANG AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCHOY (Brassica rapa L. var. chinensis) Puspita Sari, Rifa Meri; Maghfoer, Mochammad Dawam; Koesriharti, Koesriharti
Jurnal Produksi Tanaman Vol 4, No 5 (2016)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/302

Abstract

Peningkatan produksi tanaman pakchoy dapat dilakukan melalui pemupukan dan pengairan. Penelitian bertujuan untuk memperoleh frekuensi penyiraman dan dosis pupuk kandang ayam yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakchoy (Brassica rapa L. var. chinensis). Percobaan dilaksanakan pada bulan Juni sampai Agustus 2014 di Desa Tegalweru, Kecamatan Dau, Malang. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 faktor yang diulang 3 kali. Faktor 1 frekuensi penyiraman (P), yang terdiri dari : P1 = penyiraman 1 hari sekali, P2 = penyiraman 2 hari sekali, P3 = penyiraman 3 hari sekali. Faktor 2 dosis pupuk kandang ayam (A), yang terdiri dari : A1 = dosis 5 t ha-1, A2 = 10 t ha-1, A3 = 15 t ha-1, A4 = 20 t ha-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara perlakuan frekuensi penyiraman dengan dosis pupuk kandang ayam terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot kering total tanaman, bobot segar bagian tanaman yang dapat dikonsumsi, bobot segar total tanaman, dan indeks panen. Perlakuan frekuensi penyiraman 3 hari sekali menghasilkan rerata tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot segar bagian tanaman yang dapat dikonsumsi dan bobot segar total tanaman lebih tinggi daripada frekuensi penyiraman 1 hari sekali dan 2 hari sekali. Perlakuan dosis pupuk kandang ayam hanya berpengaruh nyata terhadap luas daun dan bobot kering total tanaman.
RESPON TANAMAN KUBIS BUNGA (Brassica oleracea var. botrytis L.) YANG DITANAM PADA LAHAN SETELAH TANAMAN TERONG (Solanum melongena L.) YANG DIPERLAKUKAN DENGAN APLIKASI BERBAGAI KOMBINASI SUMBER N DAN EM4 Utami, Mardianti; Nawawi, Mochammad; Maghfoer, Mochammad Dawam
Jurnal Produksi Tanaman Vol 4, No 7 (2016)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/324

Abstract

Potensi produktivitas kubis bunga   (Brassica oleracea var. botrytis L.) di Indonesia mengalami penurunan, hal tersebut dapat diupayakan dengan memperbaiki kesuburan tanah melalui pengurangan aplikasi pupuk anorganik dan penambahan pupuk organik. Penelitian bertujuan untuk mempelajari pengaruh residu berbagai kombinasi sumber N (anorganik-organik) dan EM4 terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kubis telah dilaksanakan pada bulan Maret 2014 hingga Juni 2014 di Desa Wonomulyo, Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang, Jawa Timur. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial yang diulang 3 kali. Faktor pertama ialah residu proporsi pupuk N yaitu : 100% urea, 75% urea + 25% kandang kambing, 50% urea + 50% kandang kambing, K3 = 25% urea + 75% kandang kambing. Faktor kedua ialah residu dosis EM4, yaitu : 10, 20 dan 30 liter ha-1. Hasil penelitian menunjukkan interaksi antar perlakuan dan residu dosis EM4 tidak berpengaruh nyata, sedangkan pada residu proporsi pupuk N anorganik-organik berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang dan bobot segar bunga. Residu proporsi pupuk N  (anorganik-organik) menghasilkan bobot bunga lebih besar daripada perlakuan yang hanya dipupuk urea (kontrol). Bobot bunga yang paling besar didapatkan pada perlakuan 25% pupuk urea + 75% pupuk kandang kambing sebesar 32,4 ton ha-1.
PENGARUH KONSENTRASI DAN WAKTU PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR BIOAKTIVATOR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.) Burham, Dedi; Maghfoer, Mochammad Dawam; Heddy, Y. B. Suwasono
Jurnal Produksi Tanaman Vol 4, No 7 (2016)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.941 KB) | DOI: 10.21776/328

Abstract

Tanaman sawi hijau merupakan tanaman sayur-sayuran yang dari tahun ke tahun mengalami peningkatan seiring bertambahnya menu masakan. Salah satu peningkatan produktivitas tanaman sawi dengan cara penggunaan pupuk organik cair bioaktivator yang aman bagi lingkungan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perlakuan konsentrasi dan waktu pemberian pupuk organik cair bioaktivator yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau (Brassica juncea L.). Bahan yang digunakan yaitu benih sawi hijau varietas Tosakan, POC bioaktivator Bregadium, pupuk urea, pupuk SP-36, pupuk KCl. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 10 perlakuan. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang pada September 2013 hingga November 2013. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan pemberian konsentrasi POC bioaktivator konsentrasi 15 ml L-1 dan pemberian POC bioaktivator sebanyak 2 kali dapat meningkatkan hasil tanaman sawi hijau (Brassica juncea L.), berupa bobot segar konsumsi per tanaman sebesar 399,76 g dan mampu meningkatkan 29,60% dibandingkan dengan kontrol.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) AKIBAT PEMBERIAN BIOURIN SAPI DAN KASCING Nugroho, Dhenys Bagus; Maghfoer, Mochammad Dawam; Herlina, Ninuk
Jurnal Produksi Tanaman Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/419

Abstract

Tanaman selada (Lactuca sativa L.) adalah sayuran yang mempunyai nilai ekonomis tinggi. Pengembangan budidaya selada mempunyai prospek yang bagus, karena dapat meningkatkan pendapatan petani dan sumber gizi masyarakat. Pemanfaatan urin sapi dan kascing sebagai pupuk merupakan alternatif  yang dapat dilakukan sebagai pemanfaatan dan pengelolaan limbah peternakan agar dapat bersinergi dengan lingkungan. Tujuan penelitian ini ialah untuk memperoleh konsentrasi biourin sapi dan kascing yang tepat yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman selada. Percobaan dalam polibag dilaksanakan di Greenhouse pada bulan September – November 2014  di lahan GAPOKTAN Pertanian Organik Kecamatan Sukun Kota Malang, dengan ketinggian tempat ± 500 dpl dan suhu udara rata-rata adalah 19-30ºC. Adapun perlakuan adalah sebagai berikut : P0 : 0% biourin sapi + 0% kascing ( Kontrol), P1 : 15% biourin sapi + 0  kascing, P2 : 15% biourin sapi +  10% kascing, P3 : 15% biourin sapi + 20% kascing, P4 : 15% biourin sapi + 30% kascing, P5 : 30% biourin sapi + 0% kascing , P6 : 30% biourin sapi + 10% kascing, P7 : 30% biourin sapi + 20% kascing, P8 : 30% biourin sapi + 30% kascing. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis ragam (uji F) dengan taraf nyata 5%.Pemberian biourin sapi dan tanpa kascing tidak dapat meningkatkan pertumbuhan selada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perlakuan pemberian 30% bourin sapi + 30% kascing mampu meningkatkan bobot segar konsumsi dari 6,42 g tan-1 menjadi 32,87 g  tan-1.
PENGARUH MACAM PUPUK KANDANG PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL LIMA VARIETAS KENTANG (Solanum tuberosum L.) DI KEBUN PERCOBAAN CANGAR KECAMATAN BUMIAJI KOTA BATU Listyaningtyas, Afifah Endri; Maghfoer, Mochammad Dawam; Wardiyati, Tatik
Jurnal Produksi Tanaman Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/424

Abstract

Peningkatan produktivitas kentang dapat diupayakan dengan pemilihan varietas dan dengan memberikan suplai hara yang cukup melalui pemupukan. Penggunaan varietas unggul merupakan komponen teknologi yang penting untuk mencapai produksi yang tinggi. Pupuk kandang merupakan pupuk organik yang dapat digunakan untuk memperbaiki kesuburan tanah. Penggunaan pupuk kandang bermanfaat dalam memperbaiki struktur dan tekstur tanah, dan sebagai sumber zat makanan bagi tanaman serta dapat menyerap unsur hara dalam jumlah cukup.  Hal ini sangat diperlukan sehubungan dengan proses pembentukan umbi kentang. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Februari 2015 sampai Mei 2015 di Kebun Percobaan Cangar Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Metode penelitian yang digunakan adalah  Rancangan Petak Terbagi (RPT)  dengan  10 perlakuan dan 3 ulangan. Petak utama terdiri dari pupuk kandang sapi dan pupuk kandang ayam, sedangkan anak petak ialah lima varietas kentang. Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya interaksi nyata antara perlakuan macam pupuk kandang dengan lima varietas kentang terhadap pengamatan pertumbuhan dan hasil. Lima varietas kentang tersebut memiliki perbedaan karakterisasi dan berdasarkan analisis usaha tani pupuk kandang ayam dengan varietas Granola Lembang UB memberikan hasil yang optimum dengan nila R/C Rationya 7,13%.
PENGARUH JENIS PUPUK KANDANG DAN DOSIS PUPUK NPK PADA HASIL TANAMAN KRISAN (Chrysanthemum sp.) Dwi Putra, Muhammad Fadli; Maghfoer, Mochammad Dawam; Koesriharti, Koesriharti
Jurnal Produksi Tanaman Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/429

Abstract

Unsur hara merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan budidaya tanaman krisan. Beberapa upaya dalam penyediaan unsur hara ialah dengan menambahkan pupuk organik dan anorganik. Pemberian pupuk yang tepat dan unsur hara yang seimbang dilakukan untuk mendapat pertumbuhan dan hasil bunga krisan yang diinginkan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jenis pupuk kandang dan dosis pupuk NPK yang tepat untuk hasil tanaman krisan yang optimal. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2015 sampai Mei 2015 didalam rumah lindung di Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Batu. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor. Faktor pertama terdiri dua taraf meliputi pupuk kandang ayam dan pupuk kandang sapi.  Faktor kedua terdiri 5 taraf dosis pupuk NPK 16:16:16 meliputi 1000 kg/ha, 2000 kg/ha, 3000 kg/ha, 4000 kg/ha, dan 5000 kg/ha. Hasil penelitian menunjukkan interaksi nyata antara jenis pupuk kandang dan dosis pupuk NPK hanya terjadi pada variabel panjang tangkai krisan. Perlakuan pupuk kandang ayam + NPK 1000 kg/ha, pupuk kandang sapi + NPK 1000 kg/ha, pupuk kandang sapi + NPK 2000 kg/ha dan pupuk kandang sapi + NPK 3000 kg/ha memberikan panjang tangkai krisan yang lebih tinggi.  Pemberian pupuk kandang sapi menghasilkan tinggi tanaman krisan yang lebih tinggi dibandingkan pemberian pupuk kandang ayam pada umur pengamatan 28 dan 42 hari setelah tanam.
DAMPAK PERUBAHAN IKLIM TERHADAP PRODUKTIVITAS KOPI ROBUSTA (Coffea robusta) DI KABUPATEN MALANG Prasetyo, Sigit Budi; Aini, Nurul; Maghfoer, Mochammad Dawam
Jurnal Produksi Tanaman Vol 5, No 5 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/446

Abstract

Perubahan iklim memiliki dampak negatif, salah satu dampak negatifnya adalah dapat menurunkan produktivitas tanaman, khususnya tanaman kopi robusta (Coffea robusta). Tujuan penelitian ini ialah mempelajari hubungan perubahan iklim dengan produktivitas kopi robusta di Kabupaten Malang dan mempelajari hubungan unsur iklim yang paling menentukan produktivitas kopi robusta di Kabupaten Malang. Penelitian telah dilaksanakan bulan Juni-Agustus 2015. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Data yang digunakan adalah data primer yaitu hasil wawancara 40 petani kopi dan pengamatan tanaman kopi robusta di lapang. Sedangkan data sekunder yaitu data iklim 10 tahun terakhir Kabupaten Malang yang meliputi suhu, curah hujan dan kelembaban. Analisis data yang digunakan adalah korelasi dan regresi linier. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Malang di kecamatan terpilih (Ampelgading, Tirtoyudo, Dampit dan Sumbermanjing) sebagai sentra produksi kopi. Hasil penelitian menunjukkan unsur iklim yang paling berpengaruh terhadap produktivitas kopi robusta di Kabupaten Malang adalah suhu. Selain itu produktivitas kopi robusta dipengaruhi oleh pertumbuhan dan teknik budidaya kopi robusta.
PENGARUH HORMON NAA DAN JARAK TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KRISAN (Chysanthemum morifolium) VARIETAS WHITE FIJI Pandanari, Dika Sri; Maghfoer, Mochammad Dawam; Nawawi, Mochammad
Jurnal Produksi Tanaman Vol 5, No 10 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/557

Abstract

Bunga Krisan (Chrysanthemum morifolium) memiliki nilai ekonomis tinggi. Kualitas krisan potong yang baik dilihat dari warna, panjang batang, diameter batang dan kesehatan tanaman. Penelitian dibagi menjadi dua percobaan. Percobaan I adalah aplikasi NAA terhadap stek pucuk krisan, dan Percobaan II adalah aplikasi jarak tanam terhadap hasil dari Percobaan I. Tujuan penelitian ialah mempelajari pengaruh dan interaksi aplikasi NAA dan jarak tanam peningkatan pertumbuhan krisan (Chrysanthemum morifolium) varietas White Fiji. Hipotesis yang diajukan ialah aplikasi NAA dan jarak tanam dapat meningkatkan pertumbuhan krisan (Chrysanthemum morifolium) varietas White Fiji. Penelitian dilaksanakan di Kebun bunga potong Bapak Purwanto, Desa Sumbergondo, Batu. Penelitian dilaksanakan bulan Juni - September 2014. Alat yang digunakan antara lain polybag, tali kur, timbangan analitik, meteran, oven, dan penggaris. Bahan yang digunakan adalah sekam bakar, NAA 95% dan stek pucuk krisan varietas White Fiji. Perlakuan pada Percobaan I antara lain konsentrasi NAA dosis: K0=0 mg/L, K1=125 mg/L, K2=250 mg/L dan K3=375 mg/L. Percobaan II menggunakan bibit dari hasil Percobaan I dikombinasikan dengan perlakuan jarak tanam antara lain: B1=8 cm x 8 cm, B2 = 12 cm x 12 cm dan B3 = 16 cm x 16 cm. Hasil Percobaan I menunjukkan bahwa penambahan konsentrasi NAA mempengaruhi pertumbuhan stek pucuk krisan. Konsentrasi NAA 375 mg/L berpengaruh nyata untuk meningkatkan tinggi bibit dan jumlah daun. Pada Percobaan II tidak terdapat interaksi antara kedua perlakuan. Penggunaan jarak tanam hingga 12 cm x 12 cm dan konsentrasi NAA hingga 125 mg/L dapat meningkatkan jumlah daun dan diameter batang krisan.
Co-Authors A’yun, Lutfi Qurrotun A’yun, Lutfi Qurrotun Achmad, Miftah Faridl Achmad, Miftah Faridl Afthansia, Monika Afthansia, Monika Agni Dhewangga Agus Sugiyatno Agus Suryanto Agus Suryanto Ahmad Syahrian Siregar, Ahmad Syahrian Aini Nurul Aini, Nurul Ainun Fithriyandini Akbar Prima Utomo Andi Kurniawan Anna Satyana Karyawati Armita, Deffi Armita, Deffi Aruan, Dosmauli Banaty, Oka Ardiana Barunawati, Nunun Bimantara, Dhimas Sigit Bimantara, Dhimas Sigit Burham, Dedi Burham, Dedi Dewi Indah Srirejeki, Dewi Indah Dhewangga, Agni Didik Hariyono Dosmauli Aruan, Dosmauli Dwi Jayanti, Maria Agustina Dwi Putra, Muhammad Fadli Dwi Putra, Muhammad Fadli Eko Widaryanto Farid, Muhammad Farida Yulianti Fithriyandini, Ainun Fitri, Dian Aida Fitri, Dian Aida Gitta Malinda Sembiring Hafizh, Lutfi Taufiqul Hafizh, Lutfi Taufiqul Heddy, Y. B. Suwasono Heddy, Y.B.Suwasono Hermawan, Rifqi Hetik Hetik Hetik, Hetik Iswara, Henrikus Rico Adhi Iswara, Henrikus Rico Adhi Kania, Sheila Rezta Kania, Sheila Rezta Kholifah, Siti Kholivia, Anita Kholivia, Anita Koesriharti Koesriharti Kurniawan, Berry Kurniawan, Berry Latifa, Rio Yanuar Lestari, Nunung Dian Lestari, Nunung Dian Lilis Styaningrum Listyaningtyas, Afifah Endri Listyaningtyas, Afifah Endri Ludihargi, Rachma Jati Ludihargi, Rachma Jati M. Hanafi Eka Prasetya Maskur, A’an Maskur, A’an Mochammad Nawawi Mochammad Roviq Moctava, Mohammad Aries Mohammad Aries Moctava Mudji Santoso Muhammad Farid Muhammad Putra Ramadhan Murdiono, Wisnu Eko Murdiono, Wisnu Eko Nawawi, Mochammad Ninuk Herlina Novinda Pratiwi Nugrahani, Ratih Nugrahani, Ratih Nugroho, Dhenys Bagus Nugroho, Dhenys Bagus Nugrohowati, Betty Meiariani Nugrohowati, Betty Meiariani Nunun Barunawati, Nunun Oka Ardiana Banaty, Oka Ardiana Oktafia, Tour Janah Oktafia, Tour Janah Palupi, Hananin Dyah Pandanari, Dika Sri Pandanari, Dika Sri Prasetya, M. Hanafi Eka Prasetya, Reviyan Dwi Prasetyo, Sigit Budi Prasetyo, Sigit Budi Pratiwi, Novinda Pratiwi, Stevani Pratiwi, Stevani Prayoga, Kharisma Marta Prayoga, Kharisma Marta Puspita Sari, Rifa Meri Puspita Sari, Rifa Meri Putri, Mentari Ghatika Rabbani, Muhammad Taufiq Rahmandhias, Deris Trian Ramadhani, Resqi Hapsari Ramadhani, Resqi Hapsari Rifqi Hermawan Rihanna, Sartika Rio Yanuar Latifa, Rio Yanuar Ruwiyatul Maslukah Salsabila, Ghina Zahra Salsabila, Ghina Zahra Santoso, Mudji Sari, Adis Permata Sari, Adis Permata Sartika Rihanna Serawai, Ides Fadhillah Tunjang Sinaga, Fadlan Ansyari Sinaga, Fadlan Ansyari Siregar, Ahmad Syahrian Siregar, Ahmad Syahrian Siswati, Jiana Budi Siswati, Jiana Budi SITI KHOLIFAH Sri Lestari Purnamaningsih Srirejeki, Dewi Indah Styaningrum, Lilis Sunaryo Sunaryo Sunaryo, Sunaryo Syukur Makmur Sitompul, Syukur Makmur Tatik Wardiyati Titiek Islami Uma Khumairoh Uma Khumairoh Utami, Mardianti Utami, Mardianti Utomo, Akbar Prima Utomo, Moh. David Ardianto Utomo, Moh. David Ardianto Widayanti, Risky Widayanti, Risky Y. B. Suwasono Heddy Y.B.Suwasono Heddy Yenni Yenni Yenni, Yenni Yenni, Yenni