Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

LARANGAN TINDAK MONOPOLI DAN PERSAINGAN USAHA YANG TERLARANG DALAM PERSPEKTIF ISLAM adriaman, mahlil; Arman, Zuhdi; Munandar, Syaiful
Pagaruyuang Law Journal volume 7 Nomor 2, Januari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/plj.v7i2.5489

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja istilah dalam persaingan, bagaimana perilaku perusahaan dalam menghadapi sistem pasar, Apa saja yang mengakibatkan ketika curang dalam timbangan dan takaran, dan Kenapa praktek monopoli dalam pandangan islam dilarang. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah penelitian yuridris-normati. Metode penelitian yuridris-normatif diartikan sebagai “Metode penelitian atas aturan-aturan perundangan baik dari sudut pandang hirarki maupun peraturan hukum (vertikal), maupun hubungan harmoni antarv peraturan hukum (horizontal). Kecurangan tersebut jelas merupakan satu bentuk praktek sariqah (pencurian) terhadap milik orang lain dan tidak mau bersikap adil dengan sesama. Hal ini merupakan perbuatan berbahaya, karena timbangan dan takaran menjadi tumpuan roda perekonomian dunia dan asas dalam transaksi.
KEBIJAKAN PERDAGANGAN INTERNASIONAL DALAM PEMBANGUNAN HUKUM EKONOMI NASIONAL Ukas, Ukas; Husna, Lenny; Arman, Zuhdi
Jurnal Cahaya Keadilan Vol 11 No 02 (2023): Jurnal Cahaya Keadilan Vol. 11 No. 02 Oktober 2023
Publisher : LPPM Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33884/jck.v11i02.8170

Abstract

Trade Facilitation Agreement WTO merupakan langkah maju yang penting dalam sistemperdagangan internasional dan memberikan harapan baru bagi relevansi WTO. TFA adalahperjanjian multilateral pertama sejak pembentukan WTO pada tahun 1995 dan mencakupinisiatif baru untuk membantu negara-negara berkembang membangun kapasitas sambil jugamenangani masalah peraturan di antara anggota WTO. TFA harus ditafsirkan dengan benar,ini adalah kombinasi dari langkah-langkah peningkatan kapasitas, fokus pada peningkatanteknologi dan persyaratan politik, termasuk kebijakan masing-masing negara, yangdiperlukan untuk mengelola perdagangan luar negeri. Kehadiran asam lemak trans jugadiduga dapat mengurangi biaya perdagangan lintas batas, sekaligus meningkatkanperdagangan dengan negara berkembang dan memungkinkan anggota WTO untuk mengelolaarus perdagangan dengan lebih baik melalui proses harmonisasi dan regulasi politik. Artikelini mengkaji tentang teori hukum dan asas serta aturan yang berkaitan dengan hukum daganginternasional dengan menggunakan metode analisis normatif kualitatif. Penulis menganalisispermasalahan yang berkaitan dengan pengoperasian perjanjian fasilitasi perdagangan didalam WTO dan implementasinya di Indonesia.
PEMBINAAN KESADARAN HUKUM DAN HAK POLITIK TERHADAP WARGA BINAAN BAPAS II BUKITTINGGI Riyanda, Riko; Arman, Zuhdi; Haskar, Edi; Jannah, Miftahul
PUAN INDONESIA Vol. 5 No. 2 (2024): Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Puan Indonesia Vol 5 No 2 Januari 2024
Publisher : ASOSIASI IDEBAHASA KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37296/jpi.v5i2.175

Abstract

The mentoring process carried out for correctional clients at the Class II Bukittinggi Correctional Center has one aim so that correctional clients can return to society well and not repeat criminal acts. This socialization provides understanding and knowledge for the residents of Bapas II Bukittinggi to obey and adhere to legal awareness and exercise their political rights in public spaces, especially during elections. To support this, the participation of universities is needed to carry out outreach to the community. Therefore, this activity will be beneficial to support government programs in increasing public legal awareness so that they do not repeat criminal acts and obey the law with full responsibility. In politics, citizens who participate actively in elections help overcome election fraud and elect leaders of quality and integrity.
PELATIHAN PENINGKATAN PEMAHAMAN MASYARAKAT TERHADAP ASPEK HUKUM TINDAKAN BULLYING/PERUNDUNGAN Husna, Lenny; Nurma Dhona Handayani; Ukas, Ukas; Arman, Zuhdi
PUAN INDONESIA Vol. 5 No. 2 (2024): Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Puan Indonesia Vol 5 No 2 Januari 2024
Publisher : ASOSIASI IDEBAHASA KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37296/jpi.v5i2.185

Abstract

Bullying is an action that is not new and occurs in society, especially among teenagers. In the past, we often used the term "April Fool's" where people were considered allowed to lie or tell jokes to other people without being considered guilty on a certain day. This day is marked by cheating and other pranks on friends with the aim of humiliating gullible people. This action under the guise of a "joke" is considered normal, but in many cases it has extraordinary impacts. In many cases, these actions cause damage to the victim's mental condition and even have an impact on the victim's psychology, some even commit suicide as a result of their actions under the guise of a "joke". Bullying is currently done by being oppressed, pressured, and so on. Bullying or harassment can be through words or through actions aimed at making the opponent's mental state worse and depressed. Another goal is to control someone through insulting, high-pitched words, threats, or violent actions. This is very likely to happen in various areas of society, both in the home, community and school environment, this is due to a lack of public understanding regarding bullying and its legal aspects. Therefore, coaching is related to the legal aspects of bullying and the ethics of using language in communication. Whether directly or through the media, this is very important and must always be done to create a superior social life.
Perkembangan dan Isu Krusial dalam Undang-Undang KUHP Fitri Z, Yenny; Arman, Zuhdi; Wahyudi, Pipin; Sari, Putri Nilam
BERDAYA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2023)
Publisher : LPMP Imperium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36407/berdaya.v5i3.1090

Abstract

At the beginning of 2023, the government finally passed Law Number 1 in 2023 on the Criminal Code (KUHP Law). This law is a new step towards criminal law reform following the values of the Indonesian nation. In legal adages, the presumption iures de iure principle is known, which means that everyone is assumed to know the law. People's ignorance of the law is not an excuse to exempt them from being guilty. Therefore, it is necessary to conduct socialization by various groups on the birth of a legal product, one of which is carried out by Lecturers and students of the Faculty of Law. This socialization occurred in Jorong Sianau Indah, Nagari Sungayang, Tanah Datar Regency. The socialization was held on Friday, September 8, 2023. As a result of this socialization, the community began to get clear and correct information about forming a legal product and how to interpret the correct article formulation.
PENYEBAB MINIMNYA KETERWAKILAN CALEG PEREMPUAN DI DPRD KABUPATEN SIJUNJUNG PERIODE 2019-2024 Riyanda, Riko; Arman, Zuhdi; Anggela, Riri
Mimbar : Jurnal Penelitian Sosial Dan Politik Vol 11 No 2 (2022): Mimbar Jurnal Penelitian Sosial dan Politik (Desember)
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences Universitas Prof Dr Hazairin, SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/jpsp.v11i2.3208

Abstract

Based on data from The Sijunjung Regency Statistics Agency in 2020, the total female population is 115,191 residents out of a total of 235,045 residents of sijunjung regency or around 49,01 percent. This large number is not accompanied by the large number of famale council members in The Sijunjung Regency DPRD, but in fact the womens representation is minimal. The existence of an affirmative action policy does not necessarily make the women able to fulfill the 30% quota for representation in parliament. This study aims to explain the causes of the lack of representation of women candidates in The Sijunjung Regency DPRD for the 2019-2024 period. Methods of data collection is done by interview and documentation, informant selection technique with purposive sampling. The results of this study: (1) The lack of representation of women is due to women having problems in their ability, credibility and accessibility that have not been fully tested in their electoral districts (2) From the recruitment and regeneration carried out by political parties, it is more instant without being planned with the maximum which results in male candidates men are more dominant in grabbing the attention of the people in their constituencies, (3) female candidates are also less creative in getting people’s votes, (4) female candidates do not have a special strategy in attracting public votes like the male candidates who are elected.
Purifikasi Konsep Diskriminasi Dalam Pengaturan Remisi Narapidana Korupsi (Studi Putusan Uji Materil Mahkamah Agung) Hazmi, Raju Moh; Arman, Zuhdi; Sari, Sari
SUPREMASI : Jurnal Hukum Vol 6 No 1 (2023): SUPREMASI : Jurnal Hukum 2023
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/supremasi.v5i1.1265

Abstract

Persyaratan khusus remisi narapidana korupsi telah 6 (enam kali) diuji materil ke Mahkamah Agung (MA) karena dinilai diskriminatif. Realitas putusan menunjukan terjadi disparitas tafsir terhadap konsep suatu perundang-undangan  dinyatakan sebagai pengaturan yang bersifat diskriminatif. Artikel ini bertujuan untuk mempurifikasi disparitas  konsep diskriminasi tersebut sesuai dengan kontekstualisasi dan paradigma Hak Asasi Manusia Indonesia. Dengan metode normatif melalui pendekatan filsafat, perundang-undangan, konseptual, perbandingan, dan kasus, penelitian ini menunjukan konsep diskriminasi dalam  pengaturan remisi untuk narapidana Korupsi dikonstruksikan secara berbeda dalam putusan MA. Tidak semua kategori perbedaan perlakuan yang dielaborasi melalui materi peraturan perundang-undangan korelatif dengan aspek diskriminatif. konsep diskriminasi yang direpresentasikan oleh putusan MA terbagi ke dalam  2 (dua) kategori yaitu  (1) diskriminasi evaluatif dan (2) diskriminasi etis. Disparitas konsep disriminasi dipurifiasi melalui 3 (tiga) kriteria yang sifatnya komulatif-simultan yaitu (1) perbedaan perlakuan belum tentu dikategorikan diskriminasi jika mempunyai justifikasi objektif untuk melakukannya, (2) perbedaan perlakuan saja bukanlah diskriminasi, melainkan harus memenuhi  limitasi preferensi tertentu (3) Seluruh unsur tersebut harus menimbulkan akibat terjadinya penyimpangan, pengurangan, dan menderogasi Hak Asasi Manusia (HAM) secara eksistensial.
PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA PENYELUNDUPAN BENIH LOBSTER DI KOTA BATAM Padrisan Jamba; Zuhdi Arman
Semarang Law Review (SLR) Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slr.v6i1.11903

Abstract

The crime of lobster seed smuggling is of great concern to the public and the government, because this crime occurs very often, and its consequences are detrimental to the state. Although the catching and releasing of lobster seeds is no longer allowed and strictly regulated, and the perpetrators will be punished, these activities are still widespread. The purpose of this study was to identify legal policies, barriers and efforts to eradicate the crime of smuggling lobster seeds in Batam City. Empirical legal research is used as a research method. The result of the study is that the legal policy regarding the criminal activities of lobster smuggling in Batam City, as a law enforcer, has been consistent in order to always enforce the law in accordance with the mandate of the Law of the Republic of Indonesia. Public awareness, which is still low, may become an obstacle to the enforcement process. This can be seen in the reluctance of the population to file reports or be witnesses to the emergence of a law enforcement process. Law enforcement efforts include Preemptive Efforts (Foresight), Preemptive Efforts (Prevention), and Repressive Efforts. It is hoped that the legal policy for crimes related to smuggling should be regulated more specifically in order to create a deterrent effect on criminals.   Abstrak Tindak pidana penyelundupan benih lobster menjadi perhatian besar bagi pemerintah dan masyarakat, karena sangat sering tindak pidana ini terjadi dan akibatnya merugikan negara. Meski penangkapan dan pelepasan benih lobster tidak lagi diperbolehkan dan diatur secara ketat, serta pelakunya akan dihukum, namun masih maraknya kegiatan tersebut dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kebijakan hukum, hambatan dan upaya pemberantasan tindak pidana penyelundupan benih lobster di Kota Batam. Penelitian hukum empiris digunakan sebagai metode penelitian. Hasil penelitian adalah bahwa kebijakan hukum mengenai tindak pidana penyelundupan lobster di Kota Batam sebagai penegak hukum telah konsisten untuk selalu menegakkan hukum sesuai dengan amanat Undang-Undang Republik Indonesia. Kesadaran masyarakat yang masih rendah dapat menjadi kendala dalam proses penegakan hukum. Hal ini terlihat dari keengganan masyarakat untuk melapor atau menjadi saksi munculnya proses penegakan hukum. Upaya penegakan hukum meliputi Upaya Preemtif (Peninjauan ke Depan), Upaya Preventif (Pencegahan), dan Upaya Represif. Kebijakan hukum terhadap kejahatan yang berkaitan dengan penyelundupan diharapkan dapat diatur lebih spesifik supaya membuat efek jera terhadap pelaku kejahatan.
LITERASI DIGITAL TENTANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK DALAM PARADIGMA SISWA SMKN 1 PADANGPANJANG Irianto, Kartika Dewi; Riyanto, Agus; Siagian, Anna Andriany; Arman, Zuhdi
Jurnal Pengabdian Cendikia Nusantara Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Cendikia Nusantara
Publisher : Lembaga Riset Cendekia, Yayasan Berkah Putera Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi digital tersebar luas dan sering mengatasi masalah utama. Langkah pertama dalam mendidik siswa tentang literasi digital adalah mengembangkan keterampilan membaca, membaca konten dengan cermat, dan kemudian menggunakan literasi digital untuk memahami konten. Melalui pelatihan literasi digital, proyek pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi digital para remaja khususnya di SMKN 1 Padangpanjang. Perumusan bentuk kegiatan, tahapan kegiatan, dan evaluasi merupakan tiga tahapan yang menjadi metode pelaksanaan kegiatan PKM. Hasil penilaian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman anggota tentang pendidikan lanjutan sangat tinggi dan mereka memiliki kesadaran tentang risiko melibatkan web dan hiburan virtual seperti yang ditunjukkan oleh konsekuensi dari jajak pendapat 83,3% terkait dengan substansi negatif pada Web. Namun hasil evaluasi menunjukkan bahwa mayoritas peserta hanya menggunakan internet untuk berkomunikasi, bermain game, dan menggunakan media sosial, sehingga belum memahami literasi digital terkait pemanfaatan internet untuk ilmu pengetahuan.
Advokasi Pencegahan Cyberbullying bagi Siswa MAN 1 Kabupaten Tanah Datar Hazmi, Raju Moh Hazmi; Yunaldi, Wendra; Arman, Zuhdi; Munandar, Syaiful
Jurnal Pengabdian Cendikia Nusantara Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Cendikia Nusantara
Publisher : Lembaga Riset Cendekia, Yayasan Berkah Putera Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This service aims to provide an understanding of cyberbullying which often affects school students. The object of this service is located at MAN 1 Tanah Datar Regency, West Sumatra Province with the target being grade 12 students. From semi-structured interviews, it was found that the students did not know about cyberbullying and its impacts. In fact, they have experienced cyberbullying and admitted to having done it several times. The method for implementing this service consists of 4 (four) stages, namely Stage I analysis of the field situation of the service object, Stage II execution of the service implementation, Stage III discussion and evaluation, and Stage IV publishing the results of the service. The results of the service found that there was not yet sufficient digital literacy to prevent cyberbullying and they did not know that cyberbullying was a type of criminal act. This service contribution is able to increase literacy while providing education and mitigation planning for students.