Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN PERAN PELAJAR KOTA PONTIANAK DALAM MEWUJUDKAN SEKOLAH TANGGAP BENCANA Muhardi; Satria Putra, Yoga; Ihwan, Andi; Muliadi; Sampurno, Joko; Adriat, Riza; Zulfian, Zulfian; Perdhana, Radhitya; Sutanto, Yuris; Jumarang, Muh. Ishak
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2024): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v8i2.7104

Abstract

Kota Pontianak merupakan salah satu kota di Kalimantan Barat yang memiliki risiko bencana alam, terutama banjir dan kebakaran hutan/lahan. Pelibatan pelajar dalam mewujudkan sekolah tanggap bencana di Kota Pontianak dapat meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan pelajar dalam menghadapi bencana alam. Dalam rangka menjawab permasalahan tersebut, dosen di lingkungan Program Studi Geofisika, Universitas Tanjungpura telah melakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan tujuan untuk meningkatkan peran pelajar Kota Pontianak dalam mewujudkan sekolah tanggap bencana. Kegiatan PkM ini bermitra dengan salah satu sekolah di Kota Pontianak, yaitu Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu (SMAIT) Al-Mumtaz. Kegiatan PkM dilaksanakan dalam tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Berdasarkan hasil kuesioner yang diukur menggunakan skala Likert, diperoleh indeks persentase sebesar 90,48%. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan PkM dinilai sangat baik oleh responden, sehingga berimplikasi pada peningkatan peran pelajar Kota Pontianak dalam mewujudkan sekolah tanggap bencana.
ANALISIS SEBARAN SEDIMEN DASAR DI PERAIRAN PESISIR PANTAI GOSONG KABUPATEN BENGKAYANG KALIMANTAN BARAT Muhardi, Muhardi; Zulfian, Zulfian; Adriat, Riza; Nurrahman, Yusuf Arief; Sofiana, Mega Sari Juane; Risko, Risko
JURNAL GEOLOGI KELAUTAN Vol 21, No 1 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32693/jgk.21.1.2023.820

Abstract

Perairan pesisir pantai Gosong merupakan salah satu perairan yang dimanfaatkan berbagai macam aktivitas diantaranya adalah sebagai pelabuhan perikanan, keluar masuknya kapal dan termasuk kawasan strategis dalam pengembangan kawasan pesisir. Aktivitas tersebut akan berdampak kepada proses pengendapan sedimen dasar yang mengakibatkan terjadinya pendangkalan, perubahan garis pantai dan penurunan kualitas air. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sebaran dan jenis sedimen dasar berdasarkan analisis parameter statistik ukuran butir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode granulometri sedimen dan pendekatan statistik ukuran butir. Pengambilan sampel sedimen dan kecepatan arus dilakukan masing – masing sebanyak 10 titik stasiun. Sedangkan pengukuran pasang surut dilakukan selama 15 hari dengan interval waktu setiap 1 jam. Berdasarkan analisis granulometri diperoleh bahwa sebaran sedimen yang mendominasi di lokasi ini adalah lanau dengan tipe sedimen lempung berlumpur (silty clay). Hasil analisis ukuran butir dengan pendekatan statistik diperoleh nilai ukuran butir rata – rata 1,31 – 2,96 dengan klasifikasi pasir halus (fine sand) dan pasir sedang (medium sand). Untuk nilai sortasi terdapat tiga stasiun yang mempunyai klasifikasi terpilah sedang yaitu pada Stasiun 3, 6 dan 8, sedangkan pada stasiun lainnya didominasi pada klasifikasi terpilah buruk. Nilai skewness secara umum menunjukkan klasifikasi ukuran butir sedimen condong sangat halus (very fine skewed) dengan rentang nilai berkisar antara 0,63 – 2,04. Sedangkan nilai kurtosis diperoleh tiga klasifikasi ukuran butir sedimen yaitu tumpul (platycuric), cukup tumpul (mesokurtic) dan runcing (leptokurtic). Nilai kurtosis yang diperoleh memperlihatkan bahwa semakin dalam nilai kurtosis yang dihasilkan semakin kecil yaitu pada kedalaman 4,9 m nilai kurtosisnya 0,737 dan pada kedalaman 1,1 m nilai kurtosisnya 1,417.
THE EFFECT OF LEAF AREA INDEX CHANGES ON LAND SURFACE TEMPERATURE IN WEST KALIMANTAN Aprilina, Aprilina; Adriat, Riza; Toersilowati, RR. Laras
International Journal of Remote Sensing and Earth Sciences (IJReSES) Vol 21, No 1 (2024)
Publisher : Ikatan Geografi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30536/j.ijreses.2024.v21.a3898

Abstract

Pengaruh Transpor Uap Air Terhadap Kejadian Hujan Ekstrem di Supadio Kalimantan Barat Eva, Theresia; Muliadi, Muliadi; Adriat, Riza
PRISMA FISIKA Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v12i1.67679

Abstract

Cuaca ekstrem merupakan keadaan atau fenomena fisik atmosfer pada waktu tertentu, berskala jangka pendek dan bersifat ekstrem. Hujan ekstrem terjadi karena suhu permukaan air laut meningkat sehingga mempercepat terjadinya penguapan yang membentuk awan hujan. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh transpor uap air terhadap kejadian hujan ekstrem di Supadio yang didukung dengan keterkaitan berdasarkan nilai korelasi antara uap air dan curah hujan bulanan pada saat hujan ekstrem di Kalimantan Barat. Data yang digunakan adalah data online Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) dan European Centre for Medium-Range Weather Forecasts (ECMWF) ERA-5 yang divisualisasikan dengan kejadian hujan ekstrem, pola angin, transpor uap air, dan analisis korelasi uap air pada saat curah hujan ekstrem di Kalimantan Barat melalui perangkat lunak The Grid Analysis and Display System (GrADS). Hasil   dari analisis transpor uap air menunjukkan pengaruh transpor uap air pada saat kejadian hujan ekstrem disebabkan adanya pola pergerakan angin yang membawa uap air cukup basah sebesar  400-800 kg/(ms). Hasil analisis korelasi uap air dan curah hujan bulanan pada saat hujan ekstrem dominan berkorelasi positif. Uap air sangat berpengaruh terhadap curah hujan di Kalimantan Barat yang cenderung memiliki nilai koefisien korelasi sebesar 0.2-0.8 dengan tingkat hubungan tinggi.  Kata Kunci : Kejadian hujan ekstrem, Pola angin, Transpor uap air, Korelasi uap air dan curah hujan
Analisis Indeks Stabilitas Udara pada Saat Kejadian Angin Puting Beliung di Kota Pontianak Fernanda, Anastasia Gracia; Ihwan, Andi; Adriat, Riza
PRISMA FISIKA Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v12i1.75550

Abstract

Kota Pontianak merupakan salah satu wilayah yang sering terjadi bencana ekstrem, salah satunya adalah kejadian angin puting beliung. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kondisi cuaca, indeks stabilitas udara, dan suhu puncak awan saat kejadian angin puting beliung di Kota Pontianak pada tanggal 13 Agustus 2019, 21 Januari 2020, dan 16 Januari 2022. Metode yang digunakan pada analisis kondisi cuaca adalah menggunakan analisis spasial dan temporal. Sedangkan, metode analisis indeks stabilitas udara menggunakan analisis nilai indeks stabilitas seperti KI, LI, SI, TT, SWEAT, CAPE, dan CIN. Pada analisis suhu puncak awan akan menggunakan analisis spasial. Hasil penelitian kondisi cuaca menunjukkan suhu udara mengalami penurunan pada tiga kejadian angin puting beliung, yaitu sekitar 27,6ËšC sampai 31,3ËšC. Kelembapan udara mengalami peningkatan pada setiap tiga kejadian angin puting beliung, yaitu sekitar 54% sampai 73,5%. Sedangkan, arah angin saat kejadian angin puting beliung tanggal 13 Agustus 2019 bergerak dari selatan kemudian dibelokkan ke arah timur dan dua kejadian lainnya dari arah utara kemudian dibelokkan ke arah tenggara dengan kecepatan angin pada tiga kejadian angin puting beliung adalah sekitar 1,45 m/s sampai 3,45 m/s. Parameter-parameter cuaca tersebut menunjukkan kondisi yang berpotensi menyebabkan terjadi angin puting beliung. Berdasarkan klasifikasi indeks stabilitas hasil yang diperoleh adalah indeks LI, CAPE dan CIN menunjukkan atmosfer tidak stabil. Indeks SWEAT menunjukkan kondisi cuaca buruk. Indeks KI, SI, dan TT menunjukkan potensi terjadi thunderstorm. Hasil analisis suhu puncak awan pada tiga kejadian angin puting beliung, yaitu sekitar -25ËšC sampai -70ËšC yang merupakan awan dingin (cumulonimbus) yang memicu terjadi angin puting beliung.
ANALISIS KEKERINGAN METEOROLOGI DI WILAYAH IKLIM HUTAN HUJAN TROPIS PADA SAAT EL-NIÑO KUAT TAHUN 2015 Andi Ihwan; Tyas Khansa Tsabita; Riza Adriat
Jurnal Agrotek Tropika Vol 12, No 2 (2024): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 12, Mei 2024
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v12i2.7514

Abstract

Kebakaran hutan dan lahan di wilayah iklim hutan hujan tropis termasuk Kalimantan Barat merupakan masalah yang terjadi hampir setiap tahun. El-Niño diperkirakan memperparah kekeringan, dan kekeringan yang berkepanjangan berdampak pada kebakaran hutan dan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak peristiwa El-Niño (2015) terhadap tingkat keparahan kekeringan di Kalimantan Barat. Model yang digunakan untuk analisis kekeringan adalah Keetch-Byram Drought Index (KBDI). Nilai indeks kekeringan tahun El-Niño kemudian dibandingkan dengan tahun normal (2013). Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh El-Niño (2015) terhadap tingkat keparahan dan durasi kekeringan di Kalimantan Barat. Bulan Juli hingga Oktober merupakan bulan dengan potensi kekeringan besar di Kalimantan Barat, khususnya di bagian selatan Kalimantan Barat. Efek peristiwa El-Niño juga teramati pada lahan rawan kekeringan, dimana luas lahan rawan kekeringan meningkat lebih dari 10% dibandingkan dengan tahun-tahun normal. Terdapat hubungan antara nilai indeks kekeringan dengan jumlah titik api di Kalimantan Barat, dimana peningkatan indeks kekeringan juga dibarengi dengan peningkatan jumlah titik api. Informasi kapan dan dimana tingkat kekeringan mencapai tingkat resiko kebakaran yang tinggi sangat penting untuk mitigasi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Barat.
Geophysical data acquisition education for high school students through field observation Muhardi, Muhardi; Putra, Yoga Satria; Perdhana, Radhitya; Jumarang, Muh Ishak; Sampurno, Joko; Muliadi, Muliadi; Ihwan, Andi; Adriat, Riza; Zulfian, Zulfian; Sutanto, Yuris; Faryuni, Irfana Diah
Community Empowerment Vol 10 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.12423

Abstract

Most high school students in Singkawang City and Bengkayang Regency still require a more comprehensive understanding regarding the application of geophysics, which can impact their skills in conducting field observations. This Community Service (PkM) aims to enhance students' skills in geophysical data acquisition through field observations at Karta Beach, Bengkayang Regency. The activity was carried out in three stages: preparation, implementation, and evaluation. During the implementation stage, participants were educated about geophysical data acquisition through field observations, including geoelectric, self-potential, meteorology, and geology practicums. Based on the evaluation results, a score of 87.31 (very good) was obtained, indicating an increase in students' skills in geophysical data acquisition through field observations.
Enhancing high school students’ understanding and skills in geophysical surveying and data processing: A service learning Jumarang, Muhammad Ishak; Putra, Yoga Satria; Muliadi, Muliadi; Ihwan, Andi; Sampurno, Joko; Faryuni, Irfana Diah; Zulfian, Zulfian; Adriat, Riza; Perdana, Radhitya; Muhardi, Muhardi
Community Empowerment Vol 10 No 6 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.12716

Abstract

Knowledge and skills in geophysical surveying and data processing are unique areas for high school students interested in environmental conditions. This community engagement activity aimed to enhance the understanding and skills of high school students in Pontianak City regarding geophysical surveying and data processing through direct field observations. The activity spanned five months, from June to October 2024, and included several stages: preparation, implementation, and evaluation. Evaluation was conducted with 41 participants, achieving a success index of 90.54%. These evaluation results indicate that the activity met the expectations of most participants. Key aspects such as participant satisfaction, program utility, material comprehension, presenter/facilitator delivery, and time allocation received very high appreciation from the participants.
Pengaruh Fenomena Madden Julian Oscillation terhadap Curah Hujan di Indonesia Faras, Angelia Millenis; Putra, Yoga Satria; Adriat, Riza
PRISMA FISIKA Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v13i2.69075

Abstract

Fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) merupakan fenomena yang dapat memengaruhi curah hujan di Indonesia. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh fenomena MJO fase 3,4,5 terhadap variabilitas curah hujan di wilayah Indonesia. Metode yang digunakan adalah analisis komposit terhadap parameter cuaca meliputi angin zonal dan curah hujan selama periode Desember, Januari, dan Februari pada tahun 2016 hingga tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh dari MJO fase 3 dan 4 dapat meningkatkan intensitas curah hujan di wilayah Indonesia, dengan nilai rata-rata spasial masing-masing sebesar 35,81% dan 18,98%. Peningkatan intensitas curah hujan tertinggi selama MJO fase 3 dan 4 berada di Laut Halmahera masing-masing sebesar 350% dan 450%. Pada MJO fase 5 terjadi penurunan intensitas curah hujan di wilayah Indonesia sebesar 0,05% dan di pulau Sumatra bagian barat mengalami penurunan intensitas curah hujan sebesar 100% dari kondisi klimatologinya.
Analysis of Pollutant Distribution Due to Forest Fires in Ketapang Regency in 2015 Using The WRF-Chem Model Yani, Elyda; Ihwan, Andi; Ardianto, Randy; Adriat, Riza; Jumarang, Muhammad Ishak
JURNAL GEOCELEBES Vol. 9 No. 2: October 2025
Publisher : Departemen Geofisika, FMIPA - Universitas Hasanuddin, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70561/geocelebes.v9i2.42903

Abstract

A forest fire occurred on September 9, 2015, resulting in 616 hotspots distributed across several regencies in West Kalimantan, 442 of which were in Ketapang Regency. This study aims to analyze the spatial and temporal distribution of pollutants caused by forest fires in Ketapang Regency in 2015 using the Weather Research and Forecasting with Chemistry (WRF-Chem) model. The data used to run the model includes the Final Global Data Assimilation System (FNL) dataset, the Emission Database for Global Atmospheric Research (EDGAR), and The Fire Inventory from NCAR (FINN), which serve as input and emission source data. The highest concentrations of pollutants, which are PM2.5 and PM10 at 30 µg/m³ each and CO at 342.9 µg/m³, were observed in the southern part of Kalimantan, which is the main source of the forest fires. These pollutants subsequently dispersed toward the northern part of Kalimantan. During the fire events, pollutants were transported to the upper atmosphere from morning to noon but accumulated near the surface at night. This pattern was influenced by meteorological conditions, including wind speed and direction, surface pressure, and air temperature. During forest fires, pollutants are emitted into the atmosphere from morning to afternoon, and accumulate near the surface during the night. This pattern was influenced by meteorological factors, including wind speed and direction, surface pressure, and air temperature.
Co-Authors . Apriansyah A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Muid Abdul Muid Adiningsih, Nadia Agus Prasetiono Aliftha, Tita Anastasia Anastasia Andi Ihwan andriani, riski Angga Irfandi Yudistira Anggreni, Reni Annisa, Citra Agita Anugerah, Anugerah Aprilina Aprilina Aprilina, Aprilina Ardianto, Randy Ariyani, Riri Nur Arsyad, Ya' Muhammad Asih Astarini Azrul Azwar Bintoro Siswo Nugroho Delfi Warsita Masdat Dewanti, Yanuarti Pasta Dwiria Wahyuni Elfrida Ratnawati Erna Wati Eva, Theresia Faras, Angelia Millenis Febriana Diah Permata Fernanda, Anastasia Gracia Fitriani Fitriani Fitrianto, Taufik Nur Fransiska, Butet Galuh Utamia Dillayati Hajrul, Siti Hasanuddin Hasanuddin Heni Susiati Hidayat, Fitri Dayanti Irfana Diah Faryuni Jannati Jannati Jesiani, Eka Mey Joko Sampurno Joko Sampurno Juliana, Tarisya Jumarang, Muh Ishak Laras Toersilowati Mahavira Zen Massuro, Lusyndatul Mega Sari Juane Sofiana Merlyn Elsyani Monica Monica Muh. Ishak Jumarang Muhammad Sholeh Muhardi Muliadi Muliadi Muliadi Muliadi Muliadi Muliadi Muliadi Muliadi Nanda Darmawan Natasha, Ingga Nathasya, Risma Niyati, Nurasniyati Noang, Aurel Vivaldi Novi, Maria Brigita Nugraha, Alfa Nur Fitri Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Oktapiana, Teresia Okto Ivansyah Perawiska, Erni Perdana, Radhitya Perdhana, Radhitya Prabowo, Ridho Pradipta, Aditya Tri Puteri, Martsa Farindi Dwi Putri, Evi Pania Putri, Tiara Nusa Rahwanda Rahwanda Ramat, Muhammad Farhan Riri Nur Ariyani Risko, Risko Rista, Lorensiana Safitri, Andriani Salawati Salawati Salawati, Salawati Sariana Sariana, Sariana Satria Putra, Yoga Siti Helmyati Suhardi Irawan Tantri, Oktaviana Toersilowati, RR. Laras Tri, Mario Andika Tyas Khansa Tsabita Wahyu Tri Hidayat Wahyuni, Ade Tri Wilnaldo, Andre Ya' Muhammad Arsyad Yani, Elyda Yoga Satria Putra Yoga Satria Putra Yudha Arman Yulia Agustin Yuris Sutanto Yusuf Arief Nurrahman Zibar, Zan Zulfian Zulfian