Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Potensi Terjadinya Thunderstorm Menggunakan Metode SWEAT di Stasiun Meteorologi Supadio Nugraha, Alfa; Putra, Yoga Satria; Adriat, Riza
PRISMA FISIKA Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i1.45380

Abstract

Penelitian mengenai potensi terjadinya thunderstorm menggunakan data radiosonde di stasiun meteorologi Supadio telah dilakukan. Data radiosonde yang digunakan merupakan data sounding pada April 2018 hingga Maret 2019 yang dititikberatkan pada indeks SWEAT. Hasil penelitian menunjukkan indeks SWEAT tertinggi 295,2 untuk 00Z dan 288,7 untuk 12Z. Sedangkan untuk musim hujan indeks SWEAT tertinggi 307 untuk 00Z dan 269,2 unuk 12Z. Pada musim kemarau 00Z terdapat 12 hari berpotensi terjadi thunderstrorm, sedangkan pada 12Z terdapat 24 hari berpotensi terjadi thunderstorm. Pada musim hujan terdapat 6 hari berpotensi terjadi thunderstrorm pada 00Z dan 17 hari berpotensi terjadi thunderstorm pada 12Z.
Perhitungan Panjang Garis Pantai Kota Singkawang Menggunakan Dimensi Fraktal Fransiska, Butet; Nurhasanah, Nurhasanah; Adriat, Riza
PRISMA FISIKA Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v8i3.43762

Abstract

Kota Singkawang merupakan salah satu kota di Kalimantan Barat yang berada di kawasan pesisir pantai. Kondisi kawasan pantai di Kota Singkawang yang tidak memiliki penyangga keamanan menyebabkan pantai menjadi rusak, sehingga dapat menyebabkan perubahan panjang garis pantai yang terjadi secara terus-menurus. Penelitian ini bertujuan untuk mendigitasi citra landsat yang telah dikoreksi, menghitung dimensi fraktal dan panjang garis pantai Kota Singkawang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan data citra landsat Kota Singkawang pada tahun 2016. Data citra satelit hasil penginderaan jauh yang diperoleh diperbaiki melalui proses koreksi radiometrik dan geometrik. Citra yang sudah melalui proses perbaikan digunakan untuk mengidentifikasi garis pantai dan membedakan atau mengidentifikasi wilayah lautan dan daratan, sehingga proses digitasi dapat dilakukan. Hasil digitasi berupa garis yang dapat dihitung dimensi fraktalnya. Penggunaan metode box counting memperoleh nilai dimensi fraktal dari garis pantai Kota Singkawang yaitu 1,1762. Nilai dimensi fraktal dapat digunakan untuk menghitung panjang garis pantai Kota Singkawang pada tahun 2016 dan diperoleh hasil sebesar 26,609 km dengan nilai eror sebesar 0,99.
Studi Distribusi Tingkat Bahaya Kebakaran Menggunakan Fire Weather Index (FWI) di Kalimantan Barat Anastasia, Anastasia; Putra, Yoga Satria; Adriat, Riza
PRISMA FISIKA Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i2.49509

Abstract

Telah dilakukan berdasarkan perhitungan indeks Fire Weather Index (FWI) di daerah Kalimantan Barat data suhu udara, kelembapan relatif, kecepatan angin dan curah hujan pada tahun 2015-2019 berdasarkan data ECMWF ( European Center for Medium-Range Weather Forecasts ) untuk mengetahui tingkat bahaya kebakaran hutan dan lahan. Hasil penelitian menunjukkan indeks FWI rata-rata tahunan tertinggi terjadi pada tahun 2015 dengan nilai sebesar 1,74 dan pada tahun 2019 dengan nilai 2,23 yang termasuk kelas FWI sedang. Sedangkan FWI rata-rata bulanan terjadi pada bulan Juli, Agustus, September dengan nilai berturut-turut sebesar 3,37, 4,25, dan 3,55 yang termasuk dalam kelas FWI sedang. Nilai FWI yang tinggi akan diikuti oleh banyak titik api ( hotspot) dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,98 yang memiliki tingkat hubungan yang sangat tinggi.
Keterkaitan Outgoing Longwave Radiation dengan Intensitas Curah Hujan di Paloh Kabupaten Sambas Kalimantan Barat Natasha, Ingga; Putra, Yoga Satria; Adriat, Riza
PRISMA FISIKA Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i2.49490

Abstract

Outgoing Longwave Radiation (OLR) adalah radiasi gelombang panjang yang dipantulkan ke angkasa luar. OLR mengindikasikan tutupan awan yang ada, jika nilai OLR rendah maka dapat diindikasikan banyak terbentuk awan, karena radiasi tersebut terserap oleh awan. Penelitian ini bertujuan mengkaji keterkaitan OLR dengan intensitas curah hujan di daerah Paloh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode transformasi wavelet untuk melihat kekuatan sinyal dari masing- masing parameter, serta metode cross wavelet untuk melihat keterkaitan antara OLR dan curah hujan selama 10 tahun (2007- 2017). Berdasarkan hasil penelitian transformasi wavelet diketahui bahwa kekuatan sinyal OLR dan curah hujan tertinggi terjadi pada periode 10- 12 bulanan (satu tahunan) di bulan Juni-Juli dan Desember- Januari. Fenomena monsun Timur dan Barat diduga sebagai penyebab tingginya nilai OLR dan curah hujan di periode tersebut.
Analisis Tingkat Kerawanan Banjir Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat Menggunakan Metode Overlay dengan Scoring Berbasis Sistem Informasi Geografis Tri, Mario Andika; Putra, Yoga Satria; Adriat, Riza
PRISMA FISIKA Vol 9, No 3 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i3.51089

Abstract

Kabupaten Mempawah merupakan satu diantara Kabupaten di Kalimantan Barat yang wilayahnya mempunyai potensi terjadinya banjir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerawanan banjir di Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat. Kegunaan dari penelitian ini adalah sebagai acuan dasar peringatan dini yang dijadikan pedoman rancangan penanggulangan bencana dan kebijakan perencanaan tata ruang wilayah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode overlay dengan scoring berbasis sistem informasi geografis dengan melihat pengaruh masing-masing parameter banjir yaitu kemiringan, ketinggian, curah hujan, tutupan lahan dan buffer sungai. Hasil penelitian menunjukan Kabupaten Mempawah memiliki 3 tingkat kerawanan banjir dengan klasifikasi yaitu rawan, cukup rawan dan aman. Tingkat rawan banjir merupakan kawasan terluas dengan luasan area 103966,20 ha (54,21%) dari luas Kabupaten Mempawah secara keseluruhan, sedangkan tingkat cukup rawan banjir seluas 80770,60 ha (42,11%) dan tingkat aman banjir yang merupakan kawasan dengan luas terkecil yaitu luas area 7055,54 ha (3,68%) dari total luas wilayah Kabupaten Mempawah sebesar 191792,34 ha. Kata Kunci : Banjir, peringatan dini, metode overlay, scoring, parameter banjir, tingkat kerawanan banjir. 
Analisis Nilai Indeks Iklim Ekstrem Periode Tahun 1990-2019 Di Kalimantan Barat Ariyani, Riri Nur; Muliadi, Muliadi; Adriat, Riza
PRISMA FISIKA Vol 9, No 3 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i3.51589

Abstract

Sebagai bencana yang paling banyak terjadi di Kalimantan Barat periode tahun 1998-2021, banjir dapat dipicu oleh hujan ekstrem. Informasi variasi hujan ekstrem diperlukan untuk mendukung mitigasi bencana hidrometeorologi. Hujan ekstrem dapat diidentifikasi menggunakan indeks iklim ekstrem (IIE) parameter hujan. Oleh sebab itu tujuan penelitian ini untuk menganalisis variasi antar tahunan hujan ekstrem berdasarkan lima jenis nilai IIE di Kalimantan Barat. Data yang digunakan adalah data curah hujan harian periode tahun 1990-2019 pada 14 lokasi di Kalimantan Barat. Nilai IIE dihitung menggunakan perangkat lunak RClimDex. Hasil penelitian pada sebagian besar lokasi penelitian menunjukkan bahwa indeks RX5DAY, RX1DAY, dan R50 mengalami kecenderungan meningkat, sedangkan indeks CDD cenderung menurun. Nilai indeks RX5DAY maksimum sebesar 634 mm terjadi di Paloh dan minimum sebesar 92 mm terjadi di Karangan. Nilai indeks RX1DAY maksimum sebesar 384 mm terjadi di Selakau dan minimum sebesar 38 mm terjadi di Sanggau Ledo. Nilai indeks R50 maksimum sebesar 31 hari terjadi di Karangan dan Nanga Pinoh, sedangkan nilai indeks minimum sebesar nol hari terjadi di Karangan, Sanggau Ledo, dan Nanga Pinoh. Nilai indeks CDD maksimum sebesar 76 hari terjadi di Simpang Hulu dan minimum sebesar lima hari terjadi di Bengkayang, Nanga Pinoh, dan Sintang. Lalu untuk Nilai indeks PRCPTOT maksimum sebesar 4.957 mm terjadi di Nanga Pinoh dan minimum sebesar 1.073 mm terjadi di Karangan.
Analisis Perubahan Garis Pantai di Wilayah Perairan Pantai Kijing Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat Riza Adriat; Risko Risko; Apriansyah Apriansyah; Muhardi Muhardi; Heni Susiati; Zan Zibar; Fitriani Fitriani
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : JURNAL PERIKANAN DAN KELAUTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jpk.v11i1.11357

Abstract

Pantai Kijing merupakan kawasan pantai terletak di Kabupaten Mempawah yang dimanfaatkan sebagai kawasan pembangunan dari berbagai sektor salah satunya adalah pembangunan pelabuhan internasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perubahan garis pantai di wilayah kawasan perairan pantai Kijing Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data pasang surut dari Badan Informasi Geospasial (BIG), data angin dari European Centre for Medium Range Forecast (ECMWF) dan data Citra Satelit Landsat- 7 ETM tahun 2010 dan Landsat-8 OLI tahun 2020. Analisis perubahan garis pantai menggunakan kombinasi antara metode Single Transect (ST) dan End Point Rate (EPR) yang terdapat di dalam perangkat lunak DSAS. Secara keseluruan hasil dari perubahan garis pantai yang terjadi dari tahun 2010 sampai tahun 2020 lebih dominan mengalami proses akresi jika dibandingkann dengan abrasi. Jarak pergeseran garis pantai ke arah darat (abrasi) berkisar 1,26 - 162,93 m dan jarak pergeseran garis pantai ke arah laut (akresi) berkisar 0,5 - 21,34 m sepanjang 8 km garis pantai. Hasil ini perubahan garis pantai yang terjadi diduga disebabkan karena pengaruh faktor hidro-oseanografi diantaranya adalah pasang surut, arus laut dan tinggi gelombang
Edukasi Sebaran Lindi bagi Masyarakat di Sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya Muhardi Muhardi; Yoga Satria Putra; Muliadi Muliadi; Riza Adriat; Radhitya Perdhana; Zulfian Zulfian
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i2.4988

Abstract

TPA Rasau Jaya yang berada di Desa Kuala Dua, Kabupaten Kubu Raya dapat menimbulkan permasalahan sebaran lindi bagi masyarakat sekitar. Jurusan Fisika, FMIPA Untan bermitra dengan Pemerintah Desa Kuala Dua telah melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk memberikan solusi pada permasalahan tersebut. Hal ini dikarenakan sebagian besar masyarakat di sekitar TPA masih belum mengetahui sebaran lindi. Kegiatan ini ada 2 tujuan, yaitu mempublikasikan hasil penelitian sebaran lindi yang telah diidentifikasi menggunakan metode potensial diri (self-potential) dan mengedukasi masyarakat tentang sebaran lindi khususnya di sekitar TPA. Kegiatan edukasi dilakukan secara hybrid pada tanggal 9 Oktober 2021. Edukasi bagi masyarakat di sekitar TPA dilakukan secara luring, sedangkan bagi masyarakat umum dilakukan secara daring. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan menggunakan kuisioner, lebih dari 89% partisipan menyatakan sangat setuju/setuju telah mengetahui masalah dan dampak sebaran lindi, lebih dari 93% partisipan menyatakan sangat setuju/setuju telah menyadari pentingnya menyikapi sebaran lindi, dan lebih dari 87% partisipan menyatakan sangat setuju/setuju telah berubah sikap dalam merespon sebaran lindi. Hasil evaluasi ini menunjukkan bahwa kegiatan edukasi dinilai mampu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran, serta mendorong perubahan sikap masyarakat dalam mengatasi masalah sebaran lindi di sekitar TPA Rasau Jaya.  Rasau Jaya Landfill in Kuala Dua Village, Kubu Raya Regency, can cause leachate distribution problems for the surrounding community. The Department of Physics, FMIPA Untan, in partnership with the Kuala Dua Village Government, has carried out community service to solve these problems. This is because most communities around the landfill still do not know leachate distribution. The activity has two aims, to publish the research results on the leachate distribution identified using the self-potential method and to educate the public about the leachate distribution, especially around the landfill. Educational activities had carried out in a hybrid method on October 9, 2021. Education to the community around the landfill is carried out offline, while it is carried out online to the public. The evaluation results were undertaken using questionnaires. More than 89% of participants said strongly agree/agree that they have known the problem and the impact of leachate distribution. More than 93% of participants said strongly agree/agree that they have realized the importance of responding to the leachate distribution. More than 87% of participants said strongly agree/agree that their attitude has changed in responding to the leachate distribution. The evaluation results show that educational activities are considered capable of increasing knowledge and awareness and encouraging changes in community attitudes in solving the problem of leachate distribution around the landfill.  
SOSIALISASI PROTOKOL KESEHATAN DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19 KEPADA MASYARAKAT PESISIR NATUNA Muhardi Muhardi; Risko Risko; Riza Adriat; Mega Sari Juane Sofiana; Suhardi Irawan; Jannati Jannati
Jurnal Marine Kreatif Vol 5, No 2 (2021): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jmk.v5i2.4481

Abstract

Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) is an infectious disease that infects the respiratory tract. The spread of the Covid-19 infectious disease outbreak was so fast that it reached the territory of Indonesia, including in one of the coastal areas of Natuna Regency, Riau Islands Province. The purpose of this community service activity is to socialize the Covid-19 community in the coastal area of Pangkalan Village, Serasan District, Natuna Regency, Riau Islands Province, and Bandarsyah Village, Natuna Islands in an effort to prevent the spread of Covid-19 and increase public awareness about the dangers of Covid-19. This community service activity went smoothly and received a very good response and support from village officials and the local community. The results of this activity provide information on the importance of maintaining health protocols to increase awareness about the dangers of Covid 19 and also the distribution of basic necessities to people in need. This is indicated by the enthusiasm of the community to participate in this activity.
Studi Perbandingan Metode Penentuan Intensitas Curah Hujan Berdasarkan Karakteristik Curah Hujan Kalimantan Barat Asih Astarini; Muliadi Muliadi; Riza Adriat
PRISMA FISIKA Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i1.52174

Abstract

Intensitas curah hujan yang tinggi dapat mengakibatkan bencana hidrometeorologi seperti banjir. Intensitas hujan tinggi umumnya berlangsung dalam durasi yang singkat. Kejadian banjir yang sering terjadi di Kalimantan Barat akan memberikan dampak yang buruk terhadap kehidupan masyarakat sekitar sehingga diperlukan adanya perbaikan Daerah Aliran Sungai (DAS) untuk mitigasi dini bencana. Tujuan dilakukannya penelitian yaitu mendapatkan metode yang dapat diterapkan untuk menentukan intensitas hujan yang sesuai dengan karakteristik hujan di Kalimantan Barat. Penentuan intensitas curah hujan memerlukan data curah hujan harian maksimum. Metode perhitungan intensitas jangka pendek menggunakan metode Mononobe karena metode ini hanya memerlukan data curah hujan harian maksimum. Perhitungan pendekatan intensitas hujan menggunakan metode Talbot, Sherman dan Ishiguro dengan tujuan menentukan metode intensitas hujan yang paling sesuai. Metode terpilih didasarkan pada nilai perbandingan minimum dengan uji peak-weighted root mean square error dan nilai korelasi maksimum yang ditentukan dengan membandingkan nilai intensitas metode Talbot, Sherman dan Ishiguro dengan metode Mononobe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurva IDF (Intensitas, Durasi dan Frekuensi) metode intensitas hujan yang paling sesuai dengan karakteristik curah hujan Kalimantan Barat adalah metode Sherman untuk kala ulang 2, 5, 10, 25, 50 dan 100 tahunan dengan nilai error 0,00 dan nilai korelasi 1,00 untuk delapan stasiun pengamat curah hujan yang ada di Kalimantan Barat.
Co-Authors . Apriansyah A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Muid Abdul Muid Agus Prasetiono Aliftha, Tita Anastasia Anastasia Andi Ihwan andriani, riski Angga Irfandi Yudistira Anggreni, Reni Annisa, Citra Agita Anugerah, Anugerah Aprilina Aprilina Aprilina, Aprilina Ardianto, Randy Ariyani, Riri Nur Arsyad, Ya' Muhammad Asih Astarini Azrul Azwar Bintoro Siswo Nugroho Delfi Warsita Masdat Dewanti, Yanuarti Pasta Dwiria Wahyuni Elfrida Ratnawati Erna Wati Eva, Theresia Faras, Angelia Millenis Febriana Diah Permata Fernanda, Anastasia Gracia Fitriani Fitriani Fransiska, Butet Galuh Utamia Dillayati Hajrul, Siti Hasanuddin Hasanuddin Heni Susiati Hidayat, Fitri Dayanti Irfana Diah Faryuni Jannati Jannati Jesiani, Eka Mey Joko Sampurno Joko Sampurno Jumarang, Muh Ishak Laras Toersilowati Mahavira Zen Massuro, Lusyndatul Mega Sari Juane Sofiana Merlyn Elsyani Monica Monica Muh. Ishak Jumarang Muhammad Sholeh Muhardi Muliadi Muliadi Muliadi Muliadi Muliadi Muliadi Muliadi Muliadi Nanda Darmawan Natasha, Ingga Niyati, Nurasniyati Noang, Aurel Vivaldi Novi, Maria Brigita Nugraha, Alfa Nur Fitri Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Okto Ivansyah Okviani, Nadya Perawiska, Erni Perdana, Radhitya Perdhana, Radhitya Prabowo, Ridho Puteri, Martsa Farindi Dwi Putri, Evi Pania Putri, Tiara Nusa Rahwanda Rahwanda Ramat, Muhammad Farhan Riri Nur Ariyani Risko, Risko Rista, Lorensiana Safitri, Andriani Salawati Salawati Salawati, Salawati Sariana Sariana, Sariana Satria Putra, Yoga Satyawardhana, Haries Siti Helmyati Suhardi Irawan Tantri, Oktaviana Toersilowati, RR. Laras Tri, Mario Andika Tyas Khansa Tsabita Wahyu Tri Hidayat Wahyuni, Ade Tri Wilnaldo, Andre Ya' Muhammad Arsyad Yani, Elyda Yoga Satria Putra Yoga Satria Putra Yudha Arman Yulia Agustin Yuris Sutanto Yusuf Arief Nurrahman Zibar, Zan Zulfian Zulfian