Claim Missing Document
Check
Articles

Drought Analysis in Ketapang District using the Keetch-Byram Drought Index Method Massuro, Lusyndatul; Adriat, Riza; Muliadi, Muliadi; Ihwan, Andi; Sutanto, Yuris
JURNAL GEOCELEBES Vol. 8 No. 2: October 2024
Publisher : Departemen Geofisika, FMIPA - Universitas Hasanuddin, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70561/geocelebes.v8i2.36474

Abstract

Ketapang Regency is one of the areas in West Kalimantan that is prone to drought. Drought can trigger forest and land fires. In this research, the Keetch-Byram Drought Index (KBDI) method was used to determine the level of drought in Ketapang Regency. The KBDI method relies on annual rainfall accumulation, daily rainfall, and maximum air temperature. The KBDI values obtained were correlated with the number of hotspots using Pearson correlation. This research was conducted throughout 2018-2022. Based on the monthly average KBDI value, the highest drought in Ketapang Regency occurred in August and September, while the lowest drought occurred in December and January. In terms of the annual average, the highest drought occurred in 2019. During the ENSO phenomenon in 2019, the El Niño phase experienced higher drought than the La Niña phase and normal years. In the El Niño phase, drought levels reach high to extreme categories. The correlation value between annual KBDI and the number of hotspots is 0.88, indicating a solid relationship. An increase in the KBDI value will be followed by an increasing number of hotspots.
The statistical parameters analysis of bed load grains in Sungai Kakap Waters, Kubu Raya Regency Salawati, Salawati; Putra, Yoga Satria; Muhardi, Muhardi; Nurhasanah, Nurhasanah; Adriat, Riza
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica: Jurnal Ilmu Perairan, Vol. 9: No. 3 (December, 2022)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v9i3.8686

Abstract

This study aims to analyze the statistical parameters of bed load grains in Sungai Kakap Waters, Kubu Raya Regency, West Kalimantan Province. Bed load sampling was carried out at seven stations, with five sampling points each. The hydrometer test on the sample was carried out to determine the grain type and size of the bed load, and statistical parameter analysis to determine the mean size, sorting, skewness, and kurtosis. The results showed that the fraction of bed load in the form of sand was 38.54%, silt was 42.11%, and clay was 19.28%. The bed load was dominated by three types namely clay loam, loam, and silt loam. Based on the grain size parameters of the bed load, the mean size (in φ units) is 0.94 - 2.24, with the classification of coarse sand to fine sand. The results also showed that the sorting obtained is poorly sorted, the skewness of the sediment is very fine skewed, and the kurtosis is platykurtic.Keywords: bed load; sorting; skewness; kurtosis
Suspended sediment distribution pattern using remote sensing techniques in the Sambas River of Sambas Regency Putri, Tiara Nusa; Putra, Yoga Satria; Risko, Risko; Muhardi, Muhardi; Adriat, Riza
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica: Jurnal Ilmu Perairan, Vol. 10: No. 2 (August, 2023)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v10i2.9841

Abstract

The Sambas River is part of the watershed of Sambas River which covers 71.03% of the total area of Sambas Regency. This river exhibits a mixed tidal regime with a tendency towards a double daily tide, which can cause sedimentation. Monitoring of this sedimentation can be conducted using remote sensing methods. The aim of this research is to analyze the concentration of suspended sediments based on direct measurements and appropriate algorithm processing. The data processing results from satellite images in 2022 using the Budhiman, Nurandani, and Lestari algorithms have a similar range of values to the direct measurements, ranging from 72 mg/L to 84 mg/L, although there are some data points that fall outside this range. However, the Budhiman algorithm demonstrates the best correlation with the direct measurements. The processed satellite data shows fluctuating values, indicating fluctuations in suspended sediment concentrations. Based on the conducted research, it is evident that the distribution pattern of suspended sediments in a river system can be analyzed using remote sensing techniques.Keywords: Remote Sensing; Suspended Sediment; Watershed
THE EFFECT OF LEAF AREA INDEX CHANGES ON LAND SURFACE TEMPERATURE IN WEST KALIMANTAN Aprilina Aprilina; Riza Adriat; Laras Toersilowati
International Journal of Remote Sensing and Earth Sciences Vol. 21 No. 1 (2024)
Publisher : BRIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30536/j.ijreses.2024.v21.a3898

Abstract

West Kalimantan, located along the equator, is a tropical area with high surface temperatures. Decreasing forests or green spaces in this region could endanger the creatures living there, due to rising surface temperatures. Hence, analyzing the impact of Leaf Area Index changes on soil surface temperature is vital. This research employed remote sensing technology via the Terra-MODIS satellite to analyze this impact. The satellite imagery was used to determine Leaf Area Index (LAI) and Land Surface Temperature (LST), using image data from 2001 and 2021 in West Kalimantan Province. The research revealed that the region underwent changes, with wide pine forests being replaced by savanna land. The surface temperature value with the largest distribution area remained between 25ᵒC to 30ᵒC in both 2001 and 2021. LAI changes affected LST by 46% to 47%, but substantial changes require a significant number of years to observe.
Pemetaan Intensitas Curah Hujan di Kabupaten Sambas Menggunakan Sistem Informasi Geografis Pradipta, Aditya Tri; Putra, Yoga Satria; Adriat, Riza
PRISMA FISIKA Vol 13, No 3 (2025): PRISMA FISIKA, Vol. 13, No. 03 (2025)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v13i3.65491

Abstract

Kabupaten Sambas merupakan daerah yang sangat rawan terhadap banjir dan bencana hidrometeorologi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan sebaran intensitas curah hujan di wilayah Kabupaten Sambas menggunakan sistem informasi geografis. Metode yang digunakan adalah metode interpolasi IDW yang kemudian dihitung luas setiap kelas dan kecamatannya. Hasil penelitian ini berupa 5 peta kelas curah hujan di Kabupaten Sambas dari tahun 2017 - 2021. Sebaran intensitas curah hujan di Kabupaten Sambas pada tahun 2018 dan 2019 terdapat 3 kelas curah hujan yaitu sangat basah (3000 mm/tahun), basah (2500-3000 mm/tahun), dan sedang (2000-2500 mm/tahun) sedangkan pada tahun 2017, 2020, dan 2021 hanya terdapat 2 kelas curah hujan yaitu sangat basah dan basah. Kecamatan yang memiliki sebaran kelas curah hujan dengan kategori sangat basah terluas di Kabupaten Sambas selama 5 tahun yaitu Kecamatan Sajingan Besar.
Studi Pengaruh Curah Hujan dan Suhu Udara Terhadap Aridity Index di Kalimantan Barat Menggunakan Metode Thornthwaite Adiningsih, Nadia; Putra, Yoga Satria; Adriat, Riza; muhardi, muhardi; Zulfian, Zulfian
PRISMA FISIKA Vol 13, No 3 (2025): PRISMA FISIKA, Vol. 13, No. 03 (2025)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v13i3.66231

Abstract

Kalimantan Barat merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang dilalui oleh garis khatulistiwa dan memiliki tingkat kelembapan tinggi akibat curah hujan sepanjang tahun. Namun, suhu yang tinggi dan periode penurunan intensitas hujan dalam waktu yang lama pada wilayah ini dapat menyebabkan terjadinya kekeringan. Salah satu indeks yang digunakan untuk menilai tingkat kekeringan suatu wilayah adalah Aridity Index (AI) yang dihitung menggunakan metode Thornthwaite dengan mempertimbangkan rata-rata curah hujan dan suhu udara untuk menghitung evapotranspirasi potensialnya. Perhitungan AI menggunakan metode Thornthwaite telah berhasil dilakukan untuk periode 10 tahun (2012-2021) dan hasilnya menunjukkan bahwa tingkat kekeringan di wilayah Kalimantan Barat berdasarkan AI sangat dipengaruhi oleh besar curah hujan yang ditunjukkan oleh besar korelasi bernilai positif pada tahun 2014 sebagai tahun terkering dan 2016 sebagai tahun terbasah yaitu +0,99 dan +0,75. Suhu udara memiliki korelasi bernilai negatif yakni -0,94 dan -0,88 sebagai faktor yang juga berpengaruh secara langsung terhadap perubahan nilai indeks kekeringan berdasarkan AI.
Analisis Indeks Stabilitas Atmosfer Pada Saat Kejadian Thunderstorm disertai Hujan di Stasiun Meteorogi Supadio Oktapiana, Teresia; Ihwan, Andi; Adriat, Riza; Fitrianto, Taufik Nur
PRISMA FISIKA Vol 13, No 3 (2025): PRISMA FISIKA, Vol. 13, No. 03 (2025)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v13i3.75086

Abstract

Analisis indeks stabilitas atmosfer pada saat kejadian thunderstorm disertai hujan telah dilakukan di stasiun meteorologi Supadio di tahun 2022. Indeks yang dikaji adalah Severe Weather Threat Index (SWEAT), Showalter Index (SI), dan K-Index (KI) yang diperoleh dari keluaran perangkat lunak Rawinsonde Observation Program (RAOB).  Hasil analisis menunjukan bahwa puncak kejadian thunderstorm disertai hujan di stasiun meteorologi Supadio pada musim kering yaitu bulan Juni, Juli, Agustus (JJA). Ketiga indeks stabilitas yaitu SWEAT (89,29%), SI (100%), dan KI (67,86%) menunjukan dominan berkategori moderat.
Analisis Urban Heat Island (UHI) Di Kota Singkawang, Kalimantan Barat Nathasya, Risma; Ihwan, Andi; Adriat, Riza
PRISMA FISIKA Vol 13, No 3 (2025): PRISMA FISIKA, Vol. 13, No. 03 (2025)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v13i3.75507

Abstract

Kota Singkawang merupakan salah satu kota di Provinsi Kalimantan Barat yang memiliki luas wilayah sebesar 504,00 km2 atau sekitar 0,34 % dari luas wilayah Kalimantan Barat dan jumlah penduduknya 241.467 jiwa dengan kepadatan penduduk 479 jiwa/km2. Dengan jumlah penduduk yang banyak dan terus meningkat, dapat memberikan pengaruh besar terhadap perubahan luas permukiman dan juga akan mempengaruhi suhu udara yang dapat memicu terjadinya fenomena Urban Heat Island (UHI). Penelitian ini menggunakan citra penginderaan jauh Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer (MODIS) untuk menganalisis fenomena UHI yang terjadi di wilayah Kota Singkawang. Hasil penelitian ini menunjukkan Kota Singkawang pada tahun 2001 didominasi LST (28-30 ℃) dalam suhu udara hangat dan tahun 2022 didominasi LST (30-32℃). Kota Singkawang telah terdampak fenomena UHI dimana pada tahun 2001 Kota Singkawang yang terindikasi UHI dengan luas sebesar 94,83 km2 dan nilai maksimum UHI 2℃, tahun 2022 luas wilayah sebaran UHI sebesar 253,12 km2 dengan nilai maksimum mencapai 3℃. Kota Singkawang pada tahun 2001 didominasi suhu permukaan kelas 3 sedangkan tahun 2022 Kota Singkawang didominasi suhu permukaan kelas 4. Perubahan UHI yang terjadi dari tahun 2001-2022 di Kota Singkawang yaitu adanya peningkatan luas sebaran wilayah yang terindikasi UHI sebesar 158,28 %, dan nilai intensitas UHI yang pada tahun 2001 hanya terdapat 3 kelas sedangkan pada tahun 2022 ada 4 kelas.
Co-Authors . Apriansyah A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Muid Abdul Muid Adiningsih, Nadia Agus Prasetiono Aliftha, Tita Anastasia Anastasia Andi Ihwan andriani, riski Angga Irfandi Yudistira Anggreni, Reni Annisa, Citra Agita Anugerah, Anugerah Aprilina Aprilina Aprilina, Aprilina Ardianto, Randy Ariyani, Riri Nur Arsyad, Ya' Muhammad Asih Astarini Azrul Azwar Bintoro Siswo Nugroho Delfi Warsita Masdat Dewanti, Yanuarti Pasta Dwiria Wahyuni Elfrida Ratnawati Erna Wati Eva, Theresia Faras, Angelia Millenis Febriana Diah Permata Fernanda, Anastasia Gracia Fitriani Fitriani Fitrianto, Taufik Nur Fransiska, Butet Galuh Utamia Dillayati Hajrul, Siti Hasanuddin Hasanuddin Heni Susiati Hidayat, Fitri Dayanti Irfana Diah Faryuni Jannati Jannati Jesiani, Eka Mey Joko Sampurno Joko Sampurno Jumarang, Muh Ishak Laras Toersilowati Mahavira Zen Massuro, Lusyndatul Mega Sari Juane Sofiana Merlyn Elsyani Monica Monica Muh. Ishak Jumarang Muhammad Sholeh Muhardi Muliadi Muliadi Muliadi Muliadi Muliadi Muliadi Muliadi Muliadi Nanda Darmawan Natasha, Ingga Nathasya, Risma Niyati, Nurasniyati Noang, Aurel Vivaldi Novi, Maria Brigita Nugraha, Alfa Nur Fitri Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Oktapiana, Teresia Okto Ivansyah Perawiska, Erni Perdana, Radhitya Perdhana, Radhitya Prabowo, Ridho Pradipta, Aditya Tri Puteri, Martsa Farindi Dwi Putri, Evi Pania Putri, Tiara Nusa Rahwanda Rahwanda Ramat, Muhammad Farhan Riri Nur Ariyani Risko, Risko Rista, Lorensiana Safitri, Andriani Salawati Salawati Salawati, Salawati Sariana Sariana, Sariana Satria Putra, Yoga Siti Helmyati Suhardi Irawan Tantri, Oktaviana Toersilowati, RR. Laras Tri, Mario Andika Tyas Khansa Tsabita Wahyu Tri Hidayat Wahyuni, Ade Tri Wilnaldo, Andre Ya' Muhammad Arsyad Yani, Elyda Yoga Satria Putra Yoga Satria Putra Yudha Arman Yulia Agustin Yuris Sutanto Yusuf Arief Nurrahman Zibar, Zan Zulfian Zulfian