Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Nutrisia

Pengaruh Penambahan Sari Daun Kelor terhadap Kadar Zat Besi, Vitamin C dan Daya Terima Kue Dadar Gulung Savira Laksita Maharani; Ninna Rohmawati; Manik Nur Hidayati
JURNAL NUTRISIA Vol 23 No 2 (2021): September (2021)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/jnutri.v23i2.223

Abstract

Kue dadar gulung dengan penambahan sari daun kelor merupakan salah satu bentuk modifikasi makanan sebagai penanganan anemia pada remaja. Untuk meningkatkan penerimaan dan fungsi nutrisi kue dadar gulung sari kelor dengan memodifikasi komposisinya menjadi kue dadar gulung dengan penambahan sari daun kelor. Tujuan penelitian ini menganalisis kandungan zat besi, vitamin C dan hasil uji kesukaan kue dadar gulung sari kelor dengan penambahan sari daun kelor 0%, 10%, 20% dan 30%. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen bentuk desain Posttest Onlty Control Group Desain. Desain penelitian menggunakan dua kelompok yaitu kelompok yang diberi perlakuan yaitu kue dadar gulung sari kelor dengan penambahan sari daun kelor dan kelompok yang tidak diberi perlakuan yaitu kue dadar gulung tanpa penambahan sari daun kelor. Hasil uji statistic kadar zat besi dan vitamin C menggunakan Kruskall Wallis dan One-Way ANOVA menunjukkan nilai signifikansi 0,0001 (<0,05) atau terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kadar zat besi dan vitamin C pada kue dadar gulung dengan penambahan sari daun kelor. Hasil statitik uji kesukaan menunjukkan bahwa warna, rasa dan tekstur memiliki perbedaan yang signifikan, sedangkan aroma tidak berbeda signifikan. Berdasarkan uji kandungan zat besi, vitamin C dan uji kesukaan X2 merupakan kelompok perlakuan yang paling disukai oleh panelis.
Hubungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan Ninna Rohmawati; Manik Nur Hidayati; Maulidyatul Jannah
JURNAL NUTRISIA Vol 24 No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/jnutri.v24i1.248

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan salah satu masalah gizi kesehatan masyarakat yang biasanya dialami oleh balita yang gagal dalam pertumbuhannya. Salah satu pencegahan yang dapat dilakukan yaitu dengan memperhatikan asupan makanan bergizi dan beraneka ragam. Kecamatan Sumberjambe memiliki kejadian stunting tertinggi sebesar 29,35% dengan Desa Jambearum berada di urutan pertama yang memiliki kasus stunting berjumlah 148 kasus. Sedangkan untuk prevalensi pola pangan harapan, Kecamatan Sumberjambe memiliki PPH rendah sebesar 77,06%. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara skor Pola Pangan Harapan (PPH) dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Desa Jambearum Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember. Metode: Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dengan sampel berjumlah 81. Instrumen yang digunakan adalah form skor PPH dan form recall 2x24 jam dan dilakukan pengukuran antropometri TB. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple randome sampling. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil: hasil penelitian menunjukkan kejadian stunting ditemukan sebesar 39,5% dan mayoritas balita memiliki pola pangan harapan yang rendah yaitu sebesar 50.57% dengan energi rata-rata 672,48 kkal pada balita usia 24-59 bulan. Dari analisis chi-square diperoleh nilai p = 1,000. Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara Pola Pangan Harapan dengan kejadian stunting pada balita di Desa Jambearum Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember.
PENGARUH PENAMBAHAN SUKUN MUDA (Artocarpus communis) TERHADAP MUTU FISIK, KADAR PROTEIN, DAN KADAR AIR ABON LELE DUMBO (Clarias gariepinus) Ninna Rohmawati
JURNAL NUTRISIA Vol 18 No 1 (2016): Maret 2016
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.018 KB) | DOI: 10.29238/jnutri.v18i1.86

Abstract

Introduction: Protein Energy Malnutrition (PEM) is still a major general nutrition problems experienced at children aged under five years (toddlers). The results of Riskesdas 2013, prevalence of malnutrition and malnutrition in toddlers 19.6 % it means of malnutrition and severe malnutrition in Indonesia is still a public health problems. Fish as source of protein can be used as an alternative food sources PEM problem solving. Sukun is expected to improve the quality of the abon (nutritional value and texture). The objective of this research was to analyze effect of addition of sukun toward physical quality, protein content, and water content of catfish abon. Methods: This research was used quasi experimental design. The design was using posttest only control designed to 2 replication a standard treatment with three and one control. Physical quality using hedonic scale tests. Chemical analysis of protein levels with semi microkjeldahl test and water content using cawan method. The results of the analysis using Friedman test. If the results was significant then proceeded to Wilcoxon Signed Rank Test. Results: Addition of sukun with different proportions in any treatment can affect physical quality (sense, color, flavor, texture) modification abon. There is a trend of decrease in protein levels with increasing proportion of sukun added to abon (33.79% - 39.64%). There is a tendency of an increase in water content with increasing proportion of sukun added to modification abon (4.83% to 5.9%). Conclusions: Right proportion of addition of sukun in abon modifications is P1 (abon from catfish with additional sukun 20 %). Keywords: sukun, physical quality, protein content, water content, abon.
Tingkat Konsumsi dan Aktivitas Fisik Lansia yang Tinggal Bersama Keluarga dan UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Niken Apriliana; Ninna Rohmawati; Sulistiyani Sulistiyani
JURNAL NUTRISIA Vol 20 No 1 (2018): Vol 20 No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/jnutri.v20i1.111

Abstract

Latar Belakang : Masalah kesehatan lansia dapat dicegah dengan cara mengutamakan faktor gizi dan aktivitas fisik. Pelayanan serta perawatan bagi lansia, baik yang tinggal bersama keluarga atau di pelayanan sosial dapat memberikan dampak yang berbeda terhadap kesehatan maupun kognitif lansia. Tujuan : untuk menganalisis tingkat konsumsi dan aktivitas fisik lansia yang tinggal bersama keluarga dan UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Pemilihan sampel menggunakan proportional random sampling dan diperoleh 37 responden pada masing-masing lokasi penelitian. Penelitian ini menggunakan uji chi square. Hasil : menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna antara umur dengan status tinggal lansia. Status pernikahan lansia menunjukkan hasil terdapat perbedaan yang bermakna dengan status tinggal lansia. Variabel jenis kelamin menunjukkan hasil tidak terdapat perbedaan yang bermakna dengan status tinggal lansia. Kesimpulan : Terdapat perbedaan tingkat konsumsi energi, lemak dan karbohidrat lansia yang tinggal bersama keluarga dan pelayanan sosial. Tidak terdapat perbedaan tingkat konsumsi protein pada lansia yang tinggal bersama keluarga dan pelayanan sosial. Penelitian terhadap tingkat aktivitas fisik lansia menunjukkan terdapat perbedaan bermakna antara lansia yang tinggal bersama keluarga dan pelayanan sosial
Analisis Protein, Kalsium dan Daya Terima Biskuit Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas L.) dengan Penambahan Daun Kelor (Moringa oleifera) Ninna Rohmawati; Mariska Anggraini; Ruli Bahyu Antika
JURNAL NUTRISIA Vol 21 No 2 (2019): September 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.221 KB) | DOI: 10.29238/jnutri.v21i2.129

Abstract

Latar Belakang : Pemenuhan kebutuhan zat gizi balita dapat diatasi dengan melakukan pemberian makanan tambahan. Pembuatan makanan tambahan berupa biskuit dapat dilakukan dengan cara memanfaatkan bahan pangan lokal. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk diversifikasi produk olahan yang terbuat dari daun kelor yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Tujuan : Menganalisis kadar protein, kalsium dan daya terima biskuit ubi jalar ungu dengan penambahan tepung daun kelor sebesar 5g, 10g, dan 15g. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen murni dengan menggunakan Posttest-Only Control Design. Penelitian ini melibatkan 25 ibu balita yang berada wilayah kerja Puskesmas Sumbersari Kabupaten Jember. Hasil : Berdasarkan data hasil uji kadar protein dan kalsium meningkat secara signifikan. Kesimpulan : Daya terima berupa aroma, warna, rasa dan tekstur secara statistik berbeda secara signifikan.
Co-Authors Ahmad Husein Asdie Ainia Herminiati, Ainia Alfid Tri Afandi Alvionikita Bella Iskandar Andrei Ramani Anisah Ardiana Anita Dewi Moelyaningrum Anita Kurnianingtyas Anjani, Sharifah Antika, Ruli Bahyu Ardiyan Dwi Masaid Aryatika, Karera Astuti, Nur Fitri Widya A’yun, Salsabila Qurrotu Bachtiar, Syahroni Darmaningtyas, Jihan Dian Septiawati Endariadi Endariadi Diana Febriyanti Quraini Dida Tadmar Aiman Dwi Martiana Wati Dzati, Yasmin Ihza Aula Emi Wuri Wuryaningsih Eri Witcahyo Erlina Tri Rahayu Utomo Faidah, Siti Nur Farah Okky Aridiyah Farida Wahyu Ningtyias Farida Wahyu Ningtyias, Farida Wahyu Fitria Dewi Sri Rahayuningati Handayani, Oktarisa Rizki Ika Murni Saputri Ira Dwi Susanti Ira Rahmawati Irwanti, Leilya Kana Satria Mukti Leersia Yusi Ratnawati Maghfira Adistiya Pramono Mahisa, Yustira Hanin Manik Nur Hidayati Mariska Anggraini Masahid, Ardiyan Dwi Maulidyatul Jannah Mefa Hidayatul Rohmah Merina, Nuning Dwi Mirham Nurul Hairunis Mury Ririanty Niken Apriliana Novia Luthviatin Oktafiani, Lirista Dyah Ayu Pasha, Yessinia Hanatha Purwanti, Aisyah Tri Putri Istik Lailiyah Rachmawati, Septi Nur Rahma Fitri Fiamanatillah Rahmad, Ardhi Nur Rismawan Adi Yunanto Rista Dwi Hermilasari Ruli Bahyu Antika Ruly Dwi Arysanti Savira Laksita Maharani Septi Nur Rachmawati Septy Handayani SULISTIYANI SULISTIYANI SULISTIYANI SULISTIYANI Sulistyani Sulistyani Sulistyani Susetyowati Tantut Susanto Tejasari . Videricka, Eryka Maryta Viliantina, Rifka Wuri Winda Wulandari, Winda Wiwin Barokhatul Maulidah Zolkefli, Yusrita binti